Anda di halaman 1dari 2

RANGKUMAN SPESIFIKASI BAHAN

TAXIWAY B KERTAJATI
- CTBC (Cement Treated Base Coarse):
1. Agregat yang dipakai dari batu pecah, material halus secara alami berasal dari pemecahan agregat
2. Gravel harus merupakan batuan yang keras tahan aus, berkualitas, memenuhi gradasi, tidak mengandung batuan pipih,
memanjang, bebas dari kotoran dan material lain yang tidak layak untuk konstruksi
3. Semua material yang lolos saringan No. 4 hasil dari pemecahan batu, gravel, atau hasil daur ulang dapat dicampurkan ke
dalam material base sepanjang memenuhi persyaratan gradasi
4. Berikut gradasi Agregat untuk CTBC

Ukuran Saringan
2 (51 mm)
No. 4 (4,75 mm)
No. 10 (1,80 mm)
No. 40 (0,45 mm)
No. 80 (0,21 mm)

Persentase Lolos Saringan


Gradasi A
100
45-100
37-80
15-50
0-25

Gradasi B
100
55-100
45-100
25-80
10-35

5. Di bawah ini syarat-syarat kualitas agregat CTBC


Jenis Pengujian
Indeks Plastisitas (PI)
Kehilangan berat karena Abrasi
Hasil kali PI dengan % lolos 75 mikron
Batas cair
Bagian yang lemah
Rongga agregat mineral pd kepadatan minimum
Soundness test (Na2SO4)/ ASTM C 88
Soundness test (MgSO4)/ ASTM C 88
Kadar lumpur
Kandungan zat organik

Batas Pengujian
0-6 %
0-40 %
25 %
0-25 %
0-2 %
Minimal 14
Maks. 10 %
Maks. 13 %
Maks. 3 %
Warna NaOH Kuning

6. Semen Portland
Merupakan semen yang memenuhi persyaratn ASTM C 150 untuk semen tipe I. Jika disetujui memakai aditif pozolan
syaratnya tidak lebih dari 30 % berat.
7. Air
Air yang digunakan harus bersih, tidak berlumpur, mengandung minyak, asam, bahan organic, alkali, garam, atau kotoran
lainnya yang merugikan

- ATB (Asphalt Treated Base):


1. Agregat yang digunakan harus dari batu pecah, screenings, dan yang setara dengannya.
2. Pemecahan batu harus memenuhi syarat (tertinggal) pada saringan no. 8 sebagai berikut:
a. Minimum 75% dari berat butiran dengan bentuk min. 3 muka bidang pecah
b. 100% berat butiran dengan satu atau lebih muka bidang pecah
c. Maks. PI 6%, dan LL 25%
3. Berikut tabel ketentuan agregat kasar

Pengujian
Soundness test (Na2SO4) untuk surface course
Soundness test (MgSO4 untuk base course
Los Angeles pd bandara dengan berat pesawat > 28 ton
Los Angeles pd bandara dengan berat pesawat maks. 28 ton
Partikel Pipih
Partikel Lonjong
Kotoran organic
Sand equivalent

Standar

Nilai

ASTM C 88
ASTM C 88
ASTM C 131
ASTM C 131
ASTM D 4791
ASTM D 4791
ASTM C 4079
ASTM D 2419

Maks. 10%
Maks. 12%
Maks. 25%
Maks. 40%
Maks. 25%
Maks. 10%
Maks. 3%
Min. 65%

4. Berikut tabel ketentuan agregat halus


Pengujian
Material lolos saringan no. 200
Indeks Plastisitas (PI)
Batas cair (LL)
Kotoran organic
Sand equivalent

Standar
ASTM C 4079
ASTM D 4318
ASTM D 4318
ASTM C 4079
ASTM D 2419

Nilai
Maks. 3%
Maks. 6%
Maks. 25%
Maks. 3%
Min. 65%

5. Filler adalah tambahan yang diperlukan pada agregat yang ada, terdiri dari abu batu pecah, Portland cement, atau bahan
lain yang disetujui
6. Gradasi agregat ATB
Saringan ASTM

Lolos saringan persentase terhadap berat ATB

1 (25 mm)
(19 mm)
(12.5 mm)
3/8 (9.5 mm)
No. 4 (4.75 mm)
No. 8 (2.36 mm)
No. 16 (1.18 mm)
No. 30 (0.6 mm)
No. 50 (0.3 mm)
No. 100 (0.15 mm)
No. 200 (0.075 mm)

Max 1
100
76-98
66-86
57-77
40-60
24-46
17-37
11-27
7-19
6-16
3-6

7. Persyaratan uji Marshall


Test Property
Number of blows
Stability (min)
Flow (max)
Flow (min)
Voids total mix %
Voids filled with bitumen%

ATB
75
1800 lbs
4 mm
2 mm
3-5
76-82

8. Mixing temperature :
- Aspal semen 149oC -160oC
- Agregat 160oC-170oC
(temperature agregat tidak boleh lebih dari 13oC di atas temperature aspal semen)