Anda di halaman 1dari 4

TUGAS :

DOSEN : MISDRAM, S.Kom, M.M.


1. ARSITEKTUR MOTHERBOARD

Keterangan Gambar :
1. Slot ATX Power: Ini adalah soket di mana
konektor power ATX dari power supply
terhubung ke motherboard.
2. Slot Memory : Socket ini berfungsi untuk
memasang memory card (RAM), Memory
atau RAM ada beberapa Jenis seperti
SDRAM,DDR1,DDR2 dan DDR3. pada
motherboard type terbaru saat ini biasanya
sudah mendukung jenis memory DDR2 atau
DDR3 dengan arsitektur dual channel.

3.

2. ARSITEKTUR BUS (Tunggal, dan Jamak)


Sebuah bus adalah jalur komunikasi yang menghubungkan dua atau lebih perangkat. Karakteristik utama dari sebuah bus adalah
bahwa itu adalah media transmisi bersama. Sistem komputer berisi sejumlah bus yang berbeda yang menyediakan jalur antara
komponen di berbagai tingkat hirarki sistem komputer. Sebuah bus yang menghubungkan utama komponen komputer (CPU,
memori, I / O) disebut bus sistem.
Interaksi antara CPU dan memori dan CPU dan I / O terjadi sangat sering. Untuk mengaktifkan interaksi ini, beberapa jenis
konektivitas yang dibutuhkan antara unit sistem komputer. Saluran konektivitas ini dikenal sebagai bus. Secara fisik, bus diatur
kabel, yang membawa sekelompok bit secara paralel dan memiliki skema kontrol yang terkait. Lebar bus didefinisikan sebagai
jumlah garis paralel di dalam bus. Setiap komputer memiliki tiga jenis bus untuk interkoneksi CPU dan memori dan CPU dan I / O.

Skema diagram BUS


Arsitektur

Skema diagram Arsitektur PC BUS

A. SINGLE BUS ARCHITECTURE

B. DUAL BUS ARCHITECTURE

Data Bus (Data Bus) : Bus data yang digunakan untuk mentransfer data antara CPU dan memori dan CPU dan I / O. Salah satu yang
Anda dengar paling tentang adalah bus data. Lebar bus dari bus data parameter penting yang mempengaruhi kecepatan keseluruhan
sistem komputer. Hal ini karena setiap kawat dari bus dapat mentransfer satu bit pada satu waktu. Oleh karena itu sebuah bus 8-bit dapat
move8 waktu bit data, bus 16 bit dapat mentransfer dua byte, dan 32 bit bus dapat mentransfer empat byte pada suatu waktu. Hal ini
mirip dengan multi-jalur jalan tol. Yang lebih luas jalan raya, semakin banyak lalu lintas dapat mengalir secara bersamaan. Mirip lebih
luas bus memungkinkan lebih bit data untuk perjalanan, secara bersamaan sehingga pertukaran data lebih cepat.
Alamat Bus (Address Bus) : Setiap lokasi di dalam memori memiliki alamat yang unik. Alamat lokasi tidak berubah, tetapi data yang
tersimpan di dalamnya dapat berubah. Untuk mengambil beberapa data dari memori, maka perlu untuk menentukan alamat dari lokasi di
mana data disimpan. Bus alamat digunakan untuk membawa alamat dari lokasi memori setiap kali data untuk ditransfer ke atau dari
memori.
Sekali lagi sebuah sistem komputer biasanya memiliki beberapa perangkat I / O seperti disk, tape, jaringan dll secara bersamaan
terhubung. Setiap perangkat I / O memiliki pengenal yang unik yang terkait untuk itu. Bus alamat digunakan untuk membawa alamat
dari perangkat I / O yang akan diakses oleh CPU.
Kontrol Bus (Control Bus) : Selain menghabiskan alamat dan bertukar data dengan memori, CPU juga perlu untuk mengirim sinyal
kontrol ke memori untuk menentukan apakah data harus dibaca dari atau ditulis ke lokasi alamat yang ditentukan. Bus kontrol
membawa
sinyal tersebut, yang berupa perintah / MENULIS BACA.

C. TRIPLE BUS ARCHITECTURE

3. ARSITEKTUR I/O

I/O adalah Suatu komponen dalam sistem komputer yang bertanggung jawab atas pengontrolan
sebuah perangkat luar atau lebih dan bertanggung jawab pula dalam pertukaran data antar perangkat
luar tersebut dengan memori utama
Modul I/O :
A. Interface ke prosessor dan memori melalui sistem bus atau perpindahan utama
B. Interface kesatu atau lebih perangakat peripheral dengan link data yang sesuai
Fungsi Modul I/O :
1. Control dan Timing
2. Komunikasi CPU
3. Device untuk komunikasi
4. Data Buffering
5. Deteksi Error

Fungsi Modul I/O

1) Control&Timing
Fungsikontroldanpewaktuan(control&timing)merupakanhalyangpentinguntukmensinkronkan
kerja masing masing komponen penyusun komputer. Dalam sekali waktu CPU berkomunikasi
dengansatuataulebihperangkatdenganpolatidakmenentudankecepatantransferkomunikasidata
yangberagam,baikdenganperangkatinternalsepertiregisterregister,memoriutama,memori
sekunder, perangkat peripheral. Proses tersebut bisa berjalan apabila ada
fungsikontroldanpewaktuanyangmengatursistemsecarakeseluruhan.
ContohkontrolpemindahandatadariperipheralkeCPUmelaluisebuahmodulI/Odapatmeliputi
langkahlangkahpenangananI/Osbb:
a) PermintaandanpemeriksaanstatusperangkatdariCPUkemodulI/O.
b) ModulI/OmemberijawabanataspermintaanCPU.
c) Apabilaperangkat eksternaltelahsiapuntuktransferdata,makaCPUakan mengirimkan
perintahkemodulI/O.
d) ModulI/Oakanmenerimapaketdatadenganpanjangtertentudariperipheral.
e) Selanjutnya data dikirim ke CPU setelah diadakan sinkronisasi panjang data dan kecepatan
transferolehmodulI/OsehinggapaketpaketdatadapatditerimaCPUdenganbaik.
Transferdatatidakakanlepasdaripenggunaansistembus,makainteraksiCPUdanmodulI/Oakan
melibatkankontroldanpewaktuansebuaharbitrasibusataulebih.

2)

Komunikasi CPU
AdapunfungsikomunikasiantaraCPUdanmodulI/Omeliputiprosesprosesberikut:
CommandDecoding,yaitumodulI/OmenerimaperintahperintahdariCPUyangdikirimkan
sebagai sinyal bagi bus kontrol. Misalnya, sebuah modul I/O untuk disk dapat menerima
perintah:Readsector,ScanrecordID,Formatdisk.
Data,pertukarandataantaraCPUdanmodulI/Omelaluibusdata.
StatusReporting,yaitupelaporankondisistatusmodulI/Omaupunperangkat peripheral,
umumnya berupa status kondisi Busy atau Ready. Juga status bermacam macam kondisi
kesalahan(error).
AddressRecognition,bahwaperalatanataukomponenpenyusunkomputerdapat
dihubungiataudipanggilmakaharusmemilikialamatyangunik,begitupulapadaperangkat
peripheral,sehinggasetiapmodulI/Oharusmengetahuialamatperipheralyangdikontrolnya.

3)

Komunikasi Perangkat (device communication)


Meliputi perintah, informasi status dan data

4)

Data Buffering
Tujuan utama buffering adalah mendapatkan penyesuaian data sehubungan perbedaan laju transfer
data dari perangkat peripheral dengan kecepatan pengolahan pada CPU. Umumnya laju transfer data
dari perangkat peripheral lebih lambat dari kecepatan CPU maupun media penyimpan.

5)

Deteksi Error
Apabila pada perangkat peripheral terdapat masalah sehingga proses tidak dapat dijalankan, maka
modul I/O akan melaporkan kesalahan tersebut. Misal informasi kesalahan pada peripheral printer
seperti: kertas tergulung, pinta habis, kertas habis, dan lain - lain. Teknik yang umum untuk deteksi
kesalahan adalah penggunaan bit paritas.

KlasifikasiPerintahI/O
1.

2.

3.

4.

Perintah control.
Perintah ini digunkan untuk mengaktivasi perangkat peripheral dan memberitahukan tugas yang
diperintahkan padanya.
Perintah test.
Perintah ini digunakan CPU untuk menguji berbagai kondisi status modul I/O dan peripheralnya.
CPU perlu mengetahui perangkat peripheralnya dalam keadaan aktif dan siap digunakan, juga untuk
mengetahui operasi operasi I/O yang dijalankan serta mendeteksi kesalahannya.
Perintah read.
Perintah pada modul I/O untuk mengambil suatu paket data kemudian menaruh dalam buffer
internal. Proses selanjutnya paket data dikirim melalui bus data setelah terjadi sinkronisasi data
maupun kecepatan transfernya.
Perintah write.
Perintah ini kebalikan dari read. CPU memerintahkan modul I/O untuk mengambil data dari bus data
untuk diberikan pada perangkat peripheral tujuan data tersebut.

IsolatedI/O
IsolatedI/OModulemerupakansebuahmodulI/Oyangberfungsiuntukmelakukanisolasiterhadap
teganganinputatauoutput.Modulinibiasanyadigunakanuntukaplikasisepertipengendalimotor,
pengaturanrelay,dll.
SpesifikasiTeknis:
1. Tegangan kerja +5 VDC (VCC).
2. Memiliki 8 channel I/O. Dimana tiap channel hanya bisa dikonfigurasikan sebagai 1 fungsi saja (Input
atau Output).
3. Jika dikonfigurasi sebagai output, maka konfigurasi pada Isolated I/O Port adalah active low dimana
logika 0 akan mengaktifkan optoisolator.
4. Isolated I/O Port dapat dihubungkan dengan port mikrokontroler : MCS-51, AVR, PIC, dll. Atau dapat
juga dihubungkan dengan rangkaian TTL/CMOS.