Anda di halaman 1dari 3

PRAYOGA

(2013030173)
SEMESTER VI
WT-E-016

Quiz 1
1. Sebutkan macam-macam pembangkit tenaga listrik, dan jelaskan
prinsip kerjanya.
2. Susunlah blok-blok dibawah ini sehingga menjadi suatu sistem tenaga
listrik
Trafo stepup
6KV/150 KV

Trafo
stepdown
150KV/20 KV

Generator, 6
KV

Jaringan
Transmisi 150
KV

Jaringan
Distribusi 20
KV

Jaringan
Tegangan
rendah 220 V

Motor Listrik
220 V

Industri 20 KV

Trafo
stepdown
20KV/220 V

3. Bila sebuah setrika listrik membutuhkan daya sebesar 440 Watt,


berapakah arus yang mengalir pada setrika tersebut bila diberi
tegangan 220 Volt dan berapa resistan/tahanan dari setrika tersebut?
4. Sebutkan jenis-jenis motor listrik!
JAWABAN

1. Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) PLTA merupakan pusat pembangkitan


listrik yang menggunakan energi potensial yang dihasilkan oleh air, sehingga
dapat memutarkan turbin air dan menngerakkan generator. Pola PLTA ini dapat
menggunakan sistem bendungan atau aliran sungai (run of river).
Pembangkit Litrik Tenaga Uap (PLTU) PLTU adalah pembangkit yang
mengandalkan energi kinetik dari uap untuk menghasilkan energi listrik. Bentuk
utama dari pembangkit listrik jenis ini adalah Generator yang dihubungkan ke
turbin yang digerakkan oleh tenaga kinetik dari uap panas/kering. Pembangkit
listrik tenaga uap menggunakan berbagai macam bahan bakar terutama batu
bara dan minyak bakar serta MFO untuk start up awal.

Pembangkit Listrik Tenaga Gas (PLTG) PLTG adalah pembangkitan listrik yang
mengkonversi energi kinetik dari gas untuk menghasilkan putaran pada turbin
gas sehingga menggerakkan generator dan kemudian menghasilkan energi
listrik.
Pembangkit Listrik Tenaga Gas (PLTG) PLTG adalah pembangkitan listrik yang
mengkonversi energi kinetik dari gas untuk menghasilkan putaran pada turbin
gas sehingga menggerakkan generator dan kemudian menghasilkan energi
listrik.
Pembangkit Listrik Tenaga Gas (PLTG) PLTG adalah pembangkitan listrik yang
mengkonversi energi kinetik dari gas untuk menghasilkan putaran pada turbin
gas sehingga menggerakkan generator dan kemudian menghasilkan energi
listrik.

2.

Generator, 6
KV

Trafo stepup
6KV/150 KV

Jaringan
Transmisi 150
KV
Trafo
stepdown
150KV/20 KV
Jaringan
Distribusi 20
KV

Industri 20 KV

Trafo
stepdown
20KV/220 V

Jaringan
Tegangan
rendah 220 V

Motor Listrik
220 V

3. P = 440 Watt
V = 220 Volt
R=?
R = V2 / P
R = 2202 / 440
R = 110 ohm

4. Berdasarkan sumber tegangan kerjanya motor listrik dapat dibedakan menjadi


2 jenis yaitu :

Motor listrik arus bolak-balik AC (Alternating Current)

Motor listrik arus searah DC (Direct Current)