Anda di halaman 1dari 67

Xb

LKS Fisika Materi

SUHU DAN KALOR


Berbasis Learning Cycle 7E
Untuk SMA/MA Kelas X

Nama

Kelas/Nomor Absen

Disusun oleh : Annisa Rahma Fauzia

DAFTAR ISI
Halaman Sampul ............................................. i
Daftar Isi ......................................................... ii
Kompetensi Dasar ........................................... iii
Indikator Karakter ............................................ iv
Materi Pembelajaran ....................................... 1
Suhu dan Pemuaian ........................................ 14
Kalor ............................................................... 25
Perubahan Wujud ............................................ 36
Perpindahan Kalor ........................................... 46
Daftar Pustaka ................................................. 63

ii

KARAKTER
Jujur
Rasa Ingin Tahu
Komunikatif
Disiplin

KOMPETENSI DASAR :
1.1. Menyadari kebesaran Tuhan yang menciptakan dan
mengatur alam jagad raya melalui pengamatan fenomena
alam fisis dan pengukurannya.
2.1. Menunjukkan perilaku ilmiah (memiliki rasa ingin tahu;
objektif; jujur; teliti; cermat; tekun; hati-hati; bertanggung
jawab; terbuka; kritis; inovatif; dan peduli lingkungan) dalam
aktivitas sehari-hari sebagai wujud implementasi sikap dalam
melakukan percobaan, melaporkan, dan berdiskusi.
3.8. Menganalisis pengaruh kalor dan perpindahan kalor pada
kehidupan sehari-hari.
4.1. Menyajikan hasil pengukuran besaran fisis dengan
menggunakan peralatan dan tekhnik yang tepat untuk
penyelidikan ilmiah.
4.8. Merencanakan dan melaksanakan percobaan untuk
menyelidiki karakteristik termal suatu bahan, terutama
kapasitas dan konduktivitas kalor.

iii

INDIKATOR KARAKTER
No.

Karakter

1.

Jujur

2.

Rasa Ingin
Tahu

3.

Komunikatif

4.

Disiplin

Indikator
Mengemukakan pendapat tentang sesuatu sesuai
dengan yang diyakininya.
Melaporkan hasil eksperimen secara benar.
Tidak berbohong ketika berbicara.
Tidak menyontek ataupun menjadi plagiat dalam
mengerjakan setiap tugas.
Membaca sumber di luar buku teks tentang materi
yang berkaitan dengan pelajaran.
Bertanya kepada guru atau teman tentang materi
pelajaran.
Menumbuhkan keinginan untuk melakukan
penelitian.
Membaca atau mendiskusikan beberapa peristiwa
alam yang baru didengar.
Memberikan pendapat dalam kerja kelompok.
Memberi dan mendengarkan pendapat dalam
diskusi kelas.
Bekerja sama dalam kelompok di kelas.
Menyelesaikan tugas tepat waktu.
Menaati dan melaksanakan prosedur percobaan
dengan tertib.
Merapikan kembali alat dan bahan percobaan
setelah melaksanakan percobaan.
Mematuhi jadwal belajar yang telah ditentukan
sendiri.
Berpakaian rapi sesuai dengan peraturan sekolah

iv

MATERI PEMBELAJARAN

1. Termometer
Suhu merupakan derajat panas atau dinginnya suatu benda. Suhu
termasuk besaran skalar dengan satuan pokoknya adalah kelvin (K). Alat untuk
mengukur suhu adalah termometer. Termometer memanfaatkan sifat
termometrik zat untuk mengukur suhu. Sifat termometrik zat merupakan sifat
fisis zat yang berubah apabila dipanaskan, dalam hal ini termometer zat cair
menggunakan sifat termometrik yakni perubahan volume sebagai prinsip
kerjanya.
Suhu termasuk besaran pokok dalam fisika. Oleh karena itu, seperti
besaran-besaran pokok yang lain, suhu memiliki standar. Standar untuk suhu
disebut dengan titik tetap. Ada dua titik tetap, yaitu titik tetap bawah dan titik
tetap atas. Menurut termometer yang banyak digunakan saat ini, titik tetap
bawah adalah titik lebur es murni dan ditandai dengan angka 0. Sedangkan,
titik tetap atas adalah suhu uap di atas air yang sedang mendidih pada
tekanan 1 atm dan ditandai dengan angka 100. Skala suhu yang ditetapkan
berdasarkan titik lebur es dan titik didih air disebut skala Celcius.
Suhu merupakan ukuran energi kinetik rata-rata partikel dalam suatu
benda. Kelajuan gerak partikel secara bertahap berkurang dengan turunnya
suhu. Saat suhu mencapai kira-kira -273, 16oC, gerak partikel terhenti, sehingga
tidak ada lagi panas yang dapat diukur. Jadi, pada suhu ini energi kinetik
partikel sama dengan nol. Suhu inilah yang merupakan suhu paling rendah
yang mungkin dapat dimiliki oleh suatu benda. Suhu ini disebut nol mutlak.
Skala suhu yang ditetapkan berdasarkan suhu nol mutlak disebut skala Kelvin.

Hubungan antara skala Celsius dan skala Kelvin dapat dinyatakan dengan
persamaan berikut:

dengan tk adalah angka pada skala Kelvin dan tc adalah angka pada skala
Celcius.
Selain termometer dengan skala Celcius dan Kelvin, di Amerika masih
digunakan termometer dengan skala Fahrenheit. Pada skala fahrenheit titik
lebur es diberi angka 32 dan titik didih air diberi angka 212. Hubungan antara
skala Fahrenheit dan skala Celcius dapat dinyatakan dengan persamaan
berikut.

Jenis skala lain yang digunakan pada termometer adalah skala Reamur.
Pada skala Reamur titik beku air adalah 0o R sedangkan titik didih air adalah
80oR. Skala Reamur memiliki 80 satuan derajad. Hubungan antara skala
Reamur dan skala Celcius dapat dinyatakan dengan persamaan berikut:

Hubungan antara skala Celcius, Kelvin, Fahrenheit, dan Reamur secara lebih
jelas dapat dilihat pada gambar 1 berikut:

Gambar 1: Hubungan antara skala Celcius, Kelvin, Fahrenheit, dan Reamur

2. Pemuaian
Pemuaian merupakan gerakan partikel penyusun benda karena mengalami
proses pemanasan. Apabila sebuah benda dipanaskan maka partikel-partikel di
dalamnya akan bergetar lebih kuat dan saling menjauh. Sebaliknya apabila
benda didinginkan, getaran partikel lebih lemah dan partikel-partikel semakin
mendekat. Pemuaian terjadi baik pada zat padat, cair, maupun gas.

a.

Pemuaian Zat Padat


Apabila suatu benda padat dipanaskan, benda tersebut akan memuai ke

segala arah. Pemuaian akan menyebabkan pertambahan ukuran panjang, luas,


dan volume.

Pemuaian Panjang
Untuk benda padat yang luas penampangnya
kecil maka pemuaian terjadi hanya ke arah
memanjangnya

saja.

Pertambahan

panjang

dipengaruhi oleh panjang awal, pertambahan


suhu, dan koefisien muai panjang (). Secara
matematis pemuaian panjang dapat dirumuskan

Gambar 2: Pemuaian Panjang

sebagai berikut:

= pertambahan panjang benda (m)


= panjang akhir benda (m)
= panjang awal benda (m)
= suhu akhir benda (K)
= suhu awal benda (K)
= koefisien muai panjang (K-1)

Pemuaian Luas
Apabila benda padat berbentuk persegi
panjang dipanaskan, terjadi pemuaian dalam
arah memanjang dan arah melebar. Dengan
kata lain, benda padat mengalami pemuaian
luas. Pemuaian luas berbagai zat bergantung
pada koefisien muai luas (), dimana = 2.

Gambar 3: Pemuaian Luas

= pertambahan luas benda (m2)


= luas akhir benda (m2)
= luas awal benda (m2)

Pemuaian Volume
Apabila benda padat berbentuk balok
dipanaskan, maka akan terjadi pemuaian
dalam arah memanjang, melebar, dan
meninggi. Dengan katalain, benda padat
mengalami pemuaian volume. Pemuaian
volume berbagai zat bergantung pada
koefisien muai volume ( ), dimana

Vo : Volume sebelum dipanaskan


Vt : Volume setelah dipanaskan

Gambar 3: Pemuaian Volume

= pertambahan volume benda (m3)


= volume akhir benda (m3)
= volume awal benda (m3)

b. Pemuaian Zat Cair


Zat cair hanya memiliki pemuaian volume. Persamaan untuk menghitung
pemuaian volume zat cair sama dengan persamaan untuk menghitung
pemuaian volume zat padat. Akan tetapi untuk kenaikan suhu yang sama
pemuaian volume zat cair lebih besar daripada pemuaian volume zat padat.

Pada suhu ruang, permukaan


air hanya mengisi setengah dari
wadahnya

Pada 2x suhu ruang, permukaan


air hampir mencapai
permukaan atas wadah

Pada suhu lebih tinggi,


permukaan air sangat tinggi
sehingga air tumpah

Gambar 4: Pemuaian Volume Zat Cair


Apabila es pada suhu -10oC dipanaskan maka es akan memuai sampai es
mencapai suhu 0oC. Di antara suhu 0oC dan 4oC air menyusut dan mencapai
volume minimum pada suhu 4oC. Sewaktu menyusut massa air tetap sehingga
massa jenis mencapai titik maksimum pada suhu 4oC. Di atas suhu 4oC, air akan
memuai kembali jika dipanaskan. Sifat pemuaian air yang tidak teratur ini
disebut anomali air.

Gambar 5: Grafik Anomali Air Pada Suhu 0 4 oC

c.

Pemuaian Gas
Sama halnya dengan zat padat dan cair, gas juga mengalami pemuaian.

Persamaan matematis untuk pemuaian gas dapat ditinjau dari hukum-hukum


berikut:
1) Hukum Boyle
Apabila suhu gas yang berada dalam ruang tertutup dijaga konstan, maka
tekanan gas berbanding terbalik dengan volumenya

2) Hukum Gay Lussac


Apabila volume gas yang berada pada ruang tertutup dijaga konstan,
maka tekanan gas berbanding lurus dengan suhu mutlaknya

3) Hukum Charles
Jika gas dalam ruang tertutup tekanannya dijaga konstan maka volume
gas dalam jumlah tertentu berbanding lurus dengan temperatur
mutlaknya

Dari gabungan ketiga hukum tersebut diperolehlah persamaan gas ideal


sebagai berikut:

1. Kalor
a.

Pengertian dan Persamaan Kalor


Kalor merupakan energi yang berpindah dari benda yang suhunya lebih

tinggi ke benda yang suhunya lebih rendah ketika kedua benda bersentuhan.
Apabila kalor diberikan pada suatu zat, suhu zat tersebut akan naik. Besar kalor
( ) yang dibebaskan/diserap oleh zat berbanding lurus dengan massa zat (m),
perubahan suhu zat (T), dan kalor jenis zat (c). Kalor jenis dapat didefinisikan
sebagai kalor yang diperlukan untuk menaikkan suhu 1 kg suatu zat sebesar 1
K atau 1oC.

b. Kapasitas Kalor
Kapasitas kalor adalah banyak kalor yang diperlukan untuk menaikkan
suhu suatu benda sebesar 1oC.

Jika kapasitas kalor diberi lambang C (huruf besar), maka:

dengan

c.

Asas Black
Dalam perpindahan kalor antar suatu zat berlaku prinsip kekekalan energi,

yaitu kalor yang dilepaskan (


(

) sama dengan kalor yang diterima

).

Persamaan tersebut dikenal sebagai asas black.


d. Kalorimeter
Kalorimeter adalah alat yang digunakan untuk
mengukur kalor. Kalorimeter umumnya digunakan
untuk menentukan kalor jenis suatu zat. Kalorimeter
menggunakan teknik pencampuran dua zat di dalam
suatu wadah. Jika kalor jenis suatu zat diketahui, kalor
jenis zat lain yang dicampur dengan zat tersebut dapat
dihitung.
Gambar 6: Kalorimeter
Sederhana
2. Perubahan Wujud

Gas

Padat
Gambar 7: Perubahan Wujud

Cair

Ketika suatu materi berubah fase dari padat ke cair atau dari cair ke gas,
sejumlah energi tertentu terlibat pada perubahan fase. Kalor yang dibutuhkan
untuk merubah 1 kg zat dari padat menjadi cair disebut kalor lebur, dinyatakan
dengan Lf. Kalor yang dibutuhkan untuk merubah suatu zat dari fase cair ke uap
disebut kalor penguapan, dinyatakan dengan Lv. Kalor lebur dan kalor
penguapan disebut juga dengan kalor laten. Kalor penguapan dan kalor lebur
mengacu pada jumlah kalor yang dilepaskan oleh zat ketika berubah fase dari
cair ke gas atau dari padat ke cair. Kalor ( ) yang terlibat dalam perubahan
fase bergantung pada massa total (m) dan kalor laten (L) zat.

Jika benda panas disentuhkan ke benda dingin, tak lama kemudian suhu
benda panas turun dan suhu benda dingin naik. Hal ini terjadi karena benda
panas memberikan kalor kepada benda dingin. Jadi, kalor berpindah dari
benda yang suhunya tinggi ke benda yang suhunya rendah. Ada tiga cara
perpindahan kalor, yaitu:
1.

Konduksi,

2.

Konvesi (aliran), dan

3.

Radiasi (pancaran).

10

1. Perpindahan kalor secara konduksi


Konduksi merupakan proses perpindahan
kalor tanpa disertai perpindahan partikel.
Berdasarkan kemampuan menghantarkan
kalor, zat dibagi menjadi dua golongan
besar, yaitu konduktor dan isolator.
Konduktor

ialah

zat

yang

mudah

menghantarkan kalor. Sedangkan isolator


ialah zat yang sukar menghantar kalor.

Gambar 7: Konduksi

Laju konduksi kalor melalui sebuah dinding bergantung pada empat besaran,
yaitu :
a.

Beda suhu di antara kedua permukaan

; makin besar beda

suhu makin cepat perpindahan kalor.


b. Ketebalan dinding l; makin tebal dinding makin lambat perpindahan kalor.
c.

Luas permukaan A; makin besar luas permukaan makin cepat


perpindahankalor.

d. Konduktivitas termal zat k, merupakan ukuran kemampuan zat


menghantarkan kalor, makin besar nilai k makin cepat perpindahan kalor.
Banyak kalor

yang melalui dinding selama selang waktu t dinyatakan oleh:

11

2. Perpindahan kalor secara konveksi


Konveksi merupakan proses perpindahan kalor dari satu bagian fluida ke
bagian lain fluida oleh pergerakan fluida itu sendiri.

Gambar 8: Konveksi

Laju kalor

ketika sebuah benda panas memindahkan kalor ke fluida

sekitarnya secara konveksi adalah sebanding dengan luas permukaan benda


(A) yang bersentuhan dengan fluida dan beda suhu

di antara benda dan

fluida. Secara matematis, ditulis:

Dengan h merupakan koefisien konveksi yang nilainya bergantung pada bentuk


dan kedudukan permukaan, yaitu tegak, miring, mendatar, menghadap ke
bawah, atau menghadap ke atas. Nilai h diperoleh secara percobaan.

12

3. Perpindahan kalor secara radiasi


Radiasi

atau

pancaran

adalah

perpindahan energi kalor dalam


bentuk gelombang elektromagnet.
Pada
radiasi

perpindahan
berlaku

kalor

hukum

secara
Stefan-

Boltzmann, yang berbunyi: energi

Gambar 8: Radiasi

yang dipancarkan oleh suatu permukaan hitam dalam bentuk radiasi kalor tiap
satuan waktu (

) sebanding dengan luas permukaan (A) dan sebanding

dengan pangkat empat suhu mutlak permukaan itu (T4). Secara matematis
ditulis:

Tidak semua benda dapat dianggap sebagai benda hitam sempurna. Oleh
karena itu, diperlukan sedikit modifikasi pada persamaan sebelumnya agar
dapat digunakan pada setiap benda. Persamaan Stefan-Boltzmann untuk setiap
benda dapat ditulis:

Dengan e adalah emisivitas. Emisivitas merupakan suatu ukuran seberapa


besar pemancaran radiasi kalor suatu benda dibandingkan dengan benda
hitam sempurna. Emisivitas tidak memiliki satuan, nilainya antara 0 dan 1 (0 e
1) dan bergantung pada jenis zat dan keadaan permukaan.

13

SUHU & PEMUAIAN


Petunjuk Belajar :
Buatlah kelompok belajar yang terdiri dari 4-6 siswa.
Diskusikan permasalahan-permasalahan yang disajikan secara berkelompok.
Bekerjalah dengan jujur, apabila terbukti melakukan
kecurangan/ketidakjujuran maka nilai akan dianggap nol (0).

AYO BERDISKUSI !!!


Diskusikan permasalahan-permasalahan berikut bersama teman kelompok
kalian. Kemukakan gagasan sesuai dengan keyakinan diri kalian dan hargailah
seluruh gagasan teman kalian!
1.a. Ketika kalian secara tidak sengaja menumpahkan air
yang mendidih ke tangan kalian maka tangan kalian
akan merasakan panas dikarenakan suhu air yang
tinggi. Sedangkan ketika tangan kalian memegang es
batu maka tangan kalian akan merasakan dingin
karena es batu memiliki suhu yang rendah. Dari
ilustrasi tersebut, dapatkah kalian memberi definisi
tentang suhu? Gunakan internet atau buku referensi
lain untuk memudahkan kalian dalam menjawab.
Jawab : ..........................................................................................................
......................................................................................................................
......................................................................................................................

14

1.b. Alat yang digunakan untuk mengukur suhu adalah


termometer. Termometer yang paling umum digunakan
adalah termometer yang terbuat dari kaca dan diisi
dengan zat cair. Bagaimana prinsip kerja dari termometer
zat cair tersebut? Zat cair apa saja yang sering digunakan
sebagai pengisi termometer? Gunakan internet atau
buku referensi lain untuk memudahkan kalian dalam
menjawab.Tuliskan jawaban kalian pada tabel berikut!
Jawab : ..........................................................................................................
......................................................................................................................
......................................................................................................................
......................................................................................................................
No.

Zat Cair

Jangkauan

Kelebihan

Kekurangan

...

...

...

...

...

...

...

...

Ukur
1.

...

...

2.

...

...

...

...

...

...

...

...

...

...

Jujur, penuh hormat, dan rajin. Tiga kualitas pribadi pengubah nasib pada
anak muda dan siapa pun. (Mario Teguh)

15

2.

Batang rel kereta api sengaja tidak dipasang


menempel satu sama lain.

Terdapat celah

antara batang rel satu dengan yang lainnya.


Dapatkah kalian memberi alasan mengapa
batang rel kereta api dipasang seperti itu? Apa
yang akan terjadi apabila batang rel kereta api
dipasang menempel satu sama lain?
Jawab : ..........................................................................................................
......................................................................................................................
......................................................................................................................
......................................................................................................................
......................................................................................................................

16

AYO MENCOBA !!!

Sekarang saatnya untuk melakukan percobaan. Silahkan perwakilan tiap


kelompok untuk mengambil alat dan bahan percobaan yang telah disediakan
dengan tertib. Kemudian lakukan percobaan sesuai dengan langkah-langkah
percobaan. Lakukan percobaan dengan cermat dan teliti. Amati setiap
fenomena yang terjadi selama percobaan dengan seksama. Setelah selesai
melakukan percobaan, bersihkan dan rapikan kembali alat-alat percobaan yang
telah kalian gunakan.

1. Tujuan Percobaan :
a) Mengukur suhu zat menggunakan termometer.
b) Menjelaskan faktor yang mempengaruhi pemuaian zat padat.

2. Alat dan Bahan :


Gelas kimia

: 3 buah

Termometer

: 1 buah

Korek Api

: secukupnya

Seperangkat alat Musschenbroek

: 1 set

Tiga batang logam berbeda jenis

: @ 1 buah

Stopwatch

: 1 buah

Spiritus

: secukupnya

Air Panas

: secukupnya

Air Hangat

: secukupnya

Air Dingin/Es

: secukupnya

17

PERCOBAAN 1 :
Di atas meja praktikum disediakan tiga jenis zat dengan suhu yang berbedabeda. Dapatkah kalian mengukur suhu ketiga zat cair tersebut? Tuliskan hasil
pengukuran kalian pada tabel berikut!
AGAR TERMOMETER TIDAK PECAH, DIAMKAN TERMOMETER
SELAMA BEBERAPA MENIT SEBELUM MENGGUNAKANNYA KEMBALI

No.

Jenis Zat

Suhu (oC)

1.

...

...

2.

...

...

3.

...

...

Setelah menuliskan data hasil percobaan, diskusikan pertanyaan berikut


dengan teman sekelompok kalian. Coba kemukakan pendapat kalian dan
hargailah seluruh pendapat teman sekelompok kalian. Kalian dapat
menggunakan buku cetak maupun internet sebagai referensi tambahan.

18

Pertanyaan
Dari hasil pengukuran suhu yang telah kalian peroleh, berapa suhu yang akan
ditunjukkan oleh termometer apabila dikonversikan dalam bentuk skala oF,oR,
dan K? Tulis hasil perhitungan kalian pada tabel berikut!
Suhu
No.

Jenis Zat
o

1.

...

...

...

...

...

2.

...

...

...

...

...

3.

...

...

...

...

...

Bila kau tak tahan lelahnya belajar, maka kau harus tahan
menanggung perihnya kebodohan (Imam Syafii)

19

PERCOBAAN 2 :
Sebelum melakukan percobaan, rumuskan dan tuliskan hipotesis percobaan
pada kolom yang telah disediakan! Kemudian, lakukanlah percobaan berikut
untuk menguji hipotesis kalian.

Alat Muschenbrock merupakan


salah satu alat yang digunakan
untuk menunjukkan pemuaian
pada zat padat. Alat ini terdiri
dari tiga batang logam sama
panjang yang berbeda jenis
(alumunium,

tembaga,

dan

besi). Apabila ketiga batang logam yang berbeda jenis dan sama panjang
tersebut dipanaskan hingga mengalami kenaikan suhu yang sama, maka apa
yang terjadi pada ketiga batang tersebut setelah dilakukan pemanasan?
Apakah terdapat perubahan skala yang ditunjukkan oleh masing-masing
jarum? Lakukan percobaan dengan cermat dan teliti. Amati setiap fenomena
yang terjadi selama percobaan, bersihkan dan kembalikan alat-alat
percobaan ke tempat semula. Isikan data hasil percobaan pada tabel berikut!
BERHATI-HATILAH DALAM MENGGUNAKAN PEMBAKAR
SPIRITUS. LAKUKAN PERCOBAAN SESUAI PROSEDUR UNTUK
MENGHINDARI KECELAKAAN!

20

Tuliskan data hasil percobaan kalian sesuai dengan keadaan yang


sebenarnya. Jangan memanipulasi data hasil percobaan atau
bahkan mencontek data hasil percobaan kelompok lain!
No.

Jenis Logam

Skala (O)

1.

Alumunium

...

2.

Tembaga

...

3.

Besi

...

Setelah menuliskan data hasil percobaan, diskusikan


pertanyaan-pertanyaan berikut dengan teman sekelompok
kalian. Coba kemukakan pendapat kalian dan hargailah
seluruh pendapat teman sekelompok kalian. Kalian dapat
menggunakan buku cetak maupun internet sebagai referensi
tambahan.

Pertanyaan
1. Mengapa jarum penunjuk skala mulai bergerak ketika ketiga logam
dipanaskan?
Jawab : ...............................................................................................................
...........................................................................................................................
...........................................................................................................................
...........................................................................................................................
...........................................................................................................................

21

2. Apakah skala yang ditunjukkan jarum setelah proses pemanasan sama


untuk ketiga jenis logam? Apabila skala yang ditunjukkan berbeda, mengapa
hal tersebut dapat terjadi? Jelaskan jawaban kalian secara rinci!
Jawab : ...............................................................................................................
...........................................................................................................................
...........................................................................................................................
...........................................................................................................................
...........................................................................................................................
3. Tuliskan kesimpulan percobaan sesuai dengan hasil percobaan yang telah
kalian peroleh!
Jawab : ...............................................................................................................
...........................................................................................................................
...........................................................................................................................
...........................................................................................................................
...........................................................................................................................

AYO JELASKAN !!!

Lengkapilah lembar kerja praktikum kalian sesuai dengan data hasil percobaan
yang sebenar-benarnya dan kerjakan seluruh pertanyaan tanpa melihat hasil
pekerjaan kelompok lain. Kemudian presentasikan hasil diskusi kelompok kalian
di depan kelas. Kemukakan pendapat kalian dengan percaya diri dan hargailah
seluruh saran, pertanyaan, maupun kritik dari siswa lain.

22

AYO BERLAT IH SOAL !!!


Kerjakanlah soal-soal berikut dengan benar dan tepat. Berdiskusilah dengan
teman atau guru apabila menemui kesulitan dalam mengerjakan. Bacalah
buku catatan, buku paket, atau artikel di internet sebagai referensi.

1.

Suhu suatu benda adalah 68oF. Berapakah suhunya apabila diukur dengan:
a) Skala Celcius?
b) Skala Kelvin?

2.

Makhluk dari angkasa luar mendarat di bumi. Dalam skala suhu mereka,
titik lebur es adalah 15oX dan titik uap adalah 165oX. Termometer mereka
menunjukkan suhu di bumi adalah 42oX. Berapakah suhu tersebut pada
skala Celcius?

3.

Sebatang baja yang panjangnya 4 m bertambah panjang 2 mm ketika


dipanaskan

hingga

mengalami

kenaikan

suhu

40oC.

Berapakah

pertambahan panjang dari sebatang baja kedua yang panjangnya 2 m


ketika dipanaskan hingga mengalami kenaikan suhu 20oC?
4.

Sebuah botol gelas dengan volume 250 cm3 diisi penuh dengan air bersuhu
50oC. Kemudian botol tersebut dipanaskan hingga suhunya mencapai
60oC. Tentukan banyaknya air yang tumpah apabila pemuaian botol :
a) diabaikan
b) diperhitungkan

5.

Suatu gas berada dalam ruangan tertutup kaku pada suhu 42 oC dan
tekanan 7 atm. Apabila gas dipanasi hingga suhu 87oC dan volume gas
selama proses dijaga konstan, berapakah tekanan gas sekarang?
Aku tak punya bakat khusus. Aku hanya dipenuhi hasrat
akan rasa penasaran (Albert Einstein)

23

MARI CARI TAHU !!!


Buatlah sebuah artikel maksimal 2 halaman folio (1 lembar bolak-balik)
tentang manfaat pemuaian pada kehidupan sehari-hari! Kerjakan secara
mandiri tanpa melihat hasil pekerjaan siswa lain. Gunakan buku cetak
maupun internet sebagai referensi.
ARTIKEL DIKUMPULKAN MAKSIMAL SATU MINGGU SETELAH TUGAS
DIBERIKAN, KETERLAMBATAN PENGUMPULAN BERPENGARUH PADA
NILAI YANG AKAN DIBERIKAN.

WAKTUNYA KUIS !!!


Jawablah secara cepat dan tepat soal-soal yang diberikan oleh guru.
Kemukakan jawaban kalian secara lantang. Siswa yang menjawab soal dengan
tepat akan mendapat bonus nilai.

24

Kalor
Petunjuk Belajar :
Buatlah kelompok belajar yang terdiri dari 4-6 siswa.
Diskusikan permasalahan-permasalahan yang disajikan secara berkelompok.
Bekerjalah dengan jujur, apabila terbukti melakukan kecurangan/ketidakjujuran
maka nilai akan dianggap nol (0).

AYO BERDISKUSI !!!


Diskusikan permasalahan-permasalahan berikut bersama teman kelompok
kalian. Kemukakan gagasan sesuai dengan keyakinan diri kalian dan hargailah
seluruh gagasan teman kalian!
1.

Ketika kalian hendak membuat secangkir teh panas,


kalian menuangkan air panas ke dalam cangkir yang
berisi gula. Sesaat setelah air panas dituangkan
kalian memegang cangkir tersebut, apa yang tangan
kalian rasakan? Apakah terdapat perbedaan pada
cangkir sebelum dan sesudah air panas dituangkan?
Tahukah kalian mengapa hal tersebut dapat terjadi?
Jawab : ............................................................................................................
.........................................................................................................................
.........................................................................................................................
.........................................................................................................................
.........................................................................................................................
.........................................................................................................................
.........................................................................................................................

25

2.

Suatu hari kalian hendak memanaskan air dalam


teko dengan kompor gas, makin besar nyala api
maka makin besar pula kalor yang diberikan api
pada air dalam teko.
a. Manakah yang lebih cepat, mendidihkan 1 L air dengan api kecil atau
api besar? Mengapa?
Jawab : .......................................................................................................
....................................................................................................................
....................................................................................................................
....................................................................................................................
b. Kalian memanaskan 1 L air dan 2 L air pada kompor gas dengan besar
nyala api yang sama, air manakah yang lebih dahulu mendidih?
Mengapa?
Jawab : .......................................................................................................
....................................................................................................................
....................................................................................................................
....................................................................................................................
c. Faktor-faktor apa sajakah yang mempengaruhi kenaikan suhu pada
suatu zat?
Jawab : .......................................................................................................
....................................................................................................................
....................................................................................................................
....................................................................................................................

Lebih baik aku dikenal hanya oleh satu orang karema kejujuranku,
daripada dikenal oleh satu juta orang karena ketidak-jujuran
(Deddy Corbuzier)

26

3.

Suatu hari kalian pergi berlibur ke pemandian air


panas yang berada

di kawasan Tangkuban

Perahu. Disana kalian merendam kaki kalian


pada salah satu kolam air panas. Sesaat setelah
kaki kalian menyentuh air maka kaki kalian akan
merasakan panas, namun lama kelamaan kaki
kalian akan merasa terbiasa dengan suhu air
panas tersebut dan tidak merasa kepanasan lagi.
Perisitiwa ini berkaitan dengan salah satu konsep
kalor yaitu Asas Black. Bagaimana bunyi dari
hukum Asas Black? Jelaskan keterkaitan antara
hukum Asas Black dengan peristiwa tersebut!
Gunakan internet atau buku referensi lain untuk memudahkan kalian
dalam menjawab.
Jawab : ...........................................................................................................
.........................................................................................................................
.........................................................................................................................
.........................................................................................................................

27

AYO MENCOBA !!!

Sekarang saatnya untuk melakukan percobaan. Silahkan perwakilan tiap


kelompok untuk mengambil alat dan bahan percobaan yang telah disediakan
dengan tertib. Kemudian lakukan percobaan sesuai dengan langkah-langkah
percobaan. Lakukan percobaan dengan cermat dan teliti. Amati setiap
fenomena yang terjadi selama percobaan dengan seksama. Setelah selesai
melakukan percobaan, bersihkan dan rapikan kembali alat-alat percobaan yang
telah kalian gunakan.

1.

Tujuan Percobaan :
Menjelaskan hubungan antara massa zat (m), kenaikan suhu (T) , dan
kalor jenis zat (c) terhadap jumlah kalor (Q).

2.

Alat dan Bahan Percobaan :


a) Gelas Kimia

: 1 buah

b) Termometer

: 1buah

c) Pembakar Spiritus

: 1 set

d) Kasa Besi

: 1 buah

e) Kaki Tiga

: 1 buah

f) Stopwatch

: 1buah

g) Korek Api

: secukupnya

h) Air

: secukupnya

i) Alkohol

: secukupnya

BERHATI-HATILAH DALAM MENGGUNAKAN ALAT-ALAT


LABORATORIUM. APABILA PECAH/RUSAK MAKA
PRAKTIKAN WAJIB MENGGANTINYA.

28

PERCOBAAN 1 :
Air dengan volume yang berbeda (15 mL, 20 mL, 25 mL) dan
suhu awal sama dipanaskan selama tiga menit di atas
pembakar spiritus. Bagaimana suhu air setelah dipanaskan?
Dapatkah kalian menghitung kenaikan suhu dari masing-masing
air setelah dipanaskan?
Lakukanlah percobaan tersebut untuk menyelidiki hubungan
antara kenaikan suhu (T) dan massa air (m) untuk jumlah kalor
(Q) yang tetap. Sebelum melakukan percobaan, rumuskan dan
tuliskan hipotesis percobaan kalian pada kolom berikut!

Pada percobaan yang akan kalian lakukan, volume air merupakan variabel
bebas, kenaikan suhu merupakan variabel terikat, sedangkan jumlah kalor
merupakan variabel kontrol yang dijaga tetap. Lakukan percobaan dengan
cermat dan teliti. Amati setiap fenomena yang terjadi selama percobaan,
bersihkan dan kembalikan alat-alat percobaan ke tempat semula. Isikan data
hasil percobaan pada tabel berikut!
BERHATI-HATILAH DALAM MENGGUNAKAN PEMBAKAR
SPIRITUS. LAKUKAN PERCOBAAN SESUAI PROSEDUR
UNTUK MENGHINDARI KECELAKAAN!
AGAR TERMOMETER TIDAK PECAH, DIAMKAN
TERMOMETER SELAMA BEBERAPA MENIT SEBELUM
MENGGUNAKANNYA KEMBALI

29

Massa Air

Suhu Awal T0

Suhu Akhir T

Kenaikan Suhu

(kg)

(oC)

(oC)

T = T - T0

1.

...

...

...

...

2.

...

...

...

...

3.

...

...

...

...

No.

Setelah menuliskan data hasil percobaan, diskusikan pertanyaan berikut


dengan teman sekelompok kalian. Coba kemukakan pendapat kalian dan
hargailah seluruh pendapat teman sekelompok kalian. Kalian dapat
menggunakan buku cetak maupun internet sebagai referensi tambahan.

Pertanyaan
1.

Apabila volume air sebanding dengan massa air dan banyaknya kalor yang
diberikan sebanding dengan lamanya pemanasan, maka bagaimana
hubungan antara kenaikan suhu air dengan massa air? Dari data
percobaan yang telah kalian peroleh, buatlah grafik kenaikan suhu (T)
terhadap massa air (m)!
Jawab : ............................................................................................................
.........................................................................................................................
.........................................................................................................................

2.

Buatlah kesimpulan dari percobaan yang telah kalian lakukan!


Jawab : ............................................................................................................
.........................................................................................................................
.........................................................................................................................

30

PERCOBAAN 2 :
Air dengan volume 20 mL dipanaskan di atas pembakar
spiritus dengan waktu pemanasan yang berbeda-beda
yaitu : 2 menit, 4 menit, dan 6 menit. Bagaimana suhu
air setelah dipanaskan? Air yang dipanaskan selama
berapa lama yang mengalami kenaikan suhu tertinggi?
Lakukanlah percobaan tersebut untuk menyelidiki
hubungan antara kenaikan suhu dan kalor (Q) yang
diberikan untuk massa air (m) tetap. Sebelum
melakukan

percobaan,

rumuskan

dan

tuliskan

hipotesis percobaan kalian pada kolom berikut!


Bacalah buku paket atau artikel di internet sebagai
referensi.

Dalam percobaan ini, kalor (Q) merupakan variabel bebas dan besarnya diukur
dari lamanya waktu pemanasan, kenaikan suhu (T) sebagai variabel terikat,
dan massa air (m) sebagai variabel kontrol.

Jika disiplin diri tidak mampu kita tegakkan dengan tegas dan keras
mana mungkin sukses bisa kita raih (Andrie Wongso)

31

Lakukan percobaan dengan cermat dan teliti. Amati setiap fenomena yang
terjadi selama percobaan, bersihkan dan kembalikan alat-alat percobaan ke
tempat semula. Isikan data hasil percobaan pada tabel berikut!

No.

Waktu Pemanasan Suhu Awal T0

Suhu Akhir T

Kenaikan
Suhu

t (sekon)

(oC)

(oC)

1.

...

...

...

...

2.

...

...

...

...

3.

...

...

...

...

Setelah

menuliskan

data

hasil

percobaan,

T = T - T0

diskusikan

pertanyaan berikut dengan teman sekelompok kalian. Coba


kemukakan pendapat kalian dan hargailah seluruh pendapat
teman sekelompok kalian. Kalian dapat menggunakan buku
cetak maupun internet sebagai referensi tambahan.

Pertanyaan
1.

Apabila banyaknya kalor yang diberikan sebanding dengan lamanya


pemanasan, maka bagaimana hubungan antara kenaikan suhu air dengan
waktu pemanasan? Dari data percobaan yang telah kalian peroleh, buatlah
grafik kenaikan suhu (T) terhadap selang waktu pemanasan (t)!
Jawab : ............................................................................................................
.........................................................................................................................

32

2.

Buatlah kesimpulan dari percobaan yang telah kalian lakukan!


Jawab : ............................................................................................................
.........................................................................................................................
.........................................................................................................................
.........................................................................................................................

PERCOBAAN 3 :
20 mL air dan 20 mL alkohol dipanaskan di atas
pembakar spiritus hingga mengalami kenaikan suhu
yang sama. Dari kedua zat cair tersebut, manakah
yang lebih cepat mengalami kenaikan suhu?
Lakukanlah percobaan tersebut untuk menyelidiki
hubungan antara jenis zat dan kalor (Q) yang
diberikan untuk massa air (m) dan kenaikan suhu
(T)

tetap.

Sebelum

melakukan

percobaan,

rumuskan dan tuliskan hipotesis percobaan kalian


pada kolom berikut! Bacalah buku paket atau
artikel di internet sebagai referensi.

33

Dalam percobaan ini, jenis zat merupakan variabel bebas, kalor (Q) yang
dihitung dari waktu pemanasan sebagai variabel terikat, dan massa air (m) serta
kenaikan suhu (T) sebagai variabel kontrol.
Lakukan percobaan dengan cermat dan teliti. Amati setiap fenomena yang
terjadi selama percobaan, bersihkan dan kembalikan alat-alat percobaan ke
tempat semula. Isikan data hasil percobaan pada tabel berikut!

No.

Jenis Zat

Suhu Awal

Suhu Akhir

T0 (oC)

T (oC)

Kenaikan

Waktu

Suhu

Pemanasan t

T = T - T0

(sekon)

1.

...

...

...

...

...

2.

...

...

...

...

...

Setelah menuliskan data hasil percobaan, diskusikan pertanyaan berikut


dengan teman sekelompok kalian. Coba kemukakan pendapat kalian
dan hargailah seluruh pendapat teman sekelompok kalian. Kalian dapat
menggunakan buku cetak maupun internet sebagai referensi tambahan.

Pertanyaan
1.

Apakah waktu yang digunakan untuk menaikkan suhu sama untuk kedua
jenis zat? Apabila interval waktu pemanasan sebanding dengan jumlah
kalor yang diperlukan, maka bagaimana hubungan antara jenis zat dengan
jumlah kalor?
Jawab : ...........................................................................................................
.........................................................................................................................

34

2.

Buatlah kesimpulan dari percobaan yang telah kalian lakukan!


Jawab : ............................................................................................................
.........................................................................................................................
.........................................................................................................................

Tuliskan kesimpulan dari ketiga percobaan yang telah kalian lakukan pada
kolom berikut. Kalian juga dapat menuliskan pertanyaan-pertanyaan seputar
materi pembelajaran pada kolom di bawah ini.

AYO JELASKAN !!!

Lengkapilah lembar kerja praktikum kalian sesuai dengan data hasil percobaan
yang sebenar-benarnya dan kerjakan seluruh pertanyaan tanpa melihat hasil
pekerjaan kelompok lain. Kemudian presentasikan hasil diskusi kelompok
kalian di depan kelas. Kemukakan pendapat kalian dengan percaya diri dan
hargailah seluruh saran, pertanyaan, maupun kritik dari siswa lain.

35

PERUBAHAN WUJUD
Petunjuk Belajar :
Buatlah kelompok belajar yang terdiri dari 4-6 siswa.
Diskusikan permasalahan-permasalahan yang disajikan secara berkelompok.
Bekerjalah dengan jujur, apabila terbukti melakukan kecurangan/ketidakjujuran
maka nilai akan dianggap nol (0).

AYO BERDISKUSI !!!


Diskusikan permasalahan-permasalahan berikut bersama teman kelompok
kalian. Kemukakan gagasan sesuai dengan keyakinan diri kalian dan hargailah
seluruh gagasan teman kalian!
1.

Ketika sedang mati listrik kalian menyalakan lilin sebagai


penerang. Sebelum lilin dinyalakan, lilin masih berwujud
padat. Kemudian saat api mulai membakar sumbu lilin
maka sedikit demi sedikit lilin akan berubah wujud,
perubahan wujud apa yang terjadi? Mengapa hal tersebut
dapat terjadi? Bagaimana dengan suhu lilin ketika terjadi
perubahan wujud?
Jawab : ............................................................................................................
.........................................................................................................................
.........................................................................................................................
.........................................................................................................................
.........................................................................................................................
.........................................................................................................................

36

2.

Selain lilin yang meleleh saat dibakar, dapatkah kalian


menjelaskan contoh lain dari perubahan wujud pada
kehidupan sehari-hari?
Jawab : ............................................................................................................
.........................................................................................................................
.........................................................................................................................
.........................................................................................................................
.........................................................................................................................
Suatu zat yang menerima maupun malepas kalor dapat mengalami
perubahan wujud. Terdapat beberapa jenis perubahan wujud zat. Agar
kalian lebih paham tentang perubahan wujud zat, lengkapilah diagram
berikut! Gunakan internet atau buku referensi lain untuk memudahkan
kalian dalam menjawab.
Jawab :

CAIR
1. ...
.

2. ...
.

PADAT
A. Perubahan wujud yang melepas

3. ...
.
4. ...
.

5. ...
.

6. ...
.

GAS
B. Perubahan wujud yang menerima

kalor

kalor

a. ...

a. ...

b. ...

b. ...

c. ...

c. ...

37

AYO MENCOBA !!!

Sekarang saatnya untuk melakukan percobaan. Silahkan perwakilan tiap


kelompok untuk mengambil alat dan bahan percobaan yang telah disediakan
dengan tertib. Kemudian lakukan percobaan sesuai dengan langkah-langkah
percobaan. Lakukan percobaan dengan cermat dan teliti. Amati setiap
fenomena yang terjadi selama percobaan dengan seksama. Setelah selesai
melakukan percobaan, bersihkan dan rapikan kembali alat-alat percobaan yang
telah kalian gunakan.

1. Tujuan Percobaan :
Menjelaskan peristiwa perubahan wujud dan karakteristiknya.
2. Alat dan Bahan Percobaan :
Gelas Kimia

: 1 buah

Termometer

: 1 buah

Pembakar Spiritus

: 1 buah

Kasa Besi

: 1 buah

Kaki Tiga

: 1 buah

Stopwatch

: 1 buah

Korek Api

: secukupnya

Es Batu

: secukupnya

BERHATI-HATILAH DALAM MENGGUNAKAN ALAT-ALAT


LABORATORIUM. APABILA PECAH/RUSAK MAKA PRAKTIKAN
WAJIB MENGGANTINYA.

38

LANGKAH KERJA :
Apabila es batu dengan massa tertentu dan suhu dibawah 0 oC
dipanaskan di atas pembakar spiritus selama interval waktu
tertentu, apa yang akan terjadi dengan es batu tersebut?
Bagaimana suhu dan wujud es setelah dipanaskan? Apa yang
akan terjadi apabila es terus menerus dipanaskan?
Lakukanlah percobaan tersebut untuk menyelidiki hubungan
antara kalor dengan perubahan wujud. Sebelum melakukan
percobaan, rumuskan dan tuliskan hipotesis percobaan
kalian pada kolom berikut! Bacalah buku paket atau artikel
di internet sebagai referensi.

Lakukan percobaan dengan cermat dan teliti. Amati setiap fenomena yang
terjadi selama percobaan, bersihkan dan kembalikan alat-alat percobaan ke
tempat semula. Isikan data hasil percobaan pada tabel berikut!

39

Waktu t

Keadaan

Suhu T (oC)

1.

Sebelum es dipanaskan

...

...

...

2.

Es mulai mencair

...

...

...

3.

Seluruh es mencair

...

...

...

4.

Air mendidih

...

...

...

5.

Seluruh air menjadi uap air

...

...

...

No.

(sekon)

Wujud Zat

Dari data hasil percobaan di atas, gambarkan grafik hubungan antara waktu
(t) dengan suhu (T) pada kolom berikut!

Suhu (oC)

Waktu (s)

40

Setelah menuliskan data hasil percobaan, diskusikan pertanyaan


berikut dengan teman sekelompok kalian. Coba kemukakan
pendapat kalian dan hargailah seluruh pendapat teman sekelompok
kalian. Kalian dapat menggunakan buku cetak maupun internet
sebagai referensi tambahan.

Pertanyaan
1.

Bagaimana wujud es setelah dipanaskan? Apakah terjadi perubahan


wujud? Perubahan wujud apa saja yang terjadi?
Jawab : ............................................................................................................
.........................................................................................................................
.........................................................................................................................

2.

Dari data percobaan yang telah kalian peroleh, apakah suhu suatu zat
berubah ketika terjadi perubahan wujud? Mengapa hal tersebut dapat
terjadi?
Jawab : ............................................................................................................
.........................................................................................................................
.........................................................................................................................
.........................................................................................................................

3.

Kesimpulan apa yang kalian peroleh setelah melakukan percobaan?


Jawab : ............................................................................................................
.........................................................................................................................
.........................................................................................................................

41

AYO JELASKAN !!!

Lengkapilah lembar kerja praktikum kalian sesuai dengan data hasil percobaan
yang sebenar-benarnya dan kerjakan seluruh pertanyaan tanpa melihat hasil
pekerjaan kelompok lain. Kemudian presentasikan hasil diskusi kelompok kalian
di depan kelas. Kemukakan pendapat kalian dengan percaya diri dan hargailah
seluruh saran, pertanyaan, maupun kritik dari siswa lain.

AYO BERLAT IH SOAL !!!


Kerjakanlah soal-soal berikut dengan benar dan tepat. Berdiskusilah dengan
teman atau guru apabila menemui kesulitan dalam mengerjakan. Bacalah
buku catatan, buku paket, atau artikel di internet sebagai referensi.
Data:
Kalor jenis air = 4200 J/kg K

Kalor jenis tembaga = 390 J/kg K

Kalor jenis es = 2100 J/kg K

Kalor jenis alumunium = 900 J/kg K

Kalor jenis uap air = 2010 J/kg K

Kalor lebur es = 334 x 103 J/kg

Kalor jenis baja = 450 J/kg K

Kalor didih air = 2256 x 103 J/kg

1.

Berapa kalor yang harus ditambahkan pada 4,0 x 10-3 kg bola baja untuk
menaikkan suhunya dari 20 oC menjadi 70 oC?

2.

Sebanyak 60 kg air panas pada suhu 82 oC mengalir ke dalam bak mandi.


Untuk menurunkan suhunya, 300 kg air dingin pada 10 oC ditambahkan ke
dalam bak tersebut. Berapa suhu akhir campuran?

42

3.

Total 0,8 kg air pada 20oC dimasukkan ke dalam ketel listrik 1 kW. Berapa
lama waktu yang diperlukan untuk menaikkan suhu air sampai 100 oC?

4.

Sebuah batang tembaga bermassa 100 g dipanasi sampai 100 oC dan


kemudian dipindahkan ke sebuah bejana tembaga bermassa 50,0 g yang
mengandung 200 g air pada 10,0 oC. Apabila kalor yang hilang ke
lingkungan sekitar diabaikan maka berapa suhu akhir air setelah diaduk
secara merata?

5.

Suhu (oC)

Sebuah tabung uji yang mengandung 0,10 kg


bubuk contoh dipanasi selama beberapa
menit oleh sebuah pembakar bunsen yang 80
memberikan kalor pada laju konstan 50 J/s.
Suhu dari isi tabung uji dicatat pada selangselang waktu yang sama dan didapatkan

20

grafik suhu terhadap waktu seperti pada

gambar berikut.
a.

150
A

Waktu (s)
450
B

Apa yang terjadi dengan zat selama selang OA dan AB?

b. Hal penting apakah yang ditunjukkan oleh waktu AB yang lebih besar
daripada waktu OA?
c.

Hitung kalor jenis dan kalor lebur bubuk contoh, dengan menganggap
bahwa semua kalor yang disuplai oleh pembakar bunsen diberikan
seluruhnya kepada bubuk.

6.

Berapa kalor yang diperlukan agar 5 kg es pada -20 oC menjadi uap air
seluruhnya pada 120 oC?

7.

Dalam sebuah bejana yang massanya diabaikan, dimasukkan 100 g air yang
suhunya 45 oC dicampur dengan 100 g es yang suhunya -4oC. Pada saat

43

kesetimbangan termal dicapai, hanya 50% es yang melebur. Jika diketahui


kalor jenis es = 0,5 kal/goC, kalor jenis air = 1 kal/goC, hitung:
a.

kalor yang diperlukan untuk melebur 50% es.

b. Kalor lebur es (dalam kal/g)


8.

Sebanyak 100 g es pada suhu -5 oC dicampur dengan 200 g air dengan


suhu 30 oC pada tekanan 1 atm. Kalor jenis es 0,5 kal/g oC dan kalor lebur
es 80 kal/g. Jika hanya terjadi pertukaran kalor antara air dan es, tentukan
massa es yang melebur!

9.

Seorang siswa ingin menentukan kalor jenis suatu paduan logam baru,
sebanyak 100 g logam tersebut dipanaskan hingga 180 oC dan segera
dicelupkan ke dalam 240 g air 20 oC yang terdapat dalam kalorimeter
alumunium. Jika suhu akhir logam paduan adalah 36 oC, hitung kalor jenis
logam tersebut!

10. Dua kalorimeter A dan B yang sama berisi air dengan volume yang sama
pada suhu 30 oC. Sebanyak 5 g Al dicelupkan ke A dan 5 g logam campuran
dicelupkan ke B. Suhu seimbang dalam A adalah 32 oC, sedangkan dalam B
adalah 31,5 oC. Suhu awal kedua logam adalah sama yaitu 50 oC. Jika kalor
jenis Al sekitar 0,89 J/gK, maka tentukan kalor jenis dari logam campuran!

Pengetahuan saja tidak cukup, kita harus mempraktekkan apa yang


kita tahu tersebut. Niat saja juga tidak cukup, kita harus juga
melakukannya (Bruce Lee)

44

MARI CARI TAHU !!!


Buatlah sebuah artikel maksimal 2 halaman folio (1 lembar bolak-balik)
tentang manfaat kalor dan perubahan wujud pada kehidupan sehari-hari!
Kerjakan secara mandiri tanpa melihat hasil pekerjaan siswa lain. Gunakan
buku cetak maupun internet sebagai referensi.

ARTIKEL DIKUMPULKAN MAKSIMAL SATU MINGGU SETELAH TUGAS


DIBERIKAN, KETERLAMBATAN PENGUMPULAN BERPENGARUH PADA
NILAI YANG AKAN DIBERIKAN.

WAKTUNYA KUIS !!!


11. Jawablah secara cepat dan tepat soal-soal yang diberikan oleh guru.
12.
Kemukakan
jawaban kalian secara lantang. Siswa yang menjawab soal dengan
tepat akan mendapat bonus nilai.

45

Perpindahan kalor
Petunjuk Belajar :
AYO BERPIKIR
Buatlah kelompok belajar yang terdiri dari 4-6 siswa.
Diskusikan permasalahan-permasalahan yang disajikan secara berkelompok.
Bekerjalah dengan jujur, apabila terbukti melakukan kecurangan/ketidakjujuran
maka nilai akan dianggap nol (0).

AYO BERDISKUSI !!!


Berdiskusilah dengan teman sekelompok kalian untuk menjawab
permasalahan yang diberikan. Kemukakan gagasan sesuai dengan keyakinan
kalian dan hargailah gagasan teman kalian!
1.

Perhatikan gambar berikut!


Gambar tersebut merupakan ilustrasi
dari peristiwa perpindahan kalor. Ketika
api dinyalakan, air yang semula dingin
lama-kelamaan akan menjadi panas
karena suhunya meningkat. Selain itu,
panci yang digunakan untuk menampung air dan badan kalian yang berada
didekat nyala api juga ikut merasakan panas. Mengapa hal tersebut dapat
terjadi? Perpindahan kalor apa sajakah yang terlibat dalam peristiwa
tersebut? Diskusikan permasalah ini secara berkelompok. Gunakanlah
buku teks maupun internet sebagai referensi tambahan untuk menjawab
permasalahan ini.
Jawab : ............................................................................................................
.........................................................................................................................

46

2.

Selain

peristiwa

tersebut, dapatkah

kalian

menyebutkan dan menjelaskan contoh lain dari


perpindahan kalor dalam kehidupan sehari-hari?
Diskusikanlah secara berkelompok. Gunakanlah
buku teks maupun internet sebagai referensi
tambahan.
Jawab : ............................................................................................................
.........................................................................................................................
.........................................................................................................................
.........................................................................................................................
.........................................................................................................................
.........................................................................................................................

Kurangi rasa ingin tahu Anda tentang orang,


perbanyaklah rasa ingin tahu tentang ide, gagasan, dan
pemikiran (Marie Curie)

47

AYO MENCOBA !!!

Sekarang saatnya untuk melakukan percobaan. Silahkan perwakilan tiap


kelompok untuk mengambil alat dan bahan percobaan yang telah disediakan
dengan tertib. Kemudian lakukan percobaan sesuai dengan langkah-langkah
percobaan. Lakukan percobaan dengan cermat dan teliti. Amati setiap
fenomena yang terjadi selama percobaan dengan seksama. Setelah selesai
PERCOBAAN
1
melakukan percobaan,
bersihkan dan rapikan kembali alat-alat percobaan yang
telah kalian gunakan.

KONDUKSI
1.

Tujuan Percobaan :
a. Menjelaskan peristiwa perpindahan kalor secara konduksi.
b. Menentukan faktor-faktor yang berpengaruh pada peristiwa
perpindahan kalor secara konduksi.

2.

Alat dan Bahan Percobaan :


Lilin atau lampu bunsen

: 1 buah

Batang besi

: 1 buah

Kaca

: 1 buah

Stopwatch

: 1 buah

Kain

: secukupnya

Plastisin

: secukupnya

AGAR TIDAK MUDAH RUSAK, SETELAH


MELAKSANAKAN PRAKTIKUM BERSIHKAN DAN
KEMBALIKAN ALAT PRAKTIKUM KE TEMPAT YANG
TELAH DISEDIAKAN !

48

PERCOBAAN 1
Sebelum melakukan percobaan, rumuskan dan tuliskan hipotesis percobaan
pada kolom yang telah disediakan! Kemudian, lakukanlah percobaan berikut
untuk menguji hipotesis kalian.

Batang besi dipanaskan salah satu ujungnya di


atas lampu bunsen yang menyala. Setelah satu
menit, batang besi tersebut diletakkan kembali di
atas meja. Rabalah dengan hati-hati

bagian

batang besi yang tidak langsung terkena panas


(titik A) dari lilin yang menyala, apa yang kalian
rasakan?

JANGAN LUPA MENGGUNAKAN KAIN UNTUK MEMEGANG


BATANG BESI AGAR TANGAN KALIAN TIDAK TERKENA
PANAS SECARA LANGSUNG !

Lakukan percobaan dengan cermat dan teliti. Amati setiap fenomena yang
terjadi selama percobaan, bersihkan dan kembalikan alat-alat percobaan ke
tempat semula. Isikan data hasil percobaan pada tabel berikut!

49

Keadaan Batang Besi yang Tidak Terkena Panas Lilin Secara Langsung (Titik A)
Sesaat Setelah Dipanaskan

Setelah Dipanaskan Selama 1 Menit

...

...

Setelah menuliskan data hasil percobaan, diskusikan


pertanyaan-pertanyaan berikut dengan teman sekelompok
kalian. Coba kemukakan pendapat kalian dan hargailah
seluruh pendapat teman sekelompok kalian. Kalian dapat
menggunakan buku cetak maupun internet sebagai
referensi tambahan.

Pertanyaan
1. Bagaimana perubahan yang terjadi pada batang besi bagian A sesaat dan
setelah satu menit dipanaskan? Mengapa hal tersebut dapat terjadi?
Jawab :...............................................................................................................
...........................................................................................................................
...........................................................................................................................
...........................................................................................................................
2. Kesimpulan apa yang dapat kalian ambil dari percobaan ini?
Jawab :...............................................................................................................
...........................................................................................................................
...........................................................................................................................
...........................................................................................................................

50

PERCOBAAN 2
Sebelum melakukan percobaan, rumuskan dan tuliskan hipotesis percobaan
pada kolom yang telah disediakan! Kemudian, lakukanlah percobaan berikut
untuk menguji hipotesis kalian.

Apa yang akan terjadi apabila batang besi yang


telah diberi plastisin pada jarak 5 cm, 10 cm, dan
15 cm dari salah satu ujungnya dipanaskan di atas
lilin yang menyala selama beberapa menit seperti
pada gambar di samping? Plastisin pada jarak
berapakah yang terlebih dahulu meleleh? Apabila
batang besi kemudian diganti dengan kaca,
perubahan apa yang terjadi? Tuliskan hasil
percobaan kalian pada tabel percobaan berikut!

BERHATI-HATILAH DALAM MENGGUNAKAN PEMBAKAR


SPIRITUS. LAKUKAN PERCOBAAN SESUAI PROSEDUR UNTUK
MENGHINDARI KECELAKAAN !

51

Lakukan percobaan dengan cermat dan teliti. Amati setiap fenomena yang
terjadi selama percobaan, bersihkan dan kembalikan alat-alat percobaan ke
tempat semula. Isikan data hasil percobaan pada tabel berikut!

No.

Zat

Waktu Mulai Meleleh (sekon)


Plastisin 1

Plastisin 2

Plastisin 3

1.

Batang Besi

...

...

...

2.

Kaca

...

...

...

Setelah menuliskan data hasil percobaan, diskusikan pertanyaan-pertanyaan


berikut dengan teman sekelompok kalian. Coba kemukakan pendapat kalian
dan hargailah seluruh pendapat teman sekelompok kalian. Kalian dapat
menggunakan buku cetak maupun internet sebagai referensi tambahan.

Pertanyaan
1. Bagaimana hubungan antara jarak plastisin dengan waktu leleh (t) pada
batang besi maupun kaca? Gambarkanlah grafik hubungan keduanya!
Jawab :........................................................
....................................................................
....................................................................
....................................................................
....................................................................
....................................................................
....................................................................
....................................................................

52

2. Apakah terdapat perbedaan waktu leleh (t) antara batang besi dan kaca?
Jelaskanlah pilihan jawaban kalian!
Jawab :........................................................
....................................................................
....................................................................
....................................................................
....................................................................
....................................................................
....................................................................

3. Kesimpulan apa yang dapat kalian ambil dari percobaan ini?


Jawab :...............................................................................................................
...........................................................................................................................
...........................................................................................................................
...........................................................................................................................
...........................................................................................................................

Orang yang suka berkata JUJUR mendapat tiga perkara yaitu,


kepercayaan, cinta, dan rasa hormat (Ali Bin Abi Thalib)

53

KONVEKSI
1. Tujuan Percobaan :
Menjelaskan peristiwa perpindahan kalor secara konveksi.
2. Alat dan Bahan Percobaan :
Botol

: 2 buah

Pewarna

: secukupnya

Air panas

: secukupnya

Air dingin

: secukupnya

Pembatas mika

: secukupnya

LANGKAH KERJA :
Sebelum melakukan percobaan, rumuskan dan tuliskan hipotesis percobaan
pada kolom yang telah disediakan! Kemudian, lakukanlah percobaan berikut
untuk menguji hipotesis kalian.

54

Dua buah botol, masing-masing diisi dengan air


panas dan air dingin yang telah diberi warna. Botol
berisi air panas kemudian disusun seperti gambar
disamping. Ketika pembatas antara kedua botol
dihilangkan, perubahan apa yang akan terjadi?
Apabila susunan botol diubah sehingga botol air
dingin berada di atas botol air panas, maka
perubahan apa yang terjadi? Apakah terdapat
perbedaan dengan percobaan sebelumnya?
Lakukan percobaan dengan cermat dan teliti. Amati setiap fenomena yang
terjadi selama percobaan, bersihkan dan kembalikan alat-alat percobaan ke
tempat semula. Isikan data hasil percobaan pada tabel berikut!

No.

1.

2.

Posisi Botol
Botol air panas berada di atas
botol air dingin.
Botol air panas berada di
bawah botol air dingin.

Keadaan Air Setelah Pembatas


Dihilangkan
...

...

Setelah menuliskan data hasil percobaan, diskusikan pertanyaan-pertanyaan


berikut dengan teman sekelompok kalian. Coba kemukakan pendapat kalian
dan hargailah seluruh pendapat teman sekelompok kalian. Kalian dapat
menggunakan buku cetak maupun internet sebagai referensi tambahan.

55

Pertanyaan
1. Bagaimana perubahan yang terjadi pada air panas dan dingin ketika
pembatas mika antara kedua botol dihilangkan? Apakah terdapat
perbedaan ketika posisi botol dibalik? Jelaskan jawaban kalian secara
lengkap dan tepat!
Jawab :...............................................................................................................
...........................................................................................................................
...........................................................................................................................
...........................................................................................................................
...........................................................................................................................
...........................................................................................................................
2. Kesimpulan apa yang dapat kalian ambil dari percobaan ini?
Jawab :...............................................................................................................
...........................................................................................................................
...........................................................................................................................
...........................................................................................................................
...........................................................................................................................

Tidak ada kesuksesan yang bisa dicapai seperti membalikkan


telapak tangan. Tidak ada keberhasilan tanpa kerja keras,
keuletan, kegigihan, dan kedisiplinan (Chairul Tanjung)

56

RADIASI
1. Tujuan Percobaan :
Menunjukkan bahwa permukaan hitam memancarkan radiasi lebih baik
daripada permukaan mengkilat.
2. Alat dan Bahan Percobaan :
Kaleng timah

: 1 buah

Cat hitam kusam

: 1 kaleng

Air panas

: secukupnya

LANGKAH KERJA :
Sebelum melakukan percobaan, rumuskan dan tuliskan hipotesis percobaan
pada kolom yang telah disediakan! Kemudian, lakukanlah percobaan dengan
runtut sesuai langkah kerja untuk menguji hipotesis kalian.

57

Sebuah kaleng timah sebagian dindingnya dicat


dengan cat hitam kusam sedangkan bagian yang
lain dibiarkan tetap mengkilap. Kemudian air
panas dituangkan ke dalam kaleng tersebut,
apabila kedua telapak tangan kalian diletakkan
pada jarak yang sama dari kedua sisi kaleng maka
apa yang akan kalian rasakan?
GUNAKAN SARUNG TANGAN SAAT
MENUANG AIR PANAS KE DALAM KALENG !

Lakukan percobaan dengan cermat dan teliti. Amati setiap fenomena yang
terjadi selama percobaan, bersihkan dan kembalikan alat-alat percobaan ke
tempat semula. Isikan data hasil percobaan pada tabel berikut!

Deskripsi Keadaan yang Dirasakan

No.

Sisi Kaleng

1.

Permukaan dinding hitam pekat

...

2.

Permukaan dinding mengkilap

...

Oleh Tangan

58

Setelah menuliskan data hasil percobaan, diskusikan pertanyaan-pertanyaan


berikut dengan teman sekelompok kalian. Coba kemukakan pendapat kalian
dan hargailah seluruh pendapat teman sekelompok kalian. Kalian dapat
menggunakan buku cetak maupun internet sebagai referensi tambahan.

Pertanyaan
1.

Bagaimana keadaan pada kedua permukaan kaleng? Apakah terdapat


perbedaan di antara keduanya?
Jawab : ............................................................................................................
.........................................................................................................................
.........................................................................................................................
.........................................................................................................................

2.

Dari dua permukaan kaleng yang berbeda, manakah yang memancarkan


radiasi lebih baik? Mengapa hal tersebut dapat terjadi? Jelaskan jawaban
kalian secara lengkap dan tepat!
Jawab : ............................................................................................................
.........................................................................................................................
.........................................................................................................................
.........................................................................................................................
.........................................................................................................................

3.

Kesimpulan apa yang dapat kalian ambil dari percobaan ini?


Jawab : ............................................................................................................
.........................................................................................................................
.........................................................................................................................

59

AYO JELASKAN !!!

Lengkapilah lembar kerja praktikum kalian sesuai dengan data hasil percobaan
yang sebenar-benarnya dan kerjakan seluruh pertanyaan tanpa melihat hasil
pekerjaan kelompok lain. Kemudian presentasikan hasil diskusi kelompok kalian
di depan kelas. Kemukakan pendapat kalian dengan percaya diri dan hargailah
seluruh saran, pertanyaan, maupun kritik dari siswa lain.

AYO BERLAT IH SOAL !!!


Kerjakanlah soal-soal berikut dengan benar dan tepat. Berdiskusilah dengan
teman atau guru apabila menemui kesulitan dalam mengerjakan. Bacalah
buku catatan, buku paket, atau artikel di internet sebagai referensi.
1.

Di negara yang mengalami empat musim, suhu udara ketika musim dingin
dapat mencapai di bawah 0oC.
a. Berapa banyak kalor yang keluar melalui dinding luar sebuah kamar
tidur sepanjang malam (8 jam) ketika suhu rata-rata diluar -15oC dan
suhu rata-rata di dalam 22oC? Ukuran dinding adalah 2,50 m x 3,00 m
dan tebalnya 0,150 m. Konduktivitas termal rata-rata adalah 0,850
W/mK.
b. Berapa banyak ongkos yang harus dibayar jika kehilangan kalor ini
digantikan oleh sebuah pemanas ruang listrik? Tarif listrik adalah
Rp400/kWh dan 1 kWh = 3,60 x 106 J.

60

2.

Diagram berikut menunjukkan sebuah batang gabungan PQR dengan


kedua komponen memiliki luas penampang sama. Bahan QR memiliki
koefisien konduksi termal dua kali daripada bahan PQ. Anggap ada laju
kalor konstan sepanjang batang dan ujung-ujung P dan R berada pada
suhu T1 = 100 oC dan T2 = 0oC. Hitung suhu titik-titik pada sambungan Q.
Q

P
T1

3.

2k

2L

T2

Permukaan dalam dinding rumah dijaga bersuhu tetap 20oC pada saat
suhu udara luar 10oC. Berapa banyak kalor yang hilang karena konveksi
alami pada dinding rumah tersebut selama satu hari? Ukuran dinding
rumah adalah 8,00 m x 4,00 m dan koefisien konveksi rata-rata 3,5 J/sm2K.

4.

Suhu filamen sebuah lampu 40 W adalah 2443 K dan luas penampang


efektif filamen adalah 0,66 cm2. Energi yang diradiasikan lampu adalah
0,31 kali dari yang diradiasikan benda hitam sempurna dengan kondisi
yang sama. Dari data ini tentukan nilai dari tetapan Stefan-Boltzmann ()!

5.

Suatu benda hitam pada suhu 27 oC akan memancarkan energi 15 J/s.


Berapa energi yang akan dipancarkan benda hitam tersebut jika dipanasi
hingga suhunya menjadi 327 oC?

Belajarlah dari masa lalu, hiduplah untuk masa depan. Yang


terpenting adalah tidak berhenti bertanya (Albert Einstein)

61

MARI CARI TAHU !!!


Buatlah sebuah artikel maksimal 2 halaman folio (1 lembar bolak-balik)
tentang manfaat perpindahan kalor (konduksi, konveksi, dan radiasi) pada
kehidupan sehari-hari! Kerjakan secara mandiri tanpa melihat hasil pekerjaan
siswa lain. Gunakan buku cetak maupun internet sebagai referensi.

ARTIKEL DIKUMPULKAN MAKSIMAL SATU MINGGU SETELAH TUGAS


DIBERIKAN, KETERLAMBATAN PENGUMPULAN BERPENGARUH PADA
NILAI YANG AKAN DIBERIKAN.

WAKTUNYA KUIS !!!


Jawablah secara cepat dan tepat soal-soal yang diberikan oleh guru.
Kemukakan jawaban kalian secara lantang. Siswa yang menjawab soal dengan
tepat akan mendapat bonus nilai.

62

DAFTAR PUSTAKA
Kanginan, M..2013. Fisika untuk SMA/MA Kelas X. Jakarta: Erlangga.
Kemendiknas.2010.Pengembangan Pendidikan Budaya dan Karakter
Bangsa. Jakarta:Kementrian Pendidikan Nasional.
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.2013.Salinan Lampiran
Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 69 Tahun
2013 tentang Kerangka Dasar dan Struktur Kurikulum Sekolah
Menengah Atas/Madrasah Aliyah. Jakarta: Kemendikbud.
Tipler, Paul A..1998.Fisika untuk Sains dan Teknik Jilid 1. Jakarta:
Erlangga

63