Anda di halaman 1dari 16

Nama : Fenisa Cindy W

NIM : 12330029
Tugas Farmakokinetika kelas C

1. Seorang sukarelawan dengan berat badan 70 kg diberi antibiotika dosis intravena dan
konsentrasinya dalam serum ditentukan pada 2 jam dan 5 jam setelah pemberian.
Konsentrasinya berturut turut 1,2 dan 0,3 g/mL. berapa t 1/2 biologik obat ini, bila
dianggap kinetika eleminasinya mingikuti orde kesatu ?
Jawab :

Diketahui :
- BB : 70 Kg
- T1 : 2 jam
- T2 : 5 jam
- C1 : 1,2 g/mL
- C2 : 0,3 g/mL
Ditanya :
-

T1/2 ?

Jawab :
T1/2 =
K=

0,693
k

lnC 2lnC 1
t 2t 1
ln 0,3 ln 1,2
52

1,203970,18232
=
3
= - 0,46209 jam-1

T1/2 =

0,693
0,46209

= 1,49 1,5 jam

2. Seorang wanita dengan berat badan 50 kg diberi obat antibakteria dengan dosis
tunggal intravena 6 mg / kg. Sampel darah diambil pada berbagai jarak waktu.
Konsentrasi obat ( Cp ) ditentukan dalam fraksi plasma dari masing masing cuplikan
darah dan diperoleh data sebagai berikut :

t ( jam )
0,25
0,50
1,00
3,00
6,00
12,00
18,00

Cp ( g / mL )
8,21
7,87
7,23
5,15
3,09
1,11
0,40

ln Cp
2,1053
2,0630
1,9782
1,6389
1,1281
0,1043
-0,9162

Diketahui :
- BB = 50 kg
- Dosis tunggal 6 mg/kg
- Data waktu dan konsentrasi pada table.
Ditanya :
a. Vd, k, dan t1/2 ?
b. Obat tidak efektif pada Cp 2 mg/mL, berapa t nya ?
c. t untuk eleminasi obat 99,9 % /
d. jika dosis x2, apa akan terjadi kenaikan lama kerja aktivitasnya ?
Jawab :
ln 2ln 1
a. k =
t 2t 1

1,97822,1053
1,00,25

0,1271
0,75

= 0,1694 0,1694 jam-1

T1/2 =
=

0,693
K
0,693
0,1964

= 4,090 jam 4 jam

Vd =

Db
Cp

dosis = dosis tunggal x BB


= 6 mg/kg x 50 kg
= 300 mg

Cpo = Cpo . e-k.t


8,21= Cpo . e o,1964 . 0,25
8,21= Cpo . e- 0,0491
8,21= Cpo . 1,05032
o

Cp =

8,21
1,0503

= 7,8168

Vd =

300
7,8168

= 38,37 L

b. Log Cp =

Log 2

k .t
2,303

+ log Cpo

0,1694. t
2,303

+ log 7,8186

0,30102 = - 0,08528 t + 0,89302


0,0852 t = 0,89302 0,03102
0,0852 t = 0,86199

t = 10,1 jam
c. t untuk eleminasi obat 99,9% ?
sisa obat = 100 % - 99,9 %
= 0,1%
- Cp = 0,1 % x Cpo
= 0,1 % x 7,8168
= 0,00781
-

Log Cp =

k .t
2,303

Log 0,00781 =

+ log Cpo

0,1964 t
2,303

+ log 7,8168

-2,18697 = - 0,08528 . t + 0,89302


0,08528 t = 0,89302 + 2,18697
0,08528 t = 3,07999
3,07999
t = 0,08528
= 36,11 jam
d. Dosis 2 x nya = 300 mg x 2
= 600 mg
- Vd konstan = 36,37 L
600
- Cpo = Cp 38,37
= 15,637 g/mL

Log Cp =

k .t
2,303

+ log Cpo

Log 2

0,1964 t
2,303

+ log 7,8168

0,30102 = - 0,8528.t + 0,89302


0,08528 . t = 0,89302 0,301029
0,08528 t = 0,59199
t = 6,94 jam.

3. Suatu obat baru diberikan dalam dosis tunggal intravena 200 mg kepada pasien pria
dengan berat badan 80kg. setelah 6 jam, konsentrasi obat dalam darah diperoleh 1,5

mg/100 mL plasma. Dengan menganggap Vd adalah 10 % berat badan, hitung jumlah


total obat dalam cairan tubuh setelah 6 jam. Berapa t1/2 obat ini ?
Jawab :
Diketahui :
- DB : 200 mg
- BB : 80 kg
- Ct (6) jam konsentrasi obat dalam
-

a. Jumlah total obat 6 jam


- Vd = 10 % BB
= 10/100 x 80 kg

darah 1,5 mg/100 ml


Vd : 10 % BB

=8L

Ditanya :
a. Jumlah obat dalam cairan tubuh 6 jam ?
b. T1/2 ?

Vd =

DB
Cp

8L=

DB
1,5 mg/100 ml

DB = 120 mg

b. t1/ 2 =

0,693
k

Log DB =

k .t
2,303

+ log DBo

k (6)
Log 120 = 2,303

+ log 200

2,07918 = - 2,60529 k + 2,301029


-2,60529 = 0,22184
K = 0,08515 jam-1
c. t1/ 2 =

0,693
k
0,693
0,08515

= 8,13 jam 8 jam

4. Suatu antibiotik baru diberikan dalam suatu injeksi bolus tunggal 4mg/kg kepada 5
orang pria dewasa, sehat, umur antara 23-38 tahun (berat rata-rata 75 kg). Kurva
farmakokinetik kadar obat dalam plasma waktu dalam obat ini sesuai dengan model
kompartemen satu. Persamaan dari kurva yang paling sesuai dengan data adalah
Cp = 78e-0,46.t
Tentukan hal-hal berikut dengan menganggap satuan g/mL untuk Cp dan jam untuk t
a. Berapa t1/2 ?
b. Berapa Vd ?
c. Berapa kadar dalam plasma dari obat setelah 4 jam ?
d. Berapa banyak obat yang tertinggal didalam tubuh setelah 4 jam?
e. Prediksikan berapakah kompartemen cairan tubuh obat ini dan jelaskan mengapa
saudara membuat prediksi tersebut?
f. Dengan menganggap obat tidak efektif lagi apabila kadar menurun menjadi 2
g/mL, kapan saudara akan memberikan dosis berikutnya ?

Diketahui :
-

5.

Dosis tunggal 4mg/kg


BB 75 kg
Cp = 78e-0,46.t
Kurva model kompartemen satu

Ditanya :
a.
b.
c.
d.
e.
f.

B
e

t1/2
Vd
Cp saat t=4 jam
Cp setelah t=4 jam
Perkiraan kompartemen
Jika obat tidak efektif lagi apabila kadar menurun menjadi 2 g/mL, kapan
saudara akan memberikan dosis berikutnya ?

Volume distribusi dinyatakan sebagai suatu volume / dalam istilah proses berat
badan. Volume distribusi (Vd) merupakan parameter yang berguna untuk menilai
sejumlah relatif\ obat diluar kompartemen sengtral atau dalam jaringan.
Jawab :
a. Cp = 78e-0,46.t Cp = Cp0e-kt

Maka, Cp0 =78g/ml


K = 0,46 jam -1
0,693
Sehingga t1/2 =
k
0,693
0,46

b. Vd =

Db
Cp 0

= 1,506 jam 1,5 jam

Dosis = 4mg/kg x 75 kg

= 300mg
Vd =

Db
Cp 0

300 mg x 1000 g/ml


78 g/ml

300.000 g
78 g /ml

3846,15 ml
1000

= 3,84615 L
c. Cp

= 78 e-0,46.t
= 78 e -0,46(4)
= 78 e -1,84
= 78 (0,1588)
= 12,3877

r
i
k
a
n

penjelasan istilah volume distribusi. Kriteria apakah yang diperlukan untuk


pengukuran

volume

distribusi

agar

meenjadi

berguna

dalam

perhitungan

farmakokinetik

6. Seorang pria dalamkeadaan agak mabuk (75kg, umur 21 tahnum) dikirim ke suatu
pusat rehabilitasi. Dalam darahnya terdapat kandungan alkohol 210 mg%. Dengan
menganggap laju rata-rata alkohol 10 mL/jam, berapakah lama waktu yang diperlukan
untuk menurunkan konsentrasi alkohol darah yang diizinkan 100mg%. (petunjuk:
alkohol dieleminasi dengan kinetik orede nol). Berat jenis alkohol = 0,8. Volume
distribusi alkohol =60% berat badan.
Dik :

Log DB =

kt
2,303

Log DB =

0,1155. t
2,303

Log DB =

0,1155. (24)
2,303

2,772
2,303

0,693
k

Log DB =

Log DB = -1,203647 + 2,301029

K =

0,693
6

t1/2 eliminasi 6 jam, f.kinetik orde


-

satu
Dosis Tunggal 200mg DB
BB 68 kg, dengan IV bolus

Dit :
-

+ logDB

+ log 200

% dosis hilang dalam 24 jam ?

Jawab :
t1/2 =

+ log 200

0,693
k

K = 0,1155 Jam-1

Log DB = 1.097382
DB = 12,513592

+ 2,301029

% Dosis =

D B 0DB
x 100%
DB

20012,513592
200

x 100%

= 93,7432%

7. Seorang pria dalam keadaan agak mabuk ( 75 kg, umur 21 tahun ) dikirim ke suatu
pusat rehabilitasi. Dalam darahnya didapat kandungan alcohol 210 mg%. dengan
menganggap laju eleminasi rata rata alcohol 10 mL/jam, berapakah lama waktu
yang diperlukan untuk menurunkan konsentrasi alcohol dalam darahnya sampai lebih
kecil dari konsentrasi alcohol darah yang diijinkan 100 mg% ? ( petunjuk : alcohol
dieleminasi dengan kinetika orde nol ). Berat jenis alcohol 0,8. Volume distribusi
alcohol = 60 % berat badan.
Jawab :

Diketahui :
- BB : 75 kg
- Cp : 210 mg%
- Bj alcohol : 0,8
- Vd alcohol : 60%BB

0,8 g/ml = x g/10 ml


g = 8 g/ml
sehingga, Ko = 8 g/ml
obat pada t = 0

Ditanya :

DBo = Cp . Vd

a. t untuk Cp lebih kecil 100 mg%


b. tetapan laju orde nol untuk alcohol 100

210 mg
0,100

60
100

x 75

ml/jam, karena bj alcohol 0,8 maka . . .


= 2,1 x 45
= 94,5 g
Obat dalam tubuh pada t :
DB = Cp . Vd
=

100
100

= 45
Untuk rx orde nol :
DB = -k.0.t +DB
45 = -8t + 94,5

t=

4594,5
8
= 6,1875 jam
= 6 jam

60
100

x 75

8. suatu injeksi IV bolus tunggal yang mengandung 500 mg sefamandol nafat


(mandol,lili) diberikan kepada seorang pasien wanita dewasa (63 tahun 55kg) untuk
suatu infeksi seftisemia. Volume distribusi = 0,11/kg dan t eliminasi = 0,75 jam
dengan menganggap obat dieleminasi dengaan kinetika orde ke satu dan dapat
digambarkan dengan model kompartemen satu, hitung hal-hal berikut :
a. Cp0
b. Jumlah obat dalam tubuh pada 4 jam setelah pemberia obat
c. Waktu yang diperlukan untuk menurunkan kadar obat sampai 0,5 g/ml
konsentrasi hambat minimum streptococcus
= 12,3877
Dik :
-

Ineksi IV bolus tunggal 500mg (DB0)


BB 55 kg
Vd 0,11 kg
T e 0,75 am
Model kompartemen satu

Dit :
a. Cp0
b. Umlah obat dalam tubuh 4 jam pemberian
c. Waktu untuk menurunkan obat 0,5g/ml
Jawab :
a. Cp0

DB 0
Vd . BB

500 mg
g
0,1 .55 kg
kg

= 90,9 mg/L

b. t

0,693
k

0,693
k

0,75

= 0,924 jam -1

c. Log DB =

kt
2,303

+ Log DB0

0,924 (4 )
=
2,303
=

3,698
2,303

+ log 500

+2,698670

= -1,604863 + 2,698990
Log DB = 0,194107
DB

= 12,419582 mg

d. Log Cp

kt
2,303

Log 0,5

0,924
2,303

-0,301029

= -0,40121.t + 1,95856

-0,40121.t

= 2,259586

= 5,63 jam

+ log Cp0

+ log 50,9

9. Jika jumlah obat dalam tubuh menurun dari 100% dosis (injeksi IV bolus) menjadi
25% dosis dalam waktu 8 jam, berapa t eliminasi obat ini (dinggap mengikuti orde
ke satu).
Penyeleseian :
Dik : DB = 100%
DB = 25%, t=8 jam

Kinetika orde 1
Dit : t eliminasi obat ?
log DB =
log 25

kt
2,303
=

+ log DB

k (8)
2,303

t =

0,693
k

0,693
0,173

+ log

= 4,005 jam
= 4 jam

100
1,397940 = -3,373k + 2
-3,473k = 0,60206
k = 0,173 jam-1

10. Suatu obat mempunyai t eliminasi 8 jam dan mengikuti kinetika eliminasi orde ke
satu. Jika suatu dosis tunggal 600mg diberikan kepada pasien wanita dewasa (62 kg)
dengan injeksi IV cepat, Berapa persen dosis yang di eliminasi (yang hilang) selama
24 jam dengan menganggap VD = 400mL/kg. berapakah konsentrasi obat dalam
plasma (Cp) pada 24 jam setelah pemberian obat ?
Penyelesaian ;
Dik : t = 8 jam
Kinetika eliminasi order 1
Dosis tunggal = 600 mg
BB = 62 kg, injeksi iv
Dit : a. % yang hilang setelah 24 jam ?
b.
Cp (t=24jam) ?
t =

0,693
k

8=

0,693
k

k = 0,0866 jam-1
log DB =
log DB =

kt
2,303

%DB =

60075,10
600

x 100%
x 100%

%DB = 87,48 %
+ log DB

0,0866( 8)
2,303

+ log

600
log DB =

% DB =

D B D B
DB

2,0784
2,303

b. Cp (t=24)
VD = 400 x 62
VD = 24,8 L
Cp =

DB
VD

Cp =

75,10
24,8

+ 2,77815

log DB = -0,90247 + 2,77815


log DB = 1,87567
DB = 75,10 mg

= 3,02 mg/L

11.

Untuk obat-obat yang mengikuti kinetika model kompartemen satu terbuka haruskah
konsentrasi obat dalam jaringan dan plasma sama ? mengapa ?
Penyeleseian :
Model kompartemen I terbuka menganggap bahwa berbagai perubahan kadar
obat dalam plasma mencerminkan perubahan yang sebanding dengan kadar obt dalam
jaringan. Tetapi model ini tidak menganggap bahwa konsentrasi obat dalam obat tiap
jaringan tsb sama.

12. Pasien pria dewasa (umur 35 tahun, berat 72kg) yang menderita infeksi saluran kemih diberi
antibiotika IV bolus tunggal dengan dosis 300mg. pasien diberitahu agar mengosongkan
kandung kemihnya sebelum diobati dan menyimpan contoh urin nya untuk dianalisis. Contoh
tersebut dianalisis kandungan obatnya dan sterilitasnya (hilangnnya bakteri). Penetapan kadar
obat memberi hasil sebagai berikut :
t (jam)
Jumlah obat di dalam Urine (mg)
0
0
4
100
8
26
a. Dengan menganggap eliminasinya orde satu, hitunglah t eliminasi antibiotika
pada pasien tersebut.
b. Apa sajakah masalah-masalah pratis dalam mendapatkan data ekskresi obat lewat
urine yang sahih untuk penentuan waktu paruh eliminasi obat?
Penyeleseian :
Dik : BB = 72 kg
DB = 300 mg
Orde I
t (jam)
0
4
8

Jumlah obat di dalam Urine (mg)


0
100
26

Dit : t ?
t(jam)
0
4
8

Du (mg)
0
100
26

Du/t
100/4
26/4

A= 1,690453
B= -0146256
R= -1
Log

Slop =

dDu
dt

k
2,303

kt
2,303

+ log ke. Du

mg/jam
25
6,5

t(tengah)
2
6

Log Du/t
1,397940
0,812913

-0146256 =

k
2,303

k = 0,3368 jam-1
t =
=

0,693
k
0,693
0,3368

= 2,05 jam

LATIHAN SOAL
HAL.65
Suatu dosis tunggal IV dari suatu antibiotika baru diberikan kepada seorang wanita
dengan berat 50kg dengan dosis 20mg/kg. sampel urine dan darah diambil secara berkala dan
ditentukan kadar obat induk. Didapat data sebagai berikut :
Waktu
(jam)

Cp(g/mL)

Du(mg)

0,25

4,2

160

0,50

3,5

140

1,0

2,5

200

2,0

1,25

250

4,0

0,31

188

6,0

0,08

46

t(jam)
0,25

Du (mg)
160

0,50

140

1,0

200

2,0

250

4,0

188

6,0

46

A = 2,843723
B = -0,295173
r = -0,999704

Du/t
160/0,25
140/0,50
200/1,0
250/2,0
188/4,0
46/6,0

mg/jam
640
560
400
250
94
23

t(tengah)
0,125
0,375
0,750
1,50
3,0
5,0

Log Du/t
2,806179
2,748188
2,602059
2,397940
1,973127
1,361727