Anda di halaman 1dari 8

PERANCANGAN SISTEM INFORMASI PENGELOLAAN JADWAL

PELAJARAN PADA SMPN 2 BASO BUNGO KOTO TUO DENGAN


APLIKASI BAHASA PEMROGRAMAN VISUAL BASIC 6.0 PADANG

Nastasia Janevi1), Guslendra, S.Kom, M.Kom2) , Erdisna, S.Kom, M.Kom3)


1) Sistem Informasi, U n i v e r s i t a s P u t r a I n d o n e s i a Y P T K , P a d a n g
email: nastasia_janevi@yahoo.com
2) Sistem Informasi, U n i v e r s i t a s P u t r a I n d o n e s i a Y P T K , P a d a n g
email: Guslendra@ymail.com
3) Sistem Informasi, U n i v e r s i t a s P u t r a I n d o n e s i a Y P T K , P a d a n g
email: Erdisna@gmail.com
Abstrak
SMP NEGERI 2 BASO Bungo Koto Tuo mempunyai beberapa tugas yang membutuhkan sistem
informasi yang didalamnya diperlukan penerapan komputer. salah satu tugasnya adalah pengelolaan jadwal
pelajaran, dengan cara mengumpulkan data-data dengan metode wawancara dan metode lainnya. Sistem
Informasi dalam mengelola jadwal pelajaran masih belum optimal karena pengolahan datanya masih manual,
sehingga terjadinya keterlambatan dalam memenuhi laporan bagi pihak-pihak yang membutuhkan. Oleh karena
itu, dilakukan analisis terhadap data yang telah dikumpulkan dengan alat bantu perancangan seperti ASI
(Aliran Sistem Informasi), ERD (Entity Relationship Diagram), DFD (Data Flow Diagram), dan Context
Diagram. Hasil dari analisis tersebut diterapkan kedalam suatu program aplikasi sistem informasi pengelolaan
jadwal pelajaran berbasis bahasa pemrograman Visual Basic 6.0. Dimana sistem yang baru diharapkan dapat
membantu dalam pengelolaan jadwal pelajaran serta laporan yang dihasilkan lebih relevan, tepat waktu dan
keamanan data lebih terjamin karena menggunakan media penyimpanan seperti database serta mampu
meningkatkan kualitas belajar mengajar pada SMP NEGERI 2 BASO Bungo Koto Tuo di masa yang akan
datang.
Kata Kunci

: jadwal pelajaran, Visual Basic 6.0

Nama File Journal

: 09101152610102_NastasiaJanevi_SistemInformasi

1. PENDAHULUAN
Perkembangan dunia komputer
pada saat ini telah banyak melahirkan
perubahan-perubahan pada semua
aspek kehidupan. Begitu juga dalam
hal pengolahan data, pada awal abad
dua
puluhan
pengolahan
data
dilakukan begitu sangat sederhana dan
terlalu banyak memakan biaya, waktu
dan
tenaga.
Seiring
dengan
perkembangan ilmu dan teknologi
yang berkembang dengan pesat tidak
bisa disangkal lagi saat ini orang mulai
beralih
menggunakan
komputer
dalam pengolahan data.
Demikian pula halnya dengan
SMPN 2 BASO Bungo Koto Tuo
sering terjadinya kesalahan dalam
penjadwalan mata pelajaran yang
disebabkan pengelolaan jadwal masih
dilakuakan
dengfan
pencatatan
dikertas kerja. Selain itu lamanya
waktu
yang dibutuhkan untuk
menyusun
jadwal
juga
dapat
menyebabkan kerugian financial yang
tidak sedikit. Akibatnya sistem
pengelolaan yang dihasilkan tidak
efisien dan tidak efektif, karena
memerlukan banyak waktu dan biaya.
Oleh sebab itu untuk menangani
masalah yang ada di SMPN 2 BASO
Bungo Koto Tuo, khususnya dalam
pengelolaan
jadwal
pelajaran
memerlukan cara pengolahan data
yang efektif yaitu komputerisasi
dengan mengaplikasikan kedalam
bahasa pemograman Visual Basic 6.0.
Berdasarkan uraian diatas, peneliti
tertarik untuk melakukan penelitian
dan merancang suatu sistem informasi
baru dan menuangkannya di dalam
skripsi
dengan
judul
:
PERANCANGAN
SISTEM
INFORMASI
PENGELOLAAN
JADWAL PELAJARAN
PADA
SMPN 2 BASO BUNGO KOTO
TUO
DENGAN
APLIKASI
BAHASA
PEMROGRAMAN
VISUAL BASIC 6.0

1.1 Perumusan Masalah


Masalah dirumuskan sebagai
berikut :
1. Bagaimana pihak SMPN 2 BASO
Bungo Koto Tuo dalam mengatur
jadwal ?
2. Bagaimana cara pihak
SMPN 2
BASO Bungo Koto Tuo dalam
penyimpanan data yang berhubungan
dengan pengelolaan jadwal ?
3. Apakah masalah yang timbul didalam
pengelolaan pengaturan jadwal ?
1.2 Tujuan Penelitian

1.
2.

3.

4.

Adapun
tujuan
utama
dari
penelitian ini adalah sebagai berikut :
Mempelajari
proses
pengelolaan
pengaturan jadwal.
Menyajikan suatu informasi yang
berguna bagi pihak-pihak yang
membutuhkan.
Mengaplikasikan
bahasa
pemrograman Visual Basic sebagai
software dalam pengolaan jadwal
pelajaran
Membandingkan cara kerja sistem
yang lama dengan perancangan sistem
yang baru.

1.3 Metodologi Penelitian


Dalam pengumpulan data dapat
dilakukan observasi yaitu pengamatan
langsung ditempat penelitian sehingga
permasalahan yang ada dapat dikatuhi
secara jelas. Kemudian dilakukan
interview yang bertujuan untuk
mendapatkan informasi atau data yang
dibutuhkan. Selain itu dilakukan studi
kepustakaan yaitu dengan membaca
buku-buku yang menunjang dalam
melakukan penganalisisan terhadap
data dan informasi yang didapat.
2. LANDASAN TEORI
2.1 Pengertian Sistem Informasi
Sistem informasi dikemukakan oleh
Robert A. Lietch dan K. Roscoe Davis
dalam Jogiyanto (2005:11) sebagai
berikut:

Sistem informasi adalah suatu


sistem di dalam suatu organisasi
yang mempertemukan kebutuhan
pengolahan
transaksi
harian,
mendukung
operasi,
bersifat
manajerial dan kegiatan strategi
dari
suatu
organisasi
dan
menyediakan pihak luar tertentu
dengan laporan laporan yang
diperlukan.
Sistem
informasi
menerima
masukan dari data dan instruksi
memproses data dan menghasilkan
keluaran
berupa
informasi.
Penyimpanan data diperlukan dalam
proses ini, jadi pada sistem informasi
fungsi pemrosesan informasi tidak
hanya mengubah data menjadi
informasi tetapi juga menyimpan data
sewaktu-waktu,
seperti
gambar
dibawah ini
Data
Input

Diolah
Model

suatu sistem yang akan dikembangkan.


Teknin pengembangan sistem yaitu:
Kebijakan dan
Perencanaan Sistem
Analisis Sistem

Desain (Perancangan)
Sistem Secara Umum
Desain (Perancangan)
Sistem Terinci
Seleksi Sistem
Implementasi
(Penerapan) Sistem
Perawatan Sistem

Informasi
Output

Storage
Basis Data

Gambar 1 Model Dasar Sistem


Informasi
2.2 Siklus Hidup Sistem Informasi
Daur atau siklus hidup dari
pengembangan sistem merupakan
suatu bentuk yang digunakan untuk
menggambarkan tahapan utama dan
langkah-langkah didalam tahapan
tersebut
pada
proses
pengembangannya.
Dalam siklus hidup pengembangan
sistem
terdapat
tahap
awal
pengembangan item yang biasanya
disebut dengan proyek suatu sistem,
dimana didalamnya terdapat kegiatan
perencanaan sistem yang merupakan
kegiatan awal yakni merencanakan

Gambar 2 Siklus Hidup Sistem


Informasi
1.Tahap Analisis Sistem
Tahap awal dari SDLC adalah
analisis sistem (System Analysis).
Tahap ini dilakukan oleh analis sistem
(System Analysis). Tahap dalam
analisis sistem terdiri dari kegiatankegiatan sebagai berikut :
a.Studi Pendahuluan.
b.Studi Kelayakan.
c.Mengidentifikasi permasalahan dan
kebutuhan informasi pemakai.
d.Memahami sistem yang ada.
e.Menganalisis hasil penelitian.
2.Tahap Perancangan Sistem
Tahap
perancangan
sistem
mempunyai dua tujuan utama, yaitu
sebagai berikut :
a.Memberikan gambaran secara
umum
tentang
kebutuhan
informasi kepada pemakai sistem
secara logika.
b.Memberikan gambaran yang jelas
dan rancang bangun yang lengkap

kepada pemrogram komputer dan


ahli-ahli teknik lainnya.
3.Tahap Implementasi Sistem
Implementasi
sistem
(System
Implementation)
adalah
tahap
meletakkan sistem supaya siap
dioperasikan. Tahap ini terdiri dari
beberapa kegiatan sebagai berikut :
a.Mempersiapkan
rencana
implementasi.
b.Melakukan kegiatan implementasi
c.Menindak lanjuti implementasi
4.Tahap Operasi dan Perawatan Sistem
Tahap ini disebut dengan operasi
dan perawatan sistem (System
Operation and Maintenance). Sistem
perlu dirawat karena beberapa hal,
yaitu sebagai berikut :
a.Sistem mengandung kesalahan
yang dulunya belum terdeteksi,
sehingga
kesalahan-kesalahan
sistem perlu diperbaiki.
b.Sistem mengalami perubahanperubahan karena permintaan baru
dari pemakai sistem.
c.Sistem
mengalami
perubahan
karena perubahan lingkungan
luar.
d.Sistem perlu di tingkatkan.
2.3 Sekilas Tentang Visual Basic 6.0
Visual Basic adalah salah satu
bahasa
pemrograman
komputer.
Bahasa pemrograman adalah perintahperintah yang dimengerti oleh
komputer untuk melakukan tugastugas tertentu. Bahasa pemrograman
Visual Basic, yang dikembangkan oleh
Microsoft
sejak
tahun
1991,
merupakan
pengembangan
dari
pendahulunya
yaitu
bahasa
pemrograman BASIC (Beginners Allpurpose Symbolic Instruction Code)
yang dikembangkan pada era 1950-an.
Visual Basic merupakan salah satu
Development Tool yaitu alat bantu
untuk membuat berbagai macam
program komputer, khususnya yang

menggunakan
Windows.

sistem

operasi

2.4 Sejarah
Pengenalan
Microsoft
Access
Microsoft merilis Microsoft Access
1.0 pada bulan November 1992 dan
dilanjutkan dengan merilis versi 2.0
pada
tahun
1993.
Microsoft
menentukan spesifikasi minimum
untuk menjalankan Microsoft Access
2.0 adalah sebuah komputer dengan
sistem operasi Microsoft Windows
3.0, RAM berkapasitas 4 megabyte (6
megabyte lebih disarankan) dan
ruangan kosong hard disk yang
dibutuhkan 8 megabyte (14 megabyte
lebih disarankan). Versi 2.0 dari
Microsoft Access ini datang dengan
tujuh buah disket floppy 3 inci
berukuran 1.44 megabyte.
Perangkat lunak tersebut bekerja
dengan sangat baik pada sebuah basis
data dengan banyak record tapi
terdapat beberapa kasus di mana data
mengalami kerusakan. Sebagai contoh,
pada ukuran basis data melebihi 700
megabyte sering mengalami masalah
seperti ini (pada saat itu, memang hard
disk yang beredar masih berada di
bawah 700 megabyte). Buku manual
yang dibawanya memperingatkan
bahwa beberapa kasus tersebut
disebabkan oleh driver perangkat yang
kuno atau konfigurasi yang tidak
benar.
3. ANALISA DAN HASIL
3.1 Aliran Sistem Informasi (ASI)
Aliran Sistem dari pengelolaan jadwal
pelajran dapat dilihat dari bagan
berikut ini:
Aliran Sistem Informasi (ASI)
SMPN 2 Baso Bungo Koto Tuo

WAKA
KURIKULUM

GURU
Guru

Tata Usaha
Data guru

Waka Kurikulum

- Laporan Data Guru


- Laporan Data Mata Pelajaran
- Hasil rapat
- Jadwal Keseluruhan
- Jadwal Perkelas
- Jadwal Perguru
- Jadwal Perguru yang telah di ACC

Kepala Sekolah

Data guru

Data Mata Pelajaran

Entry Data Guru, Data Mata


Pelajaran dan data Kelas per
Jam Pelajaran

- Data Guru
- Data Mata Pelajaran

- jadwal Perguru yang telah di ACC


Laporan Data Guru

Laporan Data Guru

Laporan Data Mata


Pelajaran

Laporan Data Mata


Pelajaran

Sistem Informasi
Pengolahan Jadwal
Pelajaran

- Data Guru

- Laporan Data Guru


- Laporan Data Mata Pelajaran
- Jadwal Keseluruhan
- Jadwal Perkelas
- Jadwal perguru

A
Melakukan
Rapat Guru

Hasil Rapat

Entry jadwal

Jadwal
Keseluruhan

Jadwal
Keseluruhan

- Jadwal Perguru yang telah diACC

TATA USAHA

KEPALA SEKOLAH

Gambar 4 Context Diagram

A
Rekap

Jadwal Perkelas

Jadwal Perkelas

3.3 Data Flow Diagram

Data Flow Diagram merupakan


gambaran sistem secara logika yang
akan menunjukkan bagaimana fungsifungsi sistem informasi akan bekerja.
Dengan mengacu kepada Context
Diagram maka dapat memperjelas
proses yang terjadi adalah dengan
menguraikan proses tersebut kedalam
bentuk Data Flow Diagram (DFD)
yang dapat dilihat pada gambar
dibawah ini :

Rekap
Jadwal Perguru
Jadwal Perguru
ACC

Jadwal Perguru
yang telah di ACC
A

Lap. Data Guru dan data Mata Pelajaran

Data Guru
WAKA KURIKULUM

Jadwal Perguru yang Telah di ACC

GURU

Gambar 5 Data Flow Diagram

Jadwal Perguru yang Telah di ACC

Data Jadwal

Jadwal Pekelas

0.8
ACC

Jadwal Perguru

KEPALA SEKOLAH

Data Mata
Pelajaran
Data Jadwal

Data Mata
Pelajaran

Data Guru

Data Kelas
Jam mapel

Data Mata
Pelajaran

0.6
Cetak Jadwal Keseluruhan

WAKA KURIKULUM

D2

Data Guru

0.7
Rekap Jadwal Keseluruhan
dan Cetak Jadwal Perkelas,
Jadwal Perguru

D4

D1

Data Jadwal

Lap. Jadwal Keseluruhan

Data Guru

D2

0.2
Entry Data Guru,
Mata Pelajaran dan
Kelas Perjam
Pelajaran

Data Jadwal

D2

Data Guru
Data Mata
Pelajaran

Data Mata
Pelajaran

Data Guru
Data Mata
Pelajaran

Data Kelas
Jam mapel

D1

D4

Data Mata
Pelajaran

D3

Data Guru

Data Mata
Pelajaran
Data Kelas
Jam mapel

0.3
Cetak Laporan Data
Guru dan Data
Mata Pelajaran

Data Guru, Data mata Pelajaran


0.5
dan data Kelas Jam mapel
Entry Jadwal
Data Jadwal

Data Guru dan Data


mata Pelajaran

Menyerahkan
Data Guru

Jadwal Keseluruhan

0.1
Data Guru

TATA USAHA

0.4
Melakukan
Rapat
Hasil rapat

Gambar 3 Aliran Sistem Informasi


(ASI)
3.2 Context Diagram
Pada Context Diagram sistem
pengelolaan
Jadwal
pelajaran
dilakukan dengan empat entity yaitu
Guru, Tata Usaha Waka Kurikulim,
dan Kepala Sekolah. Untuk lebih
jelasnya dapat dilihat pada gambar
dibawah ini:

Lap. Data Guru dan Data Mata


Pelajaran

Jadwal Perguru
yang telah di ACC

Jadwal Perguru

Jadwal Perguru
yang telah di ACC

3.4 Entity Relationship Diagram (ERD)


Entity Relationship Diagram adalah
suatu model jaringan kerja (Network)
yang menguraikan susunan data yang
distore dari sistem secara abstrak.
Entity
Relationship
Diagram
menunjukkan hubungan antara entity
didalam sistem, entity adalah sutu
tempat, benda yang semuanya
memiliki nama yang umum. Adapun
bentuk hubungan dari masing-masing
entity dari sistem yang dirancang dapat
dilihat pada gambar dibawah ini:

MENU UTAMA

LAPORAN

INPUT

ENTRY DATA GURU

LAPORAN DATA
GURU

ENTRY DATA JAM


PELAJARAN

LAPORAN DATA
MATA PELAJARAN

ENTRY DATA MATA


PELAJARAN

LAPORAN JADWAL
PELAJARAN PERKELAS

ENTRY DATA KELAS


PERJAM MATA
PELAJARAN

LAPORAN JADWAL
PELAJARAN PERGURU

Kd_mapel
nip
Kd_mapel

Kelas

ENTRY JADWAL
PELAJARAN

Nm_mapel
hari

MATA PELAJARAN

Jam_ke

Punya

JADWAL

Punya

Jam_per_mggu

KELAS_JAMMAPEL

Punya

Punya

Tmp_tgl_lhr

JAM

Jam_ke
Bid_studi

nama

Pukul

nip

Mengajar

Punya

GURU

golongan

EXIT

LAPORAN
KESELURUHAN
PELAJARAN

Gambar 7 Struktur Program

Kd_mapel
kelas

KELUAR

Pen_terakhir
jabatan

Gambar 6 Entity Relationship


Diagram
3.5 Struktur Program
Struktur
program
merupakan
gambaran dari sebuah rangkaian
modul-modul program yang saling
terkait satu sama lain yang terlihat
dalam proses pengolahan data.
Pembuatan struktur program ini
dimaksudkan untuk mempermudah
dalam memahami keterkaitan modulmodul
program
dan
untuk
memperlihatkan jenjang atau hierarki
dari program yang dirancang. Dengan
demikian dapat dijabarkan urutan
kerja dari tiap modul program.
Adapun bentuk struktur program dapat
dilihat pada gambar dibawah ini:

4. IMPLEMENTASI SISTEM
4.1 Menu Utama
Menu utama merupakan jendela
menu utama dari Aplikasi Sistem
Informasi
Pengelolaan
Jadwal
Pelajaran. Selain itu, pada menu juga
disediakan informasi yang
bisa
ditampilkan pada saat dibutuhkan,
sehingga dapat memudahkan kita
dalam pencarian data. Bentuk hasil
eksekusi program menu utama pada
gambar dibawah ini:

Gambar 8 Menu Utama

4.2 Entri Data Jadwal Pelajaran


Data jadwal pelajaran pada SMP N
2 BASO Bungo Koto Tuo disimpan
kedalam database melalui form entri
jadwal pelajaran. Pada form ini
terdapat beberapa proses yang
mempunyai fungsi yang berbeda.
Tombol save untuk menyimpan data
yang telah diinputkan, tombol edit
berfungsi untuk mengubah data yang
telah ada, tombol delete berfungsi
untuk menghapus data yang salah dan
tombol refresh untuk mengosongkan
form. Form entri jadwal pelajaran
dapat dilihat pada gambar dibawah ini:

Gambar 10 Laporan Jadwal


Pelajran Perguru

Gambar 9 Entri Data Jadwal


Pelajaran
Bentuk dari hasil eksekusi
program sistem informasi data jadwal
pelajaran perguru dapat dilihat pada
gambar dibawah ini:

4.3 Laporan
Jadwal
Keseluruhan
Pelajaran
Hasil eksekusi program data
keseluruhan pelajaran digunakan
untuk
menampilkan
data-data
keseluruhan pelajaran yang telah
diinputkan
sebelummnya
pada
program entri data guru, kelas
perjampelajaran, jam dan mata
pelajaran. Informasi data jadwal
keseluruhan pelajaran ini dapat di
panggil melalui menu utama. Bentuk
hasil dari eksekusi program informasi
laporan jadwal keseluruhan pelajaran
dapat dilihat pada gambar dibawah ini:

4. Dengan adanya sistem yang baru maka


dapat membantu Waka Kurikulum
dalam pembuatan jadwal serta
keterlambatan jadwal dapat diatasi.
DAFTAR PUSTAKA
HM, Jogiyanto. 2005. Analisa & Desain
Sistem
Informasi
Pendekatan
Terstruktur Teori dan Praktek Aplikasi
Bisnis. Yogyakarta: Andi.
Kadir, Abdul. 2003. Pengenalan Sistem
Informasi. Yogyakarta: Andi Offset.
HM, Jogiyanto. 2009. Sistem Teknologi
Informasi Pendekatan Terintegrasi
Konsep Dasar, Teknologi Aplikasi,
Pengembangan dan Pengelolaan.
Yogyakarta: Andi Offset.
Madiun, Madcoms. 2010. Mahir Dalam 7
Hari Microsoft Visual Basic 6.0 &
Crystal Report 2008. Yogyakarta:
Andi.
Gambar 11 Laporan Jadwal
Keseluruhan Pelajaran
5. KESIMPULAN
Dari analisa dan pembahasan yang
telah dilakukan, maka dapat diambil
kesimpulan sebagai berikut:
1. Dengan menerapkan sistem informasi
yang baru yang didukung dengan
bahasa pemrograman Visual Basic 6.0,
maka dalam
pengelolaaan jadwal
pelajaran lebih mudah.
2. Dengan menggunakan aplikasi bahasa
pemrograman Visual Basic 6.0
mampu menghasilkan informasi dan
laporan-laporan
jadwal
yang
dibutuhkan lebih akurat, relevan, dan
tepat waktu serta membuat pekerjaan
lebih efektif dan efesien.
3. Keamanan data dapat lebih terjamin
dangan adanya suatu database karena
meminimalkan penggunaan kertas
sebagai media penyimpanan data
sehingga mempermudah user dalam
mnelakukan proses update data.

Rusmawan, Uus. 2010. Aplikasi Database


Menggunakan VB 6.0 Untuk Tugas
Akhir dan Skripsi. Jakarta: Alex Media
Komputindo.
Simarmata, Janner dan Iman Paryudi.
2010. Basis Data. Yogyakarta: Andi.
Hadi, Rahadian. 2004. Membuat Laporan
dengan Crystal Reports 8.5 dan Visual
Basic 6.0. Jakarta: Elex Media
Komputindo