Anda di halaman 1dari 3

BAB 1

PENDAHULUAN

1.1 Latar belakang


Online games adalah salah satu fenomena baru yang berdasarkan
media informasi bentuk baru. Fenomena ini mencakup banyak negara,
melintasi batas geografis, usia, jenis kelamin, bangsa dan agama. Meskipun
sudah lama ada dan berkembang di luar negeri, online games masih relatif
baru di Indonesia. Pengaruh game online bukan hanya pada orang dewasa,
(Chandra, 2006). Sejak beberapa tahun terakhir, game online berkembang
dengan begitu pesat dan dengan mudah dapat ditemukan di tengah
masyarakat Seiring dengan perkembangan teknologi, jenis game yang
dihadirkan pun cukup beragam.
Game online menimbulkan ketagihan atau ketergantungan, game online
yang memiliki sifat adiktif ini dapat menyita waktu belajar yang dapat
menurunkan minat belajar dan prestasi anak. Anak lebih suka berlama-lama
di depan komputer daripada harus belajar. Anak akan mudah sakit karena
menggunakan jam istirahatnya untuk bermain game, jam istirahat yang
seharusnya digunakan untuk istirahat lebih banyak digunakan untuk bermain
game. anak menjadi lupa makan, kurang bergaul dengan teman-teman
sebayanya dan lupa akan kewajibannya sebagai pelajar. Siswa yang sudah
ketergantungan pada game online ini akan merasa kelelahan ketika
dihadapkan pada pembelajaran (Renata, 2014).
Menurut sebuah penelitian (Universitas Sumatera Utara, 2011),
kecanduan game bisa membuat seorang anak seakan-akan tidak ada hal
yang ingin dikerjakan selain bermain game. Seolah-olah, game ini adalah
hidupnya. Hal semacam ini sangat berisiko bagi perkembangan si anak yang

perjalanan hidupnya masih panjang. Ruu (2012)

dalam Jane (2012)

mengemukakan bahwa anak yang gemar bermain game online adalah anak
yang sangat menyukai tantangan. Anak-anak ini cenderung tidak menyukai
rangsangan yang daya tariknya lemah, monoton, dan tidak menantang
Perkembangan anak pada usia enam sampai dua belas merupakan
sesuatu yang kompleks. Artinya banyak faktor yang turut berpengaruh dan
saling terjalin dalam berlangsungnya proses perkembangan anak. Baik
unsur-unsur bawaan maupun unsur-unsur pengalaman yang diperoleh
dalam berinteraksi dengan lingkungan, saling memberikan kontribusi tertentu
terhadap arah dan laju perkembangan anak tersebut (Hidayat, 2013).
Pengaruh game pada anak usia sekolah dapat dilihat dari perilaku anak
sehari-hari dalam keluarga. Berdasarkan hasil survey yang dilaksanakan
oleh peneliti di Kelurahan Manembo-nembo atas lingkungan IV ditemukan
jumlah anak usia sekolah sebanyak 24 orang, dimana berdasarkan hasil
observasi dan wawancara langsung pada orang tua dan anak didapatkan
bahwa sebagian besar anak ketagihan untuk bermain game oline. Hal ini
tentu

saja

berdampak

pada

perilaku

anak

yang

mengganggu

perkembanganya. Namun pengaruh game online pada perilaku anak di


Kelurahan Manembo-nembo atas lingkungan IV belum diketahui dengan
pasti, oleh karena itu peneliti merasa tertarik untuk melakukan penelitian
tentang dampak game online pada anak dalam keluarga.

1.2 Rumusan Masalah


1.2.1 Pernyataan masalah
Pengaruh game online

bagi

anak

yaitu

dapat

mengganggu

perkembangan anak, secara mental anak mulai ketagihan dengan game


sehingga menyebabkan kecenderungan anak untuk lebih memanfaatkan
waktunya pada kegiatan bermain game. Hal ini tentu saja dapat

mempengaruhi

perkembangan

anak

dalam

keluarga,

sehingga

membutuhkan perhatian orang tua terhadap dampak game online pada


anak.
1.2.2

Pertanyaan masalah
1. Bagaimana aktivitas game online pada anak usia 6 sampai 12 Tahun di
Kelurahan Manembo-nembo Atas Lingkungan IV RT.08 Kecamatan
Matuari
2. Bagaimana Perilaku Anak Usia 6 sampai 12 tahun dalam keluarga
3. Apakah ada pengaruh game online terhadap perilaku anak usia usia 6
sampai 12 Tahun di Kelurahan Manembo-nembo Atas Lingkungan IV
RT.08 Kecamatan Matuari

1.3 Tujuan Penelitian


1.3.1 Umum
Untuk mengetahui perilaku game online terhadap perilaku anak dalam
1.3.2

keluarga
Khusus
1. Mengidentifikasi aktivitas game online pada anak usia 6 sampai 12
Tahun di Kelurahan Manembo-nembo Atas Lingkungan IV RT.08
Kecamatan Matuari
2. Mengidentifikasi Perilaku Anak Usia 6 sampai 12 tahun dalam
keluarga
3. Menganalisa pengaruh game online terhadap perilaku anak usia usia
6 sampai 12 Tahun di Kelurahan Manembo-nembo Atas Lingkungan

IV RT.08 Kecamatan Matuari


1.4 Manfaat Penelitian
1.4.1 Teoritis
Penelitian dapat memberikan
1.4.2

masukan

bagi

pembangan

ilmu

keperawatan khususnya ilmu Keperawatan Anak


Praktis
1. Penelitian ini dapat memberikan masukan bagi orang tua dalam
memahami masalah perkembangan anak usia 6 sampai 12 tahun
2. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi suatu solusi bagi masalah
anak dengan ketagihan game online