Anda di halaman 1dari 8

PLANT SURVEY

KOMUNITAS OFFICE BOY

Pembimbing:
dr. Dini Widianti M.KK

Disusun oleh:
Kelompok 9

Annisa Dienda Amanda P.S


Annisak Fitriyana
Asri Alifa Sholehah
Malen Saga Imarta

1102010028
1102011039
1102010037
1102010164

KEPANITERAAN KLINIK ILMU KEDOKTERAN KELUARGA


FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS YARSI
PERIODE 29 FEBUARI 3 MEI 2016

Biodata Office Boy Universitas YARSI


Biodata Pekerja 1
Nama
Jenis kelamin
Umur
Anak ke
Status
Alamat
Pekerjaan
Pendidikan
Agama
Suku

: Dewi
: Perempuan
: 19 tahun
: 2 dari 3 bersaudara
: Single
: Pedongkelan
: Office Boy
: SMA
: Islam
: Jawa

Biodata Pekerja 2
Nama
Jenis kelamin
Umur
Anak ke
Status
Alamat
Pekerjaan
Pendidikan
Agama
Suku

: Nurman
: Laki-laki
: 22 tahun
: 1 dari 4 bersaudara
: Single
: Jati Negara Pisangan
: Office Boy
: SMK
: Islam
: Sunda

Biodata Pekerja 3
Nama
Jenis kelamin
Umur
Anak ke
Status
Alamat
Pekerjaan
Pendidikan
Agama
Suku

: Indah
: Perempuan
: 24 tahun
: 4 dari 6 bersaudara
: Single
: Pedongkelan RT 02/03
: Office Boy
: SMA
: Islam
: Jawa

Biodata Pekerja 4
Nama
Jenis kelamin
Umur
Anak ke

: Supri
: Laki-laki
: 28 tahun
: 3 dari 3 bersaudara

Status
Alamat

Single
: Johor
Baru RT
06/06

Pekerjaan
Pendidikan
Agama
Suku

Jakarta Pusat
: Office Boy
: SMA
: Islam
: Jawa

Bentuk Sektor Pekerjaan

: Formal

Lokasi Pekerjaan

: Universitas YARSI

Jam Kerja

: Shift 1: Pukul 06.00 15.00


Shift 2: Pukul 09.00 18.00

RISK ASSESSMENT
Perhitungan risiko didasarkan pada perhitungan:
Risk (R) = Efek dari besar risiko (E) x Probabilitas terjadinya (P)
Efek merupakan akibat yang ditimbulkan oleh bahaya:

Probabilitas merupakan keseringan munculnya situasi tidak aman yang mengakibatkan efek
yang telah teridentifikasi:

Gangguan

Bahaya Potensial
No

Ya

Critical

Alat

Task
Fisik

1.

Kesehatan

Biologi Kimia

Ergonomi

Psikologi

Lingk

gan

Cairan

Punggung

Mengejar

Stress kerja,

Kerj
Sapu d

menyapu dan

kimia

membungkuk

Target

Cervical

Kain p

mengepel

Pemb

tangan

kerja

Syndrome,

bergag

Membersih

Jatuh saat

kan tiap
lantai di

Debu

LBP, Myalgia,
dalam
gedung

anak tangga

ersih

Gangguan

mengayuh

Pernapasan,

terus menerus

Dermatitis

2.

Membersih

Terjepit lift

kan kaca

saat

dan lift

membersihkan

kimia

,terkena

pembe serpihan kaca


rsih

yang

tidak

Myalgia,
Mengejar

Dermatitis

Target

kontak iritan, ,

kerja,

Vulnus
laceratum,

rata

3.

Membuang

Terkena

sampah

potongan

yang ada di

sampah yang

tiap lantai

tajam

Punggung
membungkuk

panja

Kontak Iritan
Stress kerja,

Punggung
Cairan membungkuk

Kain l

kaca

penye

rot cai

trauma okuli
Stress kerja,
Mengejar
Target
kerja,

Cervical

Temp

Syndrome,

sampa

LBP, Myalgia,

kanto

vulnus

plast

laceratum

IDENTIFIKASI FAKTOR RESIKO

Alat dan Bahan Kerja

Identifikasi Faktor Resiko Berdasarkan


Pengamatan

Akibat Bahaya

cairan pembersih

Ember, cairan pembersih, air

Percikan cairan pembersih ke mata dan kulit

Iritasi kulit, traum


okuli

ntai dan tangga

Kain pel gagang panjang

Lantai Licin, anak tangga

Terpeleset, jatuh

Cairan pembersih kaca, semprotan,


kain lap

Cairan Kimia pembersih kaca terkena tangan

Gangguan Kulit

kaca dan pintu lift

Semprotan, kain lap

Cairan pembersih kaca terkena mata

Trauma kimia oku

ca dan pintu lift

Kain lap

Pintu lift membuka dan menutup


Pinggiran kaca yang tajam

Terjepit pintu lift


Vulnus laceratum

an Kerja

an semproten
ersih kaca

MENILAI RESIKO

Alat dan Bahan Kerja

Identifikasi Faktor Resiko Berdasarkan


Pengamatan

Akibat
Bahaya

Kabel dan Sumber


Listrik

Hubungan Singkat Arus Listrik

Tersetrum

Keran air dan Selang

Lantai Licin

Terpeleset

Cairan Detergen

Cairan Kimia Detergen Terkena Tangan

Gangguan
Kulit

kkan Pakaian Kotor ke


Mesin Cuci

Mesin Cuci, Pakaian


Kotor, Ember

Membungkuk menyamakan tinggi dengan mesin


cuci, dan tungkai berjongkok

Ergonomi

ur Tombol Pencucian

Mesin Cuci

Hubungan Singkat Arus Listrik

Tersetrum

Urutan Kerja

ng Kabel Mesin Cuci ke


Sumber Listrik

Menyalakan Air

masukkan Detergen

HEALTH ASSESSMENT
Urutan Kerja

Alat dan Bahan Kerja

Identifikasi Faktor Resiko Berdasarkan Pengam

Menyiapkan cairan
pembersih

Ember, cairan
pembersih, air

Percikan cairan pembersih ke mata dan kulit

Mengepel lantai dan


tangga

Kain pel gagang


panjang

Lantai Licin, anak tangga

Menyiapkan semproten
pembersih kaca

Cairan pembersih kaca,


semprotan, kain lap

Cairan Kimia pembersih kaca terkena tangan

Menyemprot kaca dan


pintu lift

Semprotan, kain lap

Cairan pembersih kaca terkena mata

Mengelap kaca dan


pintu lift

Kain lap

Pintu lift membuka dan menutup


Pinggiran kaca yang tajam

MANAJEMEN RESIKO

Pekerja Office Boy


1. Pada resiko tersetrum, disarankan kepada pekerja asisten rumah tangga untuk
memperhatikan kondisi tangan untuk tetap kering (tidak basah) saat akan
memasangkan kabel mesin cuci ke sumber listrik.
2. Pada resiko cedera otot, disarankan kepada pekerja asisten rumah tangga untuk
mengikuti, memahami, dan menerapkan cara pengangkatan beban yang benar.
Manajemen Gedung
1. Pada resiko tersetrum, disarankan kepada pemilik rumah melakukan maintenance
terhadap keadaan kabel listrik yang dipakai. Dipastikan kabel dalam keadaan
prima dan sesuai SNI.
2. Pada resiko tersetrum, pemilik rumah sudah mewajibkan APD berupa sendal agar
mengecilkan resiko tersetrum
3. Pada resiko cedera otot, disarankan kepada pemilik rumah untuk melakukan
pelatihan cara pengangkatan beban yang benar.