Anda di halaman 1dari 3

STANDAR PROSEDUR

OPERASIONAL
TRIASE

NO. DOK.

TGL TERBIT :
NO REVISI

: 00

HALAMAN

: 1/1

Ditetapkan oleh
Kepala Puskesmas Muara Aman
PUSKESMAS
MUARA AMAN
Sukirman, Amd. Kep
NIP 1968

PENGERTIAN
TUJUAN

KEBIJAKAN

Memilih dan menentukan derajat kegawatan penderita.

Dapat menyelamatkan pasien yang membutuhkan pertolongan

lebih awal
Pada kasus musibah massal menyelamatkan menyelamatkan

korban sebanyak mungkin


Sebagai acuan menentukan prioritas dan tempat pelayanan

medik penderita.
Mendahulukan penderita yang lebih gawat bukan yang datang dahulu.

REFERENSI
PROSEDUR

1. Petugas menerima pasien yang datang di UGD.


2. Petugas melakukan anamnese singkat dan biodata pasien.
3. Petugas memriksa pasien singkat dan cepat (selintas) untuk
menentukan derajat kegawatannya.
4. Petugas memeriksa pasiendi luar ruang triase (di depan gedung
IGD) apabila pasien lebih dari 10 orang.
5. Petugas memberikan kode warna menurut kegawatnnya :
Segera- Immediate (I)- MERAH. Pasien mengalami cedera
mengancam jiwa yang kemungkinan besar dapat hidup bila
ditolong segera. Misalnya : Tension pneumothorax, distress

pernafasan (RR< 30x/mnt), perdarahan internal vasa besar dsb.


Tunda-Delayed (II)-KUNING. Pasien memerlukan tindakan
defintif tetapi tidak ada ancaman jiwa segera. Misalnya :

Dilarang mengubah dan atau menggandakan dokumen ini tanpa persetujuan Kepala Puskesmas Muara Aman

STANDAR PROSEDUR
OPERASIONAL

NO. DOK.

PENDIDIKAN/
PENYULUHAN PASIEN

NO REVISI

: 00

HALAMAN

: 2/1

TGL TERBIT :

Ditetapkan oleh
Kepala Puskesmas Muara Aman
PUSKESMAS
MUARA AMAN
Sukirman, Amd. Kep
NIP 1968

Perdarahan laserasi terkontrol, fraktur tertutup pada ekstrimitas


dengan

perdarahan

terkontrol,

luka

bakar

<25%

luas

permukaan tubuh, dsb.

Minimal (III)-HIJAU. Pasien mendapat cedera minimal, dapat


berjalan dan menolong diri sendiri atau mencari pertolongan.
Misalnya : Laserasi minor, memar dan lecet, luka bakar

superfisial.
Expextant (0)-HITAM. Pasien menglami cedera mematikan dan
akan meninggal meski mendapat pertolongan. Misalnya : Luka
bakar derajat 3 hampir diseluruh tubuh, kerusakan organ vital,
dsb

6. Petugas memprioritas pelayanan sesuai dengan urutan warna :


merah, kuning, hijau, hitam.
7. Petugas langsung memberikan tindakan di ruang tindakan UGD
apabila triase merah
8. Petugas apabila memerlukan tindakan medis lebih lanjut, pasien
dirujuk ke rumah sakit setempat.
9. Petugas memberikan tindakan pada pasien dengan kategori triase
Dilarang mengubah dan atau menggandakan dokumen ini tanpa persetujuan Kepala Puskesmas Ngaglik II

STANDAR PROSEDUR
OPERASIONAL

NO. DOK.

PENDIDIKAN/
PENYULUHAN PASIEN

NO REVISI

: 00

HALAMAN

: 3/1

TGL TERBIT :

Ditetapkan oleh
Kepala Puskesmas Muara Aman
PUSKESMAS
MUARA AMAN
Sukirman, Amd. Kep
NIP 1968

kuning yang memerlukan tindakan medis lebih lanjut dapat


menunggu giliran setelah pasien dengan kategori triase merah
selesai ditangani.
10. Petugas memindahkan pasien

UNIT TERKAIT

dengan kategori triase hijau ke

rawat jalan
11. Petugas memulangkan pasien yang sudah membaik.
12. Petugas memindah pasien kategori triase hitam ke kamar jenazah.
Semua petuga pelayanan medis.

REKAMAN HISTORI

Dilarang mengubah dan atau menggandakan dokumen ini tanpa persetujuan Kepala Puskesmas Ngaglik II