Anda di halaman 1dari 4

ORIENTASI DAN BIMBINGAN

PERAWAT BARU HCU


No.Dokumen :
No.Revisi
:
SOP
Tgl.Terbit
:
Halaman
:

Ditetapkan Kepala

I Wayan Budi

UPT Puskesmas

NIP. 19700409 199101 1 001

Baradatu
1. Pengertian

Proses pengenalan dan bimbingan perawat yang lulus dalam


seleksi penerimaan karyawan baru
1. Memberikan pembekalan kepada perawat baru mengenai
Rumah Sakit

2. Tujuan

2. Memberikan

penyegaran

mengenai

materi

dasar

keperawatan/ kebidanan
3. Memberikan bimbingan mengenai pelaksanaan prosedurprosedur keperawatan
3. Kebijakan

Untuk memenuhi standart Rumah Sakit

4. Prosedur

Persiapan:
a. Berkas Visi Misi dan Struktur Organisasi Rumah Sakit
b.

Buku Pedoman Penyelenggara Keperawatan

c.

Berkas Tata Tertib Perawat

d.

Format Penilaian Kinerja

e.

Berkas Kode Etik Keperawatan

Pelaksanaan:
a. Penjelasan mengenai visi, misi, tujuan, motto dan
struktur RS. oleh Direktur RS atau yang mewakili
b. Penjelasan tentang tata tertib, hak dan kewajiban
pegawai oleh Personalia atau yang mewakili
c. Penjelasan mengenai visi, misi, tujuan, motto dan
Struktur Keperawatan serta Protap Keperawatan oleh
Kepala/ Wakil Kepala Keperawatan
d. Penyegaran materi Keperawatan khususnya mengenai
kode etik keperawatan, penghitungan cairan infus, obat
dan Standar Asuhan Keperawatan serta penulisan berkas
Rekam Medis oleh Kepala/ Wakil Kepala Bagian
Keperawatan

Pembuatan jadwal rotasi perawat,


dengan ketentuan sebagai berikut:Minggu I : rotasi
per hari dengan jam dinas pukul 07.00 15.00 WIB

di Unit IGD, OK, Poliklinik, Keperawatan dan HCU

Minggu IIX: rolling per minggu dengan


pola dinas shift pagi, siang dan sore di Unit IGD,
OK, Poliklinik, Keperawatan Anak, Keperawatan
Dewasa, Kebidanan (khusus perawat), HCU dan
Perinatologi (khusus perawat)

Minggu XI-XII: Menempatkan perawat baru


di High Care Unit selama satu minggu pertama
masuk shift pagi : jam 07.00 15.00. dalam waktu
satu minggu, perawat tersebut wajib mengetahui
jenis target tindakan di ruang HCU (terlampir).

e.

Bimbingan Protap oleh Kepala Ruangan. Selama


dalam proses bimbingan, Kepala Ruangan atau perawat
senior/Ketua

Shift

harus

mendampingi

tindakan-

tindakan invasif hingga target tindakan dicapai dengan


baik.Dalam 2 minggu pertama, segala tindakan perlu
diawasi oleh Kepala ruang/perawat senior
f.

Penilaian kinerja mingguan dan target tindakan


oleh Kepala Ruangan

g.

Evaluasi penilaian kinerja mingguan dan target


tindakan khususnya menginfus minimal 5x berhasil,
memasang kateter minimal 2x berhasil, memasang EKG
minimal 2x berhasil dan memasang NGT minimal 1x
berhasil selama menjalani masa orientasi

h.

Penyelenggaraan ujian tulis dan interview


dilakukan di akhir masa orientasi oleh Kepala Bagian
Keperawatan

i.

Pembuatan rekomendasi penilaian dilakukan


oleh Kepala Bagian Keperawatan

j.

Penyerahan hasil penilaian kinerja, ujian tulis


dan rekomendasi penilaian disampaikan ke Bagian

5. Unit terkait

Personalia
Seluruh Unit Keperawatan, Personalia

ORIENTASI BAGI PERAWAT BARU


DI HCU
No.Dokumen :

SOP

No.Revisi
Tgl.Terbit
Halaman

:
:
:

Ditetapkan Kepala

I Wayan Budi

UPT Puskesmas

NIP. 19700409 199101 1 001

Baradatu
1. Pengertian
2. Tujuan
3. Kebijakan
4. Prosedur

Suatu tata cara orientasi bagi perawat baru di HCU.


Sebagai acuan dalam pelaksanaan program orientasi bagi perawat
baru di ruang HCU Rumah Sakit Mitra Anugrah Lestari
Orientasi bagi perawat baru untuk meningkatkan keterampilan
dalam bidang pelayanan keperawatan HCU.
1. Perawat baru melapor kepada Ka. Ruangan HCU.
2. Ka. Ruang HCU menerima perawat baru dan memperkenalkan
kepada seluruh staf HCU.
3. Ka.

Ruangan

HCU

menjelaskan

materi

yang

perlu

diorientasikan beserta jadwal orientasi.


4. Perawat baru mengikuti orientasi di HCU selama kurang lebih 2
bulan dengan jadwal kerja sebagai berikut :
a.

Minggu ke 1
1)

Perkenalan
dengan seluruh staf dan karyawan HCU beserta uraian
tugas.

2)

Mengenal

dan

mempelajari seluruh sarana dan prasarana yang ada di


HCU.
b.

Minggu ke 2
Penyampaian teoritis kegawatdaruratan.

c.

Minggu ke 3
Pelaksanaan
dan penerapan
teoripengawasan
yang telah Ka Ruangan
disampaikan
di dibawah
HCU atau staf HCU dengan melaksanakan jaga pagi.

a.

Minggu ke 4
Evaluasi pelaksanaan lapangan secara lisan dan
praktek di lapangan.

b.

Minggu ke 5
Selama 4 minggu mengikuti dan melaksanakan
orientasi dinas jaga sore dan malam didampingi
oleh perawat senior.Selanjutnya perawat baru
melaksanakan tugas sesuai jadwal dinas

2. Hasil kerja orientasi dilaporkan kepada Ka diklat


dan Ka. Bagian Keperawatan.

5. Unit terkait

1.

HCU.

2.

Ka Bagian Keperawatan