Anda di halaman 1dari 20

EPIDEMIOLOGI KESEHATAN LINGKUNGAN DAN AN

ALISIS DAMPAK/RISIKO KESEHATAN LINGKUNGAN


(ADKL/ARKL)

Nasruddin Syam, SKM, M.Kes

Tujuan Istruksional Khusus :

Dapat menjelaskan pendekatan Analisis Risiko Kesehata


n Lingkungan dengan Studi Epidemiologi Lingkungan

Pokok Bahasan ;
Pendekatan Studi Kesehatan Lingkungan

Sub. Pokok bahasan ;


1. Pendekatan ADKL/ARKL
2. Pendekatan Studi Epidemiologi Lingkungan
3. Perbedaan Pendekatan ADKL/ARKL dengan Studi Epde
miologi Lingkungan

Bahaya Lingkungan
( Environmental Hazard )
Segala zat, organisme atau energi yan
g mempunyai kapasitas atau POTENS
I menimbulkan cedera, sakit atau mati
Cedera, sakit atau mati tidak akan terj
adi kecuali kondisi-kondisi tertentu yan
g spesifik terpenuhi
Bahaya adalah sumber risiko tetapi bu
kan risiko itu sendiri

Bahaya Lingkungan

(physical, chemical, biological & social enviro


nmental factors)
Zat kimia toksik
Energi radiasi dan gelombang elektromagnetik
Organisme patogen
Perilaku hidup tidak sehat dan tidak bersih
Faktor-faktor non fisik lingkungan (sosial)

Beberapa Pertanyaan Kritis tentang B


ahaya & Risiko Lingkungan
Berapa besar risiko kesehatan akibat pajanan
bahaya lingkungan?
Apakah risiko kesehatan dapat dikendalikan?
Apakah perangkat hukum & teknologi dapat m
elindungi penyandang risiko dari efek-efek me
rugikan kesehatan?

Salah Paham tentang Risiko


RISIKO pasti terjadi
RISIKO dapat dihilangkan
BML, NAB & pedoman merupakan batas mutlak
aman & tidak aman
BML, NAB & pedoman yang diadopsi dari negara
maju/badan dunia dianggap paling baik
Kuantitas toksisitas adalah besaran fisis yang tet
ap
BIOMARKER pemajanan = BIOMARKER efek
BIOMARKER pemajanan sebagai justifikasi gang
guan kesehatan oleh lingkungan

Risiko (Risk)
The probability of an adverse effect in a
n organism, system, or (sub)population
caused under specified circumstances b
y exposure to an agent (IPCS, 2004)
Kebolehjadian dampak yang merugikan
kesehatan pada suatu organisme, siste
m, atau (sub)populasi yang disebabkan
oleh pajanan suatu agen dalam jumlah
dan dengan jalur pajanan tertentu

PUBLIC HEALTH ASSESSMENT (PHA)


Evaluation of data & information on the release
of hazardous substances into the environment i
n order to assess any [past], current, or future i
mpact on public health, develop health advisori
es and other recommendations, and identify st
udies or actions needed to evaluate and mitigat
e or prevent human health effects
(ATSDR 2005)

LANDASAN HUKUM PHA di INDONESIA


Pasal 18 UU No 23/1997 tentang Pengelolaan
Lingkungan Hidup
PP No 27/1999 tentang Amdal
PerMenLH No 08/2006 tentang Pedoman Pen
yusunan Amdal
Keputusan Kepala Bapedal No Kep-124/ 12/19
97 tentang Panduan Kajian Aspek Kesmas dal
am Penyusunan Amdal
KepMenKes No 876/Menkes/SK/VIII/2001 tent
ang Pedoman Teknis ADKL

ADKL/ARKL
Menurut Kepmenkes 876/2001
Model kajian dampak lingkungan dengan pend
ekatan ADKL/ARKL
Bertujuan untuk mengenal, memahami & mera
malkan kondisi & karakteristik lingkungan yang
berpotensi menimbulkan risiko kesehatan
Hasil ADKL/ADKL menjadi dasar untuk menyus
un atau mengembangkan pengelolaan dan pe
mantauan risiko

HEALTH RISK ASSESSMENT


The process of estimating the probability
of occurrence of an undesirable event an
d the magnitude of its consequences ov
er a specified time period

Analisis Risiko Kesehatan Lingkungan


Risk Analisys
Risk Management
Risk Communication

RISK ANALYSIS PARADIGM (NRC, 1983)


Research
Laboratory
Field
Clinical
Occupational
Epidemiological
Toxicity
mechanism
Methods
development &
validation
Species & dose
extrapolations
Field
measurement &
observation
Environmental
fate & transport
modeling

Risk Assessment
Hazard
Identification
What agent
(chemical, physical, biological)
are potentially
harmful?
Dose-Response
Assessment
How does is
related to
adverse effects?
Exposure
Assessment
Who is, or will
be, exposed to
what, when,
where, & for
how long?

Risk Management

Regulatory
options
development

Risk
Characterization
What effects are
likely on exposed
populations?

Economics,
socials, political
& technical
considerations

Goals,
Decisions, and
Actions

Empat Langkah Utama


Hazard Identification (identifikasi bahaya)
Dose-Response Assessment (analisis dosis-respons ata
u toxicity assessment: hubungan dosis pemajanan deng
an efek)
Exposure Assessment (analisis jalur pajanan atau penila
ian kontak)
Risk Characterization (karakterisasi risiko)

Conceptual Framework
of Risk Assessment

Animal test, epidemiology (human &


molecular), structure-reactivity relationship
SURVEY

Toxicity Assessment

Anthropometry
(R, Wb)
Environmental
Quality
Analysis

Environment
(C)

Intake (I)
Activity
(tE, fE,
Dt)
SURVEY

NOAEL,
LOAEL
HQ

I
RfD

RfD

UF, MF

RISK
as health effect:
HQ 1
Risk Management:
Scenarios for I = RfC
by manipulating I

Legal/Adm Intervention
C reduction
Technology Intervention

tE, fE, Dt
minimization

Anthropometric
Intervention
Abdur Rahman

Analisis Pajanan (Exposure Assessment)


Persamaan Intake:

CRt E f E Dt
Wbtavg

I = intake (asupan), jumlah risk agent yang diterima


individu per berat badan per hari (mg/kghari)
C=

konsentrasi risk agent, mg/M3 (udara), mg/L (air


minum), mg/kg (makanan)

R = laju (rate) asupan, 20 M3/hari (udara), 2 L/hari (air


minum?)
tE =

waktu pajanan harian, jam/hari

fE =

frekuensi pajanan tahunan, hari/tahun

Dt = durasi pajanan, real time atau 30 tahun proyeksi


Wb =berat badan, kg

Dua Model Kajian Dampak Lingkunga


n Terhadap Kesehatan
Epidemiologi Lingkungan (EL):
Studi kilas balik, berdasarkan disease oriented
atau agent oriented
Distribusi penyakit, cedera atau mati menurut
orang, tempat & waktu
Analisis Risiko Kesehatan Lingkungan (ARKL):
Agent specific & site specific
Estimasi (ramalan, prediksi) risiko kuantitatif
Bermuara pada manajemen risiko
Central idea bagi proses legislasi dan regulasi
pengendalian dampak lingkungan terhadap
kesehatan

CIRI-CIRI EL & ARKL


ARKL

EL

Pajanan risk agent dinyatakan Pajanan tidak harus dinyatakan


sebagai asupan (intake)
sebagai asupan
Konsentrasi risk agent dibutuhkan,
Dibutuhkan konsentrasi risk agent,
tapi antropometri & pola aktivitas
antropometri & pola aktivitas
tidak harus
Risiko
karsinogenik
karsinogenik dibedakan

&

non Risiko
karsinogenik
&
nonkarsinogenik tidak dibedakan

Tidak menguji hubungan/pengaruh Menguji


hubungan/pengaruh
lingkungan terhadap kesehatn
lingkungan terhadap kesehatan
Besaran
risiko
tidak
directly proportional

berarti Besaran risiko dibaca directly


proprtional

Kuantitas risiko digunakan untuk Manajemen & komunikasi risiko


manajemen & komunikasi risiko
bukan bagian integral EL

STUDI EPIDEMIOLOGI vs ANALISIS RISIKO


STUDI EPIDEMIOLOGI

Penyakit
Berbasis
Lingkungan

Risk Agent,
Media
Lingkungan
& PHBS

ANALISIS RISIKO
Pajanan
(inhalasi,
ingesi,
absorbsi)

Manajemen
Risiko
(I, C, t, f, D)
Karakterisasi
Risiko
(HQ)

DosisRespons
(NOAEL,
LOAEL)
19

Komunikasi
Risiko
(PHBS)

Terima Kasih