Anda di halaman 1dari 18

SMP Katolik Santo Stanislaus 2014

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran


(RPP)
Satuan Pendidikan
Mata Pelajaran
Kelas /Semester
Tema / Sub Tema
Alokasi Waktu

: SMP KATOLIK SANTO STANISLAUS


: Ilmu Pengetahuan Alam (IPA)
: 7 / Gasal
: Obyek IPA dan Pengamatannya Serta Pengukuran
: 3 x 5 Jam Pelajaran

Kompetensi Inti
:
KI 1 : Menghargai dan menghayati ajaran agama yang dianutnya.
KI 2 : Menghargai dan menghayati perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli (toleransi, gotong
royong), santun, percaya diri, dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan
alam dalam jangkauan pergaulan dan keberadaannya.
KI 3 : Memahami pengetahuan (faktual, konseptual, dan prosedural) berdasarkan rasa ingin tahunya
tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya terkait fenomena dan kejadian tampak
mata.
KI 4 : Mencoba, mengolah, dan menyaji dalam ranah konkret (menggunakan, mengurai, merangkai,
memodifikasi, dan membuat) dan ranah abstrak (menulis, membaca, menghitung,
menggambar, dan mengarang) sesuai dengan yang dipelajari di sekolah dan sumber lain yang
sama dalam sudut pandang/teori.
Kompetensi Dasar

1.1. Mengagumi keteraturan dan kompleksitas ciptaan Tuhan tentang aspek fisik dan kimiawi,
kehidupan dalam ekosistem, dan peranan manusia dalam lingkungan serta mewujudkannya
dalam pengamalan ajaran agama yang dianutnya.
2.1

2.2
2.3
2.4

Menunjukkan perilaku ilmiah (memiliki rasa ingin tahu; objektif; jujur; teliti; cermat; tekun;
hati-hati; bertanggung jawab; terbuka; kritis; kreatif; inovatif dan peduli lingkungan) dalam
aktivitas sehari-hari sebagai wujud implementasi sikap dalam melakukan pengamatan,
percobaan, dan berdiskusi
Menghargai kerja individu dan kelompok dalam aktivitas sehari-hari sebagai wujud
implementasi melaksanakan percobaan dan melaporkan hasil percobaan
Menghargai kerja individu dan kelompok dalam aktivitas sehari-hari sebagai wujud
implementasi melaksanakan percobaan dan melaporkan hasil percobaan
Menunjukkan penghargaan kepada orang lain dalam aktivitas sehari-hari sebagai wujud
implementasi perilaku menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan

3.

Memahami konsep pengukuran berbagai besaran yang ada pada diri, makhluk hidup, dan
lingkungan fisik sekitar sebagai bagian dari observasi, serta pentingnya perumusan satuan
terstandar (baku) dalam pengukuran

4.

Menyajikan hasil pengukuran terhadap besaran-besaran pada diri, makhluk hidup, dan
lingkungan fisik dengan menggunakan satuan tak baku dan satuan baku

Indikator
3.1.
3.2.
3.3.
3.4.
3.5.

Memahami konsep pengukuran berbagai besaran yang ada pada diri sendiri dengan satuan
baku
Memahami konsep pengukuran berbagai besaran yang ada pada diri sendiri dengan satuan tak
baku
Memahami konsep pengukuran berbagai besaran yang ada pada mahluk hidup dengan satuan
baku
Memahami konsep pengukuran berbagai besaran yang ada pada mahluk hidup dengan satuan
tak baku
Memahami konsep pengukuran berbagai besaran yang ada pada ingkungan fisik dengan satuan
baku

SMP Katolik Santo Stanislaus 2014


3.6.

Memahami konsep pengukuran berbagai besaran yang ada pada lingkungan fisik dengan
satuan tak baku

4.1.

Menyajikan hasil pengukuran terhadap besaran-besaran yang ada pada diri sendiri dengan
satuan baku
Menyajikan hasil pengukuran terhadap besaran-besaran yang ada pada diri sendiri dengan
satuan tak baku
Menyajikan hasil pengukuran terhadap besaran-besaran yang ada pada mahluk hidup dengan
satuan baku
Menyajikan hasil pengukuran terhadap besaran-besaran yang ada pada mahluk hidup dengan
satuan tak baku
Menyajikan hasil pengukuran terhadap besaran-besaran yang ada pada lingkungan fisik
dengan satuan baku
Menyajikan hasil pengukuran terhadap besaran-besaran yang ada pada lingkungan fisik
dengan satuan tak baku

4.2.
4.3.
4.4.
4.5.
4.6.

PERTEMUAN 1
OBYEK IPA DAN PENGAMATANNYA
Tujuan Pembelajaran
a)
b)
c)
d)

Peserta didik dapat menyajikan hasil pengamatan, inferensi, dan mengomunikasikan hasil.
Peserta didik dapat menjelaskan tiga komponen keterampilan proses: pengamatan, inferensi,
dan komunikasi.
Peserta didik dapat menjelaskan kegunaan mempelajari IPA.
Peserta didik dapat menyebutkan objek yang dipelajari dalam IPA.

Materi Pembelajaran :
IPA adalah ilmu yang mempelajari tentang segala sesuatu yang ada di sekitar kita secara sistematis.
Hasil dari mempelajari IPA dapat menjelaskan apa dan mengapa sesuatu dapat terjadi serta
memperkirakan sesuatu yang terjadi saat ini maupun yang akan datang terhadap alam sekitar. Hasilhasil mempelajari dan penemuan dalam bidang IPA ini dapat dimanfaatkan untuk kesejahteraan hidup
manusia, seperti komputer, televisi, biji jagung hibrida, pupuk, dan sebagainya.
Pengamatan adalah bagian yang penting dalam pelajaran IPA. Hasil pengamatan dapat disusun dalam
bentuk deskripsi. Pengamatan terhadap teman misalnya berupa pengamatan, tinggi, rambut hitam,
kulit cokelat dan agak halus, memiliki denyut, bernapas, dan lain-lain. Dengan hasil pengamatan ini,
berbagai pertanyaan lanjutan akan muncul. Pertanyaan-pertanyaan tersebut, misalnya jika dia berlarilari, apakah cara bernapasnya tetap? Apakah denyutnya juga berubah? Dengan penyelidikan lanjutan,
akan diperoleh pemahaman yang makin lengkap tentang obyek yang diamati.
Kegiatan Pembelajaran :
a) Kegiatan Pendahuluan :

Memberitahukan tujuan pembelajaran


Motivasi : menunjukkan berbagai produk hasil dari IPA; meminta peserta didik mengamati
teman dan menyampaikan hasil pengamatannya

b) Kegiatan Inti :
Membentuk kelompok
Secara berkelompok, peserta didik melakukan kegiatan Kerja dalam IPA, (lihat buku
siswa halaman 3 dan 4) (Eksplorasi)
Siswa diminta mendiskusikan hasilnya. (Eksplorasi)
Siswa diminta menuliskan hasil kerjanya (sesuai kreasinya) (Elaborasi)

SMP Katolik Santo Stanislaus 2014

Siswa diminta untuk mengkomunikasikan hasil kerjanya dan siswa lain diminta untuk
mencermati, menanyakan, mendiskusikan secara klasikal. (Elaborasi)
Guru memberikan masukan, umpan balik dan membantu siswa untuk membuat
kesimpulan (Konfirmasi)

c) Penutup
Guru mereview ulang kegiatan pembelajaran (Konfirmasi)
Siswa diminta untuk menuliskan refleksi pada tempat yang sudah disediakan di dalam
LKS(Konfirmasi)
Alat, Bahan, dan Media
a) Alat dan Bahan : Kertas tissue, air, gelas kimia, penggaris, spidol.
b) Media: benda atau gambar manfaat IPA
Sumber Belajar :
a. Buku pegangan peserta didik.
b. LKS Obyek IPA (terlampir)
c. Sumber lain yang relevan (misalnya internet).
Penilaian :
1. Penilaian Kinerja
a. Lembar Penilaian :
No

Nama

Keterangan :
1 = Merumuskan pertanyaan
2 = Pengamtan

Aspek YangDinilai
2
3

3
4

Rata-rata

= Menafsirkan data
= Mengkomunikasikan

b. Rubriknya :
Aspek Yg
Dinilai
Merumuskan
pertanyaan/
masalah
Pengamatan

1
Masalah tidak
dirumuskan
Pengamatan tidak
cermat

Menafsirkan data

Tidak melakukan
penafsiran data

Mengomunikasikan

Dilakukan secara
lisan

nilai = skor yang diperoleh x 100


skor maks

Penilaian
2
Perumusan masalah
dilakukan dengan bantuan
guru
Pengamatan cermat , tetapi
mengandung interpretasi
(tafsiran terhadap
pengamatan)
Melakukan analisis data,
namun tidak melakukan
upaya mengaitkan
antarvariabel
Lisan dan tertulis , namun
tidak dipadukan

3
Perumusan
masalah
dilakukan secara mandiri
(individual atau kelompok)
Pengamatan cermat dan bebas
interpretasi
Melakukan analisis dan
mencoba mengaitkan
antarvariabel yang diselidiki
(atau bentuk lain, misalnya
mengklasifikasi)
Memadukan hasil tertulis
sebagai bagian dari penyajian
secara lisan

Kategori baik jika nilai peserta didik 75.

SMP Katolik Santo Stanislaus 2014

2. Penilaian Sikap
No

A
B
C

Nama

= Kerajinan belajar
= Kerjasama
= Kejujuran

Aspek Yang Dinilai


B
C
D

D
E

Rata-rata

= Sopan santun
= Tanggung Jawab

Keterangan: Skala penilaian sikap dibuat dengan rentang antara 1 sampai dengan 5.
1 = sangat kurang;
4 = baik
2 = kurang;
5 = amat baik
3 = cukup;
Untuk penilaian sikap, angka ini berfungsi sebagai alat peringkas profil peserta didik, bukan
sebagai harga mati untuk KKM.
3. Penilaian Pengetahuan : Dilakukan bersama-sama setelah pertemuan ke 9 (pertemuan akhir
Topik Obyek IPA, Pegamatan dan Pengukuran.

PERTEMUAN 2
PENGUKURAN SEBAGAI BAGIAN DARI PENGAMATAN
Tujuan Pembelajaran

a)

Peserta didik dapat melakukan pengukuran dengan satuan tak baku, melakukan inferensi, dan
mengomunikasikan hasil.
b) Peserta didik dapat menjelaskan pengertian pengukuran.
c) Peserta didik dapat menjelaskan pentingnya satuan baku.
d) Peserta didik dapat melakukan konversi satuan dalam SI dengan memanfaatkan nilai awalannya.
Materi Pembelajaran :

Pengukuran merupakan bagian dari pengamatan.


Pengukuran dapat dilakukan terhadap besaran benda-benda, tidak hanya benda mati (misalnya,
massa kelinci, panjang telinga kelinci, suhu kelinci, dan lain-lain).
Contoh bukan besaran IPA: cinta, keadilan, rasa sayang, dan lain- lain.
Pengukuran merupakan proses membandingkan besaran dengan besaran lain yang sejenis
sebagai satuan.
Hasil pengukuran: nilai (angka) dan satuan.
Satuan ada yang tidak terstandar, misalnya jengkal (dari jarak ujung ibu jari sampai dengan jari
kelingking), depa (jarak ujung telunjuk tangan kiri sampai dengan telunjuk tangan kanan ketika
tangan direntangkan ke samping kiri dan kanan), dan lain-lain.
Untuk memudahkan berkomunikasi, satuan dibuat baku (standar), yakni dalam Sistem
Internasional; kemudahan lainnya, sistem ini lipat 10 (metrik).
Awalan menunjukkan nilai kelipatan, misal: mili berarti 10-3, kilo berarti 103, dibuat agar angka
yang dikomunikasikan menjadi sederhana.
Ada satuan baku sistem British (digunakan di Amerika, Inggris, dan beberapa negara
Skandinavia), bukan sistem lipat 10.

SMP Katolik Santo Stanislaus 2014

Prakonsepsi: peserta didik sering menganggap pengukuran hanya melibatkan benda-benda mati

Kegiatan Pembelajaran
a)

Kegiatan Pendahuluan :
Memberitahukan tujuan Pembelajaran
Motivasi :
Ditunjukkan berbagai alat ukur (mistar, jangka, timbangan, dan lain-lain);
kemudian peserta didik diminta menyampaikan idenya tentang Mengapa
menggunakan alat itu?

b) Kegiatan Inti :
Membentuk kelompok,
Siswa melakukan kegiatan Membuat alat ukur sendiri (Eksplorasi)
Mendiskusikan hasilnya (terus tekankan observasi inferensi komunikasi). (Eksplorasi)
Menuliskan hasil kerjanya (sesuai kreasi peserta didik), (Elaborasi)
Mendorong siswa untuk tidak takut salah.
Menampilkan hasil kerja kelompok dengan presentasi (Elaborasi)
Mendorong siswa untuk berdiskusi kelas, menanyakan dan mendiskusikan secara klasikal
(Konfirmasi)
Guru memberikan umpan balik dan mendorong siswa untuk membuat kesimpulan
(Konfirmasi)
c)

Penutup :
Guru membantu siswa mereview kegiatan dan menekankan kesimpulan (Konfirmasi)
Siswa diminta untuk menuliskan refleksinya di tempat yang disediakan pada LKS (terlampir)
Penugasan mandiri: Kegiatan Mengamati Penggunaan Alat Ukur dengan format terlampir

Alat, Bahan, dan Media


a) Alat dan Bahan : Penggaris, Lingkungan sekitar
b) Media: benda atau gambar alat ukur, benda-benda sekitar yang akan diukur dalam kegiatan
Membuat alat ukur sendiri ; LKS Pengukuran Sebagai Bagian dari Pengamatan ; LKS tugas
Proyek Pengukuran
Sumber Belajar
a) Buku pegangan bagi peserta didik
b) Sumber lain yang relevan (misalnya internet)
Penilaian :
1.

Penilaian Kinerja
a. Lembar Penilaian :
No

Nama

Keterangan :
1 = Merumuskan pertanyaan
2 = Pengamatan
b. Rubriknya :

Aspek YangDinilai
2
3

3
4

= Menafsirkan data
= Mengkomunikasikan

Rata-rata

SMP Katolik Santo Stanislaus 2014

Aspek Yg
Dinilai
Merumuskan
pertanyaan/
masalah
Pengamatan

1
Masalah tidak
dirumuskan
Pengamatan tidak
cermat

Menafsirkan data

Tidak melakukan
penafsiran data

Mengomunikasikan

Dilakukan secara
lisan

nilai = skor yang diperoleh x 100


skor maks
2.

Penilaian
2
Perumusan masalah
dilakukan dengan bantuan
guru
Pengamatan cermat , tetapi
mengandung interpretasi
(tafsiran terhadap
pengamatan)
Melakukan analisis data,
namun tidak melakukan
upaya mengaitkan
antarvariabel
Lisan dan tertulis , namun
tidak dipadukan

3
Perumusan
masalah
dilakukan secara mandiri
(individual atau kelompok)
Pengamatan cermat dan bebas
interpretasi
Melakukan analisis dan
mencoba mengaitkan
antarvariabel yang diselidiki
(atau bentuk lain, misalnya
mengklasifikasi)
Memadukan hasil tertulis
sebagai bagian dari penyajian
secara lisan

Kategori baik jika nilai peserta didik 75.

Penilaian Sikap
No

A
B
C

Nama

= Kerajinan belajar
= Kerjasama
= Kejujuran

Aspek Yang Dinilai


B
C
D

D
E

Rata-rata

= Sopan santun
= Tanggung Jawab

Keterangan: Skala penilaian sikap dibuat dengan rentang antara 1 sampai dengan 5.
1 = sangat kurang;
4 = baik
2 = kurang;
5 = amat baik
3 = cukup;
Untuk penilaian sikap, angka ini berfungsi sebagai alat peringkas profil peserta didik, bukan
sebagai harga mati untuk KKM.
3.

Penilaian Pengetahuan :
Dilakukan bersama-sama setelah pertemuan ke 9 (pertemuan akhir Topik Obyek IPA, Pegamatan
dan Pengukuran.

Pertemuan III:

SMP Katolik Santo Stanislaus 2014

BESARAN POKOK PANJANG, MASSA


DAN WAKTU SERTA PENGUKURANNYA
Tujuan Pembelajaran :
a) Peserta didik dapat menjelaskan pengertian besaran pokok.
b) Peserta didik dapat menyebutkan 3 besaran pokok beserta satuannya.
c) Peserta didik dapat melakukan pengukuran besaran-besaran panjang, massa, waktu dengan alat
ukur yang sering dijumpai dalam kehidupan sehari-hari.
Materi Pembelajaran :

Semua satuan baku dapat diturunkan dari satuan besaran pokok.


Ada tujuh besaran pokok: panjang, massa, waktu, suhu, kuat arus, jumlah zat, dan intensitas
cahaya.
Definisi beberapa satuan :
Definisi 1 kilogram: satu kilogram standar (baku) sama dengan massa sebuah silinder yang
terbuat dari campuran platinum- iridium yang disimpan di Sevres, Paris, Perancis
Definisi 1 meter: mula-mula 1 meter didefinikasikan sebagai panjang yang sama dengan,
sepersepuluh juta ( 1 10.000.000 ) jarak dari bumi khatulistiwa ke kutub utara bumi sepanjang
jarak bujur yang melewati kota Paris, Perancis. Definisi baru: 1 meter adalah jarak antara 2
goresan pada meter standar yang dibuat dari platina iridium dan disimpan di Sevres. Definisi
berikutnya: 1 meter adalah 1.650.763,73 kali panjang gelombang sinar merah jingga yang
dipancarkan oleh gas krypton-86. Definisi mutahir: 1 m adalah jarak yang ditempuh cahaya
dalam waktu 1 299.792.458 detik.
Definisi 1 sekon atau 1 detik: 1 sekon adalah 1 86.400 kali satu hari rata-rata. Tetapi karena
satu hari di bumi tidak selalu tetap, maka dibuat definisi: 1 sekon adalah 1 86.400 kali waktu
yang dibutuhkan bumi mengelilingi matahari 1 kali. Definisi diperbaiki lagi: 1 sekon adalah
waktu yang dibutuhkan oleh atom Cesium-33 untuk bergetar 9.192.631.771 kali.
Definisi dari 1 ampere adalah kuat arus listrik yang memindahkan muatan listrik 1 Coulomb
tiap 1 detik.
Definisi 1 mol: jumlah zat suatu sistem yang mengandung entitas elementer (atom, molekul,
ion, elektron) sebanyak atom-atom yang berada dalam 12 gram karbon-12.
Definisi 1 candela: intensitas cahaya, dalam suatu arah, dari satu sumber yang memancarkan
radiasi monokromatik dengan frekuensi 5401012 hertz dan yang mempunyai intensitas radian
1683 watt per steradian.

Dalam pengukuran, perhatikan posisi nol (untuk pengukuran panjang ujung benda awal berimpit
dengan angka nol; untuk pengukuran massa, posisi neraca setimbang saat tidak ada benda di
piring beban. Jika belum setimbang, kalibrasikan dengan memutar skrup kalibrasi).
Dalam pengukuran, posisi mata harus tegak lurus dengan skala yang ditunjuk, untuk menghindari
paralaks.

Cara mengukur massa dengan neraca:

SMP Katolik Santo Stanislaus 2014


Kalibrasikan neraca hingga diperoleh posisi lengan mendatar saat semua beban geser di angka
nol, dengan cara memutar skrup kalobrasi.
Letakkan benda di piring beban.
Geser-geser beban geser hingga setimbang (mulailah dari beban geser yang paling besar).
Baca hasilnya, jumlahkan
Kegiatan Pembelajaran :
a)

Kegiatan Pendahuluan
Memberitahukan tujuan pembelajaran
Motivasi : Peserta didik diajak Mengamati Penggunaan Alat Ukur. Diajak untuk
mengidentifikasi besaran panjang, massa, dan waktu; sebagai besaran pokok.

b) Kegiatan Inti
Membentuk kelompok
Siswa diminta mengamati bagaimana guru memodelkan Menaksir dan Mengukur dan
Pengukuran Massa, serta mengukur waktu. (Eksplorasi)
Siswa melakukan kegiatan Menaksir dan Mengukur dan Pengukuran Massa, serta
mengukur waktu. (Eksplorasi)
Siswa diminta mendiskusikan hasilnya (terus tekankan observasi inferensi komunikasi).
(Eksplorasi)
Siswa didorong untuk tidak takut salah. Ditekankan bahwa menaksir itu penting untuk
mengasah kepekaan terhadap skala besaran yang diukur.
Siswa diberi tantangan Mengukur massa zat air dengan mendiskusikan terlebih dahulu
caranya dengan kelompoknya sebelum melakukannya. (Eksplorasi)
Siswa didiminta untuk mencatat semua hasil kegiatannya (Elaborasi)
Siswa mengkomunikasikan hasil kegiatannya dengan presentasi, siswa lain diminta untuk
mencermati, menanyakan dan mendiskusikannya secara klasikal (Elaborasi)
Guru memberikan masukan, umpan balik, dan mendorong siswa untuk menarik kesimpulan
(Konfirmasi)
c)

Penutup
Guru mereview ulang kegiatan (Konfirmasi)
Siswa diminta untuk menuliskan refleksi serta melakukan tugas mandiri: Membandingkan
Besaran dan Satuan pada Mikroorganisme dan Benda Langit. (Konfirmasi)

Alat, Bahan, dan Media


a) Alat: mistar, neraca, stopwatch, gelas ukur, air, serta serta benda- benda yang hendak diukur
panjang atau massanya.
b) Media: model atau ppt tentang cara pengukuran massa dengan neraca tiga lengan.
Sumber Belajar
a)
b)
c)

Buku pegangan bagi peserta didik.


LKS
Sumber lain yang relevan (misalnya BSE IPA CTL, internet).

Penilaian
1.

Penilaian Kinerja
a. Lembar Penilaian :
No

Keterangan :

Nama

Aspek YangDinilai
2
3

Rata-rata

SMP Katolik Santo Stanislaus 2014


1
2

= Merumuskan pertanyaan
= Pengamatan

3
4

= Menafsirkan data
= Mengkomunikasikan

b. Rubriknya :
Aspek Yg
Dinilai
Merumuskan
pertanyaan/
masalah
Pengamatan

1
Masalah tidak
dirumuskan
Pengamatan tidak
cermat

Menafsirkan data

Tidak melakukan
penafsiran data

Mengomunikasikan

Dilakukan secara
lisan

nilai = skor yang diperoleh x 100


skor maks
2.

Penilaian
2
Perumusan masalah
dilakukan dengan bantuan
guru
Pengamatan cermat , tetapi
mengandung interpretasi
(tafsiran terhadap
pengamatan)
Melakukan analisis data,
namun tidak melakukan
upaya mengaitkan
antarvariabel
Lisan dan tertulis , namun
tidak dipadukan

3
Perumusan
masalah
dilakukan secara mandiri
(individual atau kelompok)
Pengamatan cermat dan bebas
interpretasi
Melakukan analisis dan
mencoba mengaitkan
antarvariabel yang diselidiki
(atau bentuk lain, misalnya
mengklasifikasi)
Memadukan hasil tertulis
sebagai bagian dari penyajian
secara lisan

Kategori baik jika nilai peserta didik 75.

Penilaian Sikap
No

A
B
C

Nama

= Kerajinan belajar
= Kerjasama
= Kejujuran

Aspek Yang Dinilai


B
C
D

D
E

Rata-rata

= Sopan santun
= Tanggung Jawab

Keterangan: Skala penilaian sikap dibuat dengan rentang antara 1 sampai dengan 5.
1 = sangat kurang;
4 = baik
2 = kurang;
5 = amat baik
3 = cukup;
Untuk penilaian sikap, angka ini berfungsi sebagai alat peringkas profil peserta didik, bukan
sebagai harga mati untuk KKM.
3.

Penilaian Pengetahuan :
Dilakukan bersama-sama setelah pertemuan ke 9 (pertemuan akhir Topik Obyek IPA, Pegamatan
dan Pengukuran.

SMP Katolik Santo Stanislaus 2014


Pertemuan IV:
BESARAN TURUNAN (3JP)
Tujuan Pembelajaran :
a) Peserta didik dapat menjelaskan pengertian besaran turunan.
b) Peserta didik dapat menyebutkan 3 contoh besaran turunan beserta satuannya.
c) Peserta didik dapat melakukan pengukuran besaran-besaran turunan sederhana yang sering
dijumpai dalam kehidupan sehari-hari.
Materi Pembelajaran :

Besaran turunan yang digunakan pada bidang IPA misalnya luas daun, volume, konsentrasi, dan
laju pertumbuhan tanaman.
Secara kimia, ada banyak cara untuk mendefinisikan konsentrasi larutan, misalnya molaritas,
molalitas, dan lain-lain.
Massa jenis termasuk besaran turunan
Konversi satuan luas dan volume, misalnya: 1 m2 = 1 m x 1 m = 100 cm x 100 cm =10.000 cm2 =
104 cm2
Besaran turunan di bidang biologi misalnya frekuensi denyut nadi, produktivitas lahan, dan lainlain), dibidang kimia : konsentrasi larutan.
Besaran turunan adalah penurunan dari satu atau lebih besaran pokok
Beberapa contoh besaran turunan :

Kegiatan Pembelajaran :
a)

Kegiatan Pendahuluan :
Memberitahukan tujuan pembelajaran
Motivasi : Ditunjukkan selembar kertas, diskusikan satuan luas, diskusi masuk ke besaran
turunan.
b) Kegiatan Inti :
Dibentuk kelompok
Siswa diminta mengamati guru mendemonstrasikan cara mengukur luas daun
Secara berkelompok, peserta didik melakukan kegiatan Mengukur Luas Daun. Mengukur
volume benda dengan gelas kimia.

SMP Katolik Santo Stanislaus 2014


Siswa mendiskusikan hasilnya (terus tekankan observasi inferensi komunikasi).
Peserta didik didorong untuk tidak takut salah.
Berikutnya siswa juga diminta untuk menghitung besaran turunan volume, menentukan
konsentrasi larutan, dan laju pertumbuhan.
Siswa diminta menuliskan hasil pengamatan dan perhitungannya di LKS
Siswa mempresentasikan hasil pengamatan dan perhitungannya di depan kelas
Siswa lain diminta untuk mencermati, menanyakan dan mendiskusikan secara klasikal
Guru memberikan masukan, umpan balik, dan mendorong siswa untuk menarik kesimpulan
(Konfirmasi)
c)

Penutup
Guru mereview kegiatan dan membantu siswa untuk menarik kesimpulan
Siswa diminta membuat refleksi
Guru memberikan penjelasan tugas proyek Cara ekonomis membeli minuman

Alat, Bahan, dan Media :


a) Alat dan bahan untuk kegiatan mengukur luas daun (daun, kertas milimeter, penjepit, pensil).
b) Media: film pertumbuhan tanaman, Lembar kerja siswa untuk menghitung besaran turunan
Sumber Belajar :
a) Buku pegangan bagi peserta didik
b) Sumber lain yang relevan (misalnya BSE IPA CTL, internet)
Penilaian
1.

Penilaian Kinerja
a. Lembar Penilaian :
No

Nama

Keterangan :
1 = Merumuskan pertanyaan
2 = Pengamatan

Aspek YangDinilai
2
3

3
4

Rata-rata

= Menafsirkan data
= Mengkomunikasikan

b. Rubriknya :
Aspek Yg
Dinilai
Merumuskan
pertanyaan/
masalah
Pengamatan

1
Masalah tidak
dirumuskan
Pengamatan tidak
cermat

Menafsirkan data

Tidak melakukan
penafsiran data

Mengomunikasikan

Dilakukan secara
lisan

Penilaian
2
Perumusan masalah
dilakukan dengan bantuan
guru
Pengamatan cermat , tetapi
mengandung interpretasi
(tafsiran terhadap
pengamatan)
Melakukan analisis data,
namun tidak melakukan
upaya mengaitkan
antarvariabel
Lisan dan tertulis , namun
tidak dipadukan

3
Perumusan
masalah
dilakukan secara mandiri
(individual atau kelompok)
Pengamatan cermat dan bebas
interpretasi
Melakukan analisis dan
mencoba mengaitkan
antarvariabel yang diselidiki
(atau bentuk lain, misalnya
mengklasifikasi)
Memadukan hasil tertulis
sebagai bagian dari penyajian
secara lisan

SMP Katolik Santo Stanislaus 2014

nilai = skor yang diperoleh x 100


skor maks
2.

Kategori baik jika nilai peserta didik 75.

Penilaian Sikap
No

A
B
C

Nama

= Kerajinan belajar
= Kerjasama
= Kejujuran

Aspek Yang Dinilai


B
C
D

D
E

Rata-rata

= Sopan santun
= Tanggung Jawab

Keterangan: Skala penilaian sikap dibuat dengan rentang antara 1 sampai dengan 5.
1 = sangat kurang;
4 = baik
2 = kurang;
5 = amat baik
3 = cukup;
Untuk penilaian sikap, angka ini berfungsi sebagai alat peringkas profil peserta didik, bukan
sebagai harga mati untuk KKM.
3.

Penilaian Pengetahuan :
Dilakukan bersama-sama setelah pertemuan ke 9 (pertemuan akhir Topik Obyek IPA, Pegamatan
dan Pengukuran.

Pertemuan V:
TUGAS PROYEK (3 JP)
Tujuan Pembelajaran :
a.

Peserta didik dapat menerapkan pengamatan (termasuk pengukuran) untuk memecahkan masalah
yang relevan.

Kegiatan Pembelajaran
a)

Pendahuluan
Memberitahukan tujuan pembelajaran kepada siswa
Motivasi : Menanyakan kepada siswa, bagaimana cara mereka menentukan bahwa suatu
produk itu dikatakan murah atau mahal ?
Orientasikan peserta didik kepada masalah : Cara Ekonomis Membeli Minuman

b) Pembelajaran :
Siswa dibagi dalam kelompok
Siswa diminta untuk membaca LKS (Eksplorasi)
Secara berkelompok siswa pergi ke toko di dekat sekolah untuk survey harga minuman
(Eksplorasi)
Siswa diminta untuk menulis hasil pengamatan (Elaborasi)
Siswa mendiskusikan dengan kelompoknya untuk merancang tabel hasil pengamatan dan
menganalisisnya (Eksplorasi)
Siswa mendiskusikan kesimpulan dari kerja kelompok (Eksplorasi)
Siswa diminta untuk membuat laporan kerja proyek seperti yang dijelaskan oleh guru (Laporan
boleh berupa poster, foto, deskripsi, atau karikatur) (Elaborasi)
Siswa memamerkan karyanya di bangsal (Elaborasi)
Siswa kelompok lain mencermati, menanyakan dan mengkritisi hasil dari masing-masing
kelompok. (Elaborasi)

SMP Katolik Santo Stanislaus 2014

c)

Penutup :
Guru memberikan review atas hasil siswa (konfirmasi)
Siswa diminta untuk melakukan refleksi terhadap cara pemecahan masalah dan kerja
proyeknya (konfirmasi)

Alat, Bahan, dan Media


a) LKS dan panduan tugas proyek
Sumber Belajar
a) Buku pegangan bagi peserta didik.
b) Sumber lain yang relevan (misalnya BSE IPA CTL, internet).
Penilaian
1.

Penilaian Kinerja
a. Lembar Penilaian :
No

Nama

Aspek YangDinilai
2
3

Keterangan :
1 = Merumuskan pertanyaan
2 = Pengamatan

3
4

Rata-rata

= Menafsirkan data
= Mengkomunikasikan

b. Rubriknya :
Aspek Yg
Dinilai
Merumuskan
pertanyaan/
masalah
Pengamatan

1
Masalah tidak
dirumuskan
Pengamatan tidak
cermat

Menafsirkan data

Tidak melakukan
penafsiran data

Mengomunikasikan

Dilakukan secara
lisan

nilai = skor yang diperoleh x 100


skor maks
2.

Penilaian
2
Perumusan masalah
dilakukan dengan bantuan
guru
Pengamatan cermat , tetapi
mengandung interpretasi
(tafsiran terhadap
pengamatan)
Melakukan analisis data,
namun tidak melakukan
upaya mengaitkan
antarvariabel
Lisan dan tertulis , namun
tidak dipadukan

3
Perumusan
masalah
dilakukan secara mandiri
(individual atau kelompok)
Pengamatan cermat dan bebas
interpretasi
Melakukan analisis dan
mencoba mengaitkan
antarvariabel yang diselidiki
(atau bentuk lain, misalnya
mengklasifikasi)
Memadukan hasil tertulis
sebagai bagian dari penyajian
secara lisan

Kategori baik jika nilai peserta didik 75.

Penilaian Sikap
No

Nama

Aspek Yang Dinilai


B
C
D

Rata-rata

SMP Katolik Santo Stanislaus 2014

A
B
C

= Kerajinan belajar
= Kerjasama
= Kejujuran

D
E

= Sopan santun
= Tanggung Jawab

Keterangan: Skala penilaian sikap dibuat dengan rentang antara 1 sampai dengan 5.
1 = sangat kurang;
4 = baik
2 = kurang;
5 = amat baik
3 = cukup;
Untuk penilaian sikap, angka ini berfungsi sebagai alat peringkas profil peserta didik, bukan
sebagai harga mati untuk KKM.
3.

Penilaian Pengetahuan :
Dilakukan bersama-sama setelah pertemuan ke 9 (pertemuan akhir Topik Obyek IPA, Pegamatan
dan Pengukuran.

Pertemuan VI:
BESARAN POKOK UNTUK
SUHU, KUAT ARUS DAN INTENSITAS CAHAYA (2JP)
Tujuan Pembelajaran :
a) Peserta didik dapat menjelaskan pengertian besaran pokok.
b) Peserta didik dapat menyebutkan 3 besaran pokok untuk suhu, kuat arus dan intensitas cahaya
beserta satuannya.
c) Peserta didik dapat melakukan pengukuran besaran-besaran kuat arus listrik dan intensitas cahaya
dengan alat ukurnya.
d) Peserta didik dapat menentukan hal-hal yang membuat listrik menjadi boros dalam
pemakaiannya
e) Peserta didik dapat menentukan cara-cara menghemat listrik.
Materi Pembelajaran :

Semua satuan baku dapat diturunkan dari satuan besaran pokok.


Ada tujuh besaran pokok: panjang, massa, waktu, suhu, kuat arus, jumlah zat, dan intensitas
cahaya.
Definisi beberapa satuan :
Definisi dari 1 ampere adalah kuat arus listrik yang memindahkan muatan listrik 1 Coulomb
tiap 1 detik.
Definisi 1 candela: intensitas cahaya, dalam suatu arah, dari satu sumber yang memancarkan
radiasi monokromatik dengan frekuensi 5401012 hertz dan yang mempunyai intensitas radian
1683 watt per steradian.
Definisi Satu Kelvin adalah 1/273,16 kali suhu termodinamika titik tripel air.
Alat ukur untuk suhu adalah thermometer :
Jenisnya ada : thermometer Kelvin, Thermometer celsius, Thermometer Farenheit, dan
Thermometer Reamur

SMP Katolik Santo Stanislaus 2014

Perbandingan Celcius : Reamur : Fahrenheit : Kelvin = 5 : 4 : 9 + 32 : 1 + 273


Alat ukur untuk kuat arus listrik adalah : Amperemeter

Alat ukur untuk intensitas cahaya adalah : candlemeter atau lux meter
Gambar Lux meter digital

Kegiatan Pembelajaran :
a)

Kegiatan Pendahuluan :
Memberitahukan tujuan pembelajaran
Motivasi : Ditunjukkan selembar kertas, diskusikan satuan luas, diskusi masuk ke besaran
turunan.
b) Kegiatan Inti :
Dibentuk kelompok
Siswa diminta mengamati guru mendemonstrasikan cara mengukur arus listrik, suhu air, dan
intensitas cahaya lampu
Secara berkelompok siswa diminta untuk membaca LKS besaran pokok Suhu, uat arus dan
intensitas cahaya.
Secara berkelompok, peserta didik melakukan kegiatan Mengukur arus listrik pada beberapa
alat listrik, suhu beberapa botol air yang disediakan, intensitas lampu beberapa ruangan dan
luar ruangan
Siswa mendiskusikan hasilnya (terus tekankan observasi inferensi komunikasi).
Peserta didik didorong untuk tidak takut salah.
Siswa diminta menuliskan hasil pengamatan dan perhitungannya di LKS
Siswa mempresentasikan hasil pengamatan dan perhitungannya di depan kelas
Siswa lain diminta untuk mencermati, menanyakan dan mendiskusikan secara klasikal
Guru memberikan masukan, umpan balik, dan mendorong siswa untuk menarik kesimpulan
(Konfirmasi)
c)

Penutup
Guru mereview kegiatan dan membantu siswa untuk menarik kesimpulan
Siswa diminta membuat refleksi
Guru memberikan penjelasan tugas mengkonversikan suhu dalam beberapa satuan suhu

Alat, Bahan, dan Media :


a) Alat pengukur suhu, intensitas cahaya dan arus listrik, beberapa peralatan listrik
b) Media: Lembar kerja siswa besaran pokok, suhu, kuat arus dan intensitas cahaya
Sumber Belajar :
a) Buku pegangan bagi peserta didik
b) Sumber lain yang relevan (misalnya BSE IPA CTL, internet)

SMP Katolik Santo Stanislaus 2014

Penilaian
4.

Penilaian Kinerja
a. Lembar Penilaian :
No

Nama

Aspek YangDinilai
2
3

Keterangan :
3 = Merumuskan pertanyaan
4 = Pengamatan

3
4

Rata-rata

= Menafsirkan data
= Mengkomunikasikan

b. Rubriknya :
Aspek Yg
Dinilai
Merumuskan
pertanyaan/
masalah
Pengamatan

1
Masalah tidak
dirumuskan
Pengamatan tidak
cermat

Menafsirkan data

Tidak melakukan
penafsiran data

Mengomunikasikan

Dilakukan secara
lisan

nilai = skor yang diperoleh x 100


skor maks
5.

Penilaian
2
Perumusan masalah
dilakukan dengan bantuan
guru
Pengamatan cermat , tetapi
mengandung interpretasi
(tafsiran terhadap
pengamatan)
Melakukan analisis data,
namun tidak melakukan
upaya mengaitkan
antarvariabel
Lisan dan tertulis , namun
tidak dipadukan

3
Perumusan
masalah
dilakukan secara mandiri
(individual atau kelompok)
Pengamatan cermat dan bebas
interpretasi
Melakukan analisis dan
mencoba mengaitkan
antarvariabel yang diselidiki
(atau bentuk lain, misalnya
mengklasifikasi)
Memadukan hasil tertulis
sebagai bagian dari penyajian
secara lisan

Kategori baik jika nilai peserta didik 75.

Penilaian Sikap
No

A
B
C

Nama

= Kerajinan belajar
= Kerjasama
= Kejujuran

Aspek Yang Dinilai


B
C
D

D
E

Rata-rata

= Sopan santun
= Tanggung Jawab

Keterangan: Skala penilaian sikap dibuat dengan rentang antara 1 sampai dengan 5.
1 = sangat kurang;
4 = baik
2 = kurang;
5 = amat baik
3 = cukup;
Untuk penilaian sikap, angka ini berfungsi sebagai alat peringkas profil peserta didik, bukan
sebagai harga mati untuk KKM.

SMP Katolik Santo Stanislaus 2014

6.

Penilaian Pengetahuan :
a. Tes pilihan Ganda
1.

Alat yang dapat dipakai untuk mengukur diameter cincin adalah...


a. Mistar
b. Neraca analitis
c. Jangka sorong
d. Thermometer

2.

Alat yang dipakai untuk mengukur suhu adalah...


a. Thermometer b. Air raksa
c. Alkohol

d. Barometer

3.

Skala 20o C pada skala Thermometer


b. 120
b. 96

4.

Alat yang dipakai untuk mengukur massa suatu benda adalah...


a. Jangka sorong b. Mistar
c. Neraca
d. Thermometer

5.

Satuan untuk besaran panjang dalam SI adalah...


a. Depa
b. Kilogram
c. Meter

d. Kelvin

Satuan untuk Kecepatan dalam SI adalah...


b. m2
b. Km / jam
c. m3

d. Km / hari

6.

Reamur menunjukkan ...o R


c. 25
d. 16

8.

Sebuah peti memiliki volume sebesar 3 m3. Apabila volume balok tersebut dinyatakan
dalam cm3, besar volume balok tersebut adalah ....
a. 3 . 103 cm3
b. 3 . 104 cm3
c. 3 . 105 cm3
d. 3 . 106 cm3

9.

Sebuah benda yang tidak beraturan diukur oleh gelas ukur, seperti pada gambar berikut.

Volume benda tidak beraturan tersebut adalah ....


a. 20 mL
b. 30 mL
c. 40 mL

d. 50 mL

10. Perhatikan tabel di bawah ini.

Alat ukur dan satuan besaran pokok menurut SI yang benar adalah ....
a. 1 dan 2
b. 1 dan 3
c. 4 dan 3
d. 2 dan 4
b.

Tes uraian

1.
2.

Jelaskan apa yang dimaksud dengan pengukuran!


Jelaskan apakah yang dimaksud dengan besaran pokok dan beri 3 contohnya beserta
satuannya !

SMP Katolik Santo Stanislaus 2014


3.
4.
5.
6.
7.
8.

9.
10.

Jelaskan apakah yang dimaksud dengan besaran turunan dan beri 3 contohnya beserta
satuannya !
Apakah kelebihan jangka sorong dibanding dengan alat pengukur panjang lainnya?
Sebuah balok memiliki panjang 20 cm, lebar 5 cm dan lebar 0,5 cm. Berapa volume
balok tersebut?
Sebuah benda berbentuk kubus, dengan panjang sisisisinya 10 cm. Berapa volume
benda tersebut?
Sebuah tabung milik Pak Yahya dapat memuat air dengan volume maksimal 15 liter. Jika
tinggi tabung tersebut 50 cm, berapakah jari-jari tabung milik Pak Yahya?
Luas tanah Pak Ahmad yang berbentuk persegi panjang adalah 500 m2. Jika Pak Ahmad
akan membangun rumah dengan ukuran 20 m dari setiap tepi tanah, berapakah luas tanah
yang masih kosong?
Bagaimana cara mengukur benda yang tidak beraturan? Jelaskan!
Tentukan hasil pengukuran dari Jangka sorong berikut :

Mengetahui :
Kepala Sekolah

Drs. Dominikus Misnunarso, MM

Surabaya, 1 Agustus 2014


Guru Pengajar :

Lili Andajani, M.Pd