Anda di halaman 1dari 9

DINAMIKA KELUARGA DAN GENOGRAM

KepaniteraanKlinikIKK/IKM
SeniorFakultasKedokteranUPN Veteran Jakarta
DEFINISI KELUARGA
UU RI no.10 tahun1992
Adalah unit terkecil dalam masyarakat yang terdiri dari suami istri, atau
suami istri dengan anaknya, atau ayah dengan anaknya, atau ibu dengan
anaknya.
United Nations (PBB):
A group of people related by blood, marriages or adoption, which live
together in one household
Person and Bales, 1955
That social unit whose primary tasks are socialization of children and the
stabilization of adult personalities
EKOSISTEM KELUARGA
Kumpulan anggota keluarga yang dinamis
Masing-masinganggotamenjalankan fungsinya sendiri menurut
kemampuan, pendidikannya, budaya, lingkungan tempat tinggalnya
Berhubungan/interaksisatu sama lainantaranggotakeluarga
Untuk menghasilkan suatu produkkeluargasehat,
bahagiadansejahterasecarafisikdanmental

DINAMIKA (DYNAMIC)
Interaksi, gerakan, perubahan, dan tenaga untuk memproduksi sesuatu
Tenagafisik, emosional, intelektual dalam seluruh aktivitas keluarga
(tumbuh-kembang, organisasi, komunikasi, adaptasi)
Termasuk didalamnya adalah mengatasi hambatan demi keutuhan
sistem keluarga dan kesehatan seluruh anggota keluarganya
PENGARUH KEADAAN KELUARGA TERHADAP KESEHATAN ANGGOTA
KELUARGA
1.Penyakit Keturunan
Interaksi antara berbagai faktor genetik (fungsi reproduksi) dengan
berbagai faktor lingkungan (fungsi2x lain)
2. Perkembangan bayi dan anak
Bayi dan anak dibesarkan dilingkungan keluarga dengan fungsi yang
sakit, maka perkembangan fisik dan perilaku akan terganggu

3. Penyebaran Penyakit
Penyebaran penyakit infeksi antar anggota keluarga
4. Pola penyakit dan kematian
Seseorang membujang atau bercerai cenderung memperlihatkan angka
penyakit dan kematian yang lebih tinggi daripada mereka yang
berkeluarga
5. Proses Penyembuhan Penyakit
Proses penyembuhan penyakit bagi pasien penyakit kronis jauh lebih baik
pada keluarga dengan fungsi keluarga sehat
PENGARUH KELUARGA TERHADAP KESEHATAN
Keluarga merupakan sumber utama dari kepercayaan dan perilaku
seseorang
Stress keluarga dapat bermanifestasi menjadi keluhan fisik dan
mempengaruhi penatalaksanaannya
Stress peningkatan asam lemak bebas memperburukkontrol TD, GD,
gangguan keseimbangan hormon
Keluarga merupakan sumber daya berharga untuk dukungan terhadap
penatalaksanaan keluhan
Pasien, Keluarga, Dokter, adalahpartner dalampelayanankedokteran
PENGARUH KELUARGA TERHADAP KESEHATAN
-Stres pada keluarga
-Dukungan keluarga
-Penyakit keturunan
-Penyakit kronis/terminal pada keluarga
-Penyakit menular di keluarga
-Kualitas asuhan yang tidak memadai
Konflik
Perceraian
Kesakitan & kecacatan
Duka cita
Kemiskinan
Pengangguran
DUKUNGAN KELUARGA PADA KESEHATAN
Banyak penelitian membuktikan bahwa dukungan keluarga
memperlihatkan langsung efek yang baik pada keadaan kesehatan
(c/. Dukungan keluarga pada pasien stroke)
Banyak penelitian membuktikan pula bahwa ada atau tidaknya
pasangan dalam berbagai keadaan mempengaruhi morbiditas

(c/. Fungsi kognitif lansia janda/duda lebih rendah dibandingkan lansia


masih berpasangan)
BERBAGAI PENELITIAN PERAN KELUARGATERHADAP
PENATALAKSANAAN DM
Disfungsikeluargaberhubungandenganburuknyakontrolguladarah
Sebagian besar dari 30 anak DM tipe1 tidak terkontrol, memiliki faktor
disfungsi keluarga:
Tidak ada orangtua ayah
Kemiskinan
Fungsi orangtua tidak adekuat
Konflik keluarga berkepanjangan
Tidak ada keterlibatan keluarga dalam penatalaksanaan DM tipe1
KurangnyainteraksidankonflikberhubungandenganburuknyakontrolDM
Jauhsecaraemosional, keluargatinggalterpisah, supervisitidakadekuat,
kurangnyadukunganorangtuaberakibatpadaketidakdisiplinanmemakaiinsu
lin, diet kontrolDM buruk
Organisasikeluargayang
baikberhubungandenganterkontrolnyametabolik
FungsikeluargaOrganisasiKontrolDM
TerapiDM + Structured family therapy penurunandosisinsulin
Manajemenyang optimal
butuhdukungandansupervisikeluargadenganrasa
salingmenghargaidanotonomisesuaiusianya
Ajakkeluargauntukterlibatdalampenatalaksanaankeluhandanpenyakitpa
sien
PENGARUH KELUARGA TERHADAP KESEHATAN
Stress keluarga Memburuk
Dukungan keluarga Bermanfaat
Emosi, Fasilitas, Finansial
Perlunya pemahaman tentang keluarga dan potensi sumber stress serta
dukungan untuk mencegah kemungkinan terjadinya stress
pasien/keluarga, meningkatkan dukungan meningkatkan kualitas
kesehatan
KELUARGA SEJAHTERA
1.Perkawinansah
2.Mampumemenuhikebutuhanhidupspiritual danmateriilyang layak

3.BertaqwakepadaTuhanYME
4.Hubunganserasi,
selarasdanseimbangantaranggotadanantarkeluargadenganmasyarakatdan
lingkungan
UU no 10 tahun1992
KUALITAS KEHIDUPAN KELUARGA
Fungsi-fungsikeluarga
Genogram
Bentukkeluarga
Sikluskehidupankeluarga
IDENTIFIKASI FUNGSI KELUARGA
Fungsibiologis-reproduksi
Fungsipsikologis/ afektif
Fungsisosial
Fungsiekonomi
Fungsiadaptasi
FUNGSI KELUARGA
-Fungsi Biologis dan Reproduksi
Penyelenggaraan keluarga dalam meneruskan keturunan yang bermutu
serta penyakit yang sering atau sedang timbul dalam keluarga, riwayat
penyakit keturunan dan masalah kesehatan yang ada dalam keluarga
Penyakit herediter/degeneratif
Penyakit menular dalam keluarga selama 2 bulan
Penyakit kronis dalam keluarga selama 2 bulan terakhir
Perencanaan kehamilan dalam keluarga
Gangguan tumbuh kembang anak
Imunisasi anak
Penyakit akibat kerja pada anggota keluarga
-FungsiPsikososial
Hubunganantarakeduaortudananak, antaranak, dengankeluargalain yang
tinggalbersama,
pembentukankepribadiananakdanpemenuhankebutuhanpsikologisanggota
keluarga
-FungsiSosial
Persiapanortudalamrangkamenerjunkananakproduktifditengahmasyarakat
, kedudukankeluargaditengahlingkungansosial,
budayadanspiritualhubungandenganmasydisekitarrumah,kegiatanmelak
ukanibadahagama, adanyakepercayaan/mitosdalamkeluarga

-FungsiEkonomidanPemenuhanKebutuhan
Pemenuhankebutuhanprimer-sekunder-tersier, psikologik, sosial,
partisipasidalamaktivitaspemenuhankebutuhananggotakeluargadanefekti
vitassertaefisiensipemanfaatansumberdayayang dipunyaikeluarga
Fungsi Adaptasi
Berhubungan dengan
Berhubungan dengan
Berhubungan dengan
Berhubungan dengan
kesehatan keluarga

perubahan bentuk keluarga


siklus kehidupan keluarga
disfungsi fungsi keluarga lain
lingkungan hidup keluarga dan perilaku

IDENTIFIKASI FAKTOR LAIN YG BERPENGARUH


Faktor perilaku kesehatan keluarga: perilaku berobat, perilaku minum
obat, perilaku higiene pribadi, keikutsertaan program kes ling,
pemanfaatan waktu luang, kebiasaan
Faktor non perilaku: Sarana & prasarana kesehatan : jarak dari rumah
ke pel kes, transportasi
Identifikasi lingkungan rumah: gambaran lingkungan rumah, lingkungan
pekerjaan anggota keluarga (apakah ada anggota keluarga yg memiliki
risiko di pekerjaannya, jika ada, identifikasi)
FUNCTIONAL FAMILY
Sadarterhadaptantangandanperubahanyg dihadapikeluarga
Sensitifterhadapstress/tekananygterkadangtidakterkemukakandibalikgej
aladepresi, psikosomatik, perubahanperilakuanggotakeluarga
Memahamimasalah-(masalah) yg
menjadialasandoktermelakukanintervensikepadapasiendankeluarganya
Mampuberkomunikasidenganbaikantarsesamaanggotakeluarga
Memberisupport/dukunganantaranggotakeluarga
Melaksanakanotonomidankemandirianyang
dapatdipertanggungjawabkanpadatiapanggotakeluargamenujukematanga
nindividu
Memilikiaturandantugasuntuktiap-tiapanggotakeluarga
Mampuberadaptasiterhadapperubahanbaikdirumahmaupundilingkungan
luar
DISFUNGSI KELUARGA
Adalah tidak mulusnya atau salah arahnya pergerakan suatu fungsi di
keluarga hingga menimbulkan dampak, baik dampak sementara,maupun
dampak yang menetap.
Disfungsi keluarga akan mengganggu dan terganggu oleh kesehatan

DYSFUNCTIONAL FAMILIY
Functional family :
Fungsi-fungsi keluarga berjalan seimbang dan harmonis
Disfungsi keluarga :
Tidak tercapainya tujuan keluarga
Ketidakmampuan keluarga merespons kebutuhan anggota keluarganya
Ketidakmampuan keluarga beradaptasi terhadap perubahan/stress di
rumah dan lingkungan
PETUNJUK ADANYA DISFUNGSI PADA KELUARGA
Kegagalan orangtua
Jenis penyakit anggota keluarga
Banyaknya masalah/kasus pada anggota keluarga
Perilaku keliru pada anak dan remaja
Ian Mc Whinney,1989
GENOGRAM
-Gambar/diagram/pohonkeluarga, dapat membantu dokter untuk
mendapat informasi dgn cepat data yg terintegrasi antara kesehatan fisik
dan mental dalam keluarga, serta pola multigenerasi dari penyakit dan
disfungsi
-Informasidaripasiendankeluarganya
-Tercantumketerangankesehatanseluruhanggotakeluarga
Terlacaknyamasalahkesehatanpasiendankeluarganya(herediterdanmenula
r)
-Gambarantentanglatarbelakangkeluarga
-Pengisiansaatpasienpertamakali datangdanpadabeberapakali
kunjunganberikutnya
-Simbol-simbolbaku/ standar
SYARAT GENOGRAM
-Minimal 3 generasi, digambarkan 3 generasi secara lengkap walaupun
tidak tinggal dalam rumah yang sama(pasienberadadigenerasikedua)
-Dicantumkan nama (inisial) dan usia semua anggota yang ada
-Lahirlebihdahuludisebelahkiri
-Simbolbaku, sederhana, mudahdilihatdanketeranganyang jelas
-Tercantumusia/tanggallahirseluruhanggotakeluarga(minimal 1 rumah)
SUBSISTEM DALAM KELUARGA
-Keluarga besar 3 generasi akan ada :
-Generasi 1 : Kakek-nenek

-Generasi 2 : (anak) : Bapak-Ibu-Paman-Bibi


-Generasi 3 : cucu1-cucu2-cucu3
-Permasalahan akan bervariasi sesuai dengan keadaan struktur dan
komposisinya, yaitu jumlah dan jenis anggota keluarga yg terlibat di
dalamnya
-Apa yg terjadi pada subsistem generasi 1 akan terulang pada generasi ke
2 dan ke 3
-Masing2 subsistem mpy karakter sendiri, usia berlainan, pendidikan dan
fungsi sosial yg berlainan
-Peran pemimpin yg mengendalikan sistem ini agar tidak terjadi konflik, &
pemenuhan kebutuhan sesuai dengan fungsi dan kegiatannya
SYARAT GENOGRAM
-Dicantumkan keadaan kesehatan, penyebab dan waktu kematian dari
semua anggota
-Dicantumkan hubungan-hubungan yang diketahui, misalnya cerai, pisah,
hubungan bermasalah, tidak pernah bertemu, terlalu erat, dsb
-Tanggalmenikah, cerai, tinggalbersamadanterpisah
-Tercantumanggotakeluargayang sakit/ telahmeninggal, usia,
tahundanpenyebabmeninggal
SYARAT GENOGRAM
-Dicantumkan nama pembuat dan tanggal pembuatan genogram
-Dicantumkan catatan kaki dan kode kode yang digunakan dalam
genogram
-Dicantumkan kode yang memperlihatkan anggota keluarga yg tinggal
dalam satu rumah
-Dicantumkan keadaan sosial dari anggota keluarga bila dianggap
perlu/mempengaruhi kesehatan
BENTUK KELUARGA
-Keluarga inti (nuclear family)
-Keluarga ekstended (extended family)
-Keluarga majemuk (mix family)
-Keluarga orang tua tunggal (single parent)
-Keluarga pasangan lansia
-Keluarga hidup bersama (commune)
-Keluarga tinggal bersama (cohabitation)
-Keluarga serial (serial family)
-Keluarga gabungan (composite family)
Goldenberg, 1980

DIAGNOSIS HOLISTIK
1. Aspek personal
Pasien datang dengan keluhan kaki kiri nyeri dan bengkak sejak 1 bulan
yang lalu. Pasien berharap keluhan pada kakinya dapat dihilangkan
dengan berobat. Selama ini pasien khawatir nyeri dan bengkak pada kaki
tidak dapat hilang, bila luka tidak akan sembuh dan meninggal karena
sakit gula
2. Aspek klinis/Diagnosis kerja/Diagnosis banding
DM tipe II tak terkontrol dengan neuropati diabetikum
Obesitas grade II
3. Aspek individual
Kepatuhan kontrol dan minum obat yang buruk
4. Aspek psikososial dan lingkungan
Tidak ada pelaku rawat bagi pasien
Kesadaran pasien akan penyakit yang dideritanya masih rendah
Kurangnya pengetahuan pasien dan majikannya mengenai posisi
memasak yang ergonomis
Padatnya jam kerja pasien setiap hari sehingga pasien tidak pernah
sempat berolahraga dan tidak sempat kontrol gula darahsecara teratur
Kurangnya kesadaran pasien untuk mengkonsumsi diet seimbang sesuai
kebutuhan kalorinya
SIMPULAN
Kesehatanseseorangdipengaruhiolehkehidupankeluarganya
Keadaansakityang
dialamisalahsatuanggotakeluargaakanmempengaruhiseluruhaspekkehidu
pankeluarga
Keluargayang menjadipelakurawatutamabagipasien; BUKAN
penyedialayanankesehatan
Penyedialayanankesehatanditantanguntukmemberikanpelayananholistik
berbasispencegahanbagipasiendanpencegahanprimer
untukanggotakeluargalainnya
Peran pelaku rawat dalam keluarga sgt mendukung : keikutsertaan
anggota keluarga lainnya dalam membantu pengobatan, diet, latihan
jasmani & pengisian waktu luang yang positif bagi kesehatan keluarga
adlh mrp bentuk peran serta aktif bagi keberhasilan penatalaksanaan DM
Dukungan terhadap faktor psikologis pada fase pemulihan DM amat
membantu menyelesaikan masalah diabetes

Untuk dapat mempelajari dinamika keluarga seseorang, yang harus


ditelaah adalah bentuk, siklus kehidupan dan fungsi-fungsi yang ada di
keluarganya.
Pengalaman belajar yang terbaik untuk mempelajari dinamika keluarga
adalah menilai dinamika keluarga kita sendiri