Anda di halaman 1dari 3

CHECKLIST PENGELOLAAN LINEN RUMAH SAKIT IBNU SINA

TAHAP PENGUMPULAN LINEN


N
O
1
2
3
4
5

TAHAP PENGUMPULAN LINEN

KATEGORI
YA
TIDAK

Pemilihan antara linen infeksius dan linen non infeksius


Linen infeksius dan non infeksius dipisahkan dimasukkan ke kantong
sesuai dengan jenisnya dan diberi label
Linen kotor infeksius dan non infeksius tidak diletakkan di lantai
Linen kotor yang dikumpulkan, dicatat petugas/perawat ruangan
Linen infeksius diperlakukan khusus dan dimasukkan dalam wadah
terpisah
Linen kotor tidak dikibas-kibas

6
Total
Persentase

TAHAP PENGANGKUTAN DARI RUANGAN KE LAUNDRY


N
O
1

TAHAP PENGANGKUTAN DARI RUANGAN KE LAUNDRY

KATEGORI
YA
TIDAK

Menggunakan trolley yang berbeda dan tertutup antara linen bersih


dan kotor
Trolley dalam keadaan bersih secara fisik
Trolley kotor tidak dibawa masuk ke ruangan/kamar
Waktu pengangkutan linen kotor berbeda dengan linen bersih
Trolley langsung dibersihkan/dicuci setelah digunakan

2
3
4
5
Total
Persentase

TAHAP PENERIMAAN LINEN DI LAUNDRY


N
O
1
2

TAHAP PENERIMAAN LINEN DI LAUNDRY

KATEGORI
YA
TIDAK

Mencatat linen yang diterima


Linen yang diterima telah dipisahkan antara infeksius dan non
infeksius
Linen dipisahkan berdasarkan warna dan tingkat kekotorannya

3
Total
Persentase

TAHAP PENCUCIAN LINEN DI LAUNDRY


N

TAHAP PENCUCIAN LINEN DI LAUNDRY

KATEGORI

O
1
2
3

YA

TIDAK

Pada saat penerimaan linen tidak diletakkan di lantai


Pencucian linen infeksius dan non infeksius dipisahkan
Linen yang ternoda dimasukkan dalam mesin terpisah khusus
infeksius
Suhu air panas yang digunakan 65-77oC selama 30 menit
Selanjutnya linen terakhir dibilas dengan air biasa

4
5
Total
Persentase

TAHAP PENYETRIKAAN LINEN DI LAUNDRY


N
TAHAP PENYETRIKAAN LINEN DI LAUNDRY
O
1
Linen yang sudah kering langsung disetrika suhu 70-80oC
2
Linen disetrika satu per satu
3
Linen yang sudah disetrika dipisahkan sesuai dengan jenisnya
4
Linen tidak ada yang berjatuhan atau menyentuh lantai
5
Bila ada linen yang terjatuh atau menyentuh lantai akan dibilas ulang
6
Penyetrikaan linen sesuai prosedur yang ditetapkan
Total
Persentase

KATEGORI
YA
TIDAK

TAHAP PENYIMPANAN LINEN DI LAUNDRY


N
O
1
2
3
4

TAHAP PENYIMPANAN LINEN DI LAUNDRY

KATEGORI
YA
TIDAK

Linen dipisahkan sesuai jenisnya


Linen dibungkus dengan plastic
Linen disimpan di tempat yang tertutup (lemari)
Lipatan linen harus menghadap keluar agar memudahkan
perhitungan maupun pengambilan
Ruang penyimpanan bersih, bebas debu, dan tidak lembab
Pintu lemari penyimpanan selalu tertutup

5
6
Total
Persentase

TAHAP PENDISTRIBUSIAN LINEN DARI LAUNDRY KE RUANGAN


N
O
1
2
3

TAHAP PENDISTRIBUSIAN LINEN DARI LAUNDRY KE


RUANGAN
Penyerahan linen bersih kepada ruangan harus sesuai kartu tanda
terima
Pendistribusian linen terbungkus rapi dengan menggunakan plastic
transparan dibuat paket
Menggunakan trolley yang berbeda linen bersih dengan trolley linen

KATEGORI
YA
TIDAK

4
5
6

kotor
Trolley untuk pengantaran linen bersih tertutup
Pendistribusian dilakukan oleh petugas laundry
Petugas menyerahkan linen bersih kepada petugas/perawat ruangan
dan sesuai dengan linen yang diterima
Pengambilan linen harus dengan system FIFO (first in first out)

7
Total
Persentase

TENAGA PENGELOLAAN LINEN


N
O
1
2

TAHAP PENERIMAAN LINEN DI LAUNDRY

Petugas melakukan cuci tangan 6 langkah


Pemakaian APD yang sesuai saat pencucian linen dan pengambilan
linen kotor dan infeksius
3
Mengetahui alur paska pajanan limbah terkontaminasi atau terkena
cairan dari tubuh pasien
Persentase

KATEGORI
YA
TIDAK