Anda di halaman 1dari 3

PENGERTIAN TIFUS

Demam

Typhoid

penyakit infeksi

adalah

suatu

pada usus yang

disebabkan oleh salmonella typhosa

2. Fingers (jari tangan/ kuku)

8. Perut kembung

3. Fomitus (muntah)

9. Kadang susah BAB

4. Fly (lalat)
5. Feses (Tinja)

10. Pemeriksaan laboratorium


WIDAL positif

BAHAYA TIFUS
1. Perdarahan salauran

PENYEBAB TIFUS
Penyebab

pencernaan
2. Kebocoran usus

demam typhoid adalah

salmonella typhi. Salmonella para


typhi A, B dan C.

3. Gangguan saraf (kesadaran)

TANDA GEJALA TIFUS


1. Demam naik turun biasanya
meningkat pada malam hari
(>37,5)
2. Nyeri perut, mual muntah
3. Nafsu makan menurun
4. Badan lemah, lemas

CARA PENULARAN TIFUS


5 F yaitu :
1. Food (makanan)

5. Lidah kotor terlihat putih


6. Pusing, nyeri kepala
7. Tidak enak makan, bau nafas
tidak enak

CARA MENCEGAH TIFUS


1. Mengkonsumsi

makanan

dan minuman yang bersih


dan sehat
2. Memasak air dan makanan
sampai matang
3. Kurangi jajanan diluar
4. Imunisasi
5. BAB dan BAK di WC
6. Menutup makanan

7. Cuci tangan Sebelum dan

sesudah makan dengan air


mengalir dan sabun.
8. Cuci sayuran dan buah
sebelum di makan
9. Bersihkan
perlengkapan
rumah

tangga,(sendok,

pring dll)

protein. Contoh : ikan, telur,


ayam,

tahu,

sekitar rumah

beras,

lontong.
3. Apabila
muntah,

anak

mual

anjurkan

atau
untuk

makan dan minum sedikit tapi


sering.
4. Makanan

10. Jaga kebersihan lingkungan

bubur

diberikan
kemudian

pertama,

pasien

Demam / panas tidak


menurun (37,5 C 40 C)

bubur

saring,

Muntah berulang ulang

bubur

kasar

dan

akhirnya nasi sesuai dengan


tingkat kesembuhan pasien.

Tidak mau makan dan


minum
Penurunan kesadaran.

5. Hindari makan buah


6. Banyak minum dan makan

PERAWATAN LANJUTAN TIFUS


Mencari pengobatan lanjutan

CARA MENGATASI TIFUS


DIRUMAH

1. Istirahat minimal 7 sampai 14


hari.
2. Mengkonsumsi
rendah

serat

makanan
dan

tinggi

Segera ke puskesmas /rumah


sakit,bila tidak membaik dalam 3
hari atau ada salah satu tanda :

TERAPI JUS BUAH APEL


DALAM MENURUNKAN
KADAR KOLESTEROL
PADA PENDERITA
DISLIPIDEMIA

Oleh :
ENNIQ MAZAYUDHA. S.Kep

PROGRAM STUDI S1 KEPERAWATAN


FAKULTAS ILMU KESEHATAN
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH
SURABAYA
2013