Anda di halaman 1dari 20

BAB IV

KEBEBASAN STOKASTIK
A. Proses Stokastik Berhingga
Pengertian
Suatu eksperimen berupa deret berhingga di mana tiap eksperimen mempunyai sejumlah
berhingga hasil yang mungkin dengan peluang tertentu.
Contoh 1:
Terdapat 4 buah kotak yang berisi bola merah dan bola biru pada tiap-tiap kotak. Kotak I
berisi 10 bola, 3 di antaranya berwarna merah. Kotak II berisi 8 bola, 2 di antaranya
berwarna merah. Kotak III berisi 5 bola, 1 di antaranya berwarna merah. Kotak IV berisi
10 bola, 4 di antaranya berwarna merah. Kita akan mengambil satu kotak secara random,
dan kemudian dari kotak tersebut diambil satu buah bola biru secara random. Berapakah
peluang bola berwarna biru terambil?
Penyelesaian:
Dalam soal ini kita akan melakukan dua eksperimen sebagai berikut:
1. Memilih 1 dari 4 kotak
2. Mengambil 1 buah bola yang mungkin berwarna merah atau biru
Peluang mengambil 1 kotak dari 4 kotak secara random adalah .
Jadi, peluang terambil kotak I = peluang terambil kotak II = peluang terambil kotak III =
peluang terambil kotak IV.
Dari kotak I yang berisi 10 bola, 3 di antaranya berwarna merah. Peluang terambil bola
merah adalah 3/10 dan peluang terambil bola biru adalah 7/10.
Dari kotak II yang berisi 3 bola, 2 di antaranya berwarna merah. Peluang terambil bola
merah adalah 2/8 dan peluang terambil bola biru adalah 6/8.
Dari kotak III yang berisi 5 bola, 1 di antaranya berwarna merah. Peluang terambil bola
merah adalah 1/5 dan peluang terambil bola biru adalah 4/5.
Dari kotak IV yang berisi 10 bola, 4 di antaranya berwarna merah. Peluang terambil bola
merah adalah 4/10 dan peluang terambil bola biru adalah 6/10.
Sehingga dapat digambarkan sebagai berikut:

Diagram peluang
7
10
Kotak I

Bola biru

3
10
1
4

1
4

1
4

Kotak II

6
8

Bola
merah
Bola biru

2
8 4
5

Bola
merah
Bola biru

Kotak III

1
5

1
4
Kotak IV

Bola
merah

6
10

Bola biru

4
10

Bola
merah

Proses dan Hasil dari Perhitungan Peluang Bersyarat:


Peluang terambil bola biru dari kotak I adalah

1 7
7
x =
4 10 40

Peluang terambil bola biru dari kotak II adalah

1 6 6
3
x = =
4 8 32 16

Peluang terambil bola biru dari kotak III adalah

1 4 4 1
x = =
4 5 20 5

1 6
6
3
Peluang terambil bola biru dari kotak IV adalah 4 x 10 = 40 = 20
Jadi, peluang terambil bola biru adalah peluang terambil bola biru dari kotak I + Peluang
terambil bola biru dari kotak II + Peluang terambil bola biru dari kotak III + Peluang
terambil bola biru dari kotak IV adalah

7 3 1 3 51
+ + + =
40 16 5 20 80

B. Kebebasan Stokastik Diskrit


Definisi:
Misalnya dua peubah acak diskrit X dan Y mempunyai nilai fungsi peluang gabungan di
(x , y ) , yaitu

p( x , y )

serta masing-masing mempunyai nilai fungsi peluang

marginal dari X di x, yaitu

p1 (x)

dan nilai fungsi peluang marginal dari Y di y, yaitu

p2 ( y) .
Kedua peubah acak X dan Y dikatakan bebas stokastik, jika dan hanya jika:
p ( x , y )= p1 ( x ) . p 2( y)
Untuk semua pasangan nilai ( x , y ) .
Dalam praktiknya, soal yang menyangkut kebebasan stokastik dua peubah acak diskrit ini
ada dua kemungkinan, yaitu sebagai berikut.
1. Fungsi peluang gabungan dari kedua peubah acak diketahui bentuknya. Kita harus
menentukan terlebih dahulu fungsi peluang marginal dari masing-masing peubah
acaknya. Kemudian kita substitusikan semua pasangan nilai dari kedua peubah acak
itu ke dalam persyaratan kebebasan stokastik, dan kita perhatikan hasilnya dengan
kriteria sebagai berikut.
a. Apabila ruas kiri sama dengan ruas kanan, maka kedua peubah acak itu dikatakan
bebas stokastik.
b. Apabila ruas kiri tidak sama dengan ruas kanan, maka kedua peubah acak itu
dikatakan tidak bebas stokastik atau bergantungan.
2. Fungsi peluang gabungan dari kedua peubah acak tidak diketahui bentuknya. Dalam
hal ini fungsi peluang marginal dari masing-masing peubah acak diketahui bentuknya.
Kemudian kita substitusikan semua pasangan nilai dari kedua peubah acak itu ke
dalam persyaratan kebebasan stokastik dan kriterianya sama dengan sebelumnya.
Contoh 2:
Misalnya fungsi peluang gabungan dari X dan Y berbentuk:

( 721 ) ( x+ 2 y ) ; x=0,1,2,3

p ( x , y )=

dan

y=0,1,2,3

Apakah X dan Y bebas stokastik?


Penyelesaian:
Kita harus menentukan dahulu fungsi peluang marginal masing-masing dari X dan Y.
Fungsi peluang marginal dari X adalah:
3

p1 ( x ) =
y=0

( 721 ) ( x +2 y )

( 721 ) { x+ ( x +2) +( x +4 ) +(x +6)}

( 721 ) ( 4 x +12)

( 721 ) .4 ( x+3)

p1 ( x )=

Jadi,

( 181 )(x +3)

p1 ( x ) =

( 181 ) ( x +3 ) ; x=0,1,2,3

Fungsi peluang marginal Y adalah:


3

p2 ( y ) =
x=0

( 721 ) {2 y+ (1+2 y ) +( 2+2 y )+(3+2 y )}

( 721 ) ( 8 y+ 6)

( 721 ) .2( 4 y +3)

p2 ( x )=

Jadi,

( 721 ) ( x +2 y )

( 361 )( 4 y +3)
( 361 ) ( 4 y+ 3) ; y=0,1,2,3

p2 ( y ) =

Misalnya pasangan nilai dari X dan Y diambil ( x , y )=( 0,0 ) . Maka:


p ( x=0, y =0 )=

( 721 ) ( x +2 y )

( 721 ) (0+2(0))

( 721 ) ( 0)

0
x =0

y=0
p1

( 181 ) ( 0+3 ) .( 361 ) ( 4 ( 0) +3)

( 181 ) ( 3) .( 361 ) ( 3)

1 1
.
6 12

karena

1
72

x=0

y=0
maka X dan Y dikatakan dua peubah acak yang tidak bebas
p ( x=0, y =0 ) p1

stokastik atau bergantungan.


Contoh 3:
Fungsi peluang gabungan dari X dan Y berbentuk:
1
p ( x , y )= xy ; x=1,2,3 dan y=1,2,3
36
Apakah X dan Y bebas stokastik?
Penyelesaian:
Kita harus menentukan dahulu fungsi peluang marginal masing-masing dari X dan Y.
Fungsi peluang marginal dari X adalah:
3
1
p1 ( x )= ( xy )
36
y=1
p1 ( x )=

1
x ( 1+2+3 )
36

p1 ( x )=

1
x (6)
36

1
p1 ( x )= x
6
1
p1 ( x )= x ; x=1,2,3
6

Jadi,

Fungsi peluang marginal dari Y adalah:


3
1
p2 ( y ) = ( xy )
x=1 36
p2 ( y ) =

1
( 1+ 2+3 ) y
36

p2 ( y ) =

1
(6) y
36

1
p2 ( y ) = y
6
1
p2 ( y ) = y ; y=1,2,3
6

Jadi,
Maka

1 1
1
p1 ( x ) . p2 ( y )= x . y= xy
6 6
36

Ternyata

p ( x , y )= p1 ( x ) . p 2( y) , karena

1
1
xy= xy
36
36

Maka X dan Y dikatakan dua peubah acak yang bebas stokastik.


C. Kebebasan Stokastik Kontinu
Definisi:
Misalnya dua peubah acak kontinu X dan Y mempunyai nilai fungsi densitas, gabungan di
(x , y ) , yaitu

(x , y ) , yaitu

f (x , y ) serta masing-masing mempunyai nilai fungsi

densitas marginal dari X di x, yaitu f 1 ( x ) dan nilai fungsi densitas marginal dari Y di y,
yaitu f 2( y) . Kedua peubah acak X dan Y dikatakan bebas stokastik, jika dan hanya
jika:
f ( x , y ) =f 1 (x )f 2 ( y )
Dalam praktiknya, soal yang menyangkut kebebasan stokastik dua peubah acak kontinu
ini ada dua kemungkinan, yaitu sebagai berikut.
1. Fungsi densitas gabungan dari kedua peubah acak diketahui bentuknya. Kita harus
menentukan terlebih dahulu fungsi densitas marginal dari masing-masing peubah

acak. Kemudian kita menggunakan persyaratan kebebasan stokastik, dan kita


memperhatikan hasilnya dengan kriteria sebagai berikut.
a. Apabila ruas kiri sama dengan ruas kanan, maka kedua peubah acak itu dikatakan
bebas stokastik.
b. Apabila ruas kiri tidak sama dengan ruas kanan, maka kedua peubah acak itu
dikatakan tidak bebas stokastik atau bergantungan.
2. Fungsi densitas gabungan dari kedua peubah acak tidak diketahui bentuknya. Dalam
hal ini fungsi densitas marginal dari masing-masing peubah acak diketahui bentuknya.
Kemudian kita menggunakan persyaratan kebebasan stokastik dan kriterianya sama
dengan sebelumnya.
Contoh 4:
Misalnya fungsi peluang gabungan dari X dan Y berbentuk:
f ( x , y ) =4 xy ; 0< x <1,0< y <1
0 ; x , y lainnya.

Apakah X dan Y bebas stokastik?


Penyelesaian:
Kita harus menentukan dahulu fungsi densitas marginal masing-masing dari X dan Y.
Fungsi densitas marginal dari X adalah:

g ( x ) = f ( x , y ) dy

f ( x , y ) dy + f ( x , y ) dy+ f ( x , y ) dy
0

0 dy + (4 xy )dy+ 0 dy
0

0+ { 2 y 2 x } ] y=0 +0
g ( x ) =2 x
Jadi,

g ( x ) =2 x ; 0< x <1
0; x

lainnya.

Fungsi densitas marginal dari Y adalah:

h ( y )= f ( x , y ) dx

f ( x , y ) dx + f ( x , y ) dx + f ( x , y ) dx
0

0 dx + ( 4 xy )dx+ 0 dx

0+ { 2 x2 y } ] x=0+ 0
h ( y )=2 y
Jadi, h ( y )=2 y ; 0< y <1
0 ; y lainnya.
Maka

g ( x ) . h ( y )=2 x .2 y=4 xy

Ternyata f ( x , y ) =g ( x ) . h ( y ) , karena 4 xy =4 xy
Sehingga X dan Y merupakan peubah acak yang bebas stokastik.
Contoh 5:
Misalnya fungsi peluang gabungan dari X dan Y berbentuk:
f ( x , y ) =x+ y ; 0< x <1,0< y <1
0 ; x , y lainnya.

Apakah X dan Y bebas stokastik?


Penyelesaian:
Kita harus menentukan dahulu fungsi densitas marginal masing-masing dari X dan Y.
Fungsi densitas marginal dari X adalah:

g ( x ) = f ( x , y ) dy

f ( x , y ) dy + f ( x , y ) dy+ f ( x , y ) dy
0

0 dy + (x+ y)dy + 0 dy
0

{ ( ) }]

1 2
0+ xy +
y
2
g ( x ) =x+
Jadi,

+0
y=0

1
2

1
g ( x ) =x+ ; 0< x<1
2
0; x

lainnya.

Fungsi densitas marginal dari Y adalah:

h ( y )= f ( x , y ) dx

f ( x , y ) dx + f ( x , y ) dx + f ( x , y ) dx

0 dx + ( x + y )dx+ 0 dx
0

{( ) }]

1 2
0+
x + xy
2

+0

x =0

1
h ( y )= + y
2
1
Jadi, h ( y )= 2 + y ; 0< y <1
0; y

Maka

lainnya.

( 12 )( 12 + y)

g ( x ) . h ( y )= x +

x
y 1
+ xy+ +
2
2 4
Ternyata f (x , y ) g ( x ) . h ( y ) , karena

x
y 1
x+ y +xy + +
2
2 4

Sehingga X dan Y merupakan peubah acak yang tidak bebas stokastik atau bergantungan.
Teorema 2.1.1
Misalkan f.k.p bersama dari X dan Y adalah f ( x , y ) . Maka X dan Y bebas stokastik jika
dan hanya jika terdapat fungsi-fungsi non negatif
f ( x , y ) =g ( x ) h ( y )

dan dominan dari

h tidak tergantung dari

g (x )

dan

tidak tergantung dari

h( y)
y

serta domain

x .

Bukti:
a. Misalkan x dan y bebas stokastik. Maka f ( x , y ) =f ( x ) f ( y ) .
Dalam hal ini cukup diambil

g ( x ) =f ( x ) dan h ( y )=f ( y ) .

b. Misalkan f ( x , y ) =g ( x ) h ( y ) ; g( x ) 0

dan h( y )0 .

Akan dibuktikan X dan Y bebas stokastik, untuk itu dicari f (x) dan f ( y) .

f ( x )= f ( x , y ) dy= g ( x ) h( y )dy=g(x ) h( y )dy

Kg( x) dengan

K= h( y ) dy suatu konstanta

sehingga

f ( x )= f ( x , y ) dx= g ( x ) h( y )dx =h( y ) g ( x) dx

Lh( y)

dengan

L= g ( x)dx

suatu konstanta

Akan tetapi

g ( x ) = g ( x ) h ( y ) dy dx

KL= h( y)dy

f ( x , y ) dy dx=1

f (x ) f ( y )
=f ( x ) f ( y )
Akibatnya, f ( x , y ) =g ( x ) h ( y )= K
L
Dari persamaan (a) dan (b) berarti X dan Y bebas stokastik.
Soal Latihan dan Jawaban
1. Kotak A berisi 15 buah kaset terdiri atas 8 buah kaset lagu berbahasa Indonesia dan 7
buah kaset lagu berbahasa Asing. Kotak B berisi 12 buah kaset terdiri atas 8 buah kaset
lagu berbahasa Indonesia dan 4 buah kaset lagu berbahasa Asing. Kotak C berisi 14 buah
kaset terdiri atas 9 buah kaset lagu berbahasa Indonesia dan 5 buah kaset lagu berbahasa
Asing. Berapakah peluang kaset yang terambil itu berisi lagu berbahasa Indonesia?
Penyelesaian:
Dalam soal ini kita akan melakukan dua eksperimen sebagai berikut:
a. Memilih 1 dari 3 kotak.
b. Mengambil 1 buah kaset yang mungkin berisi lagu berbahasa Indonesia atau
berbahasa Asing.
Peluang mengambil 1 kotak dari 3 kotak secara random adalah

1
3 .

Jadi, peluang terambil kotak A = peluang terambil kotak B = peluang terambil kotak C.
Dari kotak A yang berisi 15 buah kaset, 8 di antaranya kaset lagu berbahasa Indonesia.
Peluang terambil kaset lagu berbahasa Indonesia adalah

kaset lagu berbahasa Asing adalah

7
15 .

8
15

dan peluang terambil

Dari kotak B yang berisi 12 buah kaset, 8 di antaranya kaset lagu berbahasa Indonesia.
Peluang terambil kaset lagu berbahasa Indonesia adalah

kaset lagu berbahasa Asing adalah

8
12

dan peluang terambil

4
12 .

Dari kotak C yang berisi 14 buah kaset, 9 di antaranya kaset lagu berbahasa Indonesia.
Peluang terambil kaset lagu berbahasa Indonesia adalah

kaset lagu berbahasa Asing adalah

9
14

dan peluang terambil

5
14 .

Sehingga dapat digambarkan sebagai berikut:


8
15
Kotak A

1
3
1
3
1
3

7
15
8
12
Kotak B

4
12

kaset lagu berbahasa


Indonesia
kaset lagu berbahasa Asing

kaset lagu berbahasa


Indonesia
kaset lagu berbahasa Asing

1 8
8
9
x =
kaset
lagu
berbahasa
Peluang terambil kaset lagu berbahasa Indonesia
dari
kotak
A
adalah
3 15 45
14
Indonesia
Kotak C
1 8
8 2
x = =
kaset
lagu
berbahasa
Asing
Peluang terambil kaset lagu berbahasa Indonesia
dari
kotak
B
adalah
5
3 12 36 9
14
1 9
9
3
Peluang terambil kaset lagu berbahasa Indonesia dari kotak C adalah 3 x 14 = 42 = 14
Peluang terambil kaset lagu berbahasa Indonesia adalah peluang terambil kaset lagu
berbahasa Indonesia dari kotak A + peluang terambil kaset lagu berbahasa Indonesia dari
kotak B + peluang terambil kaset lagu berbahasa Indonesia dari kotak C.
8 2 4 216
+ + =
45 9 14 315

Jadi, peluang terambil kaset lagu berbahasa Indonesia adalah

216
315 .

2. Andi mempunyai tiga buah kotak yang masing-masing berisi lampu. Kotak 1 berisi 10
lampu, dengan 4 lampu di antaranya sudah rusak. Kotak 2 berisi 6 lampu, dengan 1 lampu
di antaranya sudah rusak. Kotak 3 berisi 8 lampu, dengan 3 lampu di antaranya sudah
rusak. Sebuah kotak dipilih secara acak, kemudia sebuah lampu diambil secara acak dari
kotak yang telah terpilih itu. Berapa peluang lampu yang terambil adalah lampu yang
sudah rusak?
Penyelesaian:
Dalam soal ini kita akan melakukan dua eksperimen sebagai berikut:
a. Memilih 1 dari 3 kotak.
b. Mengambil 1 lampu yang mungkin berisi lampu yang sudah rusak atau masih
berfungsi.
Peluang mengambil 1 kotak dari 3 kotak secara random adalah

1
3 .

Jadi, peluang terambil kotak A = peluang terambil kotak B = peluang terambil kotak C.
Dari kotak 1 yang berisi 10 lampu, 4 di antaranya sudah rusak. Peluang terambil lampu
yang sudah rusak adalah

4
10

dan peluang terambil lampu yang masih berfungsi adalah

6
10 .
Dari kotak 2 yang berisi 6 lampu, 1 di antaranya sudah rusak. Peluang terambil lampu
yang sudah rusak adalah
5
6 .

1
6

dan peluang terambil lampu yang masih berfungsi adalah

Dari kotak 3 yang berisi 8 lampu, 3 di antaranya sudah rusak. Peluang terambil lampu
yang sudah rusak adalah

3
8

dan peluang terambil lampu yang masih berfungsi adalah

5
8 .
Sehingga dapat digambarkan sebagai berikut:
4
10

Lampu yang sudah rusak

Kotak 1

1
3
1
3

6
10
1
6

Lampu yang masih berfungsi

Lampu yang sudah rusak

Kotak 2
1 4
4
2
xberfungsi
= =
Peluang terambil lampu yang sudah rusak
dari
kotak
1
adalah
Lampu
yang
masih
3 10 30 15
5
1
6
3
1 1 1
Peluang terambil kaset lagu berbahasa Indonesia
dari kotak 2 adalah 3 x 6 = 18
3
Lampu yang sudah rusak
8
1 3 3 1
3
Peluang terambil kasetKotak
lagu berbahasa
Indonesia dari kotak 3 adalah 3 x 8 = 24 = 8
Lampu yang masih berfungsi
5

Peluang lampu yang sudah rusak adalah8peluang terambil lampu yang sudah rusak a dari
kotak 1 + peluang terambil lampu yang sudah rusak dari kotak 2 + peluang lampu yang
sudah rusak dari kotak 3.
2 1 1 339
+ + =
15 18 8 1080
Jadi, peluang terambil kaset lagu berbahasa Indonesia adalah

339
1080 .

3. Fungsi peluang gabungan dari X dan Y berbentuk:


p ( x , y )=k x 2 y 2 ; x=1,2 dan y=1,2
Dengan X dan Y merupakan peubah acak yang bebas stokastik. Berapakah nilai k?
Penyelesaian:
Kita harus menentukan dahulu fungsi peluang marginal masing-masing dari X dan Y.
Fungsi peluang marginal dari X adalah:

p1 ( x )= (k x 2 y 2 )
y=1

p1 ( x )=k x 2 ( 1+ 4 )
2
p1 ( x )=k x ( 5 )

p1 ( x )=5 k x

2
2

p1 ( x )=5 k x ; x=1,2

Jadi,

Fungsi peluang marginal dari Y adalah:


2

p2 ( y ) = (k x y )
2

x=1

2
p2 ( y ) =k y ( 1+ 4 )
2

p2 ( y ) =k y (5)
p2 ( y ) =5 k y

p2 ( y ) =5 k y 2 ; y=1,2

Jadi,

Karena peubah acak X dan Y bebas stokastik maka


2

k x y =5 k x .5 k y

p ( x , y )= p1 ( x ) . p 2( y) , sehingga

. Jika diambil ( x , y )=(1,1) , maka

k ( 1 )( 1 ) =5 k ( 1 ) . 5 k ( 1 )
k =25 k 2
k
=25
k2
1
=25
k
k=

1
25

Jadi, nilai k yang memenuhi

p ( x , y )=k x y ; x=1,2 dan

y=1,2 adalah

1
25 .

4. Fungsi peluang gabungan dari X dan Y berbentuk:


1
p ( x , y )= x 2 y 2 ; x=1,2 dan y=1,2
25
Tentukan ( X 1,Y <2) !
Penyelesaian:
Kita harus menentukan dahulu fungsi peluang marginal masing-masing dari X dan Y.

Fungsi peluang marginal dari X adalah:


2
1
p1 ( x )= ( x 2 y 2 )
y=1 25
p1 ( x )=

1 2
x (1+ 4 )
25

p1 ( x )=

1 2
x (5 )
25

1 2
p1 ( x )= x
5
Jadi,

1
p1 ( x )= x 2 ; x =1,2
5

Fungsi peluang marginal dari Y adalah:


2
1 2 2
p2 ( y ) = ( x y )
25
x=1
p2 ( y ) =

1 2
y ( 1+ 4 )
25

p2 ( y ) =

1 2
y (5)
25

1
p2 ( y ) = y 2
5
Jadi,

1
p2 ( y ) = y 2 ; y=1,2
5

p ( X 1, Y <2 )= p1 ( X 1 ) . p 2(Y < 2)


1
1
p ( X 1, Y <2 )= x 2 . y 2
5
5
1
1
p ( X 1, Y <2 )= ( 1+ 4 ) . (1)
5
5
p ( X 1, Y <2 )=1 .
p ( X 1, Y <2 )=
Jadi,

1
5

1
5

p ( X 1, Y <2 )

y=1,2 adalah

pada fungsi peluang gabungan

1
5 .

p ( x , y )=

1 2 2
x y ; x=1,2
25

dan

5. Fungsi densitas gabungan dari X dan Y berbentuk:


4
f ( x , y )=
xy ;1<x <4,1< y < 4
35

( )

0 ; x , y lainnya.
Apakah X dan Y bebas stokastik?
Penyelesaian:
Kita harus menentukan dahulu fungsi densitas marginal masing-masing dari X dan Y.
Fungsi densitas marginal dari X adalah:

g ( x ) = f ( x , y ) dy

f ( x , y ) dy + f ( x , y ) dy+ f ( x , y ) dy
1

0 dy +
1

4
xy dy + 0 dy
35
4

( )

{( )( ) }]

4
0+
35

1
2
xy
2

+0
y=1

( 67 ) x

g (x )=

Jadi,

( 67 ) x ; 1< x < 4

g (x )=

0 ; x lainnya.
Fungsi densitas marginal dari Y adalah:

h ( y )= f ( x , y ) dx

f ( x , y ) dx + f ( x , y ) dx + f ( x , y ) dx
1

0 dx +
1

4
xy dx + 0 dx
35
4

( )

{( )( ) }]

4
0+
35

h ( y )=

( 67 ) y

1 2
x y
2

x =1

+0

6
Jadi, h ( y )= 7 y ; 1< y < 4

()

0; y
Maka

lainnya.

( 67 ) x .( 67 ) y
36
( ) xy
49

g ( x ) . h ( y )=

Ternyata f (x , y ) g ( x ) . h ( y ) , karena

( 354 ) xy ( 3649 ) xy

Sehingga X dan Y merupakan peubah acak yang tidak bebas stokastik atau bergantungan.
6. Misalkan fungsi peluang gabungan dari X dan Y berbentuk:
1 3 3
f ( x , y )=
x y ; 0< x <2,0< y <2
16

( )

0; x, y

lainnya
Apakah X dan Y bebas stokastik?
Penyelesaian:
Kita harus menentukan dahulu fungsi densitas marginal masing-masing dari X dan Y.
Fungsi peluang marginal dai X adalah:

g ( x ) = f ( x , y ) dy

f ( x , y ) dy + f ( x , y ) dy+ f ( x , y ) dy
0

0 dy +
0

1 ( 3 3)
x y dy + 0 dy
16
2

( )

( ) {( ) }]

1
0+
16

1 3 4
x y
4

+0
y=0

4x
( 3)
1
g (x )=

16

( )

4x
( 3); 0 < x< 2
Jadi,
1
g ( x )=

16

( )

0; x

lainnya
Fungsi peluang marginal dari Y adalah:

h ( y )= f ( x , y ) dx

f ( x , y ) dx + f ( x , y ) d x+ f ( x , y ) dx
0

1
( 3 y 3 )d x+ 0 d x
16
2

( )

0 d x+
0

x
( 4 y3 )
1

4
{ ]

1
0+

16

()

( )
1
h ( y )=( )(4 y )
16
1
Jadi, h ( y )=( 16 )(4 y ) ; 0< y <2
3

0; x

Maka:

lainnya
4x
4y
x
( 3 y 3 )
1
( 3)=

16
1
( 3) .

16
1
g ( x ) . h( y )=

16

( )
( )
( )

x
x
( 3 y 3 )
Ternyata f ( x , y ) =g ( x ) . h( y ) , karena ( 3 y 3)= 1
16
1

16

( )

( )

Maka X dan Y dikatakan dua peubah acak yang bebas stokastik.


7. Fungsi peluang gabungan dari X dan Y berbentuk:
f ( x , y ) =kxy ; 0< x <1,0< y <1
0 ; x , y lainnya.

Dengan X dan Y merupakan peubah acak yang bebas stokastik. Berapakah nilai k?
Penyelesaian:
Kita harus menentukan dahulu fungsi densitas marginal masing-masing dari X dan Y.
Fungsi densitas marginal dari X adalah:

g ( x ) = f ( x , y ) dy

f ( x , y ) dy + f ( x , y ) dy+ f ( x , y ) dy
0

0 dy + (kxy ) dy+ 0 dy
0

0+

1 2
ky x
2

}]

+0
y=0

1
g ( x ) = kx
2
Jadi,

1
g ( x ) = k x ; 0< x <1
2
0; x

lainnya.

Fungsi densitas marginal dari Y adalah:

h ( y )= f ( x , y ) dx

f ( x , y ) dx + f ( x , y ) dx + f ( x , y ) dx
0

0 dx + ( kxy )dx + 0 dx
0

1
0+ k x 2 y
2

}]

+0
x=0

1
h ( y )= ky
2
1
Jadi, h ( y )= 2 ky ; 0< y <1

0; y

lainnya.

Karena peubah acak X dan Y bebas stokastik maka

f ( x , y ) =g ( x ) . h( y ) , sehingga

1
1
1 1
kxy = kx . ky . Jika diambil ( x , y )=( , ) , maka
2
2
2 2
k

( 12 )( 12 )= 12 k ( 12 ). 12 k ( 12 )

1
1 2
k= k
4
16
k 4
=
2
k 16
1 1
=
k 4
k =4

Jadi, nilai k yang memenuhi f ( x , y ) =kxy ; 0< x <1, 0< y <1 adalah 4 .

Anda mungkin juga menyukai