Anda di halaman 1dari 4

MATA KULIAH: MANAJEMEN PEMASARAN JASA

DOSEN: Dr. Drs. Sumadi, MSi


Educating Customers and Promoting the Value Proposition

Disusun Oleh:
Nizar Diofani

14911079

Ari Krisna

14911093

Dyfan Dwitrinisat

14911094

PROGRAM PASCA SARJANA


PROGRAM MAGISTER MANAJEMEN
UNIVERSITAS ISLAM INDONESIA
YOGYAKARTA
2016

Latar Belakang
Pembahasan
1. Peran komunikasi pemasaran
Komunikasi merupakan kegiatan pemasaran yang paling terlihat atau terdengar
sebagian orang menganggapnya menganggu tetapi nilainya terbatas, kecuali jika
digunakan secara optimal bersamaan dengan upaya pemasaran lainnya.
- Posisi dan diferensiasi jasa
Perusahaan menggunakan komunikasi pemasaran untuk meyakinkan para
pelanggan yang dituju bahwa tawaran produk jasa mereka adalah yang terbaik
untuk memenuhi kebutuhan pelanggan tersebut, relatif terhadap tawaran
perusahaan pesaing.
- Mempromosikan kontribusi personel jasa dan operasinal di belakang layar
- Menambah nilai melalui konten komunikasi
- Memfasilitasi keterlibatan pelanggan dalam produksi jasa
- Mendorong atau menghambat permintaan untuk menyeimbangkan kapasitas
2. Tantangan dalam komunikasi jasa
- Mengatasi masalah kenirwujudan
Bentuk jasa yang nirwujud ini menciptakan empat masalah bagi pemasar yang
ingin mempromosikan atribut atau manfaat dari jasa tersebut:
a. Terlalu umum (generality)
Merujuk pada item yang terdiri dari kelompok objek, orang atau kejadian.
b. Keabstrakan (abstractness)
Tidak memiliki korespondensi langsung dengan objek-objek fisik.
c. Tidak bisa dicari (nonsearchability)
Bahwa barang nirwujud tidak bisa dicari atau diperiksa sebelum dibeli.
d. Tidak bisa dirasakan (mental impalpability)
Banyak jasa yang kompleks, multidimensi yang menyulitkan pelanggan.

Strategi periklanan untuk mengatasi tantangan jasa yang nirwujud

Dengan menggunakan metafora


Perusahaan asuransi sering menggunakan pendekatan ini untuk memasarkan
produknya yang bersifat sangat nirwujud. Karena itu Allstete menginklankan
Youre in Good Hands dan Prudential menampilkan karang Gibraltar sebagai
simbol kekuatan perusahaan. Perusahaan jasa profesional terkadang menggunakan

metafora untuk mengkomunikasikan proposisi nilai mereka secara lebih dramatis.


Isyarat-isyarat nyata (Tangible Cues)
Strategi-strategi yang biasa digunakan dalam periklanan meliputi penggunaan
isyarat nyata jika dimungkinkan, terutama bagi industri jasa dengan frekuensi
kontak rendah yang melbiatkan sedikit sekali elemen yang berwujud. Akan sangat
membantu juga jika menggunakan informasi gamblang yang menarik minat
audiens dan menghasilkan citra yang kuat dan jelas, terutama bagi jasa yang

kompleks dan sangat nirwujud.


3. Perencanaan komunikasi pemasaran
- Mendefinisikan khalayak sasaran (Target Audience)
a. Calon pengguna, pemasar jasa pelanggan biasanya tidak mengetahui prospek
mereka terlebih dahulu, mereka biasanya perlu menerapkan bauran
komunikasi tradisional yang meliputi iklan media, hubungan masyarakat.
b. Pengguna, kebalikan dari prospek saluran yang lebih efektif biaya mungkin
tersedia untuk menjangkau pengguna lama antara lain upaya jual silang atau

teknik menjual di mana pelanggan ditawari baranag tambahan atau lebih tinggi
spesifikasinya.
c. Pegawai, berfungsi sebagai khalayak sekunder bagi kampanye komunikasi
-

melalui media publik.


Menetapkan tujuan komunikasi
a. Menciptakan citra yang mudah diingat terhadap perusahaan dan merk mereka.
b. Membangun kesadaran dan minat terhadap jasa /merk yang belum dikenal.
c. Membandingkan jasa dengan penawaran pesaing.
d. Membangun preferensi dengan mengkomunikasikan kekuatan dan manfaat
dari merk tertentu.
e. Mengurangi ketidakpastian dan resiko yang dirasakan dengan menyediakan
f.
g.
h.
i.

informasi dan saran yang berguna.


Memberikan rasa aman, misal dengan mempromosikan jaminan layanan.
Mendorong uji coba ndengan memberikan insentif promosi.
Memperkenalkan pelanggan dengan proses jasa sebelum menggunakan jasa.
Mengajarkan cara menggunakan jasa tersebut dengan semaksimal mungkin

kepada pelanggan.
j. Menstimulasi permintaan selama periode permintaan rendah dan menggeser.
k. Mengakui dan memberikan penghargaan kepada pelanggan yang bernilai.
4. Bauran komunikasi pemasaran