Anda di halaman 1dari 1

Radiografi Dada pada Program Screening Tuberkulosis

Ronald L. Eisenberg, MD Nira R. Pollock, MD, PhD

Tujuan
Untuk menilai frekuensi dan spektrum kelainan pada radiografi dada skrining rutin dalam evaluasi prakerja petugas kesehatan dengan tes kulit tuberkulin positif (TST) hasilini:.

Bahan dan Metode


Tinjauan yang dilakukan dewan kelembagaan telah menyetujui Metode HIPAA-retrospektif dan setiap
observasi dengan metode ini harus dicatat, dilaporkan dan di informasikan kepada pasien. Laporan
tersebut menunjukan 2.586 individu tanpa gejala dengan hasil TST positif yang menjalani evaluasi prakerja antara 1 Januari 2003 hingga 31 Desember 2007, laporan ini kemudian dievaluasi untuk
menentukan frekuensi deteksi bukti tuberkulosis aktif (TB) atau infeksi laten TB (LTBI) dan spektrum
temuan pencitraan. Semua radiografi dada ditafsirkan positif oleh ahli radiologi. Jika ada discrepancy
pada laporan tersebut, seorang ahli radiologi yang berpengalaman yang menjabat sebagai seorang
arbiter yang independen dan final akan mengambil keputusan. Hasil follow up radiografi dan tomografi
yang ada juga akan menjadi pertimbangan ahli radiologi dalam membuat keputusan.

Hasil
Dari 6.1% (159) radiografi dada menghasilkan hasil abnormal, tidak ada temuan yang konsisten dengan
TB aktif. Ada 92 kasus granuloma fied calci-, kelenjar getah bening kalsifikasi, atau keduanya; 25 kasus
penebalan pleura apikal; 16 kasus jaringan parut fibrosa; dan 31 kasus nodul noncalcified. Semua kasus
jaringan parut fibrosa melibatkan area yang lebih kecil dari 2 cm 2. Semua nodul noncalcified adalah 4 mm
atau lebih kecil, dengan bekas konsepsi keganasan paru primer dan satu necrotizing granuloma (negatif
untuk basil tahan asam) yang tumbuh cendawan bakteri kansasii.

Kesimpulan
Radiografi dada Universal pada program skrining TB pada fase awal adalah dari hasil yang rendah dalam
mendeteksi TB aktif atau peningkatan risiko LTBI reaktivasi, dan tidak memberikan bantuan dalam
menentukan individu untuk memprioritaskan untuk 1 dari Departemen Radiologi (RLE) dan Divisi
pengobatanLTBI.