Anda di halaman 1dari 2

Embriologi Pembentukan Palatum

Pembentukan Palatum Primer


o

Dimulai pada hari ke-35 kehamilan atau minggu ke-4 -> ditandai dengan
pembentukan prominentia facialis

Penyatuan prominentia nasalis medialis dan prominentia maxillaris

Dilanjutkan penyatuan prominentia nasalis lateralis dan prominentia nasalis


medialis. Bila gagal, akan terbentuk celah pada palatum primer.

Minggu

ke-7:

dasar

cavitas

nasalis

berupa

pelebaran

ke

posterior

dari

prominentia intermaxillaris, disebut sebagai palatum primer. Dinding medial


tonjolan maxilla mulai membentuk sepasang pelebaran yang tebal, yaitu lapisan
palatina yang tumbuh ke bawah di salah satu sisi lidah.
o

Minggu ke-8: lidah berpindah ke bawah, dan lapisan palatum secara cepat
berotasi ke atas dan depan sampai pada garis tengah, dan tumbuh secara
horizontal.

Pembentukan Palatum Sekunder


o

Terjadi setelah palatum primer terbentuk sempurna

Mulai minggu ke-9 kehamilan

Terbentuk

dari

sisi

bilateral

yang

berkembang

dari

bagian

medial

dari

prominentia maxillaris
o

Kedua sisi ini akan bertemu di garis tengah dengan terangkatnya sisi ini

Ketika sisi tersebut berkembang ke arah superior, maka proses akan dimulai.
Kegagalan pada proses ini akan menyebabkan celah palatum sekunder.

Minggu ke-9: kedua sisi lapisan palatum, palatum primer, dan septum nasal
inferior mulai berfusi di sebelah ventrodorsal

Minggu ke-10: bagian ventral palatum sekunder mengeras melalui kondensasi


mesenkimal (osifikasi endokondral)

Rohen J.W. & Ltjen-Drecoll E. 2012. Funktionelle Embryologie: Die Entwicklung der Funktionssysteme
des menschlichen Organismus. Stuttgart: Schattauer.