Anda di halaman 1dari 2

Agar Puskesmas dapat menjalankan fungsinya secara optimal perlu dikelola dengan baik, baik

kinerja pelayanan, proses pelayanan, maupun sumber daya yang digunakan. Masyarakat
menghendaki pelayanan kesehatan yang aman dan bermutu, serta dapat menjawab kebutuhan
mereka, oleh karena itu upaya peningkatan mutu, manajemen risiko dan keselamatan pasien
perlu diterapkan dalam pengelolaan Puskesmas dalam memberikan pelayanan kesehatan yang
komprehensif kepada masyarakat. Untuk menjamin bahwa perbaikan mutu, peningkatan kinerja
dan penerapan manajemen risiko dilaksanakan secara berkesinambungan di Puskesmas, maka
perlu dilakukan penilaian oleh pihak eksternal dengan menggunakan standar yang ditetapkan
yaitu melalui mekanisme akreditasi.
Tujuan utama akreditasi Puskesmas adalah untuk pembinaan peningkatan mutu, kinerja melalui
perbaikan yang berkesinambungan terhadap sistem manajemen, sistem manajemen mutu dan
sistem penyelenggaraan pelayanan dan program, serta penerapan manajemen risiko, dan bukan
sekedar penilaian untuk mendapatkan sertifikat akreditasi. Titik Berat Pelayanan Kesehatan
Primer adalah Promotif & Preventif yang mendorong meningkatnya peran serta dan kemandirian
masyarat dalam mengatasi berbagai faktor risiko kesehatan. Keberhasilan Pelayanan Kesehatan
Primer akan mendukung pelaksanaan Jaminan Kesehatan Nasional, dimana akan mengurangi
jumlah pasien yang di rujuk. Sehingga Akreditasi Puskesmas sebuah keniscayaan di era JKN.
Dinas Kesehatan Kabupaten Kotawaringin Barat melaksanakan kunjungan kaji banding ke
Kabupaten Wonosobo yang telah melaksanakan Akreditasi Puskesmas Tingkat Nasional. Tujuan:
Menggali dan melihat langsung best practice yang ada di Kabupaten Wonosobo dalam
pelaksanaan Akreditasi Puskesmas; Mengetahui lebih mendalam mengenai kegiatan Akreditasi
Puskesmas; Mempelajari tentang menyusun kelengkapan pedoman tata naskah terkait dengan
dokumen-dokumen yang dipersyaratkan oleh standar akreditasi.
Kegiatan kaji banding dilaksanakan pada tanggal 11 s.d 12 Juni 2015. Banyak hal yang diperoleh
dalam kunjungan kaji banding tersebut. Peserta yang ikut dalam kegiatan kaji banding ini dengan
jumlah 54 Orang terdiri dari Tim Pendamping Akreditasi dari Dinas Kesehatan dan Tim Pokja
Akreditasi dari Puskesmas. Puskesmas yang ikut serta adalah Puskesmas yang siap Akreditasi
tahun 2015 yaitu Puskesmas Arut Selatan, Puskesmas Madurejo, Puskesmas Mendawai,
Puskesmas Arut Utara, Puskesmas Teluk Bogam dan Puskesmas Pangkalan Lada.
Kegiatan Pada hari pertama kegiatan kaji banding yaitu :
1. Peserta mendapat penjelasan tentang pelaksanaan Akreditasi Puskesmas di Kabupaten
Wonosobo sekaligus ramah tamah.
2. Pelaksanaan kunjungan di lokasi Puskesmas Akreditasi yaitu Puskesmas Wonosobo I
Penerimaan oleh tim Puskesmas di lokasi kaji banding.
3. Peninjauan kaji dokumentasi pada masing-masing Pokja Akreditasi Identifikasi potensi
dan hambatan pelaksanaan Akreditasi Puskesmas di Kabupaten Wonosobo dan
Kabupaten Kotawaringin Barat. Diskusi kelompok Tim Kaji Banding bersama Tim
Puskesmas Wonosobo.

Kegiatan pada hari kedua :


1. Kunjungan di Puskesmas dalam pengamatan pelayanan dan penajaman terhadap hasil
diskusi.Paparan Pokja Tim Kabupaten Kotawaringin Barat dan langsung kegiatan tanya
jawab dengan Puskesmas Wonosobo I.
Selama dalam kunjungan kaji banding tersebut kami mendapat banyak masukan dan kisah sukses
dalam meningkatkan mutu pelayanan di Puskesmas Wonosobo I. Sambutan hangat dan bersahaja
dihadirkan oleh dr. Lilis Handayani (Kepala Puskesmas) beserta seluruh staf Puskesmas
Wonosobo. Seluruh peserta kaji banding diajak berkeliling ke semua ruangan pelayanan dan
melihat langsung pola pelayanan yang diberikan oleh seluruh staf Puskesmas Wonosobo I.
Sungguh sebuah apresiasi dan penghargaan buat Puskesmas Wonosobo I yang telah
melaksanakan program peningkatan mutu layanan kesehatan yang diberikan kepada
masyarakatnya, dengan komitmen dan kerja kerja dan iklas mampu melaksanakan program
Akreditasi Puskesmas. Pengalaman selama proses penilaian juga diceritakan kepada peserta kaji
banding dan pengalaman lain juga kami dapatkan.
Kekaguman tidak hanya sampai di pola layanan kesehatan, tetapi kekaguman akan alam di
Wonosobo yang memukau kami dalam kegiatan kaji banding ini. Banyak tempat yang kami
kunjungi dan semua tempat tersebut membuat decak kagum akan keindahan alam karunia Tuhan
yang ada di Wonosobo.Besar harapan kami sebagai peserta kaji banding ke Kabupaten
Wonosobo, bisa segera mengikuti jejak langkah Kabupaten Wonosobo dalam memberikan
pelayanan kesehatan kepada masyarakatnya dengan program peningkatan mutu pelayanan
melalui Akreditasi Puskesmas.
Te