Anda di halaman 1dari 2

Langkah Dasar untuk konsultasi

(bekerja sendiri atau dengan yang lainnya, PHNs....

1. Membangun hubungan interpersonal dengan klien dengan terlibat dalam


tindakan yang dapat membangun kredibilitas PHN dan meningkatkan rasa
percaya klien.
Keefektifan
konsultasi

tergantung

pada

kapasitas

PHN

untuk

mengembangkan dan mempertahankan hubungan, sebuah elemen dasar


dari praktik PH.
2. Mengklarifikasi persepsi klien atas sebuah masalah atau isu, penyebab
yang mendasari, dan hasil yang diharapkan dari proses konsultasi
Klien mungkin individual, keluarga, grup, organisasi, sistem,

atau

komunitas. Kita harus menyediakan waktu yang cukup untuk berdialog


untuk memastikan pemahaman yang sama tentang issue dan hasil yang
diharapkan. Informasi dikumpulkan dalam tahap yang berurutan, mungkin
kita dan klien butuh untuk kembali ke tahap sebelumnya untuk melakukan
klarifikasi masalah dan atau harapan.
3. Mengkaji keadaan klien, melibatkan mereka dalam pengumpulan data
Fakor-faktor yang harus dimasukkan:
Mendeskribsikan pengalam klien atas masalah/isu
Identifikasi stakeholder yang terlibat dalam masalah/isu dan

bagaimana mereka terpengaruh


Menentukan bagaimana cara pikir klien, kepercayaan, dan perilaku

mungkin berkontribusi pada masalah/isu


Menemukan faktor lingkungan yang mungkin berkontribusi
Menentukan faktor yang mungkin mendukung atau menghambat

proses penyelesaian masalah/isu


Identifikasi apa saja yang kelebihan klien selama proses
Antisipasi apa yang akan didapat atau hilang selama menyelesaikan

masalah atau mengatasi isu


Memasitikan bagaimana solusi yang didapat nantinya mungkin
mempengaruhi klien dan keluarga klien atau stakeholer. Siapa yang

akan menang atau kalah?


4. Membuat rencana tindakan (plan of action) atau kontrak
Bersama-sama, PHN dan klien:
Menentukan hasil yang diinginkan
Mengembangkan pilihan untuk mencapai hasil
Menentukan keuntungan dan kerugian dari tiap hasil

Klien memilih pilihan yang lebih disukai. Langkah tindakan dikembangkan


berdaarkan keputusan ini. kita mungkin, atau tidak terlibat dalam bagian
ini, sesuai dengan keinginan klien.
5. Mengidentifikai pentingnya dukungan untuk memfasilitasi implementasi
rencana
Langkah ini termasuk ketidak ikut sertaan dalam keputusan apakah nanti
kitadilibatkan atau tidak dalam setiap langkah tindakan. Langkah ini
membantu

klien

mengantisipasi

penghalang

untuk

melakukan

implementasi dan merancang rencana yang mungkin.


6. Evaluasi proses dan hasil
Kita dan klien harus menentukan rencana untuk mengakhiri atau datang,
membuat kesepakatan kapan konsultasi akan berakhir.