Anda di halaman 1dari 23

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran

(RPP)
Satuan Pendidikan
Mata Pelajaran
Kelas /Semester
Tema / Sub Tema
Alokasi Waktu

: SMP
: Ilmu Pengetahuan Alam (IPA)
: 7 / Gasal
: Obyek IPA dan Pengamatannya Serta Pengukuran
: 3 x 5 Jam Pelajaran

Kompetensi Inti

KI 1 :
KI 2 :
KI 3 :
KI 4 :

Menghargai dan menghayati ajaran agama yang dianutnya.


Menghargai dan menghayati perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli
(toleransi, gotong royong), santun, percaya diri, dalam berinteraksi secara efektif
dengan lingkungan sosial dan alam dalam jangkauan pergaulan dan keberadaannya.
Memahami pengetahuan (faktual, konseptual, dan prosedural) berdasarkan rasa ingin
tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya terkait fenomena dan
kejadian tampak mata.
Mencoba, mengolah, dan menyaji dalam ranah konkret (menggunakan, mengurai,
merangkai, memodifikasi, dan membuat) dan ranah abstrak (menulis, membaca,
menghitung, menggambar, dan mengarang) sesuai dengan yang dipelajari di sekolah
dan sumber lain yang sama dalam sudut pandang/teori.

Kompetensi Dasar

1.1. Mengagumi keteraturan dan kompleksitas ciptaan Tuhan tentang aspek fisik dan
kimiawi, kehidupan dalam ekosistem, dan peranan manusia dalam lingkungan serta
mewujudkannya dalam pengamalan ajaran agama yang dianutnya.
2.1

2.2
2.3
2.4

Menunjukkan perilaku ilmiah (memiliki rasa ingin tahu; objektif; jujur; teliti; cermat;
tekun; hati-hati; bertanggung jawab; terbuka; kritis; kreatif; inovatif dan peduli
lingkungan) dalam aktivitas sehari-hari sebagai wujud implementasi sikap dalam
melakukan pengamatan, percobaan, dan berdiskusi
Menghargai kerja individu dan kelompok dalam aktivitas sehari-hari sebagai wujud
implementasi melaksanakan percobaan dan melaporkan hasil percobaan
Menghargai kerja individu dan kelompok dalam aktivitas sehari-hari sebagai wujud
implementasi melaksanakan percobaan dan melaporkan hasil percobaan
Menunjukkan penghargaan kepada orang lain dalam aktivitas sehari-hari sebagai wujud
implementasi perilaku menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan

3.

Memahami konsep pengukuran berbagai besaran yang ada pada diri, makhluk hidup,
dan lingkungan fisik sekitar sebagai bagian dari observasi, serta pentingnya perumusan
satuan terstandar (baku) dalam pengukuran

4.

Menyajikan hasil pengukuran terhadap besaran-besaran pada diri, makhluk hidup, dan
lingkungan fisik dengan menggunakan satuan tak baku dan satuan baku

Indikator
3.1.
3.2.
3.3.
3.4.
3.5.
3.6.
4.1.
4.2.
4.3.
4.4.
4.5.
4.6.

Memahami konsep pengukuran berbagai besaran yang ada pada diri sendiri dengan
satuan baku
Memahami konsep pengukuran berbagai besaran yang ada pada diri sendiri dengan
satuan tak baku
Memahami konsep pengukuran berbagai besaran yang ada pada mahluk hidup dengan
satuan baku
Memahami konsep pengukuran berbagai besaran yang ada pada mahluk hidup dengan
satuan tak baku
Memahami konsep pengukuran berbagai besaran yang ada pada lingkungan fisik
dengan satuan baku
Memahami konsep pengukuran berbagai besaran yang ada pada lingkungan fisik
dengan satuan tak baku
Menyajikan hasil pengukuran terhadap besaran-besaran yang ada pada diri sendiri
dengan satuan baku
Menyajikan hasil pengukuran terhadap besaran-besaran yang ada pada diri sendiri
dengan satuan tak baku
Menyajikan hasil pengukuran terhadap besaran-besaran yang ada pada mahluk hidup
dengan satuan baku
Menyajikan hasil pengukuran terhadap besaran-besaran yang ada pada mahluk hidup
dengan satuan tak baku
Menyajikan hasil pengukuran terhadap besaran-besaran yang ada pada lingkungan
fisik dengan satuan baku
Menyajikan hasil pengukuran terhadap besaran-besaran yang ada pada lingkungan
fisik dengan satuan tak baku

PERTEMUAN 1
OBYEK IPA DAN PENGAMATANNYA
Tujuan Pembelajaran
a)
a)
b)
c)

Peserta didik dapat menyajikan hasil pengamatan, inferensi, dan mengomunikasikan


hasil.
Peserta didik dapat menjelaskan tiga komponen keterampilan proses: pengamatan,
inferensi, dan komunikasi.
Peserta didik dapat menjelaskan kegunaan mempelajari IPA.
Peserta didik dapat menyebutkan objek yang dipelajari dalam IPA.

Materi Pembelajaran :
IPA adalah ilmu yang mempelajari tentang segala sesuatu yang ada di sekitar kita secara
sistematis. Hasil dari mempelajari IPA dapat menjelaskan apa dan mengapa sesuatu dapat
terjadi serta memperkirakan sesuatu yang terjadi saat ini maupun yang akan datang terhadap
alam sekitar. Hasil-hasil mempelajari dan penemuan dalam bidang IPA ini dapat
dimanfaatkan untuk kesejahteraan hidup manusia, seperti komputer, televisi, biji jagung
hibrida, pupuk, dan sebagainya.

Pengamatan adalah bagian yang penting dalam pelajaran IPA. Hasil pengamatan dapat
disusun dalam bentuk deskripsi. Pengamatan terhadap teman misalnya berupa pengamatan,
tinggi, rambut hitam, kulit cokelat dan agak halus, memiliki denyut, bernapas, dan lain-lain.
Dengan hasil pengamatan ini, berbagai pertanyaan lanjutan akan muncul. Pertanyaanpertanyaan tersebut, misalnya jika dia berlari-lari, apakah cara bernapasnya tetap? Apakah
denyutnya juga berubah? Dengan penyelidikan lanjutan, akan diperoleh pemahaman yang
makin lengkap tentang obyek yang diamati.
Kegiatan Pembelajaran :
a) Kegiatan Pendahuluan :

Memberitahukan tujuan pembelajaran


Motivasi : menunjukkan berbagai produk hasil dari IPA; meminta peserta didik
mengamati teman dan menyampaikan hasil pengamatannya

b) Kegiatan Inti :
Membentuk kelompok
Secara berkelompok, peserta didik melakukan kegiatan Kerja dalam IPA, (lihat
buku siswa halaman 3 dan 4) (Eksplorasi)
Siswa diminta mendiskusikan hasilnya. (Eksplorasi)
Siswa diminta menuliskan hasil kerjanya (sesuai kreasinya) (Elaborasi)
Siswa diminta untuk mengkomunikasikan hasil kerjanya dan siswa lain diminta
untuk mencermati, menanyakan, mendiskusikan secara klasikal. (Elaborasi)
Guru memberikan masukan, umpan balik dan membantu siswa untuk membuat
kesimpulan (Konfirmasi)
c) Penutup
Guru mereview ulang kegiatan pembelajaran (Konfirmasi)
Siswa diminta untuk menuliskan refleksi pada tempat yang sudah disediakan di
dalam LKS(Konfirmasi)
Alat, Bahan, dan Media
a) Alat dan Bahan : Kertas tissue, air, gelas kimia, penggaris, spidol.
b) Media: benda atau gambar manfaat IPA
Sumber Belajar :
a. Buku pegangan peserta didik.
b. LKS Obyek IPA (terlampir)
c. Sumber lain yang relevan (misalnya internet).
Penilaian :
1. Penilaian Kinerja
a. Lembar Penilaian :
No

Nama

Aspek YangDinilai
2
3

Rata-rata

Keterangan :
1 = Merumuskan pertanyaan
2 = Pengamtan

3
4

= Menafsirkan data
= Mengkomunikasikan

b. Rubriknya :
Aspek Yg
Dinilai
Merumuskan
pertanyaan/
masalah
Pengamatan

1
Masalah tidak
dirumuskan
Pengamatan tidak
cermat

Menafsirkan data

Tidak melakukan
penafsiran data

Mengomunikasikan

Dilakukan secara
lisan

nilai = skor yang diperoleh x 100


skor maks

Penilaian
2
Perumusan masalah
dilakukan dengan bantuan
guru
Pengamatan cermat , tetapi
mengandung interpretasi
(tafsiran terhadap
pengamatan)
Melakukan analisis data,
namun tidak melakukan
upaya mengaitkan
antarvariabel
Lisan dan tertulis , namun
tidak dipadukan

3
Perumusan
masalah
dilakukan secara mandiri
(individual atau kelompok)
Pengamatan cermat dan bebas
interpretasi
Melakukan analisis dan
mencoba mengaitkan
antarvariabel yang diselidiki
(atau bentuk lain, misalnya
mengklasifikasi)
Memadukan hasil tertulis
sebagai bagian dari penyajian
secara lisan

Kategori baik jika nilai peserta didik 75.

2. Penilaian Sikap
No

A
B
C

Nama

= Kerajinan belajar
= Kerjasama
= Kejujuran

Aspek Yang Dinilai


B
C
D

D
E

= Sopan santun
= Tanggung Jawab

Rata-rata

Keterangan: Skala penilaian sikap dibuat dengan rentang antara 1 sampai dengan 5.
1 = sangat kurang;
4 = baik
2 = kurang;
5 = amat baik
3 = cukup;
Untuk penilaian sikap, angka ini berfungsi sebagai alat peringkas profil peserta didik,
bukan sebagai harga mati untuk KKM.
3. Penilaian Pengetahuan
: Dilakukan bersama-sama setelah pertemuan ke 9
(pertemuan akhir Topik Obyek IPA, Pegamatan dan Pengukuran.

PERTEMUAN 2
PENGUKURAN SEBAGAI BAGIAN DARI PENGAMATAN
Tujuan Pembelajaran

a)

Peserta didik dapat melakukan pengukuran dengan satuan tak baku, melakukan inferensi,
dan mengomunikasikan hasil.
b) Peserta didik dapat menjelaskan pengertian pengukuran.
c) Peserta didik dapat menjelaskan pentingnya satuan baku.
d) Peserta didik dapat melakukan konversi satuan dalam SI dengan memanfaatkan nilai
awalannya.
Materi Pembelajaran :

Pengukuran merupakan bagian dari pengamatan.


Pengukuran dapat dilakukan terhadap besaran benda-benda, tidak hanya benda mati
(misalnya, massa kelinci, panjang telinga kelinci, suhu kelinci, dan lain-lain).
Contoh bukan besaran IPA: cinta, keadilan, rasa sayang, dan lain- lain.
Pengukuran merupakan proses membandingkan besaran dengan besaran lain yang
sejenis sebagai satuan.
Hasil pengukuran: nilai (angka) dan satuan.
Satuan ada yang tidak terstandar, misalnya jengkal (dari jarak ujung ibu jari sampai
dengan jari kelingking), depa (jarak ujung telunjuk tangan kiri sampai dengan telunjuk
tangan kanan ketika tangan direntangkan ke samping kiri dan kanan), dan lain-lain.
Untuk memudahkan berkomunikasi, satuan dibuat baku (standar), yakni dalam Sistem
Internasional; kemudahan lainnya, sistem ini lipat 10 (metrik).
Awalan menunjukkan nilai kelipatan, misal: mili berarti 10-3, kilo berarti 103, dibuat
agar angka yang dikomunikasikan menjadi sederhana.
Ada satuan baku sistem British (digunakan di Amerika, Inggris, dan beberapa negara
Skandinavia), bukan sistem lipat 10.
Prakonsepsi: peserta didik sering menganggap pengukuran hanya melibatkan bendabenda mati

Kegiatan Pembelajaran
a)

Kegiatan Pendahuluan :
Memberitahukan tujuan Pembelajaran

Motivasi : Ditunjukkan berbagai alat ukur (mistar, jangka,


timbangan, dan lain-lain); kemudian peserta didik diminta
menyampaikan idenya tentang Mengapa menggunakan alat itu?

b) Kegiatan Inti :
Membentuk kelompok,
Siswa melakukan kegiatan Membuat alat ukur sendiri (Eksplorasi)
Mendiskusikan hasilnya (terus tekankan observasi inferensi komunikasi).
(Eksplorasi)
Menuliskan hasil kerjanya (sesuai kreasi peserta didik), (Elaborasi)
Mendorong siswa untuk tidak takut salah.
Menampilkan hasil kerja kelompok dengan presentasi (Elaborasi)
Mendorong siswa untuk berdiskusi kelas, menanyakan dan mendiskusikan secara
klasikal (Konfirmasi)
Guru memberikan umpan balik dan mendorong siswa untuk membuat kesimpulan
(Konfirmasi)
c)

Penutup :
Guru membantu siswa mereview kegiatan dan menekankan kesimpulan (Konfirmasi)
Siswa diminta untuk menuliskan refleksinya di tempat yang disediakan pada LKS
(terlampir)
Penugasan mandiri: Kegiatan Mengamati Penggunaan Alat Ukur dengan format
terlampir

Alat, Bahan, dan Media


a) Alat dan Bahan : Penggaris, Lingkungan sekitar
b) Media: benda atau gambar alat ukur, benda-benda sekitar yang akan diukur dalam
kegiatan Membuat alat ukur sendiri ; LKS Pengukuran Sebagai Bagian dari
Pengamatan ; LKS tugas Proyek Pengukuran
Sumber Belajar
a) Buku pegangan bagi peserta didik
b) Sumber lain yang relevan (misalnya internet)
Penilaian :
1.

Penilaian Kinerja
a. Lembar Penilaian :
No

Nama

Aspek YangDinilai
2
3

Rata-rata

Keterangan :
1 = Merumuskan pertanyaan
2 = Pengamatan

3
4

= Menafsirkan data
= Mengkomunikasikan

b. Rubriknya :
Aspek Yg
Dinilai
Merumuskan
pertanyaan/
masalah
Pengamatan

1
Masalah tidak
dirumuskan
Pengamatan tidak
cermat

Menafsirkan data

Tidak melakukan
penafsiran data

Mengomunikasikan

Dilakukan secara
lisan

nilai = skor yang diperoleh x 100


skor maks
2.

Penilaian
2
Perumusan masalah
dilakukan dengan bantuan
guru
Pengamatan cermat , tetapi
mengandung interpretasi
(tafsiran terhadap
pengamatan)
Melakukan analisis data,
namun tidak melakukan
upaya mengaitkan
antarvariabel
Lisan dan tertulis , namun
tidak dipadukan

3
Perumusan
masalah
dilakukan secara mandiri
(individual atau kelompok)
Pengamatan cermat dan bebas
interpretasi
Melakukan analisis dan
mencoba mengaitkan
antarvariabel yang diselidiki
(atau bentuk lain, misalnya
mengklasifikasi)
Memadukan hasil tertulis
sebagai bagian dari penyajian
secara lisan

Kategori baik jika nilai peserta didik 75.

Penilaian Sikap
No

A
B
C

Nama

= Kerajinan belajar
= Kerjasama
= Kejujuran

Aspek Yang Dinilai


B
C
D

D
E

Rata-rata

= Sopan santun
= Tanggung Jawab

Keterangan: Skala penilaian sikap dibuat dengan rentang antara 1 sampai dengan 5.
1 = sangat kurang;
4 = baik
2 = kurang;
5 = amat baik
3 = cukup;

Untuk penilaian sikap, angka ini berfungsi sebagai alat peringkas profil peserta didik,
bukan sebagai harga mati untuk KKM.
3.

Penilaian Pengetahuan :
Dilakukan bersama-sama setelah pertemuan ke 9 (pertemuan akhir Topik Obyek IPA,
Pegamatan dan Pengukuran.

Pertemuan III:
BESARAN POKOK PANJANG, MASSA
DAN WAKTU SERTA PENGUKURANNYA
Tujuan Pembelajaran :
a) Peserta didik dapat menjelaskan pengertian besaran pokok.
b) Peserta didik dapat menyebutkan 3 besaran pokok beserta satuannya.
c) Peserta didik dapat melakukan pengukuran besaran-besaran panjang, massa, waktu
dengan alat ukur yang sering dijumpai dalam kehidupan sehari-hari.
Materi Pembelajaran :

Semua satuan baku dapat diturunkan dari satuan besaran pokok.


Ada tujuh besaran pokok: panjang, massa, waktu, suhu, kuat arus, jumlah zat, dan
intensitas cahaya.
Definisi beberapa satuan :
Definisi 1 kilogram: satu kilogram standar (baku) sama dengan massa sebuah silinder
yang terbuat dari campuran platinum- iridium yang disimpan di Sevres, Paris,
Perancis
Definisi 1 meter: mula-mula 1 meter didefinikasikan sebagai panjang yang sama
dengan, sepersepuluh juta ( 1 10.000.000 ) jarak dari bumi khatulistiwa ke kutub
utara bumi sepanjang jarak bujur yang melewati kota Paris, Perancis. Definisi baru: 1
meter adalah jarak antara 2 goresan pada meter standar yang dibuat dari platina
iridium dan disimpan di Sevres. Definisi berikutnya: 1 meter adalah 1.650.763,73
kali panjang gelombang sinar merah jingga yang dipancarkan oleh gas krypton-86.

Definisi mutahir: 1 m adalah jarak yang ditempuh cahaya dalam waktu 1 299.792.458
detik.
Definisi 1 sekon atau 1 detik: 1 sekon adalah 1 86.400 kali satu hari rata-rata. Tetapi
karena satu hari di bumi tidak selalu tetap, maka dibuat definisi: 1 sekon adalah 1
86.400 kali waktu yang dibutuhkan bumi mengelilingi matahari 1 kali. Definisi
diperbaiki lagi: 1 sekon adalah waktu yang dibutuhkan oleh atom Cesium-33 untuk
bergetar 9.192.631.771 kali.
Definisi dari 1 ampere adalah kuat arus listrik yang memindahkan muatan listrik 1
Coulomb tiap 1 detik.
Definisi 1 mol: jumlah zat suatu sistem yang mengandung entitas elementer (atom,
molekul, ion, elektron) sebanyak atom-atom yang berada dalam 12 gram karbon-12.
Definisi 1 candela: intensitas cahaya, dalam suatu arah, dari satu sumber yang
memancarkan radiasi monokromatik dengan frekuensi 5401012 hertz dan yang
mempunyai intensitas radian 1683 watt per steradian.

Dalam pengukuran, perhatikan posisi nol (untuk pengukuran panjang ujung benda awal
berimpit dengan angka nol; untuk pengukuran massa, posisi neraca setimbang saat tidak
ada benda di piring beban. Jika belum setimbang, kalibrasikan dengan memutar skrup
kalibrasi).
Dalam pengukuran, posisi mata harus tegak lurus dengan skala yang ditunjuk, untuk
menghindari paralaks.

Cara mengukur massa dengan neraca:


Kalibrasikan neraca hingga diperoleh posisi lengan mendatar saat semua beban geser
di angka nol, dengan cara memutar skrup kalobrasi.
Letakkan benda di piring beban.
Geser-geser beban geser hingga setimbang (mulailah dari beban geser yang paling
besar).
Baca hasilnya, jumlahkan

Kegiatan Pembelajaran :
a)

Kegiatan Pendahuluan
Memberitahukan tujuan pembelajaran
Motivasi : Peserta didik diajak Mengamati Penggunaan Alat Ukur. Diajak untuk
mengidentifikasi besaran panjang, massa, dan waktu; sebagai besaran pokok.

b) Kegiatan Inti
Membentuk kelompok
Siswa diminta mengamati bagaimana guru memodelkan Menaksir dan Mengukur
dan Pengukuran Massa, serta mengukur waktu. (Eksplorasi)
Siswa melakukan kegiatan Menaksir dan Mengukur dan Pengukuran Massa, serta
mengukur waktu. (Eksplorasi)
Siswa diminta mendiskusikan hasilnya (terus tekankan observasi inferensi
komunikasi). (Eksplorasi)
Siswa didorong untuk tidak takut salah. Ditekankan bahwa menaksir itu penting
untuk mengasah kepekaan terhadap skala besaran yang diukur.
Siswa diberi tantangan Mengukur massa zat air dengan mendiskusikan terlebih
dahulu caranya dengan kelompoknya sebelum melakukannya. (Eksplorasi)
Siswa didiminta untuk mencatat semua hasil kegiatannya (Elaborasi)
Siswa mengkomunikasikan hasil kegiatannya dengan presentasi, siswa lain diminta
untuk mencermati, menanyakan dan mendiskusikannya secara klasikal (Elaborasi)
Guru memberikan masukan, umpan balik, dan mendorong siswa untuk menarik
kesimpulan (Konfirmasi)
c)

Penutup
Guru mereview ulang kegiatan (Konfirmasi)
Siswa diminta untuk menuliskan refleksi serta melakukan tugas mandiri:
Membandingkan Besaran dan Satuan pada Mikroorganisme dan Benda Langit.
(Konfirmasi)

Alat, Bahan, dan Media


a) Alat: mistar, neraca, stopwatch, gelas ukur, air, serta serta benda- benda yang hendak
diukur panjang atau massanya.
b) Media: model atau ppt tentang cara pengukuran massa dengan neraca tiga lengan.
Sumber Belajar
a)
b)
c)

Buku pegangan bagi peserta didik.


LKS
Sumber lain yang relevan (misalnya BSE IPA CTL, internet).

Penilaian
1.

Penilaian Kinerja
a. Lembar Penilaian :
No

Keterangan :

Nama

Aspek YangDinilai
2
3

Rata-rata

1
2

= Merumuskan pertanyaan
= Pengamatan

3
4

= Menafsirkan data
= Mengkomunikasikan

b. Rubriknya :
Aspek Yg
Dinilai
Merumuskan
pertanyaan/
masalah
Pengamatan

1
Masalah tidak
dirumuskan
Pengamatan tidak
cermat

Menafsirkan data

Tidak melakukan
penafsiran data

Mengomunikasikan

Dilakukan secara
lisan

nilai = skor yang diperoleh x 100


skor maks
2.

Penilaian
2
Perumusan masalah
dilakukan dengan bantuan
guru
Pengamatan cermat , tetapi
mengandung interpretasi
(tafsiran terhadap
pengamatan)
Melakukan analisis data,
namun tidak melakukan
upaya mengaitkan
antarvariabel
Lisan dan tertulis , namun
tidak dipadukan

3
Perumusan
masalah
dilakukan secara mandiri
(individual atau kelompok)
Pengamatan cermat dan bebas
interpretasi
Melakukan analisis dan
mencoba mengaitkan
antarvariabel yang diselidiki
(atau bentuk lain, misalnya
mengklasifikasi)
Memadukan hasil tertulis
sebagai bagian dari penyajian
secara lisan

Kategori baik jika nilai peserta didik 75.

Penilaian Sikap
No

A
B
C

Nama

= Kerajinan belajar
= Kerjasama
= Kejujuran

Aspek Yang Dinilai


B
C
D

D
E

Rata-rata

= Sopan santun
= Tanggung Jawab

Keterangan: Skala penilaian sikap dibuat dengan rentang antara 1 sampai dengan 5.
1 = sangat kurang;
4 = baik
2 = kurang;
5 = amat baik
3 = cukup;
Untuk penilaian sikap, angka ini berfungsi sebagai alat peringkas profil peserta didik,
bukan sebagai harga mati untuk KKM.
3.

Penilaian Pengetahuan :
Dilakukan bersama-sama setelah pertemuan ke 9 (pertemuan akhir Topik Obyek IPA,
Pegamatan dan Pengukuran.

Pertemuan IV:
BESARAN TURUNAN (3JP)
Tujuan Pembelajaran :
a) Peserta didik dapat menjelaskan pengertian besaran turunan.
b) Peserta didik dapat menyebutkan 3 contoh besaran turunan beserta satuannya.
c) Peserta didik dapat melakukan pengukuran besaran-besaran turunan sederhana yang
sering dijumpai dalam kehidupan sehari-hari.
Materi Pembelajaran :

Besaran turunan yang digunakan pada bidang IPA misalnya luas daun, volume,
konsentrasi, dan laju pertumbuhan tanaman.
Secara kimia, ada banyak cara untuk mendefinisikan konsentrasi larutan, misalnya
molaritas, molalitas, dan lain-lain.
Massa jenis termasuk besaran turunan
Konversi satuan luas dan volume, misalnya: 1 m2 = 1 m x 1 m = 100 cm x 100 cm
=10.000 cm2 = 104 cm2
Besaran turunan di bidang biologi misalnya frekuensi denyut nadi, produktivitas lahan,
dan lain-lain), dibidang kimia : konsentrasi larutan.
Besaran turunan adalah penurunan dari satu atau lebih besaran pokok
Beberapa contoh besaran turunan :

Kegiatan Pembelajaran :
a)

Kegiatan Pendahuluan :
Memberitahukan tujuan pembelajaran
Motivasi : Ditunjukkan selembar kertas, diskusikan satuan luas, diskusi masuk ke
besaran
turunan.
b) Kegiatan Inti :
Dibentuk kelompok
Siswa diminta mengamati guru mendemonstrasikan cara mengukur luas daun
Secara berkelompok, peserta didik melakukan kegiatan Mengukur Luas Daun.
Mengukur volume benda dengan gelas kimia.
Siswa mendiskusikan hasilnya (terus tekankan observasi inferensi komunikasi).
Peserta didik didorong untuk tidak takut salah.
Berikutnya siswa juga diminta untuk menghitung besaran turunan volume,
menentukan konsentrasi larutan, dan laju pertumbuhan.
Siswa diminta menuliskan hasil pengamatan dan perhitungannya di LKS
Siswa mempresentasikan hasil pengamatan dan perhitungannya di depan kelas
Siswa lain diminta untuk mencermati, menanyakan dan mendiskusikan secara klasikal
Guru memberikan masukan, umpan balik, dan mendorong siswa untuk menarik
kesimpulan (Konfirmasi)
c)

Penutup
Guru mereview kegiatan dan membantu siswa untuk menarik kesimpulan
Siswa diminta membuat refleksi
Guru memberikan penjelasan tugas proyek Cara ekonomis membeli minuman

Alat, Bahan, dan Media :


a) Alat dan bahan untuk kegiatan mengukur luas daun (daun, kertas milimeter, penjepit,
pensil).
b) Media: film pertumbuhan tanaman, Lembar kerja siswa untuk menghitung besaran
turunan
Sumber Belajar :
a) Buku pegangan bagi peserta didik
b) Sumber lain yang relevan (misalnya BSE IPA CTL, internet)

Penilaian
1.

Penilaian Kinerja
a. Lembar Penilaian :
No

Nama

Keterangan :
1 = Merumuskan pertanyaan
2 = Pengamatan

Aspek YangDinilai
2
3

3
4

Rata-rata

= Menafsirkan data
= Mengkomunikasikan

b. Rubriknya :
Aspek Yg
Dinilai
Merumuskan
pertanyaan/
masalah
Pengamatan

1
Masalah tidak
dirumuskan
Pengamatan tidak
cermat

Menafsirkan data

Tidak melakukan
penafsiran data

Mengomunikasikan

Dilakukan secara
lisan

nilai = skor yang diperoleh x 100


skor maks
2.

Penilaian
2
Perumusan masalah
dilakukan dengan bantuan
guru
Pengamatan cermat , tetapi
mengandung interpretasi
(tafsiran terhadap
pengamatan)
Melakukan analisis data,
namun tidak melakukan
upaya mengaitkan
antarvariabel
Lisan dan tertulis , namun
tidak dipadukan

3
Perumusan
masalah
dilakukan secara mandiri
(individual atau kelompok)
Pengamatan cermat dan bebas
interpretasi
Melakukan analisis dan
mencoba mengaitkan
antarvariabel yang diselidiki
(atau bentuk lain, misalnya
mengklasifikasi)
Memadukan hasil tertulis
sebagai bagian dari penyajian
secara lisan

Kategori baik jika nilai peserta didik 75.

Penilaian Sikap
No

A
B
C

Nama

= Kerajinan belajar
= Kerjasama
= Kejujuran

Aspek Yang Dinilai


B
C
D

D
E

= Sopan santun
= Tanggung Jawab

Rata-rata

Keterangan: Skala penilaian sikap dibuat dengan rentang antara 1 sampai dengan 5.
1 = sangat kurang;
4 = baik
2 = kurang;
5 = amat baik
3 = cukup;
Untuk penilaian sikap, angka ini berfungsi sebagai alat peringkas profil peserta didik,
bukan sebagai harga mati untuk KKM.
3.

Penilaian Pengetahuan :
Dilakukan bersama-sama setelah pertemuan ke 9 (pertemuan akhir Topik Obyek IPA,
Pegamatan dan Pengukuran.

Pertemuan V:
TUGAS PROYEK (3 JP)
Tujuan Pembelajaran :
a.

Peserta didik dapat menerapkan pengamatan (termasuk pengukuran) untuk memecahkan


masalah yang relevan.

Kegiatan Pembelajaran
a)

Pendahuluan
Memberitahukan tujuan pembelajaran kepada siswa
Motivasi : Menanyakan kepada siswa, bagaimana cara mereka menentukan bahwa
suatu
produk itu dikatakan murah atau mahal ?
Orientasikan peserta didik kepada masalah : Cara Ekonomis Membeli Minuman

b) Pembelajaran :
Siswa dibagi dalam kelompok
Siswa diminta untuk membaca LKS (Eksplorasi)
Secara berkelompok siswa pergi ke toko di dekat sekolah untuk survey harga
minuman (Eksplorasi)
Siswa diminta untuk menulis hasil pengamatan (Elaborasi)
Siswa mendiskusikan dengan kelompoknya untuk merancang tabel hasil pengamatan
dan menganalisisnya (Eksplorasi)
Siswa mendiskusikan kesimpulan dari kerja kelompok (Eksplorasi)
Siswa diminta untuk membuat laporan kerja proyek seperti yang dijelaskan oleh guru
(Laporan boleh berupa poster, foto, deskripsi, atau karikatur) (Elaborasi)
Siswa memamerkan karyanya di bangsal (Elaborasi)
Siswa kelompok lain mencermati, menanyakan dan mengkritisi hasil dari masingmasing kelompok. (Elaborasi)

c)

Penutup :

Guru memberikan review atas hasil siswa (konfirmasi)


Siswa diminta untuk melakukan refleksi terhadap cara pemecahan masalah dan kerja
proyeknya (konfirmasi)
Alat, Bahan, dan Media
a) LKS dan panduan tugas proyek
Sumber Belajar
a) Buku pegangan bagi peserta didik.
b) Sumber lain yang relevan (misalnya BSE IPA CTL, internet).
Penilaian
1.

Penilaian Kinerja
a. Lembar Penilaian :
No

Nama

Keterangan :
1 = Merumuskan pertanyaan
2 = Pengamatan

Aspek YangDinilai
2
3

3
4

Rata-rata

= Menafsirkan data
= Mengkomunikasikan

b. Rubriknya :
Aspek Yg
Dinilai
Merumuskan
pertanyaan/
masalah
Pengamatan

1
Masalah tidak
dirumuskan
Pengamatan tidak
cermat

Menafsirkan data

Tidak melakukan
penafsiran data

Mengomunikasikan

Dilakukan secara
lisan

nilai = skor yang diperoleh x 100

Penilaian
2
Perumusan masalah
dilakukan dengan bantuan
guru
Pengamatan cermat , tetapi
mengandung interpretasi
(tafsiran terhadap
pengamatan)
Melakukan analisis data,
namun tidak melakukan
upaya mengaitkan
antarvariabel
Lisan dan tertulis , namun
tidak dipadukan

3
Perumusan
masalah
dilakukan secara mandiri
(individual atau kelompok)
Pengamatan cermat dan bebas
interpretasi
Melakukan analisis dan
mencoba mengaitkan
antarvariabel yang diselidiki
(atau bentuk lain, misalnya
mengklasifikasi)
Memadukan hasil tertulis
sebagai bagian dari penyajian
secara lisan

Kategori baik jika nilai peserta didik 75.

skor maks
2.

Penilaian Sikap
No

A
B
C

Nama

= Kerajinan belajar
= Kerjasama
= Kejujuran

Aspek Yang Dinilai


B
C
D

D
E

Rata-rata

= Sopan santun
= Tanggung Jawab

Keterangan: Skala penilaian sikap dibuat dengan rentang antara 1 sampai dengan 5.
1 = sangat kurang;
4 = baik
2 = kurang;
5 = amat baik
3 = cukup;
Untuk penilaian sikap, angka ini berfungsi sebagai alat peringkas profil peserta didik,
bukan sebagai harga mati untuk KKM.
3.

Penilaian Pengetahuan :
Dilakukan bersama-sama setelah pertemuan ke 9 (pertemuan akhir Topik Obyek IPA,
Pegamatan dan Pengukuran.

Pertemuan VI:
BESARAN POKOK UNTUK
SUHU, KUAT ARUS DAN INTENSITAS CAHAYA (2JP)
Tujuan Pembelajaran :
a) Peserta didik dapat menjelaskan pengertian besaran pokok.
b) Peserta didik dapat menyebutkan 3 besaran pokok untuk suhu, kuat arus dan intensitas
cahaya beserta satuannya.
c) Peserta didik dapat melakukan pengukuran besaran-besaran kuat arus listrik dan
intensitas cahaya dengan alat ukurnya.
d) Peserta didik dapat menentukan hal-hal yang membuat listrik menjadi boros dalam
pemakaiannya
e) Peserta didik dapat menentukan cara-cara menghemat listrik.
Materi Pembelajaran :

Semua satuan baku dapat diturunkan dari satuan besaran pokok.


Ada tujuh besaran pokok: panjang, massa, waktu, suhu, kuat arus, jumlah zat, dan
intensitas cahaya.
Definisi beberapa satuan :

Definisi dari 1 ampere adalah kuat arus listrik yang memindahkan muatan listrik 1
Coulomb tiap 1 detik.
Definisi 1 candela: intensitas cahaya, dalam suatu arah, dari satu sumber yang
memancarkan radiasi monokromatik dengan frekuensi 5401012 hertz dan yang
mempunyai intensitas radian 1683 watt per steradian.
Definisi Satu Kelvin adalah 1/273,16 kali suhu termodinamika titik tripel air.
Alat ukur untuk suhu adalah thermometer :
Jenisnya ada : thermometer Kelvin, Thermometer celsius, Thermometer Farenheit, dan
Thermometer Reamur

Perbandingan Celcius : Reamur : Fahrenheit : Kelvin = 5 : 4 : 9 + 32 : 1 + 273


Alat ukur untuk kuat arus listrik adalah : Amperemeter

Alat ukur untuk intensitas cahaya adalah : candlemeter atau lux meter
Gambar Lux meter digital

Kegiatan Pembelajaran :
a)

Kegiatan Pendahuluan :
Memberitahukan tujuan pembelajaran
Motivasi : Ditunjukkan selembar kertas, diskusikan satuan luas, diskusi masuk ke
besaran
turunan.
b) Kegiatan Inti :
Dibentuk kelompok
Siswa diminta mengamati guru mendemonstrasikan cara mengukur arus listrik, suhu
air, dan intensitas cahaya lampu

Secara berkelompok siswa diminta untuk membaca LKS besaran pokok Suhu, uat
arus dan intensitas cahaya.
Secara berkelompok, peserta didik melakukan kegiatan Mengukur arus listrik pada
beberapa alat listrik, suhu beberapa botol air yang disediakan, intensitas lampu
beberapa ruangan dan luar ruangan
Siswa mendiskusikan hasilnya (terus tekankan observasi inferensi komunikasi).
Peserta didik didorong untuk tidak takut salah.
Siswa diminta menuliskan hasil pengamatan dan perhitungannya di LKS
Siswa mempresentasikan hasil pengamatan dan perhitungannya di depan kelas
Siswa lain diminta untuk mencermati, menanyakan dan mendiskusikan secara klasikal
Guru memberikan masukan, umpan balik, dan mendorong siswa untuk menarik
kesimpulan (Konfirmasi)
c)

Penutup
Guru mereview kegiatan dan membantu siswa untuk menarik kesimpulan
Siswa diminta membuat refleksi
Guru memberikan penjelasan tugas mengkonversikan suhu dalam beberapa satuan
suhu

Alat, Bahan, dan Media :


a) Alat pengukur suhu, intensitas cahaya dan arus listrik, beberapa peralatan listrik
b) Media: Lembar kerja siswa besaran pokok, suhu, kuat arus dan intensitas cahaya
Sumber Belajar :
a) Buku pegangan bagi peserta didik
b) Sumber lain yang relevan (misalnya BSE IPA CTL, internet)

Penilaian
4.

Penilaian Kinerja
a. Lembar Penilaian :
No

Nama

Keterangan :
2 = Merumuskan pertanyaan
3 = Pengamatan
a. Rubriknya :

Aspek YangDinilai
2
3

3
4

Rata-rata

= Menafsirkan data
= Mengkomunikasikan

Aspek Yg
Dinilai
Merumuskan
pertanyaan/
masalah
Pengamatan

1
Masalah tidak
dirumuskan
Pengamatan tidak
cermat

Menafsirkan data

Tidak melakukan
penafsiran data

Mengomunikasikan

Dilakukan secara
lisan

nilai = skor yang diperoleh x 100


skor maks
5.

Penilaian
2
Perumusan masalah
dilakukan dengan bantuan
guru
Pengamatan cermat , tetapi
mengandung interpretasi
(tafsiran terhadap
pengamatan)
Melakukan analisis data,
namun tidak melakukan
upaya mengaitkan
antarvariabel
Lisan dan tertulis , namun
tidak dipadukan

3
Perumusan
masalah
dilakukan secara mandiri
(individual atau kelompok)
Pengamatan cermat dan bebas
interpretasi
Melakukan analisis dan
mencoba mengaitkan
antarvariabel yang diselidiki
(atau bentuk lain, misalnya
mengklasifikasi)
Memadukan hasil tertulis
sebagai bagian dari penyajian
secara lisan

Kategori baik jika nilai peserta didik 75.

Penilaian Sikap
No

A
B
C

Nama

= Kerajinan belajar
= Kerjasama
= Kejujuran

Aspek Yang Dinilai


B
C
D

D
E

Rata-rata

= Sopan santun
= Tanggung Jawab

Keterangan: Skala penilaian sikap dibuat dengan rentang antara 1 sampai dengan 5.
1 = sangat kurang;
4 = baik
2 = kurang;
5 = amat baik
3 = cukup;
Untuk penilaian sikap, angka ini berfungsi sebagai alat peringkas profil peserta didik,
bukan sebagai harga mati untuk KKM.

6.

Penilaian Pengetahuan :
a. Tes pilihan Ganda
1.

Alat yang dapat dipakai untuk mengukur diameter cincin adalah...


a. Mistar
b. Neraca analitis
c. Jangka sorong
d. Thermometer

2.

Alat yang dipakai untuk mengukur suhu adalah...


a. Thermometer b. Air raksa
c. Alkohol

d. Barometer

3.

Skala 20o C pada skala Thermometer


b. 120
b. 96

4.

Alat yang dipakai untuk mengukur massa suatu benda adalah...


a. Jangka sorong b. Mistar
c. Neraca
d. Thermometer

5.

Satuan untuk besaran panjang dalam SI adalah...


a. Depa
b. Kilogram
c. Meter

d. Kelvin

Satuan untuk Kecepatan dalam SI adalah...


b. m2
b. Km / jam
c. m3

d. Km / hari

6.

Reamur menunjukkan ...o R


c. 25
d. 16

8.

Sebuah peti memiliki volume sebesar 3 m3. Apabila volume balok tersebut
dinyatakan dalam cm3, besar volume balok tersebut adalah ....
a. 3 . 103 cm3
b. 3 . 104 cm3
c. 3 . 105 cm3
d. 3 . 106 cm3

9.

Sebuah benda yang tidak beraturan diukur oleh gelas ukur, seperti pada gambar
berikut.

Volume benda tidak beraturan tersebut adalah ....


a. 20 mL
b. 30 mL
c. 40 mL

d. 50 mL

10. Perhatikan tabel di bawah ini.

Alat ukur dan satuan besaran pokok menurut SI yang benar adalah ....
a. 1 dan 2
b. 1 dan 3
c. 4 dan 3
d. 2 dan 4
b.

Tes uraian

1.

Jelaskan apa yang dimaksud dengan pengukuran!


2.
Jelaskan apakah yang dimaksud dengan besaran pokok dan beri 3 contohnya
beserta satuannya !
3.
Jelaskan apakah yang dimaksud dengan besaran turunan dan beri 3 contohnya
beserta satuannya !
4.
Apakah kelebihan jangka sorong dibanding dengan alat pengukur panjang
lainnya?
5.
Sebuah balok memiliki panjang 20 cm, lebar 5 cm dan lebar 0,5 cm. Berapa
volume balok tersebut?
6.
Sebuah benda berbentuk kubus, dengan panjang sisisisinya 10 cm. Berapa
volume benda tersebut?
7.
Sebuah tabung milik Pak Yahya dapat memuat air dengan volume maksimal 15
liter. Jika tinggi tabung tersebut 50 cm, berapakah jari-jari tabung milik Pak
Yahya?
8.
Luas tanah Pak Ahmad yang berbentuk persegi panjang adalah 500 m2. Jika Pak
Ahmad akan membangun rumah dengan ukuran 20 m dari setiap tepi tanah,
berapakah luas tanah yang masih kosong?
9.
Bagaimana cara mengukur benda yang tidak beraturan? Jelaskan!
10. Tentukan hasil pengukuran dari Jangka sorong berikut :

Mengetahui :
Pengajar :
Kepala Sekolah

Drs. Dominikus Misnunarso, MM


Andajani, M.Pd

Surabaya, 1 Agustus 2014


Guru

Lili