Anda di halaman 1dari 4

3. E. Bagaimana monev pasien yang diberi formula enteral?

Anthropometri
Indikator
Berat Badan

LILA

Aplikasi

Interpretasi

- Ketidakseimbang - Input
Cairan
an
cairan
sesuai dengan
(termasuk
kebutuhan
besar/banyakya
- Perlu
output stoma)
pembatasan
- Pada
pasien
atau
yang
awal
peningkatan
pemberian
cairan
enteral
- Input cairan
- Pada
pasien
yang mendapat
enteral
jangka
panjang
- Pada
pasien - Intake
energi
dengan
dan
protein
pemberian
sesuai
makanan enteral - Aktivitas fisik
jangka panjang

Waktu
Setiap
(daily)

hari

2x/minggu

Per Bulan

Biokim
Interpretasi

Waktu

Hemoglobin (Hb)

: pendarahan, fase
akut anemia

Penyakit akut : per hari;


pada pasien long term :
perbulan

Hematokrit

:
anemia, Hanya terdeteksi pada
abnormalitas
darah, severe defisiensi besi
pendarahan, defisiensi
besi

Albumin

: gangguan hepar, Di cek pada pasien


malnutrisi
protein, dengan
long
term
overhydration,
feeding tube
penurunan
jaringan
tubuh, diare

Limfosit

: respon fase akut, Pada fase akut : harian


pasien
dengan (daily);
long
term
gangguan imun
feeding tube : per bulan

Neutrofil

: terjadinya infeksi

Fisik Klinis

Interpretasi
Fluid status

Waktu

Dehydration:
kulit Setiap hari
kering,
penurunan
jumlah urin, urin pekat,
tekanan darah turun

Nutrition Support Management


Deskripsi
Feeding
Tolerance

aspirasi
lambung
distensi perut/
perut
tidak
nyaman
aktivitas usus

Metode

Waktu

Rekam medis
Jumlah
dan
frekuensi
defekasi

Pada
penyakit
akut : harian ;
pasien
dengan
kondisi stabil : 23x/minggu; pada
pasien
dengan
pemberian
enteral
jangka
panjang : setiap
minggu setiap
bulan

Feed Delivered

- Frekuensi
Rekam medis
makanan tepat
- Jumlah
yang
diberikan tepat

Pada
penyakit
akut : harian ;
pasien
dengan
kondisi stabil : 23x/minggu; pada
pasien
dengan
pemberian
enteral
jangka
panjang : setiap
minggu setiap
bulan

Care of Feeding
equipment

- Pembilasan
Rekam
medis, Pada
penyakit
pipa
hospital
akut : harian ;
- Taping
yang flowsheet
pasien
dengan
tepat
pada
kondisi stabil : 2NGT
3x/minggu; pada
pasien
dengan
pemberian
enteral
jangka
panjang : setiap
minggu setiap
bulan

Patient
positioning

Kepala
pasien Observasi
dan bahu pada

Pada
setiap
pemberian

sudut 30-45

makanan

Diatery Intake
Deskripsi

Metode

Waktu

Nutritional Input

Jumlah
formula Rekam medis
yang
diterima food charts,
pasien
sesuai observasi
patient report
dengan
kebutuhan energi
dan proteinnya

Pada
penyakit
akut : harian ;
pasien
dengan
kondisi stabil : 23x/minggu; pada
pasien
dengan
pemberian
enteral
jangka
panjang : setiap
minggu setiap
bulan

Review
kebutuhan

Perubahan
kebutuhan,
perhitungan
kebutuhan sudah
sesuai
dengan
perhitungan atau
tidak

Pada
pasien
akut : per hari
Pada
pasien
rawat
inap
:
bulanan
Pada
pasien
dengan
pemberian
jangka pajang :
1-6x/tahun

BB pasien
Data biokim
Rekam medis
Perhitungan
energi

(DAA, 2011)
Monev Pemberian Enteral menurut Katsilambros, 2014
Indikator
Berat Badan
Tanda-tanda Edema
Tanda-tanda Dehidrasi
Keseimbangan Cairan
Kecukupan Nutrisi
Keseimbangan Nitrogen
Residu Lambung
Elektrolit; darah; urine; nitrogen
(BUN); kreatinin
Glukosa darah; Ca; Mg; P
Frekuensi & Konsistensi Defekasi
(Katsilambros, 2014)

Monitoring
3 kali / minggu
Harian
Harian
Harian
2 kali / minggu
Mingguan
Tiap 4 jam
2-3 kali / minggu
Mingguan
Harian

Menurut Krause, 2012


- Ketidaknyamanan perut (saat pemberian makanana)

- Intake Cairan dan Output (Harian)


- Residu Gastrik (Setiap 4 jam, jika memungkinkan)
- Tanda dan Gejala edema/dehidrasi (Harian)
- Stool output dan konsistensi (Harian)
- Berat Badan (3x/minggu)
- Intake Nutrisi (2x/minggu)
- Serum Elektrolit, nitrogen, urea darah, kreatinin (2-3x/minggu)
- Serum Glukosa, Kalsium, Magnesium, Posfor (Mingguan atau yang diinginkan)
(Krause 12th Edition, 2012)

DAFTAR PUSTAKA
Katsilambros et al. 2014. Asuhan Gizi Klinik. EGC: Yogyakarta.
DAA. 2011. Enteral Nutrition Manual for Adults ini Hospital Care
Fasilities.
Mahan Kathleen, Stump Sylvia. 2012. Krauses Food and Nutrition Care
Process 12th Edition. Elsevier.