Anda di halaman 1dari 6

PRADILA DEFRIATI

PENDIDIKAN KIMIA / 1301718


UAS RADIOKIMIA januari-juni 2016
1. Jelaskan fungsi-fungsin neutron yang dibahas dalam materi perkuliahan Radiokimia.
Lengkapi jawaban dengan contoh selain dari bahan ajar dan berikan sumbernya.
Jawab:
Fungsi neutron adalah
Dapat masuk kedalam materi atau inti sambil menimbulkan reaksi inti, jika
neutron termal adalah neutron yang mempunyai distribusi yang sama dengan
distribusi gasi deal pada suhu kamar.
Reaksi inti adalah perubahan suatu iti menjadi inti laibila ditembak dengan
projektil yang cukup energi.
Contonya:
35
35
17 Cl(n,p) 16
23
24
Na(p,

)
11
11

S
Na

Neutron dapat melakukan reaksi penghamburan inelastis dengan inti berat,


jika neutron cepat adalah neutron yang mempunyai energi yang mempunyai
energi lebih besar dari n termal.
penghamburan inelastis terjadi jika energi kinetik a > a maka energi potensial
X (bukan eneri kinetik X) bertambah yang dinyatakan sebagai X*
107
contohnya : 107Ag + n
Ag* + n
107

Ag*

107

Ag +
(Bunjali:2002).
2. (BAB 13) Akibat interaksi antara foton dengan materi terjadi Efek fotolistrik, Efek
Compton dan Pair Prouction. Jelaskan penegrtian masing-masing dan lengkapi
penjelas mengenai ketiganya. ( berikan referensinya).
Jawab:
Efek fotolistrik adalah interaksi antara foton dengan sebuah elektron yang
terikat kuat dalam atom yaitu elektron pada kulit bagian dalam suatu atom,
biasanya kulit K atau L. Foton akan menumbuk elektron tersebut dan karena
elektron itu terikat kuat maka elektron akan menyerap seluruh tenaga foton.
Sebagai akibatnya elektron akan dipancarkan keluar dari atom dengan tenaga
gerak sebesar selisih tenaga foton dan tenaga ikat elektron (Knoll, 2000), yaitu
Ek = h - Eb

Gambar : Peristiwa Efek Fotolistrik

Efek Compton terjadi antara foton dan sebuah elektron bebas yangterdapat
pada kulit terluar sebuah atom. Apabila foton menumbuk elektron tersebut
maka berdasarkan hukum kekekalan momentum tidak mungkin elektron akan
dapat menyerap seluruh energi foton seperti pada efek fotolistrik. Foton akan
menyerahkan sebagian energinya kepada elektron dan kemudian terhambur
sebesar sudut terhadap arah gerak foton datang yang digambarkan sebagai
berikut (Gautreau & Savin,1999).

Gambar. Peristiwa efek Compton


Pair Production
Peristiwa ini menunjukkan kesetaraan antara massa dengan energi
sebagaimana diperkenalkan pertama kali oleh Einstein. Bila sebuah foton yang
mengenai materi berhasil masuk sampai ke daerah medan inti (nuclear field)
dan mempunyai energi lebih besar dari 1,022 MeV maka foton tersebut akan
diserap habis dan akan dipancarkan pasangan elektron positron. Positron

adalah anti partikel dari elektron, yangmempunyai karakteristik sama dengan


elektron tetapi bermuatan positif (Beiser, 1990).

Gambar : Peristiwa produksi pasangan


3. (Bab 14) Jelaskan pengertian pulsa dalam pendekteksi dan pengukuran radioaktif.
Jelaskan fungsinya dan kenapa ada yang rendah, tinggi dan tetap ( Jawaban dengan
referesi lebih bagus )
Jawab :
Setiap radiasi yang mengenai alat ukur akan dikonversikan menjadi sebuah
pulsa listrik. Apabila kuantitas/jumlah radiasi yang mengenai suatu alat ukur semakin
tinggi maka jumlah pulsa listrik yang dihasilkannya akan semakin banyak pula.
Sedangkan energi dari setiap radiasi yang mengenai alat ukur akan sebanding dengan
tingginya pulsa listrik yang dihasilkan. Jadi semakin besar energi radiasinya, maka
akan semakin tinggi pula pulsa listrik yang ditimbulkannya, begitu juga sebaliknya
semakin kecil energi radiasi maka akan semakin rendah pulsa listrik yang
ditimbulkan. Tingginya pulsa yang dihasilkan dapat dihitung dengan persamaan:
DV =

DQ
C

V adalah tinggi pulsa listrik yang dihasilkan, Q adalah jumlah muatan


listrik, dan C adalah kapasitas detektor.
Informasi yang dihasilkan oleh alat ukur radiasi yang menggunakan cara pulsa
ini adalah jumlah pulsa listrik (cacahan) dalam selang waktu pengukuran tertentu dan
tinggi pulsa listriknya. Jumlah pulsa listrik yang ditimbulkannya akan sebanding
dengan jumlah radiasi yang masuk detektor, sedangkan tinggi pulsa akan sebanding
dengan energi radiasinya (Tsoulfanidis:1983).

4.

(BAB 15) Jelaskan aplikasi Radioisotop yang up to date dan tidak terdapat dalam
bahan ajar. Lengkapi sumbernya.
Jawab :
a. Bidang Arkeologi
Pelacakan radioaktif dengan menggunakan isotop C-14 telah digunakan untuk
menentukan usia kerangka yang ditemukan di situs-situs arkeologi. Belakangan
ini, isotop C-14 digunakan untuk mengetahui usia Shroud of Turin (kain kafan
dari Turin), yaitu sepotong kain linen pembungkus mayat manusia dengan
gambaran seorang manusia tercetak diatasnya.
b. Bidang Hidrologi.
1. Mempelajari kecepatan aliran sungai, biasanya, radioisotop natrium-24 (Na-24)
digunakan dalam bentuk garam NaCl (Abdul Jalil Amri Arma, 2009).
2. Menyelidiki kebocoran pipa air bawah tanah biasanya digunakan radioisotop
Na-24 dalam bentuk garam NaCl atau Na2CO3 (Sutresna, 2007).
c. Bidang Biologis
1. Mempelajari mekanisme fotosintesis. Radioisotop ini, berupa karbon-14 (C-14)
atau oksigen-18 (O-18). Keduanya dapat digunakan untuk mengetahui asal-usul
atom oksigen (dari CO2 atau dari H2O) yang akan membentuk senyawa glukosa
atau oksigen yang dihasilkan pada proses fotosintesis :
6CO2 + 6H2O C6H12O6 + 6O2
2. Mempelajari proses penyerapan air serta sirkulasinya di dalam batang tumbuhan.
3. Mempelajari pengaruh unsur-unsur hara selain unsur-unsur N, P, dan K terhadap
perkembangan tumbuhan.
4. Memacu mutasi gen tumbuhan dalam upaya mendapatkan bibit unggul.
5. Mempelajari kesetimbangan dinamis.
6. Mempelajari reaksi pengeseran (Purba, 1994).

d. Bidang Pengawetan Makanan


1. Menghambat pertunasan pada beberapa bahan makanan, misalnya bawang, kentang,
jahe, kunyit dan kencur.
2. Memperpanjang masa simpan beberapa hasil pertanian segar, misalnya menunda
kematangan buah.

3. Mengurangi bakteri-bakteri pembusuk daging.


4. Membebaskumankan atau sterilisasi rempah-rempah.
5. Mengendalikan kuman-kuman penyebab penyakit dan kuman-kuman parasit yang ada
dalam makana (Gabriel:2009).
e. Bidang Pertambangan
Tritium radioaktif dan cobalt 60 digunakan untuk merunut alur-alur minyak bawah
tanah dan kemudian menentukan srategi yang paling baik untuk menyuntikkan air ke
dalam sumur-sumur. Hal ini akan memaksa keluar minyak yang tersisa di dalam kantungkantung yang sebelumnya belum terangkat. Berjuta-juta barrel tambahan minyak mentah
telah diperoleh dengan cara ini (Bangkit Sanjaya, 2009).
f. Bidang Kesenian.
Di bidang Kesenian Radioisotop dapat juga digunakan untuk mengetahui pemalsuan
lukisan. Seorang pemalsu akan menggunakan cat yang dibuat pada abad sekarang. Dengan
mengetahui banyaknya unsur radioaktif pada cat akan diketahui umur lukisan tersebut
sebenarnya.
g. bidang Kedokteran :
1. Radioisotop natrium-24 dapat digunakan untuk mendeteksi gangguan peredaran darah
dalam tubuh manusia. Larutan NaCl yang tersusun atas Na-24 dan Cl yang stabil
disuntikkan ke dalam darah dan aliran darah dapat diikuti dengan mendeteksi sinar
yang dipancarkan, sehingga dapat diketahui jika terjadi penyumbatan aliran darah.
2. Untuk mempelajari kelainan pada kelenjar tiroid, mendeteksi kerusakan pada kelenjar
gondok,hati dan otak digunakan radioisotop I-131
3. Radioisotop fosfor dapat dipakai untuk menentukan tempat tumor di otak. Selain itu,
fosfor-32 juga merupakan radioisotop andalan dalam terapi polisitemia vera dan
leukemia.

4. Radioisotop Fe-59 dapat digunakan untuk mengukur laju pembentukan sel darah
merah dalam tubuh dan untuk menentukan apakah zat besi dalam makanan dapat
digunakan dengan baik oleh tubuh.Pu-238 energi listrik dari alat pacu jantung 6). Tc99 & Ti-201 untuk mendeteksi kerusakan jantung 7). Xe-133 untuk mendeteksi
penyakit paru-paru Fe-59 : mempelajari pembentukan sel darah merah, dan masih
banyak yang lainnya.
7. Kalium-42 (12 jam): digunakan untuk penentuan kalium tukar dalam aliran darah
koroner.
8. Renium-186 (3,8 detik): digunakan untuk menghilangkan rasa sakit pada kanker
tulang.
9. Renium-188 (17 jam): Digunakan untuk arteri koroner, menyinari dari balon
angioplasty. 10. Samarium-153 (47 jam): Sm-153 sangat efektif dalam mengurangi
rasa sakit kanker sekunder bersarang di tulang, dijual sebagai Quadramet. Juga sangat
efektif untuk prostat dan kanker payudara.
11. Selenium-75 (120 detik): digunakan dalam bentuk seleno-metionin untuk mempelajari
produksi enzim pencernaan.
12. Sodium-24 (15 jam): untuk studi elektrolit dalam tubuh.
13. Stronsium-89 (50 detik) *: sangat efektif dalam mengurangi rasa sakit prostat dan
kanker tulang (Akhadi:2004).
5. Apa kesimpulan saudara tentang kimia radiasi (BAB 16).
Jawab :
Kimia radiasi adalah studi yang membahas perubahan kimia (termasuk fisika dan
biologis) yang terjadi dalam materi oleh radiasi nuklir dimana radiasi ini dibagi menjadi
tiga yaitu: radiasi partikel bermuatan, radiasi partikel netral, radiasi gamma dimana ketiga
memiliki energi kira-kira 100 Ev-2 MeV. Oleh sebab itu kimia radia membahas tentang
tipe reaksi, cara mengukur energi yang diserap, dan satuan energi yang diserap. Dimana
tipe reaksi yaitu reaksi primer dan sekunder, reaksi primer adalah reaksi yang terjadi
dalam materi akibat radiasi, seperti ionisasi. Sedangakan reaksi sekunder adalah reaksi
yang terjadi antara ion hasil reaksi primer dengan pereaksi atau antara hasil reaksi primer
sendiri.
SELESAI