Anda di halaman 1dari 3

Nama : Ferdhi septian

NIM

: 10213071

BAB 4 radio frekuensi signal


1. Apa yang dimaksud "spektrum elektromagnetik"?
2. Output RF amplifier sebesar 20 dBm akan diumpankan ke antenna parabolic dengan
Gain= 15 dB melalui kabel pigtail yang memiliki redaman /Loss 2 dB. Berapa EIRP dari
sinyal tsb.
3. Jelaskan yang dimaksud dengan OFDM?
Jawaban:
1. Spektrum elektromagnetik adalah rentang semua radiasi elektromagnetik yang mungkin.
Spektrum elektromagnetik dapat dijelaskan dalam panjang gelombang, frekuensi, atau
tenaga per foton.
2. EIRP = Tx power Tx cable + Tx antena = 20 2 + 15 = 33 dBm
3. OFDM (Orthogonal Frequency Division Multiplexing) adalah sebuah teknik transmisi
yang menggunakan beberapa buah frekuensi (multicarrier) yang saling tegak lurus
(orthogonal). Masing-masing sub-carrier tersebut dimodulasikan dengan teknik modulasi
konvensional pada rasio symbol yang rendah.
BAB 5 antenna
1. Jelaskan perbedaan antena omnidirectional dan directional?
2. Sebutkan macam polarisasi antena?
3. Jelaskan karakteristik antena?
Jawab:
1. Antena directional merupakan antena narrow beam width, artinya hanya memiliki sudut
pancaran yang kecil namun lebih terarah. Sedangkan antena omnidirectional adalah
antena jenis wide beam width yang memiliki sudut pancaran yang lebih besar, namun
jaraknya lebih pendek.
2. Macam polarisasi antena:
a. Polarisasi linear
b. Polarisasi melingkar
c. Polarisasi elips

3. Karakteristik antena:
a. Pola Radiasi Antena (Radiation Pattern)
Pola Radiasi atau Radiation Pattern adalah penggambaran radiasi yang berkaitan
dengan kekuatan gelombang radio yang dipancarkan oleh antenna ataupun tingkat
penerimaan sinyal yang diterima oleh antenna pada sudut yang berbeda.
b. Keterarahan (Directivity)
Keterarahan atau Directivity adalah perbandingan antara dentisitas daya antenna
pada jarak sebuah titik tertentu relatif terhadap sebuah radiator isotropis.
c. Gain
Gain atau sering juga disebut dengan Directivity Gain adalah sebuah parameter
Antena yang mengukur kemampuan antena dalam mengarahkan radiasi sinyalnya
atau penerimaan sinyal dari arah tertentu.
d. Polarisasi
Polarisasi atau Polarization dapat diartikan sebagai arah rambat dari medan listrik
atau penyebaran vektor medan listrik.
BAB 6 Signal encoding technique
1. Tentukan bandwidth minimal dari sinyal ASK yang mentransmisikan 2.000 bps. Mode
transmisi adalah half duplex.
2. Tentukan bandwidth minimal sinyal FSK yang mentransmisikan 2.000 bps. Transmisi
menggunakan mode half duplex, dan frekuensi sinyal pembawa FSK memiliki perbedaan
frekuensi 3.000 Hz.
3. Tentukan bit rate maksimum untuk sebuah sinyal FSK jika bandwidth medium adalah
12.000 Hz, dengan perbedaan frekuensi sinyal pembawanya adalah 2.000 Hz, dan
transmisi menggunakan mode full duplex.

Jawab:
1. Karena baud rate ASK sama dengan besarnya bit rate, maka baud ratenya adalah 2.000
baud/s, sehingga bandwidth minimum yang diperlukan adalah 2.000 Hz.
2. Untuk modulasi FSK, besarnya BW minimal adalah:
BW = fc1 fc0 + baud rate
= 3.000 + 2000
= 5.000 Hz
3. BW
= fc1 fc0 + baud rate

6.000
= 2.000 + baud rate
baud rate = 6.000 2.000 baud/s = 4.000 baud/s
Jadi, Bit rate yang diperoleh adalah 4.000 bps.
BAB 7 spread spectrum
1. Apa yang dimaksud dengan spread spectrum?
2. Kelaskan keuntungan dan kekurangan spread specrtum?
3. Jelaskan jenis-jenis spread spectrum?
Jawab:
1. Spread spectrum adalah teknik memancarkan sinyal pada pita frekuensi yang jauh lebih
lebar dari pita frekuensi yang dibutuhkan pada transmisi standard (misal; TDMA,
FDMA).
2. Keuntungan:
a. Sulit untuk di deteksi.
b. Sulit untuk di sadap.
c. Dapat diaplikasikan pada komunikasi militer dan radar
d. Dapat digunakan lebih dari satu user.
Kekurangan:
a. Membutuhkan peralatan-peralatan yang kompleks
b. Membutuhkan bandwidth yang lebar
c. Membutuhkan biaya yang besar untuk dikembangkan
3. Jenis spread spectrum:
a. Frequency Hopping Spread Spectrum (FHSS)
Frequency Hopping Spread Spectrum merupakan teknik spread spectrum yang
menggunakan teknik lompatan frekuensi yang berubah-ubah pada sinyal carrier untuk
membawa suatu data informasi.
b. Direct Sequence Spread Spectrum (DSSS)
DSSS merupakan suatu metode untuk mengirimkan data dimana sistem pengirim dan
penerima keduanya berada pada set frekuensi yang lebarnya adalah 22 MHz. Saluran
yang lebar ini memungkinkan piranti untuk memancarkan lebih banyak informasi
pada data rate yang lebih tinggi dibanding FHSS system yang ada sekarang.