Anda di halaman 1dari 12

PENGANTAR HUKUM INDONESIA

TATA HUKUM INDONESIA


Mempelajari tata hukum Indonesia maksudnya adalah untuk mengetahui perbuatan manakah
atau tindakan manakah yang menurut hukum dan yang manakah yang bertentangan dengan
hukum, bagaimanakah kedudukan seseorang dalam masyarakat, apakah kewajiban-
kewajiban dan wewenangnya menurut hukum Indonesia.
Tata hukum Indonesia lahir sejak Negara Indonesia merdeka(17-8-1945) hal ini diyatakan
dalam :
1. Proklamasi kemerdekaan ; “ Kami bangsa Indonesia dengan ini menyatakan
kemerdekaan Indonesia”
2. Pembukaan UUD ’45 ; Atas berkat rahmat Alloh Yang Maha Kuasa dan dengan …maka
rakyat Indonesia menyatakan dengan ini kemerdekaannya” ‘Kemudian dari pada itu…
di susunlah….”
UUD 45 merupkan inti tata hokum nasional Indonesia.

LAPANGAN HUKUM INDONESIA


Dalam pasal 102 UUDS dicabut:
1. Hukum Perdata dan hukum dagang
2. Hukum pidana sipil dan hukum pidana militer
3. Hukum acara perdanta dan hukum acara pidana
Asas kodifikasi (asas keselarasan) misalnya hukumperdata,hukum dagang dan hukum pidana
yang berlaku sekarang di Indonesia adalah selaras (konkordansi) dengan hukum kodifikasi
yang berlaku di negeri Belanda. Asas konkordansi diatur dalam I.S pasal 131 ayat 2 yaitu “
Untuk gol bangsa Belandauntuk itu dianut UU di negeri Belanda”
Hal ini berarti bahwa hukum yang berlaku bagi orang Belanda di Indonesia harus
dipersamakan dengan hokum yang berlaku di Belanda.Hukum kodifikasi di Belanda berasal
dari Perancis dan Perancis sendiri berpokok pangakal pada hokum kodifikasi di Romawi kuno.
KUHP di Indonesia yang dikodifikasi pd thn 1918 adalah merupakan satu-satunya hokum
kodifikasi yang berlaku umum untuk semua golongan penduduk yang berada dalam daerah
Indonesia.
Pengertian Hukum Pidana
Hukum pidana adalah hokum yang mengatur tentang pelanggaran-pelanggaran dan
kejahatan-kejahatanterhadap kepentingan umum,perbuatan mana diancam dengan hukuman
yang merupakan suatu penderitaan atau siksaan.
Yang termasuk dalam pengertian kepentingan umum adalah:
1. Badan dan peraturan perundangan Negara, seperti Negara,lembaga-lembaga
Negara,pejabat Negara,pegawai negeri, undang-undang, peraturan pemerintah dsb.
2. Kepentingan hokum tiap manusia yaitu; jiwa,raga, kemerdekaan, kehormatan,hak
milik/harta benda.
Perbedaan antara pelanggaran dan kejahatan:

• PHI adalah : suatu ilmu yang mengantarkanorang yang mempelajari hokum yang
berlaku di Indonesia yaitu hulum positif ( hokum yang berlaku di Indonesia pada waktu
ini,bukan hokum masa depan yang di idam-idamkan)
• Sejarah perundang-undangan Indonesia; - sebelum kemerdekaan: masa VOC (1602-
1799),- masa penjajahan Belanda (1800-1942),- masa penjajahan Jepang1942-1945)-
Sesudak kemerdekaan: UUD ’45 ( 17-8-45),-konstitusi RIS 1949,- UUDS 1950,-
UUD’45(dekrit pres. 5 Juli 1959),-kembali ke UUD’45
• Kenapa hkm perdata Belanda msh berlaku d Ind?:untuk mengatasi kepakuman hokum
setelah ind merdeka terutama hkm perdata ind msh menggunakan hkm perdata
belanda yang telah di kodifikasi
1. Pelanggaran adalah mengenai hal-hal kecil atau ringan yang diancam dengan hukuman
denda, misalnya sorang sopir yang tidak memiliki SIM
2. Kejahatan adalah menenai soal-soal yang besar , seperti pembunuhan, penganiyaan,
penghinaan, pencurian

PEMBAGIAN HUKUM PIDANA


Hukum pidana dapat dibagi sbb:
1. Hukum pidan Objektif (jus punale) yang dibagi dalam:
a. Hukum pidana material
b. Hukum pidana formal(hokum acara pidana
1. Hukum pidana subjektif (jus puniendi)
2. Hukum pidana umum
3. Hukum pidana khusus
a. Hukum pidana militer
b. Hokum pidana pajak (fiskal)
1) Hukum pidana objektif ialah semua peraturan yang mengandung keharusan atau larangan
terhadap pelanggaran mana diancam dengan hukuman yang bersifat siksaan

a. Hukum pidana material ialah peraturan yang mengaskan :


i. Perbuatan apa yang dapat dihukum
ii.Siapa yang dapat dihukum
iii.Denganhukuman apa menghukum seseorang
b. Hukum pidana formal ialah hokum yang mengatur cara-cara menghukum
seseorang yang melanggar peraturan pidana.
1) Hukum pidana subjektif ialah hak Negara atau alat-alat untuk menghukum berdasarkan
hokum pidana objektif
2) Hukum pidana umum ialah hokum pidana yang berlaku terhadap setiap penduduk kecuali
anggota ketentaraan
3) Hukum pidana khusus ialah hokum pidana yang berlaku khusus untuk orang-orang
tertentu, contoh: hokum pidana militer dan hokum pidana pajak.

TUJUAN HUKUM PIDANA


Ilmu-ilmu pengetahuan pembatu hokum pidana :
1) Antropologi ialah ilmu pengetahuan yang mencari sebab-sebab dari kejahatan dalam
dirinya si oenjahat paa kedaan badan penjahat ( Lambroso)
2) Sosiologi-kriminal ialah ilmu pengetahua yang mencari sebab-sebab dari kejahatan di
dalam masyarakat, misalnya: keadaan ekonomi, harga yang tinggi dll
3) Politik-kriminal ialah ilmu pengetahuan yanag mencari cara-cara untuk memberantas
kejahtan
4) Statistik-kriminal ialah ilmu pengaetahuan yang dengan angka-angka mencatat tentang
kejadian-kejadian dan macam-macam kejahatan.
Mazhab-mazhab tentang sebab-sebab kejahatan :

• PHI adalah : suatu ilmu yang mengantarkanorang yang mempelajari hokum yang
berlaku di Indonesia yaitu hulum positif ( hokum yang berlaku di Indonesia pada waktu
ini,bukan hokum masa depan yang di idam-idamkan)
• Sejarah perundang-undangan Indonesia; - sebelum kemerdekaan: masa VOC (1602-
1799),- masa penjajahan Belanda (1800-1942),- masa penjajahan Jepang1942-1945)-
Sesudak kemerdekaan: UUD ’45 ( 17-8-45),-konstitusi RIS 1949,- UUDS 1950,-
UUD’45(dekrit pres. 5 Juli 1959),-kembali ke UUD’45
• Kenapa hkm perdata Belanda msh berlaku d Ind?:untuk mengatasi kepakuman hokum
setelah ind merdeka terutama hkm perdata ind msh menggunakan hkm perdata
belanda yang telah di kodifikasi
1) Mazhab Italia(aliran biologi)
Menurut DR.Cesare Lambroso menyimpulan bahwa memang ada orang jahat semenjak
lahirnya yang ditunjukan oleh sifat dan cirri-ciri fisiknya(type lambroso).Lambroso
berpendapat bahwa orang itu jahat karena memang orang itu dilahirkan sebagai seorang
penjahat(geboren misdadiger)
2) Aliran sosiologi(mazhab perancis : A. Lacassagne)
Aliran ini lahir sebagai penolakan terhadap aliran Lambroso ,aliran ini berpendapat bahwa
si penjahat itu tidak bersalah. Orangberbuat jahat ialah disebabkan karena susunan,corak
dan sifat masyarakat dimasa panjahat itu hidup.,misalnya: karena terdapatnya
kemiskinan, pendidikan yang buruk dll.
3) Aliran bio-sosilogi (E.Ferri)
Aliran ini merupakan gabungan keduanya bahwa kejahatan adalah hasil dari paktor
individual dan social.

KITAB UNDANG-UNDANG HUKUM PIDANA


1) Yang membuat KUHP
• Diartikan sempit sebagai undang-undang, maka yang berhak membuatnya adalah
badan legislative (DPR) bersama pemerintah
• Diartikan luas sebagai peraturan maka yang berhak menbuatnya adalah semua
badan legislative dan semua orang yang mempunyai kekuasaan eksekutif.
1) Mulainya undang-undang berlaku
Sesudah diundangkan oleh pemerintah (mensesneg) dalam Lembaran Negara. Tanggal
mulainya berlakunya undang-undang ialah menurut tanggal yang ditetapkan dalam
undang-undang itu sendiri dan kalau tanggal itu tidak disebutkan maka undang –undang
itu mulai berlaku untuk Jawa dan Madura 30 hari sesudah diundangakan dalam LN dan
untuk untuk daerah yang lain 100 hari sesudah pengandangan itu.Sesuudah syarat itu di
atas dipenuhi maka tiap-tipa orang dianggap sudah mengetahuinya dan tidak boleh ada
yang melangarnya.
2) Mulai tidak berlakunya undang-undang
• Suatu undang-undang tidak berlaku lagi jika waktu yang telah ditentukan oleh
peraturan itu sudah lampau
• Bila keadaan keadaan untuk ana bunyi peraturan itu diadakan sudah tidak ada lagi
• Bila peraturan itu dicabut
• Bila telah ada peraturan baru yang isinya bertentang dengan peraturan yang duluan

1) Sampai di manakahkekusaan berlakunya undang-undang hokum pidana Indonesia dpat


dipandang dari 2 sudut :
a) Yang bersifat negatip adalah mengenai, mengenai berlakunya undang-undang pidana
berhubung dengan waktu. Pasal 1 ayat 1 KUHP : “Sesuatu perbuatan tidak dapat di
hokum selain atas kekuatan aturan pidana dalam undang-undang,yang diadakan
sebelum perbuatan itu terjadi ( Undang-undang pidana tidak berlaku surut)”. Tetapi
dalam pasal 1 ayat 2 ada pengecualian : “ Apabila ada perubahan peraturan

• PHI adalah : suatu ilmu yang mengantarkanorang yang mempelajari hokum yang
berlaku di Indonesia yaitu hulum positif ( hokum yang berlaku di Indonesia pada waktu
ini,bukan hokum masa depan yang di idam-idamkan)
• Sejarah perundang-undangan Indonesia; - sebelum kemerdekaan: masa VOC (1602-
1799),- masa penjajahan Belanda (1800-1942),- masa penjajahan Jepang1942-1945)-
Sesudak kemerdekaan: UUD ’45 ( 17-8-45),-konstitusi RIS 1949,- UUDS 1950,-
UUD’45(dekrit pres. 5 Juli 1959),-kembali ke UUD’45
• Kenapa hkm perdata Belanda msh berlaku d Ind?:untuk mengatasi kepakuman hokum
setelah ind merdeka terutama hkm perdata ind msh menggunakan hkm perdata
belanda yang telah di kodifikasi
perundangan sesudah perbuatan itu dilakukan ,maka haruslah dipakaiaturan yang
ringan bagi tersangka’.
b) Yang bersifat positif, adalah: berlakunya undang-undang pidana berhubung dengan
tempat. Hal ini diatur dalam pasal2-9 KUHP yang memuat 4 asas:
• Asas territorial (daerah),undang-undang pidana Indonesia berlaku terhadap
setiap orang yang melakukan sesuatu pelanggaran/kejahatan di dalam
wilayah kedaulatan NKRI. Yang menjadi dasar aalah tempat di mana
perbuatan itu terjadi,yang termasuk wilayah kekuasaan undang-undang
pidana itu selain daerah daratan,lautan dan udara territorial juga kpal-kapal
yang memakai bendera Indonesia (kpal-kapal Indonesia) yang berasa di luar
perairan Indonesia. Asas territorial tersapat dalam pasal 2 dan 3 KUHP. Pasal
2 : Ketentuan pidana dalam ndang-undang Indonesia berlakubagi tiap orang
yang dalam Indonesia melakukan suatu perbuataaan yang boleh
dihukum( delik = tindak pidana). Pasal 3 KUHP bahwa undang –undang
pidana Indonesia tidak berkuasa terhadap :
(i) Mereka yang mempunyai hak Ex-teritorial (pasal 9 KUHP), yaitu orang-
orang di daerah Negara asing tidak dikenakan undang-undang pidana dari
Negara itu dan olah karena itumereka berada di luar kekuasaan
hukumnegara dimana mereka berada, mereka itu ialah ;
1. Kepala Negara asing dengan keluarganya yang berasa si Indonesia
2. Duta dengan keluarganya dan pegawai-pegawai kedutaan
3. Anak buah kapal perang asing , meskipunmereka berada di luar
kapalnya
4. Anggota ketentaraan asing yang mempunyai izin mengunjungi
Indonesia
5. Sekretaris jendral PBB
6. Anggota delegasi Negara asing yang sedang dalam perjalananmenuju
siding PBB , dan singgah di Indonesia
• Hak imuniteit- parlementer (hak kekebalan ,diatur dlm Hukum tata Negara
Tap MPR NO. 1/MPR/1983 dan undang-undang NO. 13 thn 1970),Para anggota
MPR dan DPR pusat dan daerahserta para menteri juga tidak dikenakan
hukuman (pidana) untuk segala apa yang dikatakannya dan tulisan-tulisan
mereka di dalam gedung parlemen.
• Asas nasional aktif, Undang-undang pidana Indonesia berlaku juga terhadap
warga Negara Indonesia yang berada di luar negeri,untuk dapat menuntut
warganegara kita di luar negeri maka diperlukan dulu penyerahannya oleh
Negara asing yang bersangkutan kepada kita.
• Asas nasional pasif, Undang-undang pidana Indonesia berkuasa juga
mengadakan penuntutan terhadap siapapun juga di luar NKRI juga terhadap
orang asing di luar RI,seperti kasus : pemalsuan uang Indonesia,materai,
Lambang Negara, cap Negara, surat hutang yang ditanggung pemerintah
Indonesia dll.

• PHI adalah : suatu ilmu yang mengantarkanorang yang mempelajari hokum yang
berlaku di Indonesia yaitu hulum positif ( hokum yang berlaku di Indonesia pada waktu
ini,bukan hokum masa depan yang di idam-idamkan)
• Sejarah perundang-undangan Indonesia; - sebelum kemerdekaan: masa VOC (1602-
1799),- masa penjajahan Belanda (1800-1942),- masa penjajahan Jepang1942-1945)-
Sesudak kemerdekaan: UUD ’45 ( 17-8-45),-konstitusi RIS 1949,- UUDS 1950,-
UUD’45(dekrit pres. 5 Juli 1959),-kembali ke UUD’45
• Kenapa hkm perdata Belanda msh berlaku d Ind?:untuk mengatasi kepakuman hokum
setelah ind merdeka terutama hkm perdata ind msh menggunakan hkm perdata
belanda yang telah di kodifikasi
• Asas universal ( universaliteit KUHP pasal 4 ayat 4), undang-undang pidana
kita dapat juga diperlakukan terhadap perbuatan-perbuatan jahat yang
bersifat merugikan keselamatan internasional, yang terjadi dalam daerah
yang tidak bertuan, seperti di lautan terbuka atau di daerah kutub apabila
terjadi pembajakan.
1) Penyerahan ( Extradition = uitlevering)
Undang-undang pidana Indonesia mempunyai kekuassan tidak hanya di dalam Negara kita
saja tetapi juga di luar negeri.Permintaan penyerahan seseorang di luar negeri harus
melalui saluran Diplomatik.
Ada bebebrapa hal dimana orang itu tidak diserahkan yaitu :
a) Kalau orang yang diminta diserahkan itu warganegara sendiri
b) Kalau dianggap oleh Negara sing itu bahwa perbuatan itu adalah bersifat “ kejahat
politik”. Kejahatan politik terdiri atas:
• Kejahatan politik mutlak, yaitu : kalau kejahatan ditujukan secara langsung
untuk merobohkan Negara
• Kejahatan politik relatif, yaitu : kalau kejahatan itu secara tidak langsung
hendak mengganggu keamanan Negara
a) Kalau orang itu oleh pengadilan Negara asing itu sudah diputuskan perkaranya
b) Kalau permintaan penyerahan dari Negara yang dilanggar undang-undang dianggap
kasip oleh Negara asing itu.
c) Kalau orang yang meminta diserahkan itu pejabat suatu agama. Keputusan tentang
penyerahan penjahat politik berada di tangan pemerintah yang sedang melindungi
pelarian politik itu, setelah diminta pertimbangan dari pengadilan tertinggi
2) Interpretasi ( penafsiran) undang-undang pidana
Penafsiran tentang kata-kata dalam KUHP diatur dalam dlam buku I title IX pasal 86-101
Beberapa penafsiran yang penting adalah :
Pasal 88 : Meruntuhkan pemerintahan, berarti menghapus atau merobah dengan
jalan yang tidak sahbentuk pemerintah yang berdasarkan UUD
Pasal 89 : Yang disamakan dengan melakukan kekerasan, yaitu membuat orang
menjadi pingsan atau tidak berdaya lagi
Pasal 90 : Luka berat berarti :
1. Penyakit atau luka yang tidak dapat diharapkan akan sembuh lagi,
atau yang dapat mendatangkan bahaya maut.
2. Menyebabkan tidak cakap lagi mengerjakan jabatanya atau
pekerjaannya
3. Kehilangan salah satu pancaindara , ccad, lumpuh
4. Pikiran terganggu lebih dari 4 minggu
5. Menggugurkan atau membunuh anak yang sedang di kandung
Pasal 96 :
1. Termasuk sebutan musuh adalah juga pemberontak
2. Termasuk sebutan perang adalah juga perang saudara

• PHI adalah : suatu ilmu yang mengantarkanorang yang mempelajari hokum yang
berlaku di Indonesia yaitu hulum positif ( hokum yang berlaku di Indonesia pada waktu
ini,bukan hokum masa depan yang di idam-idamkan)
• Sejarah perundang-undangan Indonesia; - sebelum kemerdekaan: masa VOC (1602-
1799),- masa penjajahan Belanda (1800-1942),- masa penjajahan Jepang1942-1945)-
Sesudak kemerdekaan: UUD ’45 ( 17-8-45),-konstitusi RIS 1949,- UUDS 1950,-
UUD’45(dekrit pres. 5 Juli 1959),-kembali ke UUD’45
• Kenapa hkm perdata Belanda msh berlaku d Ind?:untuk mengatasi kepakuman hokum
setelah ind merdeka terutama hkm perdata ind msh menggunakan hkm perdata
belanda yang telah di kodifikasi
3. Termasuk keadaan perang adalah juga keadaan di waktu mana, sangat
mungkin peperangan meletus, demikian juga kalau telah diperintahkan
dan selama ada mobilisasi tentara
Pasal 97 : Sehari berarti, masa yang lamanya 24 jam, sebulan berarti, masa yang
lamanya 30 hari
Pasal 98 : Malam berarti, masa antara matahari terbenam dan matahari terbit
Pasal 99 : Dengan perkataan memanjat, dimaksud juga memasuki rumah melalui
lobang yang telah ada, tetapi tidak untuk tempat orang lalu, atau melalui
lobang yang sengaja digali, demikian juga melalui selokan atau parit yang
membatasi rumah itu
Pasal 101 : Ternak berarti hewan yang berkuku satu, hewan yang memamah
biak dan babi
Pasal 103 : Macam penafsiran lainnya:
1. Penafsiran grammatical
2. Penafsiran historis
3. Penafsiran sistematis
4. Penafsiran teologis dll

ISI POKOK KUHP

1.Aturan Umum
Dalam ilmu pengetahuan Hukum Pidana maka yang terpenting ialah bukuI yang berkepala “
Aturan Umum” yang memuat 9 titel :
Titel I : tentang kekuasaan berlakunya undang-undang pidana
Titel II : Hukuman
Titel III : Penghapusan, pengurangan dan penambahan hukuman
Titel IV : Percobaan
Titel V: Turut serta melakukan perbuatan yang dapat di hokum
Titel VI : Gabungan perbuatan yang dapat di hokum
Titel VII : Memasukan dan mencabut pengaduan dalam perkara kejahatan, yang hanya
boleh dituntut atas pengaduan
Titel VIII: Hapusnya hak menuntut dan hapusnya hukuman
Titel IX : a. Arti beberapa perkataan dalam undang-undang ini
b.Peraturan penghabisan
2. Perbuatan yang dapat dihukum ( tindak pidana = delik)

• PHI adalah : suatu ilmu yang mengantarkanorang yang mempelajari hokum yang
berlaku di Indonesia yaitu hulum positif ( hokum yang berlaku di Indonesia pada waktu
ini,bukan hokum masa depan yang di idam-idamkan)
• Sejarah perundang-undangan Indonesia; - sebelum kemerdekaan: masa VOC (1602-
1799),- masa penjajahan Belanda (1800-1942),- masa penjajahan Jepang1942-1945)-
Sesudak kemerdekaan: UUD ’45 ( 17-8-45),-konstitusi RIS 1949,- UUDS 1950,-
UUD’45(dekrit pres. 5 Juli 1959),-kembali ke UUD’45
• Kenapa hkm perdata Belanda msh berlaku d Ind?:untuk mengatasi kepakuman hokum
setelah ind merdeka terutama hkm perdata ind msh menggunakan hkm perdata
belanda yang telah di kodifikasi
Delik ialah perbuatan yang melanggar undang-undang, dan oleh karena itu bertentangan
dengan undang-undang yang dilakukan dengan sengaja oleh orang yang dapat
dipertanggungjawabkan
Unsur-unsur delik :
• Unsur objektif adalah mengenai perbuatan, akibat dan keadaan adalah mengenai
perbuatan,akibat dan keadaan.
• Unsur subjektif adalahmengenai keadaab dapat dipertanggungjawabkan cshuld
( kesalahan) dalam arti dolus ( sengaja) dan culpa ( kelalaian)

TUGAS

Mata Kuliah : Ilmu Negara Nama : Ai


Aisyah
Dosen : H. Saleh Kastiwa,SH Jurusan :
Non Reguler
Semester : II

1. Apa arti Ilmu Negara, jelaskan !


Jawab : Pengertian Ilmu Negara :
• PROF. DR. SOLLY LUBIS,SH : Ilmu Negara adalah ilmu yang
mempelajari Negara secara umum, mengenai asal usulnya, lenyapnya,
perkembangannya dan jenis-jenisnya.

• PHI adalah : suatu ilmu yang mengantarkanorang yang mempelajari hokum yang
berlaku di Indonesia yaitu hulum positif ( hokum yang berlaku di Indonesia pada waktu
ini,bukan hokum masa depan yang di idam-idamkan)
• Sejarah perundang-undangan Indonesia; - sebelum kemerdekaan: masa VOC (1602-
1799),- masa penjajahan Belanda (1800-1942),- masa penjajahan Jepang1942-1945)-
Sesudak kemerdekaan: UUD ’45 ( 17-8-45),-konstitusi RIS 1949,- UUDS 1950,-
UUD’45(dekrit pres. 5 Juli 1959),-kembali ke UUD’45
• Kenapa hkm perdata Belanda msh berlaku d Ind?:untuk mengatasi kepakuman hokum
setelah ind merdeka terutama hkm perdata ind msh menggunakan hkm perdata
belanda yang telah di kodifikasi
• MOH. KOESNARDI,SH : Ilmu Negara adalah pengetahuan yang
menyelidiki azas-azas pokok dan pengertian-pengertian pokok tentang
Negara dan hukum Tata Negara.
• REOLOF KRANENBURG : Ilmu Negara adalah ilmu yang menyelidiki
tentang sifat hakikatnya, struktur, dan bentuknya, asal mulanya dan
segenap persoalan-persoalan Negara.
• PROF. DR. SYAHRAN BASAH, DH,CN : Menyimpulkan bahwa : Ilmu
Negara adalah ilmu yang menyelidiki pengertian-pengertian pokok dan
sendi-sendi pokok saja dari Negara yang berlaku untuk dan terdapat pada
setiap Negara.
• Dari beberapa pendapat tersebut di atas maka dapat disimpulkan bahawa
Ilmu Negara adalah : Ilmu yang mempelajari Negara secara umum,
tentang asal mulanya,sifat, bentuk,dan dasar Negara.

1. Ilmu Negara terdiri dari dua kata, jelaskan !


Jawab : Ilmu Negara terdiri dai dua kata yaitu “ Ilmu” dan “ Negara”
1. Ilmu adalah pengetahuan yang menyelidiki dan mempelajari tentang
suatu objek
2. Negara adalah :
• LOGEMANN : Negara adalah suatu organisasi kemasyarakatan yang
bertujuan dengan kekuasaannya mengatur dan menyelenggarakan suatu
masyarakat.
• MR. SOENARKO : Negara adalah organisasi masyarakat yang
mempunyai daerah atau teritoir yang tertentu, dimana kekuasaan Negara
berlaku.
• HAROLD J. LASKI : Negara adalah suat persekutuan manusia yang
mengikuti jika perlu dengan tindakan, paksaan satu cara hidup tertentu.
• Dari beberapa pendapat tersebut di atas maka dapat disimpulkan bahwa
Negara adalah suatu organisasi masyarakat yang menduduki suatu
wilayah tertentu, serta memiliki kekuasaan .

3. Sebutkan ciri-ciri, pengertian Ilmu, jelaskan !


• PHI adalah : suatu ilmu yang mengantarkanorang yang mempelajari hokum yang
berlaku di Indonesia yaitu hulum positif ( hokum yang berlaku di Indonesia pada waktu
ini,bukan hokum masa depan yang di idam-idamkan)
• Sejarah perundang-undangan Indonesia; - sebelum kemerdekaan: masa VOC (1602-
1799),- masa penjajahan Belanda (1800-1942),- masa penjajahan Jepang1942-1945)-
Sesudak kemerdekaan: UUD ’45 ( 17-8-45),-konstitusi RIS 1949,- UUDS 1950,-
UUD’45(dekrit pres. 5 Juli 1959),-kembali ke UUD’45
• Kenapa hkm perdata Belanda msh berlaku d Ind?:untuk mengatasi kepakuman hokum
setelah ind merdeka terutama hkm perdata ind msh menggunakan hkm perdata
belanda yang telah di kodifikasi
Jawab :Berdasarkan para ahli Ilmu adalah seluruh usaha sadar untuk menyelidiki,
menemukan dan meningkatkan pemahaman manusia dari berbagai segi kenyataan
dalam alam manusia. Segi-segi ini dibatasi agar dihasilkan rumusan-rumusan
pasti yang mempunyai ciri tertentu yaitu :
• SISTEMATIK
• RASIONAL
• OBJEKTIF
• DAPAT DIUKUR
• TERBUKA
• KOMULATIF

4. Bagaimana hubungan antara Ilmu Negara dengan HTN ?


Jawab : Ilmu Negara merupakan suatu pelajaran pengantar dan ilmu dasar pokok
bagi pelajaran Hukum Tata Negara, karenanya Hukum Tata Negara tidak dapat
dipelajari secara ilmiah dan teratur sebelum terlebih dahulu mempelajari
pengetahuan tentang pengertian-pengertian pokok dan sendi-sendi pokok dari
pada Negara pada umumnya yang merupakan bahan penyelidikan Ilmu Negara.

5. Jelaskan yang dimaksud Negara menurut :


• ARISTOTELES : Negara merupakan assosiasi yang setinggi-tingginya dan
yang sesempurna-sempurnanya yang dapat dicapai oleh manusia untuk
keperluan hidup bersama.
• HANSKELSEN : Negara merupakan susunan peraturan yang dipertahankan
dengan paksaan, dimana terdapat hak memerintah dan kewajiban untuk
menuruti perintah.
• HAROLD.J LASKI : Negara adalah alat pemaksa untuk melangsungkan suatu
jenis system productie yang stabil.
• PROF. DR. JOKO PITONO,SH: Negara adalah suatu organisasi manusia atau
kumpulan manusia yang berada di bawah suatu pemerintah yang sama.

6. Siapakah yang pertama mempergunakan Ilmu Negara :


Jawab : Timbulnya Ilmu Negara ( Staatleer) sebagai istilah teknis, sebagai
penyelidikan seorang sarjana Jerman bernama GEORGE JELLINEK. Ia disebut
• PHI adalah : suatu ilmu yang mengantarkanorang yang mempelajari hokum yang
berlaku di Indonesia yaitu hulum positif ( hokum yang berlaku di Indonesia pada waktu
ini,bukan hokum masa depan yang di idam-idamkan)
• Sejarah perundang-undangan Indonesia; - sebelum kemerdekaan: masa VOC (1602-
1799),- masa penjajahan Belanda (1800-1942),- masa penjajahan Jepang1942-1945)-
Sesudak kemerdekaan: UUD ’45 ( 17-8-45),-konstitusi RIS 1949,- UUDS 1950,-
UUD’45(dekrit pres. 5 Juli 1959),-kembali ke UUD’45
• Kenapa hkm perdata Belanda msh berlaku d Ind?:untuk mengatasi kepakuman hokum
setelah ind merdeka terutama hkm perdata ind msh menggunakan hkm perdata
belanda yang telah di kodifikasi
Bapak Ilmu Negara karena dialah orang yang pertama dapat melihat cabang
ilmu pengetahuan ini.

7. Ilmu Pengetahuan garis besarnya dibagi dua, sebutkan dan jelaskan !


Jawab :
(1) Ilmu Pengetahuan Alam yaitu Ilmu Pengetahuan yang mempunyai objek alam
(2) Ilmu Pengetahuan Budaya yaitu Ilmu Pengetahuan yang mempunyai objek
Budaya

8. Sebutkan Objek Ilmu Negara !


Jawab : Objek Ilmu Negara adalah Negara antara lain meliputi tentang
pertumbuhan, sifat, hakekat dan bentuk-bentuk Negara, terutama tentang
hubungan antara alat-alat perlengkapan Negara.

9. Jelaskan asal mula terjadinya Negara !


Jawab : Teori tentang asal mula Negara :
• SOLLY LUBIS : Negara timbul sebagai gejala social yang diadakan oleh
manusia menurut kemauan manusia.
• PROF. NASROEN,SH : Timbulnya Negara bukan hanya sebagai gejala social
saja tetapi amat erat hubungannya dengan filsapat dan agama.

10. Jelaskan yang dimaksud Demokrasi, Absolut, Teokrasi dan Otoriter !


Jawab :
• DEMOKRASI : Suatu bentuk pemerintahan dimana kedaulatan atau
kekuasaaan tertinggi dipegang oleh rakyat dan rakyat berhak memilih
pemimpinnya sendiri yang dianggap dapat mewujudkan aspirasi mereka, ada
tiga bentuk Demokrasi :
(1) Demokrasi dengan system Parlementer
(2) Demokrasi dengan system pemisahan kekuasaan
(3) Demokrasi dengan pengawasan langsung oleh rakyat
• ABSOLUT : Suatu bentuk pemerintahan yang dipimpin oleh seorang raja
dengan system sentralisasi, sehingga semua rakyat dipaksa untuk memenuhi
kehendak dan perintah raja.
• PHI adalah : suatu ilmu yang mengantarkanorang yang mempelajari hokum yang
berlaku di Indonesia yaitu hulum positif ( hokum yang berlaku di Indonesia pada waktu
ini,bukan hokum masa depan yang di idam-idamkan)
• Sejarah perundang-undangan Indonesia; - sebelum kemerdekaan: masa VOC (1602-
1799),- masa penjajahan Belanda (1800-1942),- masa penjajahan Jepang1942-1945)-
Sesudak kemerdekaan: UUD ’45 ( 17-8-45),-konstitusi RIS 1949,- UUDS 1950,-
UUD’45(dekrit pres. 5 Juli 1959),-kembali ke UUD’45
• Kenapa hkm perdata Belanda msh berlaku d Ind?:untuk mengatasi kepakuman hokum
setelah ind merdeka terutama hkm perdata ind msh menggunakan hkm perdata
belanda yang telah di kodifikasi
• TEOKRASI : Suatu bentuk pemerintahan yang dipimpin oleh seseorang atas
nama Tuhan, raja yang memerintah atas kehendak Tuhan.
• OTORITER : Suatu pemerintahan yang peminpinnya mempunyai kekuasaan
yang tidak terbatas dan kekuasaan raja bersifat mutlak.

11. Kapan terjadinya Negara menurut teori perjanjian !


Jawab : Asal mula Negara itu adalah kemauan bersama dari orang-orang yang
bersangkutan.

12. Pola penyelidikan Ilmu negara ditentukan oleh dua kerangka, sebutkan !
Jawab : Ilmu Negara merupakan Ilmu Pengetahuan yang menyelidiki tentang
pengertian-pengertian pokok dan sendi-sendi pokok Negara.

13. Sebutkan syarat terjadinya Negara !


Jawab :
• Rakyat yang bersatu
• Daerah atau wilayah
• Pemerintahan yang berdaulat
• Pengakuan dari Negara lain

14. Menurut Yellinek, Negara dapat berbentuk Republik dan Monarki jelaskan
perbedaannya !
Jawab :Menurut Yellinek yang membedakan bentuk Republik dan Monarki adalah
dilihat dari siapa yang membentuk undang-undang
• REPUBLIK : Apabila kehendak Negara ( undang-undang ) dibentuk secara
yuridis yaitu oleh suatu Badan Pemerintah ( Dewan ).
• MONARKI : Apabila kehendak Negara ( undang-undang )dibentuk oleh
individu .

• PHI adalah : suatu ilmu yang mengantarkanorang yang mempelajari hokum yang
berlaku di Indonesia yaitu hulum positif ( hokum yang berlaku di Indonesia pada waktu
ini,bukan hokum masa depan yang di idam-idamkan)
• Sejarah perundang-undangan Indonesia; - sebelum kemerdekaan: masa VOC (1602-
1799),- masa penjajahan Belanda (1800-1942),- masa penjajahan Jepang1942-1945)-
Sesudak kemerdekaan: UUD ’45 ( 17-8-45),-konstitusi RIS 1949,- UUDS 1950,-
UUD’45(dekrit pres. 5 Juli 1959),-kembali ke UUD’45
• Kenapa hkm perdata Belanda msh berlaku d Ind?:untuk mengatasi kepakuman hokum
setelah ind merdeka terutama hkm perdata ind msh menggunakan hkm perdata
belanda yang telah di kodifikasi
15. Menurut LEON DEGUIT seorang sarjana Perancis pada abad ke-19 juga
membedakan antara Republik dan Monarki dengan cara-cara bagaimana !
Jawab :Menurut LEON DEGUIT membedakan Republik dan Monarki yaitu dilihat dari
cara penunjukan kepala Negara
• REPUBLIK : Apabila pemilihan kepala negaranya berdasarkan pemilihan baik
langsung atau tidak lansung ( oleh dewan )
• MONARKI : Apabila kepala negaranya ditunjuk langsung tanpa melalui
pemilihan biasanya dipimpin oleh seorang raja secara turun temurun.

• PHI adalah : suatu ilmu yang mengantarkanorang yang mempelajari hokum yang
berlaku di Indonesia yaitu hulum positif ( hokum yang berlaku di Indonesia pada waktu
ini,bukan hokum masa depan yang di idam-idamkan)
• Sejarah perundang-undangan Indonesia; - sebelum kemerdekaan: masa VOC (1602-
1799),- masa penjajahan Belanda (1800-1942),- masa penjajahan Jepang1942-1945)-
Sesudak kemerdekaan: UUD ’45 ( 17-8-45),-konstitusi RIS 1949,- UUDS 1950,-
UUD’45(dekrit pres. 5 Juli 1959),-kembali ke UUD’45
• Kenapa hkm perdata Belanda msh berlaku d Ind?:untuk mengatasi kepakuman hokum
setelah ind merdeka terutama hkm perdata ind msh menggunakan hkm perdata
belanda yang telah di kodifikasi