Anda di halaman 1dari 8

BAB IV

HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

A. Gambaran Umum objek Penelitian


1. Sejarah Singkat Instansi
Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Jambi dibentuk sehubungan
dengan

reorganisasi

berdasarkan

dilingkungan

peraturan

Menteri

Direktorat

Keuangan

Jenderal
RI

Pajak

yakni

Nomor-PMK.01/2006

sebagaimana telah diubah terakhir dengan PMK-67/PMK.01/2008 tentang


penerapan organisasi, tata kerja dan saat mulai beroperasinya kantor
wilayah Direktorat Jenderal Pajak Sumatera Barat dan Jambi merupakan
instansi pemerintahan yang vertikal dari Direktorat Jenderal Pajak yang
berada dibawah naungan Departemen Keuangan Republik Indonesia.
Kantor Pelayanan Pajak Pratama Jambi merupakan instansi pemerintah
yang bergerak dalam bidang pelayanan publik yakni pelayanan yang
berhubungan dengan perpajakan. Perpajakan yang dimaksud adalah
Pajak-Pajak

pusat

antara

lain,

Pajak

Penghasilan

(PPh),

Pajak

Pertambahan Nilai (PPN), Pajak Penjualan Barang Mewah (PPnBM), Pajak


Bumi dan Bangunan (PBB), dan Bea Materai.
Kantor Pelayanan Pajak Pratama Jambi mulai beroperasi yaitu pada
tanggal 9 September 2008. Kantor Pelayanan Pajak Pratama Jambi
merupakan gabungan dari 3 (tiga) unit kantor yang meliputi Kantor
Pelayanan Pajak, Kantor PBB, Kantor Pemeriksa dan Penyelidik Pajak.
Ketiga kantor tersebut begabung

menjadi satu yaitu Kantor Pelayanan

Pajak Pratama Jambi yang beralamat di Jalan Jenderal Ahmad Thalib

Telanaipura Jambi. Wilayah kerja Kantor Pelayanan Pajak Pratama Jambi


meliputi tiga kabupaten/kota, yaitu :
1. Kota Jambi
2. Kabupaten Muaro Jambi
3. Kabupaten Batanghari
2. Struktur Organisasi KPP Pratama Jambi
Kepala Kantor
Eko Budiharono
Sub Bag Umum
dan Kepatuhan
Internal
Syahroni

Seksi
Ekstensifikasi
Perpajakan
dan
Penyuluhan
Herlianda

Seksi
Pengolaha
n Data dan
Informasi
M. Noer

Seksi
Pelayana
n
Hidra
Simon

Seksi
Pengawasan
dan
konsultasi I
A.Yusa

Seksi
Pengawasan
dan
Konsultasi II
Birma
Sihombing

Seksi Pemeriksaan
Abdul Karim

Seksi
Pengawasan
dan
Konsultasi III
Yaneka Frezy

Seksi
Pengawasan
dan
Konsultasi IV
Abi Kusumo

Seksi Penagihan
Jumhar Abdul
Gamal

Kelompok
Jabatan
Fungsional

Gambar 2.1 Struktur Organisasi KPP Pratama Jambi


Kantor

Pelayanan

Pajak

Pratama

Jambi

memiliki

perangkat

kerja

berdasarkan struktur dan fungsi masing-masing. Struktur organisasi KPP


Pratama Jambi meliputi :
Kepala Kantor Pelayanan Pajak
Menetapkan rencana pengamanan penerimaan pajak berdasarkan potensi pajak,
perkembangan kegiatan ekonomi keuangan dan realisasi penerimaan tahun lalu.

Menetapkan rencana pencarian data strategis dan potensial dalam rangka


intensifikasi perpajakan.
Mengarahkan pengolahan data yang sumber datanya strategis dan potensial dalam
rangka intensifikasi perpajakan.
Mengarahkan pembuatan risala perincian dasar pengenaan pemotongan atau
pemungutan pajak atas permintaan wajib pajak berdasarkan hasil perhitungan
ketetapan pajak.
Menjamin pengolahan data guna menyajikan informasi perpajakan.
Sub Bagian Umum dan Kepatuhan Internal
Melaksanakan pengurusan surat masuk kantor pelayanan pajak yang bukan dari
wajib pajak.
Melaksanakan pengurusan surat keluar dari lingkungan kantor pelayanan pajak.
Melaksanakan pemerosesan berkas/arsip umum (non wajib pajak).
Melaksanakan penyusutan arsip yang tidak mempunyai nilai guna atau telah
memenuhi jadwal retensi arsip.
Membimbing pelaksanaan tugas tata usaha kepegawaian.
Pengawasan pelaksanaan aturan pemeriksaan.
Penerbitan dan penyaluran Surat Perintah Pemeriksaan Pajak serta administrasi
pemeriksaan perpajakan lainnya.
Pemantauan pengendalian intern
Pengelolaan risiko.
Kepatuhan terhadap kode etik dan disiplin.
Tindak lanjut hasil pengawasan, serta penyusunan rekomendasi perbaikan proses
bisnis.
Seksi Pengolahan Data dan Informasi (PDI)
Menyusun Estimasi Penerimaan Pajak berdasarkan potensi pajak, perkembangan
ekonomi dan keuangan.
Melaksanakan pengumpulan dan pengolahan data.
Melaksanakan pelayanan peminjaman data dan penyaluran informasi dalam rangka
pemanfaatan data perpajakan.
Melaksanakan perekaman dan validasi dokumen perpajakan.
Melaksanakan perbaikan (updating) data.
Melaksanakan urusan tata usaha penerimaan perpajakan.
Seksi Pelayanan
Melaksanakan penerimaan dan penatausahaan surat-surat permohonan dari wajib
pajak dan surat lainnya.
Melaksanakan penyelesaian registrasi wajib pajak, objek pajak dan atau
pengukuhan pengusaha kena pajak (PKP).
Melaksanakan penerbitan surat penghapusan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP)
dan atau pencabutan pengukuhan pengusaha kena pajak (PKP), serta
pembatalan/pembetulan STP, SKPKB, SKPKBT, SKPLB, SKPN dan produk hukum
lainnya.
Melaksanakan penyelesaian proses permohonan wajib pajak untuk pindah ke kantor
pelayanan pajak baru, baik domisili atau status maupun kewajiban perpajakan
lainnya.
Seksi Penagihan

Menyusun penyesuaian rencana kerja tahunan seksi penagihan.


Melaksanaan penatausahaan SKPKB / SKPKBT / STP / STB beserta lampirannya
dan surat pembayaran pajak (SSP / STTP / SSB) beserta bukti pemindahbukuan
dalam rangka pengawasan tunggakan dan pelunasan pajak.
Melaksanakan penatausahaan surat setoran bukan pajak (SSBP) atas
pelaksanakan SP dan SPMP.
Melaksanan penatausahaan surat keputusan pembetulan, keputusan keberatan,
keputusan pengurangan, keputusan peninjauan kembali, surat keputusan
pelaksanaan putusan banding beserta putusan banding.
Menyusun konsep surat keputusan angsuran atau penundaan pembayaran pajak
dalam rangka memberikan pelayanan kepada Wajib Pajak.
Seksi Pemeriksaan
Melakukan penyesuaian rencana pemeriksaan pajak agar pelaksanaan tugas dapat
berjalan lancar.
Menyusun daftar nominatif dan/atau lembar penugasan pemeriksaan Wajib Pajak
yang akan diperiksa.
Menerbitkan dan menyalurkan Surat Perintah Pemeriksaan Pajak (SP3), Surat
Pemberitahuan Pemeriksaan Pajak dan Surat Pemanggilan Pemeriksaan Pajak.
Mengajukan usulan permohonan perluasan pemeriksaan.
Melakukan pengawasan pelaksanaan jadwal pemeriksaan sesuai dengan rencana
yang ditetapkan.
Seksi Pengawasan dan Konsultasi I s/d IV
Meneliti estimasi penerimaan pajak berdasarkan potensi pajak perkembangan
ekonomi dan keuangan.
Meneliti pengawasan kepatuhan formal wajib pajak serta penelitian dan analisa
kepatuhan material wajib pajak atas pemenuhan kewajiban perpajakannya.
Menetapkan pembuatan/pemutakhiran profil wajib pajak serta usul rencana
kunjungan kerja lokasi wajib pajak dalam rangka pengawasan dan pemuktahiran
data wajib pajak.
Meneliti pelaksanaan rekonsialisasi data Wajib Pajak (Data Matching).
Seksi Ekstensifikasi dan Penyuluhan
Melakukan pemerosesan dan penatausahaan dokumen masuk di seksi
ekstensifikasi perpajakan.
Melaksanakan surat penerbitan surat himbauan untuk ber-NPWP.
Melaksanakan surat penerbitan data potensi perpajakan dalam rangka pembuatan
monografi fiskal.
Melaksanakan penyelesaian permohonan surat keterangan Nilai Jual Objek Pajak.
Melaksanakan pengamatan potensi perpajakan.
Melaksanakan pencarian data dari pihak ketiga.
Melaksanakan pendataan Objek Pajak dan Subjek Pajak, penilaian Objek Pajak
dalam rangka ekstensifikasi perpajakan sesuai ketentuan yang berlaku.
Melaksanakan kegiatan Penyuluhan kepada Wajib Pajak.
Melakukan Pengawasan kepada Wajib Pajak Baru.
Kelompok Jabatan Fungsional
Melakukan pemeriksaan pajak yang meliputi:
Pemeriksaan lengkap dalam rangka penagihan.
Pemeriksaan sederhana dalam rangka penagihan.
Melakukan penilaian PBB

Pendataan PBB dan Penilaian objek/subjek pajak.


Melaksanakan ekstensifikasi WP orang pribadi/ badan.
Tempat Pelayanan Terpadu
Melakukan penerimaan dan penatausahaan surat pemberitahuan, surat
permohonan, dan surat lainnya dari wajib pajak.
Menyelesaikan register harian SPT Masa semua jenis pajak dari wajib pajak, objek
pajak, dan atau pengukuhan pengusaha kena pajak.
Menerbitkan surat penghapusan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) dan atau
pencabutan pengukuhan pengusaha kena pajak (PKP), serta
pembatalan/pembetulan STP, SKPKB, SKPKBT, SKPLB, SKPN, SKKP, SKB, dan
lain-lain.
Melaksanakan proses penyelesaian permohonan wajib pajak untuk pindah ke kantor
pelayanan pajak baru, baik domisili atau status maupun kewajiban perpajakan
lainnya.
B. Hasil Penelitian
Deskripsi Data
Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan menyebarkan kuesioner
kepada responden yaitu wajib pajak badan dan wajib pajak orang pribadi yang
terdaftar pada Kantor Pelayanan Pajak Pratama Jambi dan memberikan kuesioner
kepada wajib pajak badan dan orang pribadi yang berada di KPP Pratama Jambi.
Proses pendistribusian hingga pengumpulan data dilakukan selama 2 minggu yaitu
mulai tanggal 23 Juni 2016 sampai dengan 14 Juli 2016.
Kuesioner yang disebar sejumlah 99 kuesioner, kuesioner yang dapat diolah yaitu
sejumlah 99 kuesioner dengan jumlah pertanyaan 18 item. Pertanyaan untuk
variabel modernisasi sistem administrasi perpajakan sejumlah 10 pertanyaan dan 8
pertanyaan untuk variabel kepatuhan wajib pajak.
Tabel 1.1
Jumlah Sampel dan Tingkat Pengembalian
Penyebaran Kuesioner
Kuesioner yang disebar
Kuesioner yang kembali
Kuesioner yang tidak kembali
Kuesioner yang dapat diolah
Kuesioner yang tidak dapat diolah
Tingkat pengembalian kuesioner

Jumlah
99
99
99
100%

Sumber : Data Primer yang Diolah

Keterangan pada tabel 1.1 tersebut menunjukkan bahwa tingkat


pengembalian kuesioner sebesar 100% atau 99 kuesioner, yang berarti
sebagian besar kuesioner tersebut kembali kepada peneliti. Kuesioner yang
dapat diolah sebanyak 99 kuesioner, hal ini menunjukkan bahwa responden

pada penelitian ini cukup memiliki pemahaman dan keseriusan untuk


memberikan persepsinya terhadap kuseioner yang diisi.

1.1 Responden Berdasarkan Jenis Kelamin


Responden dikelompokkan berdasarkan jenis kelamin dapat dilihat pada tabel di
bawah ini:
Tabel 1.2 Karakteristik Responden Berdasarkan Jenis Kelamin

Jenis Kelamin
Jumlah
Persentase

Pria
57
57,6%

Wanita
42
42,4%

Total
99
100%

Sumber : Data Kuesioner, diolah 2016

Dari tabel 1.2 dapat diidentifikasi bahwa responden dalam penelitian ini berjumlah 99
responden yang terdiri dari pria dan wanita. Responden yang berjenis kelamin pria
berjumlah 57 orang (57,6%) dan responden yang berjenis kelamin wanita berjumlah
42 orang (42,4%). Hal ini menunjukkan bahwa mayoritas responden dalam
penelitian ini berjenis kelamin pria.
1.2 Responden Berdasarkan Tingkat Pendidikan

Responden dikelompokkan berdasarkan tingkat pendidikan dapat


dilihat pada tabel di bawah ini:
Tabel 1.3 Karakteristik Responden Berdasarkan Pendidikan Akhir

pendidikan
Jumlah
Persentase

Lainnya (SMA)
1
1,0%

Diploma (D3)
39
39,4%

Sarjana (S1)
53
53,5%

Magister (S2)
6
6,1%

Total
99
100%

Sumber : Data Kuesioner, diolah 2016

Dari tabel 1.3 dapat diidentifikasi bahwa mayoritas responden dalam penelitian ini
berpendidikan S1 sejumlah 53 responden atau 53,5%, yang berpendidikan Diploma
(D3) sebanyak 39 responden atau 39,4%, yang berpendidikan Magister (S2)
sebanyak 6 responden atau 6,1% dan yang berpendidikan lainnya (SMA) sebanyak
1 responden atau 1,0%. Dengan tingkat pendidikan yang didominasi oleh Sarjana
(S1) ini diharapkan responden telah memiliki pengetahuan akademik yang cukup
tinggi sehingga dapat memahami dengan baik mengenai kuesioner yang diberikan.

C. Pembahasan