Anda di halaman 1dari 4

GOAL

KEEPER
(GK)
CENTER
BACK
( CB)
LEFT BACK
(LB)
RIGHT
BACK (RB)
CENTER
FORWARD
(CF)
WING
FORWARD
(WF)
GK
CB
LB
RB
RWB
CF

SW

LEFT WING-BACK
(LWB)
RIGHT WINGBACK (RWB)
SWEEPER (SW)
DEFENDING
MIDFIELDER
(DM)
CENTER
MIDFEILDER
(CM)
NAMA KELOMPOK :
ATTACKING
MIDFIELDER
DEVINA
KARUNIAWATI
(AM)
LEFT WINGER
DEWI
NURAKMAL
(LW)
RIGHT WINGER
(RW)
JENNY
AYU A.

WF
CM

JUMMIATI

LWB
AM

RISMA DWI A.

LW
RW
POLA :

FORMASI :

UTARI NURFATIMAH
RIKI SETIAWAN
THORIQ
SANDY YUDHA

XII IPA

1. Kiper / Penjega Gawang (GK)


Kiper / penjaga gawang / goalkeeper merupakan pemain yang dikenal dengan
sarung
tangannya. Goalkeeper memiliki posisi istimewa, karena hanya dia yang dapat
menyentuh bola dengan tangannya dalam pertandingan (asalkan dia berada
dalam area penalti sendiri, serta bola tidak sengaja diberikan kepadanya oleh
rekan satu timnya). Selain sebagai baris pertahanan terakhir, kiper adalah orang
pertama dalam sebuah serangan. Itulah mengapa Kiperpun harus bisa membuat
tendangan gawang yang baik, mampu memberikan bola yang strategis, serta
mampu melempar ke teman satu tim tanpa melakukan blunder. Dalam
pertandingan sepak bola goalkeeper (GK) memiliki empat peran utama yaitu
saving, clearing, mengarahkan pertahanan, dan mendistribusikan bola. Saving
adalah tindakan untuk mencegah terjadinya goal dari pemain lawan, yaitu
dengan usahausaha menghalau bola agar tidak masuk gawang seperti menepis
bola, menangkap bola, meninju bola, dan lain sebagainya. Sedangkan clearing
merupakan tindakan atau cara menjaga bola agar jauh dari daerah berbahaya.
Kiper juga memiliki peran mengarahkan pertahanan karena dia adalah pemain
yang paling jauh di belakang dan dia bisa melihat di mana bek (defenders) harus
memposisikan diri.

2. Pemain Bertahan (Defenders)


Salah satu tugas defenders adalah untuk melindungi kiper saat menguasai bola,
mereka harus menganggap kiper sebagai orang penting yang tidak boleh
didekati penyerang lawan, mencegah serangan lawan, dan memblok tembakan
pemain lawan. Delam memjalankan tugas sebagai. Biasanya, sebuah tim
bermain dengan empat orang bek. Berikut macam-macamnya.

Bek Tengah/Center-Back (CB)


Dalam sebuah tim yang menempatkan empat pemain bertahan, center-back
adalah dua bek yang di tengah.

Full-Back (LB, RB)


Pemain Full-Back adalah bek yang diposisikan di samping. Mereka
diklasifikasikan menjadi bek kiri atau Left-Back (LB) dan bek kanan atau RightBack (RB). Defenders yang diposisikan antara mereka disebut Center-Backs (CB).
Tugas dari full-back adalah untuk mencegah lawan menyerang di sisi pertahanan
(baik kanan maupun kiri). Oleh karenanya pemain dengan posisi ini harus cepat
dan harus dapat mencegah lawan dalam memberikan crossing (umpan silang).
Pemain full-back umumnya ditugaskan untuk mendampingi pergerakan pemain
sayap lawan.

Bek Sayap/Wing-Back (LWB, RWB)


Wing-back atau bek sayap adalah full-back yang dapat bergerak maju hingga
gawang lawan. Wing-back dibagi menjadi dua yaitu Bek Sayap Kiri atau Left
Wing-Back (LWB) serta Bek Sayap Kanan atau Right Wing-Back (RWB). Dia
menjelajah seluruh sisi panjang lapangan sepak bola.

Sweeper (SW)

Sweeper berposisi di belakang garis pertahanan, tepat berada di depan kiper.


Seperti namanya, tugas utama dari sweeper adalah untuk membersihkan
(menyapu) bola dari penguasaan lawan yang berhasil menerobos para bek
(defenders).

3. Gelandang (Midfielders)
Gelandang atau midfielders merupakan pemain yang menghubungkan antara
pemain serang dan pemain bertahan: mereka membawa bola hingga ke depan
saat melakukan serangan dan
mencegah serangan lawan sampai ke daerah pertahanan. Secara sederhana
gelandang adalah saluran yang menghubungkan lini depan (penyerang /striker)
dengan lini belakang (defenders).

Gelandang Bertahan/Defending-Midfielder (DM)

Gelandang bertahan atau defending-midfielder ditempatkan hanya di depan


garis pertahanan.

Gelandang Tengah/Center-Midfielder (CM)


Seperti namanya, gelandang tengah adalah gelandang yang ditempatkan di
tengah lapangan. Salah satu tugas dari gelandang tengah yaitu: menciptakan
peluang bagi striker dan menghentikan serangan lawan.

Gelandang Serang/Playmaker/Attacking-Midfielder (AM)


Gelandang serang adalah pemain lini tengah yang handal terutama dalam hal
menyerang. Umumnya pemain dengan posisi ini memiliki kemampuan kontrol
bola yang sangat baik dan teknik penguasaan bola yang mumpuni. Seorang
playmaker menempati posisi yang sama sebagai gelandang serang, tapi
melakukan peran yang berbeda.

Gelandang Sayap/Winger (LW, RW)


Pemain sayap atau winger memainkan peran yang sama sebagai gelandang
serang, namun ia berfokus melakukan serangan dari sisi lapangan (baik kanan
maupun kiri). Posisi ini sering dipakai dalam formasi 4-3-3 seperti dan 4-5-1.
Sejak pemain sayap sering memainkan antara lini tengah dan garis ofensif, ia
kadang-kadang diklasifikasikan sebagai penyerang. Seorang pemain yang
menempati posisi ini harus cepat, memiliki kemampuan dribbling yang sangat
baik, dan akurat dalam melewati lawan. Seorang winger modern biasanya
fleksibel, serta dapat menyerang dari tengah lapangan, kadang kala bisa alih
peran penyerang.

4. Penyerang (Forwards)
Forwards adalah pemain paling terkenal di antara pemain lain dalam sebuah tim,
karena merekalah yang sering mencetak gol. Kelincahan, kecepatan, akurasi
tembakan, kemampuan heading, dan kontrol bola yang apik adalah kualitas khas
dari pemain dengan posisi ini. Penyerang tidak harus melakukan pekerjaan
sebanyak pekerjaan pemain di lini tengah atau lini pertahanan, tetapi saat rekan
tim memberinya bola ia harus mampu mengkonversi menjadi goal.

Berikut adalah pembagian dari penyerang.

Striker/Center-Forward(CF)

Penyerang tengah diposisikan dekat dengan gawang lawan, biasanya disebut


striker. Umumnya mereka memiliki dua peran: pertama, mereka mencetak gol
dari umpan-umpan dari rekan tim; kedua, mereka mengalihkan perhatian
pertahanan untuk memberikan ruang bagi gelandang serang, pemain sayap,
atau striker ditarik untuk menyerang.

Penyerang Sayap/Second Striker/Withdrawn


Striker/Second-Forward/Wing-Forward (WF)
Withdrawn Striker adalah striker yang ditarik kebelakang dan melakukan
penyerangan. Hal ini khas dalam melakukan strategi penyerangan untuk
menempatkan dia sebagai pencetak gol utama sementara orang di depannya
berfungsi sebagai pengumpan. Strategi ini sering digunakan dalam formasi 4-42. Sebuah second striker harus memiliki akurasi passing yang sangat baik,
karena dialah yang diharapkan untuk memberi umpan matang bagi seorang
striker dan pada saat yang sama memiliki teknik penguasaan bola yang baik,
karena ia sering menerima kembali umpan dari seorang striker untuk melakukan
terobosan di pertahanan lawan.

Jenis Lain Dari Penyerang


Beberapa striker saat ini dibedakan dengan gaya bermain mereka, bukan hanya
dengan nama posisi yang mereka isi di lapangan. Penyerang tengah merupakan
striker yang sangat terampil mengantisipasi perangkap offside bek lawan,
hingga mampu untuk berhadapan 'satu-lawansatu' (one-on-one) dengan kiper
lawan. Di mampu seperti itu karena ia pandai menempatkan dirinya sejajar
dengan bek lawan. Goal poacher atau pemburu goal (goal gatter) merupakan
tipe striker selanjutnya yang sering
mencetak gol dari dalam kotak penalti lawan. Dia tidak menciptakan peluang
sendiri tetapi bergantung pada bola muntahan atau blunder