Anda di halaman 1dari 6

LAPORAN

PRATIKUM JARINGAN KOMPUTER 3


Praktikum ke - 1

Konfigurasi Dasar Switch Catalyst 2950 Melalui Console

Nama

: TIKASULISILLA RASAD

NoBP

: 0901082052

Kelas

: II B Reguler

Kelompok : 2(Dua)

JURUSAN TEKNOLOGI INFORMASI


PROGRAM STUDI KOMPUTER
POLITEKNIK NEGERI PADANG

Konfigurasi Dasar Switch Catalyst 2950 Melalui Console

I. Tujuan
1. Memberi nama Hostname Switch
2. Menset IP address untuk Switch
3. Memverifikasi koneksi antara switch

II.Teori Dasar
Switch merupakan perangkat jaringan yang bekerja pada OSI Layer 2, Data Link Layer.
Meski bentuknya serupa dengan hub, kita tidak sebaiknya menyebutnya dengan istilah switch
hub. Switch bukanlah hub. Switch menggunakan MAC Address untuk memilah paket data mana
yang akan diteruskan ke port mana. Sekali ada perangkat yang terhubung melalui port tertentu,
dia akan mencatatnya pada MAC Address table di memorynya, sehingga punya "ingatan"
sederhana untuk meneruskan paket data ke port yang sesuai saja, dan tidak membabi buta
layaknya hub. Collision masih mungkin terjadi, namun sudah diminimalisir.
Virtual LAN atau disingkat dengan VLAN. Di dalam switch LAN, suatu fitur yang
menggunakan standar 802.1Q. Fitur pada switch LAN ini, suatu port berjalan jika jika ada yang
menuju segmen yang sama. Istilah lainnya pada fitur ini adalah V Segmen atau virtual segmen.
Suatu device atau user yang pertukaran informasinya cukup banyak, biasa menempatkan
informasinya pada segmen yang sama. Tujuannya adalah agar membantu operasi switch LAN
berjalan dengan efisien, dengan cara memelihara isi informasi dari suatu trafik dengan port yang
spesifik. Konsep utama dari VLAN ini adalah dengan cara menempatkan data berdasarkan
penempatan port.

III. Langkah langkah Pratikum:


1. Hubungkan lah 3 switch 2950-24 dengan cable cross over seperti topology
2. Gunakan sebuah PC untuk mengkonfigurasi setiap switch melalui console
3. Setting terminal nya, sebagai berikut :
Band rate

: 9600 Bps

Data Bits

: 8bit

Stop Bit

: 1 Bit

Flow Control

: none

Bit Paritas

: none

4. Settinglah nama host dengan menggunakan perintah hostname ( Sesuai dengan


topologi )
5. Settinglah IP Address setiap switch dengan perintah
# int vlan 1
# ip add [ip net] [subnet mask]
# no shut
6. Setelah selesai dari CLI salah satu switch, lakukan verifikasi koneksi dengan utility
ping.

IV. Hasil Pratikum


1. 3 Switch 2950/24 dihubungkan seperti gambar topologi dibawah ini dengan
menggunakan 1 PC untuk mengkonfigurasi setiap switch melalui console.

2. Mensetting terminal dengan perintah sebagai berikut:


Band Rate

= 9600 bps

Data Bit

=8

Stop Bit

=1

Bit Paritas

= none

Flow Control = none

3. Mensetting nama Host dengan menggunakan perintah Hostname(sesuai topologi).


Dengan perintah : #hostname c2950-3
4. Lalu menSetting IP address setiap Switch dengan perintah :
#int vlan1
#ip addr [IP Net][Subnet Mask]
#no shut

Untuk masuk ke terminal, klik PC dua kali, lalu pilih Dekstop > Terminal Configuration
> OK, Setelah klik OK maka muncul tampilan Terminal, dan disini kita melakukan konfigurasi
Switch.
Untuk melakukan konfigurasi agar Switch terhubung, maka kita mngatur konfigurasi dengan PC,
jadi PC tersebut kita pindahkan ke masing- masing Switch untuk menset IP address dari switch
tersebut.
5. Setelah selesai dari CLI salah satu Switch , lakukanlah verifikasi koneksi dengan utility
Ping.

V. Kesimpulan
Dari percobaan yang dilakukan, dapat diambil kesimpulan bahwa :
1. Untuk Memberi nama Hostname Switch yaitu dengan perintah Hostname (nama
hostname)
2. Menggunakan PC untuk mengkonfigurasi setiap switch melalui console
3. Memverifikasi koneksi antara switch dengan ping pada CLI.
4. VLAN1 merupakan Interface yang digunakan oleh switch