Anda di halaman 1dari 3

Kode Error Printer Canon

Posted by Deni AYF at 01:29


Setiap kesalahan penggunaan atau kondisi dari printer dapat mengakibatkan printer tidak
dapat dipergunakan (error). Setiap error akan diindikasikan dengan kode tertentu pada Status
Printer di komputer pengguna. Dari kode-kode ini dapat kita ketahui kemungkinan kerusakan
printer.
Pada printer Canon yang memiliki Panel LCD, biasanya pada layar ditunjukkan kode error
yang terjadi. Format tulisan error berupa huruf dan angka, seperti E16.
Dari indikasi ini, secara umum kode error dapat kita bagi menjadi dua bagian, yaitu:
1. Kode awal E
Biasanya terjadi karena error pada katrid.
2. Kode awal P
Biasanya terjadi karena error pada komponen printer.
Dari beberapa kejadian yang pernah ditemukan pada printer dengan merek Canon dengan
Panel LCD, berikut ini merupakan sedikit catatan dari error yang pernah ditemui:
Error Kode E
1. E 04, E 05, E 14, E15
Indikasi error terjadi karena adanya katrid yang tidak terbaca (terpasang) dengan baik. Coba
cabut katrid, bersihkan elemen pada bagian belakang katrid dengan tissue lembab dan pasang
kembali dengan baik. E 05 atau E 15 biasanya karena katrid Black, sedangkan E 04 atau E 14
biasanya karena katrid Color.
Apabila error masih terjadi, hal ini berarti salah satu atau bahkan kedua katrid ada yang sudah
tidak berfungsi lagi. Gantilah katrid yang rusak dengan yang masih baik untuk test fungsi
printer. Bila Error hilang, berarti katrid harus diganti.
Apabila katrid sudah diganti dan error masih terjadi, maka kemungkinan lain adalah
terjadinya kerusakan pada rumah katrid atau kabel data pembaca katrid.
2. E 13, E16
Error ini menunjukkan bahwa salah satu dari katrid sudah habis masa pemakaiannya. Jika
kita perhatikan, pada Status Printer di komputer akan menunjukkan bahwa katrid sudah
menjadi kosong (Ink Has Run Out). Coba tekan dan tahan tombol RESUME/STOP pada
printer beberapa detik (biasanya 3-5 detik) hingga lampu alarm berhenti berkedip. Lakukan
hingga dua kali jika diperlukan.
Apabila setelah beberapa kali dicoba namun printer masih menunjukkan error yang sama,
kemungkinannya adalah board printer tidak berfungsi dengan baik.

Error Kode P
1. P 02
Carriage Error
Pada printer modifikasi dengan system infus, error ini seringkali terjadi. Pastikan bahwa
carriage dapat bergerak dengan leluasa. Hal yang perlu dipastikan pada error ini adalah:
Tidak ada benda kecil yang masuk ke dalam printer.
Untuk printer dengan system infus, selang pemasok tinta tidak menghalangi lajunya
carriage.
Periksa bagian encoder pada bagian dalam, pastikan pita dalam keadaan bersih, jika
terkena cipratan tinta, buka printer dan bersihkan dengan baik.
2. P 03
Line feed Error
Penyebab utama dari error ini adalah karena kotornya Disc Encoder pada printer. Terletak di
bagian dalam printer sebelah kiri. Pastikan Disc dalam keadaan bersih. Jika disc dalam
keadaan bersih, kemungkinan lain adalah sensor pembaca disc yang bermasalah/rusak.
3. P 05
ASF Error
Beberapa penyebab dari error ini adalah sensor pendeteksi kertas, roller penarik kertas,
dinamo motor dan board printer. Periksa setiap baigian ini satu per satu. Seringkali kerusakan
dengan error ini terjadi hanya karena ASF yang patah atau terdapat bagian yang tidak
berfungsi dengan baik.
4. P 06
Internal Temp Error
Kerusakan ini terjadi karena kerja printer yang berlebihan atau karena printer board printer
mengalami kerusakan. Terkadang masalah bisa teratasi hanya dengan membersihkan bagian
dalam printer termasuk board printer. Bila hal ini tidak dapat mengatasi error, maka board
sudah harus diganti.
5. P 07
Ink Absorber Full
Error terjadi karena batas maksimum penggunaan printer sudah tercapai. Untuk mengatasi
error ini hanya diperlukan software untuk mereset batas penghitungan penggunaan printer.
Pada prinsipnya printer menghendaki agar busa penampung tinta pembuangan pada bagian
dalam diganti dengan busa penampung yang baru. Pada printer yang sudah menggunakan
sistem pembuangan tinta, hal ini tidak perlu dikhawatirkan.
6. P 08

Print Head Temp Rise


Hal ini terjadi karena head pada katrid menjadi terlalu panas setelah printer mencetak secara
berlebihan. Biasanya katrid yang terkena dampak adalah katrid warna. Gantilah katrid dengan
yang baru.
7. P 09
EEPROM error
Kerusakan terjadi karena memori pada board mengalami kerusakan. Gantilah board dengan
yang baru.
8. P 10
Board, Carriage, Both Cartridge
Jenis kerusakan ini biasanya akibat dari pencetakan terus-menerus sementara salah satu katrid
ada yg sudah rusak (biasana katrid warna sudah habis atau tidak mengeluarkan tinta),
sehingga menyebabkan kerusakan pada board atau carriage. Hal termudah dalam penelurusan
kerusakan untuk error adalah mengganti katrid terlebih dahulu, baru kemudian pada
penggantian carriage atau board.
9. P 15
VBUS over currant
Kelebihan arus pada USB printer ini dapat menyebabkan kerusakan pada board. Cobalah
mengganti kaber USB terlebih dahulu, jika masih bermasalah gantilah board printer.
10. P 20
Other Error
Error ini tidak dikenali oleh Printer Status sehingga printer tidak berfungsi. Untuk
mengatasinya adalah dengan mengganti board.
11. P 22
Scanner Error
Kerusakan pada scanner printer biasanya terjadi karena printer pernah terjatuh atau karena
tertimpa benda yang agak berat. Cobalah perbaiki scanner, jika scanner sudah dinggap baik,
ganti board printer.

Demikian catatan ini, semoga bermanfaat.