Anda di halaman 1dari 8

FINNA VESTASARI

Program Profesi Ners PSIK UIN Jakarta


Satuan Acara Penyuluhan
(SAP)

Nama materi penyuluhan

: Range of Motion (ROM) pada individu dengan keterbatasan


gerak/imobilisasi.

Waktu pertemuan

: 30 menit

Penyaji

: Finna Vestasari

Sasaran

: Keluarga/klien/kerabat dengan keterbatasan gerak

Tempat

: PSTW Budi Mulia 3

A. Kompetensi Umum

Keluarga/klien/klien

dapat

mengetahui

tentang

cara

pelaksanaan ROM pasif/aktif pada individu dengan keterbatasan gerak.


B. Kompetensi Khusus : Keluarga/klien dapat mempraktikkan kembali pelaksanaan
ROM pasif/aktif dengan baik serta mengetahui komplikasi dari tidak dilakukannya
ROM pasif/aktif pada pasien dengan keterbatasan gerak.
C. Pokok Bahasan
: Pengenalan Range of Motion serta pelatihannya
D. Sub Pokok Bahasan :
1. Pengertian ROM
2. Tujuan dilakukannya ROM
3. Bagian-bagian tubuh yang dilakukan ROM
4. Cara melakukan ROM
E. Metode
Menggunakan metode belajar face to face dengan teknik:
1. Ceramah
2. Demonstrasi
F. Sarana Belajar
1. Alat bantu peraga
: Leaflet
2. Fasilitas penunjang
: Bantal
G. Kegiatan Penyuluhan

Tahap
Pendahuluan

Kegiatan Perawat
- Mempersiapkan

Kegiatan Warga
- Menyiapkan diri

Media dan Alat


Penyuluhan
- Media

suasana yang kondusif

sebelum diberikan

penyuluhan:

antara penyaji dengan

penyuluhan

Leaflet

keluarga/klien

- Mempusatkan

FINNA VESTASARI
Program Profesi Ners PSIK UIN Jakarta
Tahap

Kegiatan Perawat

Kegiatan Warga

sebelum dilakukan

perhatian ke materi

penyuluhan

yang akan

- Mengkaji pengetahuan

Media dan Alat


Penyuluhan

diberikan

keluarga/klien tentang
pelaksanan ROM
pasif/aktif
- Menjelaskan
kompetensi umum dan
khusus dari materi
ROM pasif/aktif
- Menjelaskan ruang
lingkup materi ROM
pasif/aktif
- Manfaat dari ROM
Penyajian

pasif/aktif
- Memberikan

- Memperhatikan

- Media

penjelasan tentang

setiap penjelasan

penyuluhan:

ROM (pengertian

penyuluhan

leaflet

ROM)
- Menjelaskan tujuan

- Merespon setiap
informasi yang

dilakukan ROM pada

diberikan penyaji,

pasien dengan

seperti bertanya

- Demonstrasi
langsung

keterbatasan gerak.
- Menjelaskan bagianbagian tubuh yang
dilakukan ROM
- Menjelaskan dan
mendemonstrasikan
(mempraktekkan)
Penutup

cara melakukan ROM


- Menanyakan kembali

- Merespon setiap

- Media

FINNA VESTASARI
Program Profesi Ners PSIK UIN Jakarta
Tahap

Kegiatan Perawat

Kegiatan Warga

Media dan Alat

tentang pengertian

pertanyaan dari

Penyuluhan
penyuluhan:

ROM, tujuan

penyaji tentang

leaflet

dilakukan ROM, ,

materi ROM

bagian tubuh yang


dilakukan ROM, dan
cara melakukan ROM
- Mengulang kembali
materi yang telah
diberikan secara
ringkas
H. Evaluasi Formatif
Evaluasi kognitif tentang penguasaan materi ROM pasif/aktif sebagai berikut:
1. Bentuk pertanyaan: Uraian singkat
2. Jumlah
: 4 soal
Isi pertanyaan
1.
2.
3.
4.

Jelaskan pengertian ROM pasif/aktif!


Sebutkan tujuan dari ROM pasif/aktif!
Kapan waktu pelaksanaan ROM pasif/aktif?
Sebutkan langkah-langkah pelaksanaan ROM pasif/aktif!

FINNA VESTASARI
Program Profesi Ners PSIK UIN Jakarta
MATERI PENYULUHAN
A. PENGERTIAN
ROM adalah latihan gerakan sendi yang memungkinkan terjadinya kontraksi
dan pergerakan otot, dimana klien menggerakan masing-masing persendiannya sesuai
gerakan normal baik secara aktif ataupun pasif
ROM adalah suatu latihan yang diberikan kepada pasien yang mengalami
penurunan kemampuan bergerak atau bahkan tidak mampu bergerak. Bagian
persendian tubuh seperti leher, bahu, siku, pergelangan tangan, jari tangan, jempol,
panggul, lutut, engsel dan jempol kaki harus digerakkan secara rutin untuk mencegah
deformitas dan gangguan untuk menghindari otot yang abnormal.
B. TUJUAN DILAKSANAKANNYA ROM
1. Mempertahankan atau memelihara kekuatan otot
2. Memelihara mobilitas persendian
3. Menstimulasi sirkulasi
4. Mempercepat rehabilitasi
5. Mencegah kecacatan
ROM pasif/aktif dilaksanakan 3x sehari secara teratur selama 15 menit.
C. LANGKAH-LANGKAH PELAKSANAAN ROM PASIF/AKTIF
1. Gerakkan kepala

2. Gerakkan menekuk dan meluruskan tangan


Salah satu tangan memegang siku klien, tangan lainnya memegang lengan
Luruskan siku, naikkan dan turunkan dengan siku tetap lurus

FINNA VESTASARI
Program Profesi Ners PSIK UIN Jakarta

Gambar 1

3. Gerakkan menekuk dan meluruskan siku


Pegang tangan atas dengan tangan satu, sementara tangan lainnya menekuk
dan meluruskan siku

Gambar 2

4. Gerakkan memutar pergelangan tangan


Pegang tangan bawah dengan satu tangan, sementara tangan lainnya
menggenggam telapak tangan klien, puter pergelangan tangan klien ke arah
luar (terlentang) dan ke arah dalam (telungkup)

Gambar 3

5. Gerakan menekuk dan meluruskan pergelangan tangan


Pegang tangan bawah dengan satu tangan, tangan lainnya memegang
tangan klien

FINNA VESTASARI
Program Profesi Ners PSIK UIN Jakarta

Tekuk pergelangan tangan ke atas dan ke bawah

Gambar 4

6. Gerakan memutar ibu jari


Pegang telapak tangan dan keempat jari dengan satu tangan, sementara
tangan lainnya memutar ibu jari tangan.

Gambar 5

7. Gerakkan menekuk dan meluruskan jari-jari tangan


Pegang pergelangan tangan dengan satu tangan, sementara tangan lainnya
menekuk dan meluruskan jari-jari tangan

Gambar 6

8. Gerakkan menekuk dan meluruskan pangkal paha

FINNA VESTASARI
Program Profesi Ners PSIK UIN Jakarta

Pegang lutut dengan satu tangan, sementara tangan lainnya memegang

tungkai
Naikkan dan turunkan kaki dengan lutut tetap lurus

Gambar 7

9. Gerakkan menekuk dan meluruskan lutut


Pegang lutut dengan satu tangan, tangan lainnya memegang tungkai
Kemudian tekuk dan luruskan lutut

Gambar 8

10. Gerakkan untuk pangkal paha


Gerakkan kaki klien menjauh dan mendekati badan (kaki satunya)

Gambar 9

11. Gerakkan memutar pergelangan kaki


Pegang tungkai dengan satu tangan, sementara tangan lainnya memutar
pergelangan kaki

FINNA VESTASARI
Program Profesi Ners PSIK UIN Jakarta

Gambar 10

Selain latihan pasif/aktif yang dilakukan oleh terapis atau keluarga/klien, bila keadaan umum
klien telah stabil, klien dilatih untuk melakukan latihan aktif anggota gerak atas dan bawah
sesegera mungkin.