Anda di halaman 1dari 5

RESUM KEPERAWATAN DENGAN TINDAKAN ADENOTONSILEKTOMY

DIAGNOSA : ADENOTONSILITIS KRONIS


TINDAKAN : ADENOTONSILEKTOMY

A. TEORI
1. DEFINISI
Adalah tindakan untuk mengangkat jaringan tonsil dari fosa tonsilaris dan atau
adenoid dari dinding posterior nasofaring
.
2. ETIOLOGI
nyeri tenggorokan atau nyeri telan ringan bersifat kronik,menghebat bila terjadi serangan
akut.
rasa mengganjal ditenggorokan.
mulut berbau.
badan lesu,nafsu makan barkurang,sakit kapala.
pada adenoiditis kronik terjadi hidung buntu,tidur mendengkur.
tonsil umumnya membesar,pada serangan akut tonsil hyperemi.
arkus anterior posterior merah
pada rinoskopi anterior,fenomena palatum mole negative,kadang tertutup secret mokopurulen
3. PATOFISIOLOGI
Merupakan kelanjutan dari infeksi subklinik pada tonsi,.biasanya terjadi pembesaran
tonsil sebagai akibat hypertropi folikel-folikel getah bening.Pada anak-anak disertai hypertropi
adenoid sehingga sering disebut adeno tosilitis kronik.
4. TERAPI
# pada serangan akut
- istirahat,makan lunak,minum air hangat
- obat kumur
- analgesik / antipiretik
- antibiotic
# bila diperlukan tindakan tonsilektomy dan adenotonsilektomy
* Indikasi umum operasi
- tosilitis akut residivans ( kambuh >5 kali setahun )
- tonsillitis kronis yang sering mengalami eksaserbasi akut lebih dari 5 kali setahun
- tonsil sebagai sumber infeksi
- tonsillitis dangan penyulit abses peri tonsil
- tonsil besar dengan gangguan menelan / bernafas
- tonsil sebagai karier difteri
- tumor tosil
B. LAPORAN KASUS
1. PERSIAPAN RUANGAN
menata ruangan dengan mengatur penataan kursi,mesin suction,mesin coutter,meja
instrument,troli,waskom,meja mayo,sesuai dengan kebutuhan dan luas ruangan kamar operasi.
memberi alas perlak dan linen pada meja operasi
menempatkan tempat sampah yang sesuai agar muda penggunaan nya.
2. PERSIAPAN PASIEN
melepaskan semua perhiasan atau gigi palsu
informrd concent
persiapan psikologi

3. PERSIAPAN LINGKUNGAN
# Ruangan kamar operesi
# Alat penunjang : saction,lampu operasi,lampu kepala,mesin couter.
4. PERSIAPAN INSTRUMEN
A. Alat on steril
1. meja operasi
2. lampu operasi
3. mesin cauter dan mesin suction
4. tempat sampah
5. lampu kepala
B. Alat steril
a. Di meja linen
persiapan linen set
1. skort
2. duk sedang
3. duk lubang
4. duk kecil
5. handuk kecil / perlak
6.duk tebal
7. bengkok /kom berisi betadin
8. selang saction
9. hansd coen
10. alat instrumen cadangan
b. Di meja mayo
1. duk klem
2. desinfeksi klem
3. mees tonsil
4. gunting metzemboun
5. pean 90/90 manis
6. pean 30 / 30 manis
7. needle holder
8. gunting benang
9. snar tonsil
10. curet adeno
11. mouth sprider
12. spatula lidah
13. tonsil klem
14. tampon tang
15. raspatorium
16. canul suction
17. jarum
C. Bahan habis pakai
1. hansd coen
2. under pad on
3. kassa/deppers/kecil/sedang
4. catgut plain no 2.0
5. betadin/alkohol
6. emp (selang sution )
7. NS / Aquades
8. suction cateter no.10

: 6 buah
: 2 buah
: 4 buah
: 6 buah
: 4 /2 buah
: 2 buah
: 2/1 buah
:1 buah
: sesuai ukuran
:: 1 buah
: 1 buah
: 1 buah
: 1 buah
: 2/1 buah
: 2/1 buah
: 1 buah
: 1 buah
: 1 buah
: 2 buah
: 1 buah
: 1 buah
: 1 buah
: 1 buah
: 1buah
: 1buah
: 1 buah
: sesuai kebutuhan
: 1buah
:10/5/20/10 buah
: 1 buah
: 50cc/100cc
: 1 buah
: 1lt / 1lt
: 1 buah

5.TEKNIK INSTRUMENTASI
1. Tim operasi melakukan sign in
2. perawat cuci tangan ( scrubing,gowing,gloving )
3. pasien di lakukan general anastesi
4. tim mengatur posisi pasien dengan posisi supinasi dengan kepala extensi dengan
bahu d ganjal,kepala di fiksasi bantal cincin,berikan under pad di bawah kepala
pasien
5. perawat serkuler membersihkan area operasi
6. perawat instrument membantu operator dan asisten menggunakan handuk,skort
dan hands coen steril
7. berikan desinfeksi klem (1) depper alcohol kemudian deppers
8. lakukan draiping dengan menggunakan kering
duk lubang dan duk sedang untuk menutup dari leher sampai ekstermitas bawah
9. dekatkan meja mayo dan linen lalu pasang slang suction dan fiksasi dengan duk
klem
10. tim operasi melakukan time out
11. Operasi di lakukan di sebelah kiri
12. berikan spatula untuk mendorong lidah agar tidak jatuh
13. berikan mout sprider no 2 untuk mulut kemudian suction
14. tonsil di klem dengan klem tonsil
15. beri mess tonsil untuk insisi plicatringualis
16. beri tampon tang untuk memperluas derah insisi, kemudian dipisahkan/dipreparer,
lepaskan pole atas tonsil dari fosa tonsilaris dengan bantuan deppers kecil yang di
pegang dengan klem 30 dan di bantu dengan gunting.
17. Jaringan tonsil dipisahkan dengan depers yang lebih besar sampai jaringan tonsil
dapat terlepas dari fosa tonsilaris.
18. berikan snar tonsil untuk memotong bagian bawah dengan cara memasukkan
senar tonsil melewati klem tonsil
19. Berikan deppers sedang yang dipegang dengan klem 90 untuk menekan bekas
tonsil yang terlepas.
20. Bila darah belum berhenti lakukan hatting dengan cara klem sumber perdarahan
dengan klem 30 manis dan di dobel dengan klem 90 manis.setelah itu jahit
menggunakan benang catgut plain no 2.0 dengan jarum round kecil
21. berikan still dep + pean 90 untuk rawat perdarahan,bila masi ada perdarahan di
lakukan heacting dengan catgut plain no 2-0 dan jarum roud kecil dan berikan
curet adenoid untuk dilakukan tindakan adenoidectomy kemudian berikan klem 90
dan deppers sedang basah untuk menampon bekas kerokan adenoid
22. kemudian operasi di lanjutkan ke tonsil sebelah kanan dengan proses yang sama.
23. evaluasi perdarahan dengan
a. tampon adenoid di ambil
b. di lakukan suction dari hidung dengan suction hidung no 10
c. kepala di angkat ( fleksi )untuk melihat adanya perdarahan .
24. bila perdarahan tidak ada sprider di lepas ,operasi selesai
25. tim operasi melakukan sign out
26. bersikan alat dan rapikan pasien
27. alat diinfentarisasi,di packing,di steril
Mengetahui

Pembimbing OK 8
C. DAFTAR PUSTAKA
# //syuku5.wordpress.com/2011/06/03/askep-tonsilitis//

LAPORAN PELATIHAN INSTRUMENTATOR


PENATALAKSANAAN KEPERAWATAN PERIOPERATIF
PADA An.Akbar Dwi (Adenotonsilitis kronis)
TINDAKAN MRM (ADENOTONSILEKTOMY)
DI KAMAR OPERASI 08 THT
INSTALASI BEDAH SENTRAL
RUMAH SAKIT UMUM DAERAH Dr. SAIFUL ANWAR MALANG

OLEH :
EMY JAMILAH

INSTALASI BEDAH SENTRAL


RUMAH SAKIT UMUM DAERAH DR. SAIFUL ANWAR MALANG
Jl. JAKSA AGUNG SUPRAPTO NO. 02 MALANG
2015

LEMBAR PENGESAHAN
Laporan Pelatihan Perawat Instrumen
di Instalasi Bedah Sentral Rumah Sakit Umum Daerah Dr. Saiful Anwar Malang

Mengetahui,

Pembimbing OK 08