Anda di halaman 1dari 7

LAPORAN

PRATIKUM JARINGAN KOMPUTER 3


Praktikum ke - 2

Konfigurasi dasar Admiinistratif switch catalyst


2950(lanjutan)

Nama

: TIKASULISILLA RASAD

NoBP

: 0901082052

Kelas

: II B Reguler

Kelompok : 2(Dua)

JURUSAN TEKNOLOGI INFORMASI


PROGRAM STUDI KOMPUTER
POLITEKNIK NEGERI PADANG

Konfigurasi dasar Administratif switch catalyst 2950


(lanjutan)
I. Tujuan
1. Menset deskripsi port
2. Menset log in privileged
3. Menset log in console
4. Menset log in telnet

II.Teori Dasar
Cisco adalah sebuah merk perusahaan yang bergerak dibidang jaringan bail sircuit
switching maupun paket switchcing. Produk-produk dari cisco antaralain switch, router, dll.
Cisco dapat dikonfigurasi melalui :
1. Dengan Console : menggunakan cable console yang dihubungkan melalui serial port
dan menggunakan hyperterminal atau minicom
2. Telent : melalui jaringan tetapi terlebih dahulu mengaktifkan ip address, telnet login
di cisco device
penyetingan password :
* Password dipakai untuk mengendalikan access ke modus privileged EXEC
* Password enable disimpan dalam clear text (tidak di inkripsi), password bisa dilihat jika
mereview konfigurasi Cisco router dengan command show run
* Password enable secret di inkripsi, jika dijalankan command show run akan kelihatan bahwa
password tersebut tidak dalam clear text, akan tetapi di inkripsi
* Jika ada password enable secret pada konfigurasi Cisco router tersebut, maka cisco router
menggunakan enable secret

III. Langkah langkah Pratikum:


langkah-langkah praktikum:
1. dari lab1 terdahulu, lanjutkan konfigurasi setiap switch
2.gunakanlah 1 pC untuk melakukan konfigurasi switch2 tersebut dengan menggunakan koneksi
melalui console
3.setelah PC dan switch terhubung melalui kabel console, bukalah aplikasi terminal pada PC
selanjutnya
lakukanlah penulisan perintah- perintah sebagai berikut:
1. Akses ke mode konfigurasi global:
>en
>conf t
2. Setting deskripsi port
>int fa0
>desc(deskripsi port)
>exit
3. Setting password privilege
>enable secret (pass)
4. Setting password console
>line con 0
>password (pass)
>login
5. Setting password telnet
>line vty 0 15
>password (pas)
>login
>exit
6. Simpan konfigurasi
>copy run start

properties konfigurasi:
switch-A:
port23

:link ke c2950-B

password: privileged : SwitchA


console

: conA

telnet

:TelA

port24

:link ke c2950-A

switch-B:

password: privileged : SwitchB


console

: conB

telnet

:TelB

port23

:link ke c2950-C

switch-C:

password: privileged : SwitchC


console

: conC

telnet

:TelC

IV. Hasil Pratikum


1. 3 Switch 2950 dihubungkan seperti gambar topologi dibawah ini dengan menggunakan 1
PC untuk mengkonfigurasi setiap switch melalui console.

2. Lalu masuk ke Terminal, dan masukan perintah dibaswah ini:

switch-A:
port23

:link ke c2950-B

password privileged : SwitchA


console

: conA

telnet

:TelA

pada switch A, ada2 switch yang terhubung ke switch ini, jadi untuk pada port23 disambungkan
ke Switch B dan port24 dilink kan ke Switch C.

3. Begitu juga dengan perintah pada Switch B dan C,


Pada Switch B di setting login dengan ketentuan berikut:
switch-B:
port24

:link ke c2950-A

password: privileged : SwitchB


console

: conB

telnet

:TelB

switch-C:
port23

:link ke c2950-C

password: privileged : SwitchC


console

: conC

telnet

:TelC

4. Setelah selesai lalu, masuk lah lagi ke terminal maka untuk masuk ke console dan
privileged mode akan diminta password.

Pada masing- masing password tidak Nampak bahwa kita telah memasukan password.

Ketika kita pertama masuk ke terminal pada startnya kita akan dimintai password console yang
telah diseting sebelumnya yaitu : conA,
Lalu ketika ingin masuk ke privileged mode kita juga akan dimintai password, dimana hanya
user yang boleh masuk untuk mengubah konfigurasi Switch.
Dan jika kita akan melakukan konfigurasi melalui jaringan, maka kita menggunakan
telnet, untuk telnet yang telah diberi password, maka jika ingin menghubungkan ke suatu port
akan diminta password telnet untuk menghubungkannya.

V. Kesimpulan
Dari percobaan yang dilakukan, dapat diambil kesimpulan bahwa :
1. Cisco dapat dikonfigurasi melalui :
a. dengan Console : menggunakan cable console yang dihubungkan melalui serial port
b. Telnet : melalui jaringan tetapi terlebih dahulu mengaktifkan ip address, telnet login
cisco device.
2. Jika password diaktifkan pada console, maka user tidak bisa begitu saja mendapatkan
akses ke Switch melalui console tanpa menuliskan password console terlebih
dahulu,begitu juga dengan password pada privileged mode.
3. jika password diaktifkan pada telnet maka, jika kita ingin menghubungkannya dengan port
yang lain, akan dimintai password untuk melakukan konfigurasi dengan telnet.
4. perintah descripsi bertujuan untuk memberikan dekripsi ke sebuah port.