Anda di halaman 1dari 4

Petumbuhan Anak yang baik dapat dengan membandingkan berat atau tinggi badan terhadap

umur, atau dengan membandingkan berat terhadap tinggi badan. Grafik pertumbuhan yang
disarankan digunakan oleh WHO, telah di gunakan di Indonesia dalam bentuk kartu menuju
sehat (KMS). Oleh sebab itu, sangat penting melakukan penimbangan berat dan pengukuran
tinggi badan dan mencatatkannya pada grafik untuk memantau pertumbuhan.
Penyebab Anak Susah Makan
Penyebab 1 : Kehilangan Selera Makan
Berdasarkan beberapa penelitian, hal ini disebabkan oleh adanya faktor kecil yang dialami
oleh anak khusunya saat masih bayi. Pada kondisi demikian, bayi cenderung lebih sering
menyemburkan makanan yang dia makan atau hanya ingin mengemut saja. Hal ini memang
wajar dilakukan oleh si bayi pada umumnya, namun tetap saja harus ada makanan
pendamping yang masuk pada tubuhnya. Adapun hal tersebut dapat disebabkan oleh bayi
yang tiba-tiba kehilangan selera makan. Namun, kondisi ini sifatnya relatif, tidak semua bayi
mengalaminya. Untuk meningkatkan selera makan kami telah menyediakan solusinya
diartikel ini, silakan baca artikel ini sampai selesei.
Penyebab 2 : Rasa ingin tahu yang besar
Fase perkembangan seperti rasa ingin tahunya yang lebih besar terhadap dunia luar sehingga
acara makan yang seharusnya dia dapat menjadi tidak begitu anak pedulikan. Jika anak anda
merasa bosan makan dengan cara disuapi, maka Anda harus membiarkannya untuk makan
sendiri atau bereksplorasi sendiri sebab pada tahap in anak cenderung menginginkan hal-hal
baru dalam perkembangannya.
Penyebab 3 : Sedang Tumbuh Gigi
Ada pula penyebab anak tidak mau makan, yang disebabkan oleh gangguan pada fisiknya
sehingga mempengaruhi minat makannya, misalnya saat anak sedang mengalami tumbuh
gigi,, adalakanya ibu harus mengganti makanan yang agak bertekstur sedikit kasar.
Penyebab 4 : Sedang pilek dan batuk
Penyebab anak sulit makan bisa dikarenakan oleh kondisi tubuh mereka yang tidak stabil
slam artian anak sedang tidak enak badan seperti batuk dan pilek.Susah makan yang sifatnya
sederhana (misalnya karena sedang sakit) biasanya tidak sampai menunjukkan dampak yang
berarti pada kesehatan dan tumbuh kembang anak. Dampak yang cukup berarti baru akan
muncul pada kondisi susah makan yang berat dan lama.
Untuk jangka pendek, dampak yang bisa terjadi seperti keadaan kekurangan energi akut
danhipoglikemia (kadar gula darah kurang), berkeringat dingin, kejang, sampai pingsan.
Sedangkan dalam jangka waktu lama, susah makan akan berakibat hambatan tumbuh
kembang (failure to thrive), kurang gizi, kekurangan vitamin A, kekurangan yodium dan
mineral lainnya, anemia defisiensi besi, kecerdasan dan kekebalan tubuh menurun

Penyebab 5 : Mengkonsumsi Camilan


Penyebab lain Anak tidak mau makan yaitu disebabkan Anak sudah banyak mengonsumsi
camilan-camilan. Nah, yang perlu dicermati adalah camilan apa saja yang dimakan? Jika
camilan tidak lengkap gizi maka meskipun Anak merasa tidak lapar tetapi di sisi lain tidak
mendapat cukup gizi. Untuk itu, perlu dibuat jadwal makan sehari-hari agar Anak makan
teratur dan mendapat zat gizi yang lengkap, termasuk memasukan menu makan utama dan
camilan.
Penyebab 6 : Tidak Nafsu Makan
Kenapa Anak Susah Makan ? Apa solusinya ?Memasuki usia 1 tahun, anak mulai
menunjukkan keinginan dalam makanan, misalnya pada suatu hari anak hanya makan ayam
saja dalam waktu 1 pekan kemudian tidak mau makan ayam sama sekali tetapi hanya makan
buah-buahan. Ibu tidak perlu khawatir melihat tanda-tanda seperti ini, yang penting ibu dapat
membuat makanan lebih bervariasi supaya anak tertarik. Pada usia 2 tahun, anak lebih suka
berlari kesana kemari sehingga rewel ketika disuruh makan. Menghadapi anak seperti ini
sebaiknya ibu memberi makanan padat bergizi dan lengkap tetapi porsinya lebih kecil dan
lebih sering.
Penyebab 7 : Menunjukkan keakuannya
Anak usia 3-4 tahun mulai masuk fase negatifistik yaitu menolak makan karena menunjukkan
keakuannya. Ibu bisa menyiasatinya dengan menyajikan makanan semenarik mungkin
sehingga anak susah menolak makanan yang diberikan. Bisa jadi anak tidak mau makan
karena sudah terlalu banyak mengkonsumsi makanan selingan, untuk itu ibu harus mengatur
supaya anak tidak terlalu sering jajan.
Penyebab 8 : Makan Manis Sebelum Jadwal Makan
Apa yang terjadi jika anda makan coklat yang manis (atau makanan manis lainnya) sesaat
sebelum makan nasi ?? Bisa dipastikan kita akan malas makan makanan utama yakni nasi.
Kenapa seperti itu ? Karena rasa manis dalam makanan seperti coklat serta makanan manis
lainnya tinggi kalori serta memberi efek kenyang sesaat. Jika sesaat sebelum makan makanan
utama anak anda suka ngemil coklat maka efeknya mereka akan malas makan makanan
utama.
Sebagai orang tua anda perlu membuat jadwal kapan si kecil diperbolehkan untuk makan es
krim, coklat, roti manis dan makanan manis lainnya. Hindari makan makanan manis sesaat
sebelum jadwal makan. Jika ini anda lakukan, maka anak anda akan lebih lahap dalam
memakan makanan utama mereka.
Solusi Dan Cara Mengatasi Anak Susah Makan
Cara Mengatasi 1 : Terapi Bermain dan Jadikan Saat Makan
Menyenangkan

Biasanya cara ini dilakukan pada anak yang masih kecil hingga usia batita. Saat bermain,
orangtua bisa mengamati dan menganalisis bagaimana pola bermain anak dari kisah-kisah
yang diperlihatkan. Lewat terapi bermain, konflik permasalahan anak dapat ditelusuri,
kemudian diatasi sesuai penyebabnya. Hindari mengancam, menghukum, atau menakutnakuti anak agar ia makan lebih banyak. Ini akan membuatnya merasa bahwa saat makan
merupakan saat yang tidak menyenangkan. Dan bukan tak mungkin menimbulkan trauma
psikologis baginya
Cara Mengatasi 2 : Mengajarkan perilaku makan yang baik dan Makan
Teratur
Sediakan menu makanan yang bervariasi agar anak mengenal banyak rasa dan jenis makanan.
Jadilah model yang baik dengan membiasakan makan bersama di meja makan. Makan
bersama merupakan ajang interaksi penting antara orangtua dan anak. Orangtua juga bisa
menjadi teman menyenangkan di meja makan. Dengan begitu, hubungan orangtua dan anak
semakin erat. Makan teratur atau sesuai dengan jadwal anak biasa makan adalah salah satu
dari 6 Solusi Mengatasi Anak Susah Makan yang efektif. Jadwalkan waktu makan dengan
teratur, agar si kecil terbiasa dengan waktu makannya. Sama halnya dengan waktu tidur,
mandi dan sebagainya.
Cara Mengatasi 3 : Beri cemilan sehat dan Menarik

Makanan Sehat dan Menarik Akan Meningkatkan Selera Makan Anak


Setelah bisa berjalan, si kecil gemar bereksplorasi dengan lingkungannya. Apalagi ketika
memasuki usia 2 tahun, aktivitasnya semakin banyak saja. Ini mungkin membuatnya sulit
untuk duduk manis dan makan dengan tenang. Untuk menyiasatinya, berikan ia cemilan sehat
dalam porsi kecil namun beragam. Misalnya saja bola-bola kentang isi wortel dan daging
cincang, sus mini isi fla coklat, donat tabor keju, dan sebagainya.
Cara Mengatasi 4 : Berikan Reward
Jika anak anda susah makan, kenapa tidak coba memberikan reward atau hadiah kepada
mereka. Anak kecil biasanya sangat menyukai pemberian dari orang tua. Hal ini akan sangat
membantu anak anda yang malas makan menjadi lahap. Bukankah kita sewaktu kecil begitu
bersemangat jika orang tua menjanjikan sesuatu ketika kita menuruti kemauan mereka ? anak
anda juga sama.
Sebagai orang tua tentu anda perlu memilih reward atau hadiah yang mendidik, misal rekreasi
ke kebun binatang. Hal ini selain bagus untuk merangsang anak anda makan juga akan
memberikan dampak positif terhadap diri mereka.
Cara Mengatasi 5 : Gunakan Suplemen Vitamin Penambah Nafsu Makan
Anak dari Tiens

Jika anak anda susah makan anda juga dapat memberikan suplemen penambah nafsu makan
untuk anak. Tiens telah menyediakan suplemen penambah nafsu makan anak yang aman dan
berkualitas. Produk Vitamin ini bisa dipakai oleh anak anak, balita dan bayi. Produk dari
tiens telah mendapatkan sertifikasi Halal MUI dan BPOM RI. Dengan adanya sertifikasi ini
maka dapat dikatakan bahwa produk Vitamin ini berkualitas tinggi. Untuk lebih jelas tentang
produk tiens penambah nafsu makan serta penggemuk badan dari Tiens, silakan buka link
berikut ini :