Anda di halaman 1dari 8

Biografi Albert Einstein Sang Penemu Rumus E=mc

8:05 AMNO COMMENTS

Albert Einstein
Albert Einstein adalah seorang ilmuwan yang sangat terkenal di abad 21. Ia telah
menyumbangkan banyak sekali karya bagi kemajuan ilmu pengetahuan saat ini.
Salah satu rumus yang paling terkenal dan membuatnya banyak dikenal orang
adalah rumus Teori Relativitas yaitu E=mc.
Bagaimana sebenarnya sosok Albert Einstein? Beikut ini adalah Biografi Albert
Einsteinyang penulis ambil dari berbagai sumber.
Kelahiran Hingga Masa Remaja Albert Einstein
Albert Einstein adalah ilmuwan keturunan Yahudi. Albert Einstein dilahirkan di Ulm,
Kerajaan Wuttemberg yang masih wilayah kerajaan Jerman pada tanggal 14 Maret
1879. Ayah Albert Einstein bernama Hermann Einstein dan Ibunya bernama Pauline.
Keluarga Einstein t ermasuk keluarga sederhana. Pekerjaan ayahnya hanyalah
penjaja ranjang bulu yang kemudian beralih profesi menjadi ahli elektrokimia.
Namun keluarganya sangatlah concern terhadap pendidikan anaknya terutama
dibidang sains dan musik.
Einstein kecil disekolahkan di sekolah Katolik dan ia juga diikutkan kursus biola.
Bukti bahwa keluarganya sangat menyukai sains adalah jika mereka menghadiahi
anaknya maka itu berhubungan dengan ilmu pengetahuan. Seperti suatu ketika
ayahnya memberinya sebuah kompas kantung dan meminta Einstein untuk
mengamatinya. Dari situlah perkenalan Albert Einstein terhadap sains terus dipupuk.
Einstein melihat bahwa di dalam kompas kantung itu terdapat ruang kosong yang
bereaksi terhadap jarum di kompas itu.
Jika di dlam keluarganya Einstein diasah untuk kritis terhadap hal-hal yang berkaitan
dengan sains bukan berarti Albert Einstein selalu juara kelas di sekolahnya. Terbukti
bahwa Einstein mengalami kesulitan mengikuti mata pelajaran di sekolahnya
terutama justru berhitung dan ilmu alam. Benar-benar kontroversial. Albert Einstein

dianggap murid yang terbelakang di sekolahnya. Hal ini dikarenakan kepribadiannya


yang introvet dan pemalu, namun setelah diteliti otaknya saat ia meninggal dunia,
hal ini dikarenakan struktur otaknya yang tidak biasa dari umumnya orang. Einstein
memiliki kecenderungan berfikir dengan olah pikirnya sendiri sedangkan pelajaran
sekolah menyuruh murid untuk berfikir dengan cara orang lain yaitu gurunya, hal
inilah yang membuat Einstein kesulitan mengikuti alur belajar di sekolah.
Namun keluarganya tidak putus asa walau anaknya di cap sebagai anak yang
lamban di sekolahnya. Paman Einstein kemudian sering menghadiahinya dengan
buku-buku sains dan matematika untuk menumbuhkan minat belajarnya. Dari sinilah
ia kemudian belajar sendiri dan mengembangkan pola berfikir dan kepandaiannya
sendiri.
Pada waktu Albert Einstein berumur 15 tahun yaitu di tahun 1894, keadaan ekonomi
keluarganya mengalami kemunduran karena usaha ayahnya di bidang elektrokimia
mengalami kebangkrutan. Terpaksalah Einstein dan keluarganya pindah ke Pavia,
Milan-Italia.
Setelah menamatkan sekolah menengah atasnya, Albert Einstein kemudian memilih
masuk ke Eidgenssische Technische Hochschule (Institut Teknologi Swiss Federal,
di Zurich). Akan tetapi saat tes ia gagal. Ternyata sebelum menemukan teori
relativitasnya dan dinyatakan sebagai ilmuwan besar, Albert Einstein selalu
mengalami kegagalan di bidang akademik. Ditahun berikutnya ia mendaftar lagi dan
gagal lagi namun kemudian ia berhasil masuk. Ternyata yang namanya ilmuwan
besar juga tidak selalu menjadi bintang di sekolahnya. Namun ia bukannya tidak
mengembangkan ilmunya sendiri, ia terus melakukan penelitian-penelitian secara
otodidak sesuai dengan pola pikirnya.
Pada tahun 1896 tepatnya saat Einstein berumur 17 tahun, ia memutuskan untuk
melepas kewarganegaraan Jermannya dan memilih untuk tidak punya warga
negara. Ada sumber lain yang mengatakan bahwa keluarganya pindah dari Jerman
ke Itali dan Albert Einstein melepas kewarganegaraan Jermannya karen akecewa
dengan pemerintahan Jerman yang anti Yahudi. Ini juga didukung bahwa
sepeninggal Einstein dari Jerman, Nazi yang terkenal anti Yahudi menguasai Jerman
dan memusuhi orang Yahudi.
Pada tahun 1901 setelah lima tahun terombang-ambing tak memiliki
kewarganegaraan, Einstein akhirnya memutuskan untuk menjadi warga negara
Swiss.
Kisah Cinta Albert Einstein dan Mileva Maric
Saat menimba ilmu di Eidgenssische Technische Hochschule (Institut Teknologi
Swiss Federal, di Zurich), Albert Einstein berkenalan dengan seorang wanita Serbia
sekaligus matematikawan yang bernama Mileva Maric. Mereka berdua sering
berdiskusi tentang sains dan akhirnya mereka menjalin hubungan asmara. Dari
hubungan ini mereka memiliki seorang puteri yang bernama Lieserl yang lahir tahun
1902 di bulan Januari, namun puteri mereka dianggap anak ilegal karena Albert
Einstein dan Mileva belum menikah secara sah.

Einstein dan Mileva kemudian menikah pada tahun 1903 tanggal 6 Januari. Dari
pernikahan ini mereka dianugerahi anak lagi yang bernama Hans Albert Einstein
yang lahir pada tanggal 14 Mei 1904.
Masa Dewasa Masa Menghasilkan Karya
Setelah Einstein lulus dari Eidgenssische Technische Hochschule (Institut Teknologi
Swiss Federal, di Zurich), ia memutuskan untuk mencari pekerjaan yang berkenaan
dengan pengajaran atau penelitian di almamaternya namun selalu ditolak
dikarenakan sifat Einstein yang selalu semau sendiri dalam bekerja. Saat masih
kuliah Eistein sering membuat professor pembimbingnya marah karena sifatnya
tersebut sehingga ini membuat track record yang buruk bagi dirinya.
Seorang teman Einstein yang dahulu sekelas dengannya merasa kasihan pada
Einstein dan melalui ayah temannya ini Einstein kemudian dipromosikan untuk
bekerja di Kantor Paten Swiss pada tahun 1902.
Dari awal kuliah Albert Einstein sangat concern terhadap hal-hal yang berbau fisika
sehingga saat ia bekerja di kantor Paten, Einstein ditempatkan untuk menilai aplikasi
paten penemu untuk alat-alat yang membutuhkan pengetahuan di bidang fisika.
Einstein juga membantu sang calon pemilik hak paten untuk memperbaiki desain
dan cara kerja alat yang diajukan hak patennya agar dapat bekerja lebih efektif dan
efisien.
Selain bekerja di Kantor Paten Swiss, Albert Einstein juga tetap melakukan
penelitian tentang fisika. Ia kemudian menulis tiga thesis yaitu tentang gerak
Brownian, Efek Fotolistrik dan Relativitas Khusus. Artikel-artikelnya ini yang
kemudian menjadi dasar bagi fisika modern. Dari artikelnya tersebut Einstein
mendapat hadiah Nobel untuk thesisnya tentang Efek Fotolistrik, namun begitu
banyak ilmuwan yang menganggap bahwa tidak hanya thesis tentang Efek Foto
Listrik saja yang berhak mendapat Penghargaan Nobel akan tetapi thesisnya yang
lain juga seharusnya pantas mendapat hadiah Nobel.
Karena para ilmuwan beranggapan Einstein telah berhasil menjembatani antara teori
dengan prakteknya serta Einstein bisa menjelaskan hasil eksperimen yang
sebelumnya sangat membingungkan ilmuwan selama tahun sebelumnya. Albert
Einstein kemudian menyerahkan thesis-thesisnya ke Annalen der Physik yaitu
organisasi Persatuan Fisika Murni dan Aplikasi.
Tahun Prestasi
Tahun 1905 adalah tahun prestasi bagi Einstein karena ditahun itulah banyak
karyanya yang mendapat apresiasi publik. Berikut ini adalah daftar karya Albert
Einstein selama tahun 1905 :

Bulan Maret 1905 : Albert Einstein menulis dan mempublikasikan karyanya


tentang Aplikasi Ekipartisi Pada Peristiwa Radiasi, dimana paper ini adalah
pengantar dari hipotesa kuantum cahaya yang berdasarkan pada statistik
Boltzmann. Di paper tersebut Einstein juga menjelaskan tentang efek foto listrik yang
akhirnya mengantarkan dirinya menjadi pemenang hadiah Nobel.

Bulan April 1905: Albert Einstein memperoleh gelar doktoralnya yaitu PhD dari
Universitas Zurich atas papernya yang mengulas tentang penentuan baru ukuranukuran molekul.

Bulan Mei 1905 : Albert Einstein menulis paper tentang Gerak Brown atau yang
terkenal dengan Gerakan Brownian. Dimana dalam thesisnya yang berjudul "On the
MotionRequired by the Molecular Kinetic Theory of Heatof Small Particles
Suspended in a Stationary Liquid" Einstein mengulas tentang gerakan Brownian
yaitu dengan mengamati gerakan atom, kita dapat mengetahui jumlah atom
menggunakan mikroskop biasa. Sebelum thesis ini banyak ilmuwan fisika dan kimia
yang berselisih faham karena mereka meragukan Apakah atom itu benar-benar
suatu benda yang nyata atau bukan. Tapi setelah thesis Einstein ini , jelaslah bahwa
atom merupakan satuan terkecil suatu materi dimana didalamnya terdapat proton
dan nukleon.

Bulan Juni hingga September 1905 : Einstein menulis tentang Teori Relativitas
Khusus yang dikemudian hari menjadi terkenal dengan rumusnya E=mc. Dimana E
adalah Potensi energi yang dihasilkan. M adalah massa suatu benda dan C adalah
kecepatan cahaya di ruang hampa (c>>300 ribu kilo meter per detik).
Pada Teori Relativitas Khusus ini menerangkan bahwa jika suatu benda yang
bermassa m diberi kecepatan cahaya pangkat dua maka akan dapat menghasilkan
energi yang begitu besar. Dengan kata lain 1 gram massa dapat menghasilkan
energi untuk memasok kebutuhan listrik sebesar 2700000 watt selama setahun
penuh. Listrik sebesar ini dapat memasok rumah dengan daya 900 watt sebanyak
3000 rumah selama satu tahun penuh. Wow hanya dengan hanya satu gram massa
dapat mengalirkan listrik untuk satu kampung.
Paper Einstein tentang Teori Relativitas Khusus ini kemudian dimuat Annalen der
Physik dengan judul Zur Elektrodynamik bewegter Kerper (Elektrodinamika benda
bergerak). Dan dari situlah nama Albert Einstein kemudian mulai terkenal.
Hasil temuan Einstein ini kemudian disalah gunakan untuk mengembangkan senjata
nuklir yang kemudian digunakan untuk menghabisi warga Hiroshima dan Nagasaki.
Sayang banget ya.
Einstein banyak menyerahkan paper-paper nya pada Annalen der Physik yang
kemudian di tahun 1995 bertepatan dengan perayaan 100 tahun Albert Einstein,
seluruh papernya di tahun 1905 dipublikasikan ke publik. Dan tahun 1995 diperingati
sebagai Tahun Fisika.

Teori Relativitas Albert Einstein


Karir Albert Einstein sebagai pengajar akhirnya meningkat. Ini terlihat pada tahun
1909 ia diangkat sebagai Profesor di Universitas Zurich. Di tahun 1915 ia berhasil
menyelesaikan seluruh teori relativitasnya dan di tahun 1921 ia mendapat hadiah
Nobel di bidang ilmu fisika. Selain teori relativitas, Albert Einstein juga
mengembangkan teori kuantum dan teori medan menyatu.
Albert Einstein Menjadi Warga Negara Amerika
Menjadi orang yang jenius, pandai, terkenal dan sukses bukan berarti Albert Einstein
tidak punya musuh. Banyak juga orang yang entah itu sirik atau memang tidak
sepaham dengan Einstein berusaha menjatuhkannya dan menghalang-halanginya
dalam meneruskan penelitian. Akhirnya karena kegiatann ilmiahnya baik sebagai
pengajar atau peneliti mulai terganggu ia dan keluarganya memutuskan untuk
pindah ke Amerika Serikat dan pada tahun 1933 Albert Einstein memutuskan untuk
menjadi warga negara Amerika Serikat.
Albert Einstein adalah keturunan Yahudi dimana saat itu memang sedang ada
pembantaian besar-besaran orang Yahudi oleh Nazi. Selain itu orang Yahudi adalah
orang yang tidak memiliki negara sampai Yahudi menjajah dan merampas tanah
rakyat Palestina untuk didirikan negara Yahudi. Maka wajar jika saat itu banyak
Yahudi berkeliaran dari satu negara ke negara lainnya termasuk Einstein untuk
menyelamatkan diri dan keluarganya.
Mengapa orang Yahudi begitu dibenci dan dimusuhi oleh orang-orang negara lain itu
karena watak orang Yahudi yang selalu mengadu domba dan memancing kerusuhan
jika berdampingan dengan orang dari negara lain sehingga sering suatu negara
mengusir masyarakat Yahudi karena sering membuat keributan. Termasuk juga di
Jerman sampai ada pembantaian massal orang Yahudi (entah benar atau tidak
sejarah tersebut).
Namun untuk Einstein, setelah ia menghasilkan karya besar, ia dianggap telah
membersihkan nama Yahudi dari komunitas yang suka merusak menjadi memiliki
karya sehingga Einstein pernah di daulat menjadi Presiden Israel yang ke dua
namun ia menolak karena merasa tidak berkompeten menjadi kepala negara.
Albert Einstein Wafat
Pada tahun 1955 tanggal 17 bulan April, Albert Einstein mengalami pendarahan
internal karena pecahnya aorta perut. Memang saat itu Einstein pernah menjalani

operasi yang ditangani oleh dr Rudolph Nissen di tahun 1948. Mungkin pecahnya
aorta perut itu juga lanjutan dari dampak operasi yang ia lakukan. Saat ia sedang
mempersiapkan diri menulis teks pidato di televisi untuk memperingati ulang tahun
negara Israel yang ke tujuh, Einstein menghembuskan nafas terakhir dengan katakata terakhirnya "Saya ingin pergi ketika saya ingin. Hambar untuk memperpanjang
hidup artifisial. Saya telah melakukan bagian saya, sekarang saatnya untuk pergi,
aku akan melakukannya dengan elegan..." Albert Einstein tidak mau dioperasi lagi
dan ia meninggal di usia yang ke 76 di Rumah Sakit Princeton.
Saat Albert Einstein di autopsi, ahli patologi Rumah Sakit Princeton yang bernama
Thomas Stoltz Harvey mengambil otak Einstein dan mengawetkannya tanpa
pemberitahuan pada keluarga Einstein. Hal ini dilakukan untuk meneliti mengapa
otak Einstein begitu cerdas sehingga akan berguna di kemudian hari. Fisik Einstein
kemudian di kremasi dan abunya disebar di sebuah lokasi yang di rahasiakan.
Pada peringatan hari Einstein, seorang ahli nuklir yang bernama Robert
Oppenheimer mengatakan kesannya terhadap Albert Einstein seperti berikut "He
was almost wholly without sophistication and wholly without worldliness ... There was
always with him a wonderful purity at once childlike and profoundly stubborn." Atau
jika diterjemahkan adalah"Dia hampir seluruhnya tanpa kecanggihan dan
sepenuhnya tanpa keduniawian ... Selalu ada bersamanya kemurnian indah
sekaligus kekanak-kanakan dan keras kepala mendalam."
Penghargaan Dunia Untuk Albert Einstein

Karena jasa-jasanya di bidang ilmu pengetahuan, nama einstein dijadikan nama


sebuah satuan dalam fotokimia. Sebuah unsur kimia juga dinamai einsteinium dan
sebuah asteroid dinamai 2001 Einstein.
Selain itu di tahun 1999 oleh majalah Time, Albert Einstein dianggap sebagai Tokoh
Abad Ini.

Foto Foto Albert Einstein

Albert Einstein 3 tahun

Albert Einstein 14 tahun

Albert Einstein Muda

Albert Einstein Tua

NAMA: DEDI DARWAN

KELAS: XI IPA E

Anda mungkin juga menyukai