Anda di halaman 1dari 2

Status

Dokumen

Induk

Salinan

No.Distribusi

STANDART OPERASIONAL PROSEDUR (SOP)


PELAYANAN PENYAKIT KULIT (KUSTA / LEPRA)
No Dokumen

No Revisi

Halaman

Puskesmas
Cianjur Kota
PROTAP

Tanggal Terbit

Disetujui oleh,
Kepala Puskesmas Cianjur Kota

03 Januari 2013

dr. Tjendrawati Pudjohartono


NIP. 19610923 198903 2004
Pengertian

Tujuan

Kebijakan
Prosedur

1.

Menerangkan kepada pasien mengenai tatacara pemeriksaan yang


akan dilaksanakan.
2.
Pasien dipersilakan untuk melepaskan baju dan duduk berhadapan
dengan petugas.
3.
Melakukan pengamatan, adakah kelainan kulit ataupun bercak di
kulit mulai dari kepala (muka, cuping telinga kiri, pipi kiri, cuping
telinga kanan, pipi kanan, hidung, mulut, dagu, leher bagian
depan). Kemudian pasien diminta untuk memejamkan mata,
menggerakkan mulut, bersiul, tertawa untuk mengetahui fungsi
syaraf muka.
4.
Pundak kanan, lengan bagian belakang, tangan, jari-jari tangan
(pasien meluruskan tangan, telapak tangan kebawah, kemudian
diputar keatas), telapak tangan, lengan bagian dalam, ketiak, dada
dan perut ke pundak kiri, lengan kiri dan seterusnya (memutar
pasien pelan-pelan dari sisi yang satu ke sisi yang lainnya untuk
melihat sampingnya pada waktu memeriksa dada dan perut )
5. Tungkai kanan bagian luar dari atas ke bawah, bagian dalam dari
bawah ke atas, tungkai kiri dengan cara yang sama.
6.
Kemudian pasien diminta untuk berbalik sehingga membelakangi
petugas dan pemeriksaan dimulai lagi mulai bagian belakang
telinga, bagian belakang leher, punggung, pantat, tungkai bagian
belakang dan telapak kaki.
7.
Memperhatikan setiap bercak (makula), bintil-bintil (nodulus),
jaringan parut, kulit yang keriput, dan setiap penebalan kulit
8.
Bilamana masih meragukan, memutar pasien pelan pelan dan
periksa pada jarak kira-kira meter.
9.
Melakukan pencatatan terhadap semua tanda-tanda yang ditemukan
baik jumlah maupun besarnya .
a). Berdasarkan rekomendasi WHO menggunakan regimen
pengobatan MDT (Multi Drug Therapy).
b). Regimen tersebut adalah sebagai berikut :

1.
Tipe PB
Jenis Obat dan dosis untuk orang dewasa :

Rifampicin 600 mg/bulan diminum di depan petugas

DDS tablet 100 mg/hari diminium di rumah


Pengobatan 6 dosis diselesaikan dalam waktu maksimal 9 bulan. Setelah
selesai minum 6 dosis dinyatakan RFT (Release From Treatment =
berhenti minum obat kusta) meskipun secara klinis lesinya masih aktif.
2.
Tipe MB
Jenis Obat dan dosis untuk orang dewasa :

Rifampicin 600 mg/bulan diminum didepan petugas

Lamprene 300 mg/bulan diminum didepan petugas

Lamprene 50 mg/hari diminum dirumah

DDS 100 mg/hari diminum dirumah


Pengobatan 24 dosis diselesaikan dalam waktu maksimal 36 bulan.
Sesudah selesai minum 24 dosis dinyatakan RFT (Release From
Treatment = berhenti minum obat kusta) meskipun secara klinis lesinya
masih aktif dan pemeriksaan bakteri positif.
Dosis Lampren untuk anak :

Umur di bawah 10 th : bulanan 100 mg/ bulan harian 50 mg/ 2


kali/ minggu

Umur 11 14 th
: bulanan 200 mg/ bulan harian 50 mg/3
kali/ minggu.

Dosis DDS untuk anak-anak 1-2 mg/kg berat badan

Dosis Rifampicin untuk anak-anak 10-15 mg/kg berat badan.


Unit terkait