Anda di halaman 1dari 3

SKENARIO PEMBELAJARAN

MTS
Mata Pelajaran
Kelas / Semester
Alokasi Waktu

: MTs.Maarif Miftahul Hidayah


: Ilmu Pengetahuan Sosial
: IX / 2 (Genap)
: 2 Jam Pelajaran (1 x Pertemuan) / 2 x 40 Menit

A. Standar Kompetensi
Mengolah, menyajikan, dan menalar dalam ranah konkret (menggunakan, mengurai,
merangkai, memodifikasi, dan membuat) dan ranah abstrak (menulis, membaca,
menghitung, menggambar dan mengarang) sesuai dengan apa yang dipelajari di
sekolah dan sumber lain yang sama dalam sudut pandang atau teori.
B. Kompetensi Dasar
Merumuskan alternatif tindakan nyata dan melaksanakanya sebagai bentuk partisipasi
dalam mengatasi masalah lingkungan alam, sosial, budaya, dan ekonomi sebagai
akibat adanya dinamika interaksi manusia dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

C. Indikator
1. Peserta didik mampu menyebutkan permasalahan-permasalahan di bidang
lingkungan, sosial budaya, dan ekonomi yang ada di Indonesia
2. Peserta didik mampu merumuskan langkah-langkah tindakan nyata guna
mengatasi permasalahan-permasalahan di bidang lingkungan, sosial budaya, dan
ekonomi yang ada di Indonesia
D. Tujuan pembelajaran
Setelah mengikuti pembelajaran pada standar kompetensi ini, peserta didik
diharapkan

Mengetahui dan mengidentifikasi apa sajakah permasalahan yang dialami Indonesia


dalam bidang lingkungan
1. Merumuskan dan menyebutkan langkah-langkah tindakan nyata yang dapat dilakukan
untuk mengatasi permasalahan-permasalahan di bidang lingkungan, sosial budaya,
dan ekonomi yang ada di Indonesia.
2. Menangkap nilai-nilai kebaikan yang dapat diambil dari rumusan tindakan guna
mengatasi permasalahan-permasalahan yang ada di Indonesia
3. Mengaplikasikan beberapa tindakan kecil untuk mengatasi permasalahanpermasalahan tersebut dalam kehidupan peserta didik sehari-hari.
E. Materi Pembelajaran
1. Pengenalan tentang permasalahan lingkungan, sosial budaya, dan ekonomi yang ada di
Indonesia
2. Pengenalan tokoh-tokoh yang banyak berkontribusi positif bagi permasalahanpermasalahan yang ada di Indonesia

3. Merumuskan alternatif tindakan nyata dalam mengatasi permasalah lingkungan, sosial


budaya, dan ekonomi melalui kegiatan kelompok dan individu
4. Mempraktekan langsung berbagai kegiatan yang telah dirumuskan oleh siswa dalam
kehidupanya di masyarakat dalam kelompok kecil.
F. Pendekatan dan Model Pembelajaran
1.
Problem Based Introduction. Pada bagian apersepsi, guru menyajikan sebuah masalah
untuk memancing minat siswa akan tema yang akan dibahas, membuat dialog dengan
menanyakan pendapat untuk mengetahui pemahaman siswa mengenai tema terkait.
2.
Examples Non Examples. Siswa diarahkan untuk mampu mengidentifikasi sebuah
permasalahan, mencari alternatif penyelesaianya serta sebisa mungkin melakukan tindak
lanjut dari sebuah contoh kasus, gambar, ataupun media lainya yang disajikan guru.
3.
Numbered Head Together. Pada sesi diskusi kelompok, untuk memancing minat dan
keaktifan siswa secara merata, guru menggunakan model pembelajaran ini untuk menunjuk
siswa secara bergiliran.
4.
Studi Kerja Lapangan. Model pembelajaran ini digunakan dengan harapan siswa
bukan hanya menguasai teori semata. Tetapi juga mampu mengaplikasikan dalam kehidupan
mereka sesuai yang tercantum dalam tujuan pembelajaran.

G. Karakter yang Diharapkan Tercapai


1.
Disiplin
2.

Bertanggung Jawab

3.

Cinta Lingkungan

4.

Saling Menghargai / Toleransi

H. Langkah Langkah Pembelajaran


Pendahuluan
1.
Guru mengecek kehadiran peserta didik
2.
Guru membuka pelajaran melalui menyebutkan sekilas mengenai kompetensi dasar
dan tujuan pembelajaran yang akan dicapai
3.
Guru melakukan apersepsi; beberapa siswa dipilih secara acak diminta untuk
menyebutkan permasalahan di bidang lingkungan, sosial, budaya, dan ekonomi yang ada di
Indonesia

Kegiatan Inti
1.
Guru menampilkan beberapa foto / gambar / contoh kasus mengenai permaslahanpermasalahan di bidang lingkungan, sosial, budaya, dan ekonomi yang ada di Indonesia
2.
Peserta didik diminta untuk merumuskan tindakan yang akan dilakukanya untuk
mengatasi permasalahan yang dicontohkan, dan dipilih secara acak
3.
Guru membagi Peserta didik dibagi ke dalam 10 (sepuluh) kelompok, satu kelompok
terdiri atas 4-5 orang, dimana masing-masing siswa memiliki nomor identitasnya masingmasing (model pembelajaran number head together)

4.
Setiap kelompok diberikan kesempatan untuk memilih satu dari dua belas karton /
media lain yang berisi satu contoh kasus yang terkait dengan permasalahan lingkungan, sosial
budaya, dan ekonomi untuk dianalisis dan didiskusikan di dalam kelompok
5.
Guru memantau setiap kelompok dalam mengerjakan tugas yang telah diberikan dan
membuat laporan tertulis untuk disajikan di hadapan kelas
6.
Setelah diskusi selesai, guru menunjuk secara acak nomor identitas sepuluh orang
siswa secara acak, masing-masing siswa diminta untuk memberikan pandangan pribadi dan
kelompoknya mengenai isu-isu yang dibahas
7.
Setelah masing-masing perwakilan kelompok membahas hasil diskusi kelompoknya,
guru memberikan penguatan tentang materi terkait
8.
Guru memberikan pengarahan kepada peserta didik untuk tugas mandiri yang
dilaksanakan di luar sekolah berupa mempraktekan langsung secara berkelompok alternatif
pemecahan dari masalah-masalah di bidang lingkungan, sosial budaya, dan ekonomi di
lingkungan masyarakat sekitar mereka

Penutupan
1.
Beberapa peserta didik, yang dipilih secara acak mengungkapkan kesan terhadap
pentingnya untuk turut serta secara aktif berperan dalam menanggulangi berbagai
permasalahan di bidang lingkungan, sosial budaya dan ekonomi
2.

I.

Guru Menyimpulkan hasil pembelajaran hari ini.

Sumber dan Media Pembelajaran


1.

PPT isu-isu kontemporer

2.

Buku Teks IPS Terpadu untuk SMP Kelas IX

3.

Internet

4.

Karton berisi gambar/teks contoh kasus