Anda di halaman 1dari 3

Basecamp Pos 1 ( 30 menit)

Berjalan di Jalan Dusun yang berbatu cadas namun tidak terus-menerus mengikuti jalan tersebut,
karena untuk menuju Pos 1 kita perlu berbelok ke kiri ke arah perkebunan warga. Setelah itu
tinggal mengikuti jalan setapak dengan pemandangan hamparan sayur mayur yang begitu subur.
Tanpa terasa kita akan tiba di Pos 1 dengan sebuah sungai yang ternaungi pohon rindang sebagai
penandanya. Sesekali anda juga akan menikmati hujan buatan warga untuk mnyiram sayurnya

Pos 1 Pos 2 ( 45 menit)


Menuju Pos 2 trek sudah mulai berat dengan tanjakan yang lumayan panjang. vegetasi sudah
berupa hutan yang sangat rimbun. Cukup membantu para pendaki yang tengah mendaki di siang
bolong sehingga terik matahari tak sampai di kulit. Mendekati Pos 2 jalur pendakian mulai datar
hingga sampai di pos 2. Pos ini juga terdapat sungai jernih yang bisa digunakan untuk mengisi
penuh persediaan air karena kita tidak akan menemukan lagi sumber mata air sebelum kita
sampai di Pos 9. ( kami sarankan untuk mengisi semua tempat air)
Pos 2 Pos 3 (1 jam)
Selepas Pos 2 kita akan melewati tanjakan yang sedikit curam hingga melewati Pos 2 yang ke-2
berupa tanah lapang yang teduh. Setelah itu pemandangan akan sedikit terbuka sehingga kita
bisa melihat luasnya hamparan hutan Lompobattang. Tapi sayangnya puncak masih belum
terlihat.
perlu Ingat, jalur ini banyak percabangan, karenanya kita perlu melihat tanda-tanda yang sudah
disediakan. Biasanya berupa tanda yang diikat pada batang pohon. Saat menemukan
percabangan ambil jalur yang ke kanan. Tak jauh dari situ kita akan menemukan Pos 3.
Pos 3 Pos 4 (1.5 jam)
Kita akan banyak menemukan pohon tumbang yang menghalangi jalur pendakian saat melewati
jalur menuju Pos 4 ini. Tanjakan masih belum berakhir hingga kita sampai di pos selanjutnya
yang berada di puncak bukit dengan pepohonan yang rindang namun agak terbuka.

Pos 4 Pos 5 (30 menit)


Lepas Pos 4 akan dijumpai sebuah turunan yang cukup tajam hingga sampai disebuah
punggungan mengarah ke bukit yang lain. Setelah itu kita akan menemukan tanjakan lagi.
Perjalanan kami menuju Pos 5,

Pos 5 Pos 6 (30 menit)


Melewati hutan
Pos 6 Pos 7 (1.25 jam)
Menuju Pos 7 yang merupakan puncak dari Gunung Assumpolong (2.673 mdpl) mengharuskan
kami untuk mendaki di tanjakan berbatu terjal. Pos ini bisa dijadikan area camp yang cocok
karena berupa tanah lapang yang cukup luas dan bisa melihat pemandangan puncak Gunung
Lompobattang degan jelas. Namun perlu diingat jika memutuskan menggelar tenda disini karena
pos ini tidak ada sumber mata air. Kami pun tidak mendirikan tenda di pos ini karena kami
menargetkan untuk sampai di Pos 9 sebagai tempat camp.
Pos 7 Pos 8 (1 jam)
Dari Pos 7 kita akan menuruni Gunung Assumpolong dengan turunan yang cukup terjal hingga
sampai di jalur tipis dengan jurang yang mengintai. Mendekati Pos 8 akan dijumpai beberapa
tanjakan-tanjakan ringan. Pos tersebut merupakan pos dengan dataran yang tak terlalu luas.
Pos 8 Pos 9 (15 menit)
Melanjutkan perjalanan menuju Pos 9 melewati jalur setapak berbatu kami akhirnya sampai di
pos dimana kami akan mendirikan tenda. Salah satu yang menjadi penanda pos ini adalah
keberadaan bongkahan batu besar yang bisa menaungi tenda-tenda dari angin. Sudah ada
beberapa tenda yang didirkan di pos tersebut. Kami kebagian tempat tepat dibawah bongkahan
batu besar tersebut.
Pos 9 Puncak (30 menit)

Menuju puncak memang tidak mudah, sekarang masih ada satu tanjakan yang lumayan ekstrim.
Trek menuju puncak bervariasi mulai dataran hingga tebing batu besar horizontal yang hampir
punya kemiringan mendekati 90 sehingga ada kalanya kami harus memanjat pada tebing-tebing
batu tersebut.