Anda di halaman 1dari 1

11

berbagai jenis tradisi budaya musik, dalam waktu yang relatif singkat musik jazz
telah mempengaruhi idealisme musik masa kini.14
Improvisasi merupakan produk dari sejarah pelaku, temperamen, teknik,
ide, spontanitas komposisi dan suasana hati yang disampaikan melalui instrument
musik. Para pemain yang berimprovisasi pada tingkat tinggi sering mengutip proses
atau teknik yang tidak secara khusus terkait dengan harmoni yang sedang
dimainkan.15 Oleh karena improvisasi bersifat ekspresif, hasil yang terdengar saat
berimprovisasi tergantung pada pengetahuan intelektual, kemampuan motorik dan
suasana hati musisi yang melakukannya.16
Teknik improvising lazim digunakan dan ditemui dalam kebanyakan musik
tradisional. Di Eropa pun semua musik sebelum tahun 1000 diimprovisasi (sebelum
ada notasi); termasuk pada abad 11- 12, dimana musik polifon diimprovisasi.
Dalam musik instrumental bahkan sampai abad 17 (barok) masih terdapat banyak
kemungkinan untuk berimprovisasi terutama dalam hal hiasan dan variasi. mulai
abad 17 dihentikan dengan perkembangan teknik mencetak not balok.17
Suatu hal yang paling menarik tentang improvisasi, yaitu pada saat bermain
musik, seseorang menciptakan musik yang dimainkan secara spontan. Dalam musik
jazz, improvisator bisa saja bermusik secara naluriah tanpa pengetahuan teori musik
dengan hanya mengandalkan rasa serta penjiwaan. Karena dengan mendengar,
penjiwaan bisa diserap. Akan tetapi, teori musik, termasuk teori improvisasi,

14 Pra Budidharma, Teori Improvisasi dan Referensi Musik Kontemporer, Seri


Pustaka Musik Farabhi 2001, p. v
15 Matthew S. White, Visualization in Jazz Improvisation, University of Miami, Florida,
2011, p 1.
16 Ibid.
17 Prier, Karl Edmund. Kamus Musik. Pusat Musik Liturgi, Yogyakarta. 2009. Hal. 70.