Anda di halaman 1dari 7

TUGAS RUMAH MATA KULIAH PENGANTAR ILMU EKONOMI

PETERNAKAN

1. JELASKAN

TENTANG

ILMU

EKONOMI

DAN

PERMASALAHANNYA

Ilmu ekonomi adalah ilmu yang mempelajari perilaku manusia


dalam

memilih

dan

menciptakan

kemakmuran.

Inti

masalah ekonomi adalah adanya ketidakseimbangan antara


kebutuhan manusia yang tidak terbatas dengan alat pemuas
kebutuhan yang jumlahnya terbatas. Sedangkan permasalahan
ilmu ekonomi adalah adanya ketidakseimbangan antara kebutuhan manusia
yang tidak terbatas dengan alat pemuas kebutuhan yang jumlahnya terbatas.
Permasalahan

tersebut

kemudian

menyebabkan timbulnya kelangkaan (Ingg: scarcity).

2. SIAPA SAJAKAH YANG TERLIBAT DALAM PELAKU-PELAKU


EKONOMI

a. Rumah Tangga
Dalam kegiatan ekonomi, rumah tangga (rumah tangga konsumen),
memiliki dua peran.

Sebagai konsumen terhadap barang dan jasa guna memenuhi


kebutuhan hidup.
Sebagai penyedia faktor-faktor produksi seperti tenaga kerja, tanah,
bahan baku, modal dan pengusaha (kewirausahaan).
Sebagai penyedia bahan baku, misalnya rumah tangga mempunyai
ladang yang ditumbuhi kayu mahoni, kemudian kayunya dijual kepada
perusahaan mebel agar diolah menjadi perabot rumah tangga.

b. Perusahaan
Dalam kehidupan sehari-hari, kita mengetahui ada berbagai macam
perusahaan (rumah tangga produksi). Ada perusahaan yang dimiliki swasta,
ada pula perusahaan yang dimiliki negara.

Selain itu, kita mengenal adanya koperasi sebagai salah satu bentuk usaha
yang memiliki peran dalam kegiatan ekonomi. Jika ditinjau dari bentuk
hukum, perusahaan dapat dikelompokkan menjadi perusahaan perorangan,
firma, CV, dan PT.
Perusahaan-perusahaan itu sebagai salah satu pelaku ekonomi memiliki
peran penting dalam kegiatan ekonomi.

c. Pemerintah
Dalam kegiatan ekonomi, pemerintah dapat berperan sebagai produsen,
konsumen, dan pengatur kegiatan ekonomi.

d. Masyarakat Luar Negeri


Pengertian masyarakat luar negeri mencakup negara dan masyarakat luar
negeri itu sendiri, yang melakukan kegiatan Ekspor dan Impor.

3. BAGAIMANA YANG

DIKATAKAN

DENGAN

DEMAND ATAU

PERMINTAAN DAN PENAWARAN


deman) adalah keinginan yang didukung daya beli, yang mau dan mampu
dibeli dengan berbagai kemungkinan harga, selama jangka waktu tertentu,
dan dengan anggapan faktor pengaruh lain tetap sama (ceteris paribus).
Mau dan mampu disini memiliki arti betapa pun orang berkeinginan atau
membutuhkan sesuatu, kalau ia tidak mempunyai uang atau tidak
bersedia mengeluarkan banyak uang untuk membeli, maka keinginan
tetap keinginan dan belum disebut permintaan. Namun ketika keinginan
atau kebutuhan disertai kemauan dan kemampuan untuk membeli dan
didukung oleh uang yang cukup untuk membayar harga maka hal tersebut
merupakan permintaan.

4. BUATLAH TABEL FUNGSI KEPUASAN TOTAL PADA HUBUNGAN


ANTARA JUMLAH BARANG YANG DIKOMSUMSI (Q), TOTAL
UTILITY(TU) DAN MARGINAL UTILITY(MU).

Jumlah porsi nasi


yang di konsumsi

Kepuasan total (total


utility)

Kepuasan marginal (marginal


utility)

10

10=10-0

16

6 =16-10

11

-5=11-16

5. JELASKAN TENTANG BENTUK-BENTUK PASAR


6. 1. Bentuk Pasar menurut Sifat/Wujud Barang dan Cara Penyerahannya
a. Pasar konkret
Pasar konkret adalah pasar di mana barang yang diperjualbelikan benarbenar ada dan penjual dan pembeli bertemu langsung. Contoh dari pasar
konkret adalah pasar tradisional, minimarket, dan mall.
Ciri-ciri pasar konkret:
1) transaksi dilakukan secara tunai,
2) barang dapat dibawa/diambil saat itu juga,
3) barang yang diperjualbelikan benar-benar ada/nyata,
4) penjual dan pembeli bertemu langsung.
b. Pasar abstrak
Pasar abstrak, yaitu pasar di mana barang yang diperjualbelikan tidak
tersedia secara langsung dan antara penjual dan pembelinya tidak bertemu
secara langsung. Contoh pasar abstrak adalah pasar bursa saham dan pasar
on-line.
Ciri-ciri pasar abstrak:
1) penjual dan pembeli berada di tempat yang berbeda dan berjauhan
jaraknya,
2) transaksi dilandasi oleh rasa saling percaya,
3) barang yang diperjualbelikan tidak tersedia, hanya contoh saja,
4) transaksi dilakukan dalam partai besar.
2. Bentuk Pasar menurut Luas Wilayah Kegiatannya
a. Pasar lokal

Pasar lokal adalah pasar yang daerah pemasarannya hanya meliputi daerah
tertentu, dan pada umumnya menawarkan barang yang dibutuhkan
masyarakat di sekitarnya. Misalnya Pasar Klewer di Solo yang menyediakan
berbagai jenis kain batik, karena masyarakat di Solo dan sekitarnya banyak
yang mengenakan batik.
b. Pasar nasional
Pasar nasional adalah pasar yang daerah pemasarannya meliputi wilayah
satu negara. Pasar ini menjual barang-barang yang dibutuhkan oleh
masyarakat negara tersebut.
c. Pasar regional
Pasar regional adalah pasar yang daerah pemasarannya meliputi beberapa
negara pada wilayah tertentu. Pasar ini biasanya di bawah naungan wadah
kerja sama regional, misalnya di kawasan Asia Tenggara dibentuk AFTA.
d. Pasar internasional
Pasar internasional adala pasar yang daerah pemasarannya mencakup
seluruh kawasan dunia. Pasar ini juga disebut pasar dunia, karena menjual
produk-produk yang dibutuhkan oleh semua masyarakat dunia, misalnya
pasar kopi di Brasil, pasar wol di Sidney, Australia.
3. Bentuk Pasar menurut Organisasi Pasar atau Hubungan antara
Pembeli dan Penjual
a. Pasar persaingan sempurna (perfect competition market)
Pasar persaingan sempurna adalah pasar yang terdapat banyak penjual dan
pembeli, sehingga harga tidak bisa ditentukan oleh masing-masing
penjual/pembeli.
Ciri-ciri pasar persaingan sempurna yaitu:
1) penjual dan pembeli bebas keluar masuk pasar tanpa hambatan,
2) pengetahuan penjual dan pembeli tentang pasar sempurna,
3) penjual dan pembeli banyak,
4) barang yang diperjualbelikan bersifat homogen.
b. Pasar persaingan tak sempurna (imperfect competition market)
Pasar persaingan tidak sempurna adalah pasar di mana jumlah pembeli lebih
banyak dibandingkan dengan jumlah penjualnya, sehingga pasar dikuasai
oleh satu atau beberapa penjual saja.

Ciri-cirinya pasar persaingan tidak sempurna yaitu:


1) terdapat hambatan untuk memasuki pasar,
2) pengetahuan pembeli tentang pasar terbatas,
3) jumlah penjual sedikit,
4) barang yang diperjualbelikan bermacam-macam.
Bentuk pasar yang termasuk pasar persaingan tidak sempurna, di antaranya:
a. Pasar monopoli
Pasar monopoli ialah pasar yang dikuasai sepenuhnya oleh penjual.
Contoh: PLN menguasai listrik di Indonesia, PT Pos Indonesia memonopoli
penjualan benda-benda pos di Indonesia.
Ciri-ciri pasar monopoli, antara lain:
1) terdapat satu penjual dan banyak pembeli,
2) harga ditentukan secara sepihak oleh penjual,
3) tidak ada barang lain yang dapat menggantikan barang yang dijualbelikan
dengan sempurna,
4) ada halangan yang kuat bagi penjual baru untuk masuk dalam pasar.
Hambatan-hambatan yang sering terjadi pada pasar monopoli antara lain:
1) penetapan harga serendah mungkin,
2) adanya kepemilikan terhadap hak paten atau hak cipta dan hak eksklusif,
3) pengawasan yang ketat terhadap agen pemasaran dan distributor,
4) adanya skala ekonomis yang sangat besar,
5) memiliki sumber daya yang unik.
b. Pasar duopoli
Pasar duopoli, yaitu pasar di mana penawaran suatu barang dikuasai oleh
dua perusahaan. Contoh: penawaran minyak pelumas yang dikuasai oleh
Caltex dan Pertamina.
Ciri-ciri pasar duopoli, yaitu:
1) terdapat dua penjual dan banyak pembeli,
2) harga ditentukan secara sepihak oleh kedua penjual.
c. Pasar oligopoli
Pasar oligopoli ialah pasar di mana beberapa perusahaan menguasai
penawaran satu jenis barang. Beberapa perusahaan yang menguasai pasar
ini saling memengaruhi satu sama lain. Sifat ini menyebabkan satu
perusahaan harus mengambil keputusan secara hati-hati dalam mengubah

harga, mengubah desain produk atau mengubah teknik produksi. Contoh:


penawaran sepeda bermotor yang dikuasai oleh beberapa perusahaan di
antaranya Honda, Suzuki, Yamaha, dan Kawasaki.
Ciri-ciri pasar oligopoli, yaitu:
1) terdapat banyak pembeli di pasar,
2) hanya ada beberapa penjual,
3) produk yang dijual bersifat,
4) terdapat hambatan untuk memasuki pasar bagi perusahaan baru,
5) adanya saling ketergantungan,
6) penggunaan iklan sangat intensif.
d. Pasar monopolistik
Pasar monopolistik adalah suatu struktur pasar di mana terdapat banyak
produsen yang menjual produk yang sama, tetapi dengan berbagai macam
variasi. Contoh: produsen elektronik seperti handphone, smartphone, atau
laptop.
Ciri-ciri pasar monopolistik
1) Terdapat banyak produsen.
2) Produk yang dijualbelikan sama (homogen), tetapi dengan berbagai
macam variasi.

4. Menurut Waktu Penyelenggaraannya


a. Pasar harian
Pasar harian adalah pasar yang dilakukan setiap hari. Contohnya pasarpasartradisional di lingkungan rumah yang menjual kebutuhan pokok seharihari, pasar induk, di jakarta,
dan lain-lain.
b. Pasar mingguan
Pasar mingguan adalah pasar yang dilakukan hanya setiap seminggu sekali.
Biasanya nama pasar ini diambil dari nama hari pelaksanaan, contohnya
Pasar Senin, Pasar Minggu,
Pasar Rebo, dan lain-lain.
c. Pasar bulanan

Pasar bulanan adalah pasar yang dilakukan sebulan sekali. Pasar bulanan
biasanya terdapat di sekitar pabrik dan dibuka setiap kali karyawan pabrik
tersebut menerima gaji.
d. Pasar tahunan
Pasar tahunan adalah pasar yang dilakukan setahun sekali. Pasar ini
diselenggarakan berkaitan dengan acara atau kegiatan dan sering digunakan
sebagai ajang pameran atau promosi. Contohnya Pekan Raya Jakarta (PRJ),
Pasar Sekaten di Jogjakarta dan Solo.
5. Menurut Jenis Barang yang Diperjualbelikan
a. Pasar barang produksi
Pasar barang distribusi adalah pasar yang menjual faktorfaktor produksi.
Misalnya bursa tenaga kerja, pasar modal, pasar mesin-mesin produksi, dan
lain-lain.
b. Pasar barang konsumsi
Pasar barang konsumsi adalah pasar yang menjual barangbarang yang
secara langsung dapat dikonsumsi/dipakai. Contohnya pasar buah, pasar
ikan, pasar pakaian, dan lain-lain.