Anda di halaman 1dari 1

Istilah ekologi pertama kali diperkenalkan oleh Ernnst Haeckel, seorang ahli biologi bangsa

Jerman , pada tahun 1869.Ekologi berasal dari bahasa Yunani Oikos yang berarti rumah atau
tempat tinggal dan logos yang berarti ilmu / telaah. Oleh karena itu, ekologi berarti ilmu tentang
rumah ( tempat tinggal) mahluk hidup.
Secara lebih spesifik Haeckel mendefinisikan ekologi sebagai ilmu tentang hubungan
timbale balik antara mahluk hidup dengan lingkungan biotic dan abiotiknya. Meskipun
demikian, ahli ekologi menilai bahwa definisi ini masih sangat luas. Oleh karena ada ilmu
biologi lain yang berkaitan erat dengan ekologi, yaitu genetika, fisiologi,perilaku, dan evolusi
yang kaitannya dapat dilihat pada gambar 1.1 maka perlu batasan yang lebih spesifik dalam
ekologi. (Krebs 2001) (Leksono : 1-2)
Charles Elton (1927) dalam bukunya animal ecology memberikan batasan ekologi sebgai ilmu
yang mempelajari sejarah alamiah (natural History) mahluk hidup. Meskipun definisi ini
menekankan pada asal usul atau latar belakang berbagai persoalan ekologi, namun batasan Elton
agak kabur.
Definisi Ekologi klasik yang lain disampaikan oleh Oddum (1963). Oddum menyatakan
bahwa ekologi adalah kajian mengenai strukutr dan fungsi alam.
Definisi Ekologi yang lebih khusus pertama kali disampaikan oleh Andrewarta (1961),
menurutnya ekologi adalah kajian ilmiah mengenai ditribusi dan kelimpahan mahluk hidup.
Definisi ini cendrung statis dan meninggalkan ide utama Hubungan timbal balik sehingga
definisi lain yang berkembang dari ide ini. Salah satunya disampaikan oleh Krebs bahwa ekologi
adalah kajian ilmiah mengenai hubungan timbal balik yang menentukan distribusi dan
kelimpahan mahluk hidup (Krebs,2001) (Leksono : 1-2)