Anda di halaman 1dari 29

Menu

Cari

Rahfan Mokoginta's Blog


Pengadaan Itu Amanah

Contoh Dokumen Dan Format Dalam Pengadaan Langsung Pekerjaan


Konstruksi
20 Votes
A. TINJAUAN PENGADAAN LANGSUNG PEKERJAAN KONSTRUKSI MENURUT PERPRES NO. 54 TAHUN
2010
Pengertian
Pasal 1 angka 32 : Pengadaan Langsung adalah Pengadaan Barang/Jasa langsung kepada Penyedia
Barang/Jasa, tanpa melalui Pelelangan/Seleksi/Penunjukan Langsung.
Batasan Nilai
Pasal 16 Ayat (1) : Paket Pengadaan Barang/Pekerjaan Konstruksi/Jasa Lainnya yang bernilai paling tinggi
Rp100.000.000,00 (seratus juta rupiah) dapat dilaksanakan oleh ULP atau 1 (satu) orang Pejabat
Pengadaan.
Kewenangan
Pasal 16 Ayat (3) : Pengadaan Langsung dilaksanakan oleh 1 (satu) orang Pejabat Pengadaan.
Ketentuan
Pasal 39
1. Pengadaan Langsung dapat dilakukan terhadap Pengadaan Barang/Pekerjaan Konstruksi/Jasa
Lainnya yang bernilai paling tinggi Rp100.000.000,00 (seratus juta rupiah) dengan ketentuan sebagai
berikut:
1. merupakan kebutuhan operasional K/L/D/I;
2. teknologi sederhana;
3. risiko kecil; dan/atau
4. dilaksanakan oleh Penyedia Barang/Jasa usaha orangperseorangan dan/atau badan usaha
kecil serta koperasi kecil, kecuali untuk paket pekerjaan yang menuntut kompetensi teknis yang
tidak dapat dipenuhi oleh Usaha Mikro, Usaha Kecil dan koperasi kecil.
2. Pengadaan Langsung dilaksanakan berdasarkan harga yang berlaku di pasar kepada Penyedia
Barang/Pekerjaan Konstruksi/Jasa Lainnya.
3. Pengadaan Langsung dilaksanakan oleh 1 (satu) Pejabat Pengadaan.
4. PA/KPA dilarang menggunakan metode Pengadaan Langsung sebagai alasan untuk memecah paket
Pengadaan menjadi beberapa paket dengan maksud untuk menghindari pelelangan.
Tahapan

Pasal 57 ayat (5)


Pemilihan Penyedia Barang/Pekerjaan Konstruksi/Jasa Lainnya dengan metode Pengadaan Langsung
meliputi paling kurang tahapan sebagai berikut:
1. survei harga pasar dengan cara membandingkan minimal dari 2 (dua) Penyedia Barang/Pekerjaan
Konstruksi/Jasa Lainnya yang berbeda;
2. membandingkan harga penawaran dengan HPS; dan
3. klarifikasi teknis dan negosiasi harga/biaya.
Jadwal
Pasal 63
Pengaturan jadwal/waktu Penunjukan Langsung/Pengadaan Langsung/Kontes/Sayembara diserahkan
sepenuhnya kepada ULP/Pejabat Pengadaan.
Jaminan Penawaran
Pasal 68 ayat (3)
Jaminan Penawaran tidak diperlukan dalam hal Pengadaan Barang/Pekerjaan Konstruksi/Jasa Lainnya
dilaksanakan dengan Penunjukan Langsung, Pengadaan Langsung atau Kontes/Sayembara.
Jaminan Uang Muka
Pasal 69
1. Penyedia Jasa Konsultansi dapat diberikan Uang Muka.
2. Jaminan Uang Muka diberikan oleh Penyedia Barang/Jasa terhadap pembayaran Uang Muka yang
diterimanya.
3. Besarnya Jaminan Uang Muka adalah senilai Uang Muka yang diterimanya.
4. Pengembalian Uang Muka diperhitungkan secara proporsional pada setiap tahapan pembayaran.
Jaminan Pelaksanaan
Pasal 70 ayat (1)
Jaminan Pelaksanaan diberikan oleh Penyedia Barang/Pekerjaan Konstruksi untuk Kontrak bernilai diatas
Rp100.000.000,00 (seratus juta rupiah).
Jaminan Pemeliharaan
Pasal 71
1. Jaminan Pemeliharaan wajib diberikan oleh Penyedia Pekerjaan Konstruksi/Jasa Lainnya setelah
pelaksanaan pekerjaan dinyatakan selesai 100% (seratus perseratus).
2. Jaminan Pemeliharaan sebesar 5% (lima perseratus) dari nilai Kontrak harus diberikan kepada PPK
untuk menjamin pemeliharaan Pekerjaan Konstruksi/Jasa Lainnya yang telah diserahkan.
3. Jaminan Pemeliharaan dikembalikan setelah 14 (empat belas) hari kerja setelah masa pemeliharaan
selesai.
4. Penyedia Pekerjaan Konstruksi/Jasa Lainnya dapat memilih untuk memberikan Jaminan
Pemeliharaan atau memberikan retensi.
5. Jaminan Pemeliharaan atau retensi sebagaimana dimaksud pada ayat (4), besarnya 5% (lima
perseratus) dari nilai Kontrak Pengadaan Pekerjaan Konstruksi/Jasa Lainnya.

Pendaftaran dan Pengambilan Dokumen


Pasal 76 ayat (2)
Penyedia Barang/Jasa yang mengikuti Pengadaan Barang/Jasa melalui Penunjukan Langsung/Pengadaan
Langsung diundang oleh ULP/Pejabat Pengadaan.
Proses Pelaksanaan
Lampiran III Bagian B;5;;c.
Pelaksanaan Pengadaan Pekerjaan Konstruksi Melalui Pengadaan Langsung
1. Pengadaan Langsung dilaksanakan untuk pengadaan Pekerjaan Konstruksi yang nilainya sampai
dengan Rp100.000.000,00 (seratus juta rupiah).
2. Proses Pengadaan Langsung dilakukan sebagai berikut:
1. Pejabat Pengadaan mencari informasi terkait Pekerjaan Konstruksi dan harga melalui media
elektronik maupun non-elektronik;
2. Pejabat Pengadaan membandingkan harga dan kualitas paling sedikit dari 2 (dua) sumber
informasi yang berbeda;
3. Pejabat Pengadaan mengundang calon penyedia yang diyakini mampu untuk menyampaikan
penawaran administrasi, teknis dan harga;
4. undangan dilampiri spesifikasi teknis dan/atau gambar serta dokumendokumen lain yang
menggambarkan jenis pekerjaan yang dibutuhkan;
5. penyedia yang diundang menyampaikan penawaran administrasi, teknis dan harga secara
langsung sesuai jadwal yang telah ditentukan dalam undangan;
6. Pejabat Pengadaan membuka, mengevaluasi, melakukan klarifikasi teknis dan negosiasi harga
untuk mendapatkan harga yang wajar;
7. negosiasi dilakukan berdasarkan HPS;
8. dalam hal negosiasi harga tidak menghasilkan kesepakatan, maka Pengadaan Langsung
dinyatakan gagal dan dilakukan Pengadaan Langsung ulang;
9. Pejabat Pengadaan membuat Berita Acara Hasil Pengadaan Langsung yang terdiri dari:
1. nama peserta;
2. harga penawaran atau harga penawaran terkoreksi;
3. unsur-unsur yang dievaluasi;
4. keterangan-keterangan lain yang dianggap perlu; dan
5. tanggal dibuatnya Berita Acara.
10. Pejabat Pengadaan menyampaikan berita acara kepada PPK;
11. PPK melakukan perjanjian dan mendapatkan bukti perjanjian dengan ketentuan:
1. untuk Pengadaan Langsung yang bernilai sampai dengan Rp10.000.000,00 (sepuluh juta
rupiah) berupa kuitansi; atau
2. untuk Pengadaan Langsung yang bernilai sampai dengan Rp100.000.000,00 (seratus juta
rupiah) berupa Surat Perintah Kerja (SPK).
B. CONTOH DOKUMEN PEMILIHAN, FORMAT EVALUASI, DAN KONTRAK DALAM PENGADAAN
LANGSUNG PEKERJAAN KONSTRUKSI
Contoh format berikut terdiri dari Dokumen Pengadaan Langsung (word), Format Evaluasi (excel),
dan Kontrak Pengadaan Langsung Konstruksi (Excel: Cover, SPK, SPMK, dan Syarat Umum SPK). Untuk
format evaluasi, dalam satu file terdiri beberapa worksheet dan setiap worksheet dilengkapi dengan
shortcut untuk kembali ke menu awal. Menu harus diisi terlebih dahulu dengan data-data mengenai Proses
dan Berita Acara, K/L/D/I, Paket Pengadaan, Pejabat Pengadaan, dan PPK. Berikut worksheet yang
terdapat dalam satu file excel :

1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.
10.
11.
12.
13.
14.
15.
16.
17.
18.
19.
20.

Terbilang
Jadwal Pengadaan Langsung
Undangan Pengadaan Langsung
Tanda terima undangan Pengadaan Langsung
Daftar Pemasukan Sampul Penawaran
Berita Acara Pembukaan Sampul Penawaran
Lampiran BA Pembukaan Sampul Penawaran
Berita Acara Hasil Koreksi Aritmatik
Lampiran BA Koreksi Aritmatik
Berita Acara Evaluasi Dokumen Penawaran
Lampiran BA Evaluasi Penawaran
Undangan Klarifikasi Teknis Dan Negosiasi Harga
Berita Acara Klarifikasi Dan Negosiasi Teknis Dan Biaya
Lampiran Klarifikasi Dan Negosiasi Teknis Dan Biaya
Berita Acara Hasil Pengadaan Langsung (BAHPL)
Penetapan Pemenang Pengadaan Barang/Jasa
Pengumuman Pemenang Pengadaan Barang/Jasa
Laporan Proses Dan Hasil Pengadaan
Berita Acara Serah Terima Dokumen Dan Hasil Pengadaan
Lampiran BA Serah Terima Dokumen Dan Hasil Pengadaan

Berikut contoh format yang berhubungan dengan Pengadaan Langsung Pekerjaan Konstruksi yang
diunggah melalui 4shared.com :
No.

Dokumen

Klik

Dokumen Pengadaan Langsung Pekerjaan Konstruksi (word)

Unduh

Contoh Format Evaluasi Pengadaan Langsung Pekerjaan


Konstruksi (excel)

Unduh

Contoh Format Kontrak Pengadaan Langsung Konstruksi


(excel)

Unduh

Mohon masukannya melalui kolom Komentar/Diskusi di bawah ini atau melalui


email rahfan@pengadaan.org. Semoga bermanfaat dan Salam Torang Samua Basudara
About these ads

Bagikan melalui:
Tweet

Suka

Suka
Be the first to like this.

Terkait

Contoh Dokumen Dan Format

Share

Bagikan

Surat elektronik

Cetak

Pengadaan Langsung Barang


Pengertian Pasal 1 angka 32 :
Pengadaan Langsung adalah
Pengadaan Langsung
Pengadaan Barang/Jasa
dalam "Portal Konsultasi
langsung kepada Penyedia
LKPP"
Barang/Jasa, tanpa melalui
Pelelangan/Seleksi/Penunjuka
dalam
"Contoh Format"
n Langsung. Ketentuan Pasal
39 Ayat (1): Pengadaan
1 Juni 2012
Langsung dapat dilakukan
terhadap Pengadaan
Barang/Pekerjaan
Konstruksi/Jasa Lainnya yang
bernilai paling tinggi
Sebelumnya
Rp100.000.000,00 (seratus
juta rupiah) dengan ketentuan
sebagai berikut:
merupakan
Berikan
Balasan
kebutuhan
operasional
Alamat
surel Anda
tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *
K/L/D/I; teknologi
Nama

*
Surel

*
Situs web

Komentar

Kirim Komentar

Beri tahu saya komentar baru melalui email.


Beritahu saya pos-pos baru lewat surat elektronik.

Pengumuman Lelang
dalam "Portal Konsultasi
LKPP"

125 Replies

Berikutnya

rinto pada 6 Juni 2012 pukul 2:31 pm

mas contoh kontrak pengadaan barang ada ga, mksh sebelumnya


Balas

tina pada 5 Oktober 2012 pukul 10:56 am

mas, kalo tuk konsultan sama nggak mas, saya undah mengunduh format pengadaan
langsung jasa konstruksi,tolong dibalas mas
Balas

Rahfan Mokoginta pada 6 Juni 2012 pukul 6:42 pm

@Rinto
Contoh Kontrak Pengadaan Barang nanti akan saya share melalui blog ini dalam waktu dekat.
Balas
E. Noviana pada 7 Juni 2012 pukul 12:57 pm

Terima kasih dik Rahfan, karena telah mengamalkan ilmunya yang sangat berguna. Saya
memerlukan contoh format HPS. terima kasih.
Balas
husairi thaha pada 9 Juni 2012 pukul 1:48 pm

terimakasih pak, share file nya sangat membantu


Balas
rinto pada 11 Juni 2012 pukul 1:35 pm

ada fb nya pak


Balas
wisnuwahid pada 13 Juni 2012 pukul 11:20 am

mas tolong sya contoh kontrak pengadaan barang dan evaluasinya trim.ya
Balas
Rahfan Mokoginta pada 13 Juni 2012 pukul 12:03 pm

@E. Noviana
Contoh format HPS sudah saya upload di halaman download silahkan diunggah.

@Husairi Thaha
Terima kasih juga
@Rinto
Kolom FB nanti akan ditampilkan di blog ini.
@Wisnuwahid
Untuk sementara saya baru bisa share contoh format yang sudah saya publish di blog ini
Balas
rinto pada 13 Juni 2012 pukul 1:51 pm

utk sebuah pembuatan kontrak hal apa saja yg harus ada pak
Balas
Rahfan Mokoginta pada 13 Juni 2012 pukul 2:21 pm

@Rinto
Untuk penyusunan kontrak silahkan merujuk pada Lampiran II,III,IV,atau V (sesuai jenis pekerjaan)
Bagian II;C;1;e.
Balas
rinto pada 15 Juni 2012 pukul 10:06 am

pa kontrak pengadaan langsung barang dong , soalnya msh newbi nih


Balas
Lalu Rustam pada 15 Juni 2012 pukul 9:18 pm

trima kasih sebelumnya


kalo ada tentang pengadaan langsung kunsultan ( format dokumen pengadaan langsung, format
evaluasi dan kontraknya ), trims
Balas
Rahfan Mokoginta pada 18 Juni 2012 pukul 9:45 am

@Lalu Rustam
Insya Allah nanti akan di publish di blog ini
Balas
rinto pada 20 Juni 2012 pukul 1:52 pm

pa utk kontrak/perjanjian apakah mesti ada pasal2 nya

Balas
Rahfan Mokoginta pada 20 Juni 2012 pukul 4:38 pm

@Rinto
Pengertian Kontrak sesuai dengan Pasal 1 ayat (22) Perpes 54/2010 adalah perjanjian tertulis
antara PPK dengan Penyedia Barang/Jasa atau pelaksana Swakelola. Tidak dijelaskan secara
explisit dalam Perpres 54/2010 bahwa harus ada pasal-pasalnya, tetapi dalam kontrak harus jelas
pokok-pokok yang diperjanjikan. Karena tidak diatur apakah harus ada pasal2nya maka Kontrak
bisa ada pasal-pasalnya bisa juga tidak. Yang terpenting adalah isi dari perjanjian tersebut harus
jelas, terutama antara hak dan kewajiban dari masing-masing Pihak.
Balas
JUMARI pada 2 Juli 2012 pukul 12:37 am

Terima Kasih Pak RAHFAN MOKOGINTA.


Balas
Arifa Zahro pada 8 Juli 2012 pukul 12:16 am

Terimakasih Pak, Kami merasa sangat terbantu dengan contoh dan penjabaran anda tentang
pengadaan langsung
Balas
lander pada 8 Juli 2012 pukul 12:09 pm

sanggat memberi informasi saya sebagai pemula sanggat terbant dgn ini salam
Balas
Rahfan Mokoginta pada 9 Juli 2012 pukul 9:59 pm

Terima kasih
Balas
eddie pada 24 Juli 2012 pukul 1:33 am

makasih y mas ,,,,,,,,ada ngak contoh kontrak pengadaan barang thanks y mas
Balas
Rahfan Mokoginta pada 24 Juli 2012 pukul 10:24 pm

@Eddie
Ada Pak, jika mau dikirimkan email saja ke rahfan@pengadaan.org, nanti saya kirimkan contoh

format yang sudah jadi.


Balas

Ira pada 5 Januari 2013 pukul 6:12 pm

Dan mohon aturan pengadaan barang dan jasa dan perundang2an lainnya untuk BLUD Seperti
rumah sakit pemerintah pak
Balas

Marthen Orboy pada 28 Juli 2012 pukul 6:44 pm

Terima kasih pak Rahfan, atas pengiriman contoh Surat Perjanjian Swakelola dengan IPL,
Balas

Ira pada 5 Januari 2013 pukul 6:09 pm

Mohon dikirimkan juga pak contoh surat perjanjian swakelolanya pak krn msh awam sekali ke
juniirawati@yahoo.com
Balas

Rahfan Mokoginta pada 8 Januari 2013 pukul 11:03 am

@ Ira
Sudah dikirim contoh surat perjanjian swakelola ke emailnya.
Terima kasih

Ira pada 9 Januari 2013 pukul 8:26 am

Terima kasih pak emailnya sdh sy terima

Rahfan Mokoginta pada 28 Juli 2012 pukul 9:41 pm

@Marthen
Makasih juga pak, semoga bermanfaat
Balas
hairul armi pada 5 Agustus 2012 pukul 9:43 pm

pengadaan langsung jasa konsultansi menggunakan metode evaluasi apa? dan kalau bisa minta

format evaluasi dari awal sampai evaluasi biaya dalam bentuk exel pak.. maksih sebelumnya
Balas
Rahfan Mokoginta pada 5 Agustus 2012 pukul 11:32 pm

@Hairul Armi
Pengadaan Langsung Jasa Konsultansi hanya mengundang 1 Penyedia yang diniliai mampu oleh
karena itu metode evaluasinya untuk Teknis menggunakan Sisten Nilai dimana Penyedia dinyatakan
Lulus jika mempunyai Nilai Teknis diatas ambang batas (Passing Grade) yang telah ditentukan, dan
untuk Evaluasi Harga menggunakan sistem Pagu Anggaran dimana Penawaran Harga dinyatakan
Lulus jika penawaran biaya terkoreksi sama dengan atau lebih rendah dari pagu anggaran.
Untuk format evaluasi baru sebatas yang saya share di blog ini. Silahkan memakai template
evaluasi Pengadaan Langsung Konstruksi atau Barang (sudah ada di blog) kemudian sesuaikan
dengan Jasa Konsultansi.
Balas
ariyana pada 6 Agustus 2012 pukul 9:49 am

Terimakasih atas bagi-bagi pengetahuannyaSemoga Tuhan Memberkati. Anda sangat murah hati
Balas
Rahfan Mokoginta pada 6 Agustus 2012 pukul 8:19 pm

@Ariyana
Amin
Sedikit ilmu yang dibagi-bagi masih jauh lebih bermanfaat dibanding banyak ilmu yang disimpan
sendiri
Balas

Abdillah Abu Hasan Al Bashri pada 20 September 2012 pukul 1:35 am

Luar biasa Pak Rahfan,Bapak sangat membantu kami. Semoga Bapak sukses selalu dalam
segala hal dan kami sampaikan terimakasih banyak atas semuanya
Balas

Rahfan Mokoginta pada 20 September 2012 pukul 11:23 pm

@Abdillah
Amin, terima kasih

Enos Paung Allo pada 8 Agustus 2012 pukul 6:03 am

salam kenal mas,


saya mau nanya :
1. apakah pengadaan langsung perlu SPPBJ ?, jika ya, pada pasal berapa hal tersebut disebutkan ?.
lalu siapa yg berhak menerbitkan SPPBJ ?.
2. apakah kegiatan pemeliharaan gedung, kapal dan lain2 wajib menggunakan jasa konsultansi ?,
jika ya, apa peran jasa konsultansi dalam hal tersebut.
trimakasih atas informasinya.
Balas

jonson pada 9 Agustus 2012 pukul 11:09 pm

Pak mokoginta saya mau nanya apakah dalam metode pengadaan langsung jasa konstruksi
perlu menggunakan jaminan pemeliharaan,dan saya tanyakan untuk syarat pencairan dana
pekerjaaan konstruksi metode yg sama apakah perlu adanya asuransi dan pajak galian
c,terima kash sebelumnya
Balas

Rahfan Mokoginta pada 10 Agustus 2012 pukul 12:40 am

@Enos Paung Alo, Salam kenal juga


1. Salah satu fungsi SPPBJ adalah sebagai dasar bagi Penyedia dalam mengurus Jaminan
Pelaksanaan. Untuk Pengadaan Langsung tidak dipersyaratkan memakai jaminan pelaksanaan.
Jadi tidak perlu SPPBJ.
Yang berwenang menerbitkan SPPBJ adalah PPK (Pasal 11 ayat 1 huruf b).
2. Tidak wajib tetapi dapat. Peran jasa konsultan antara lain membuat EE (Engineer Estimate)
sebagai dasar bagi PPK menyusun HPS dan Gambar Kerja (Konsultan Perencana), selain itu juga
untuk melakukan pengawasan terhadap pekerjaan (Konsultan Pengawas).
@Jonson
Semua pekerjaan konstruksi diharuskan memakai jaminan pemeliharaan, termasuk yang
menggunakan metode pengadaan langsung.
Dalam Perpres 54/2010, asuransi dan pajak galian c bukan merupakan persyaratan dalam
pencairan dana pekerjaan konstruksi, kecuali jika diatur oleh peraturan perundang-undangan yang
lain.
Balas
jonson pada 18 Agustus 2012 pukul 4:03 pm

Pak mokoginta saya mau nanya kalau pengadaan komputer server dengan aplikasi khusus dari
perusahaan trrttertentu dengan pagu dana 85 juta apakah dilaksanakan dengan metode pengadaan
langung atau penunjukan langsung
Balas

Rahfan Mokoginta pada 19 Agustus 2012 pukul 12:08 am

@Jonson
Pengadaan Komputer Servernya lakukan Pengadaan Langsung sedangkan Aplikasi Khusus jika
yakin penyedianya hanya 1 maka dapat dilakukan dengan Penunjukan Langsung (Pasal 38 ayat 5).
Namun dengan melihat nilai pengadaannya maka dapat disatukan (Server dan Aplikasi) dan
dilakukan melalui metode Pengadaan Langsung. Yang terpenting adalah harganya sesuai dengan
harga yang berlaku di pasaran (tidak mark up).
Balas
Dimas Wisnu pada 27 Agustus 2012 pukul 11:30 am

salam pak Rahfan..


saya mau konsultasi, dengan terbitnya Perpres no 70, bagaimana dengan pengaruhnya dengan tata
cara penunjukan langsung pengadaan kendaraan dinas terutama roda 2.
terima kasih
Balas
Rahfan Mokoginta pada 27 Agustus 2012 pukul 8:59 pm

@Dimas Wisnu
Salam juga mas Dimas, tata cara penunjukan langsung kendaraan pemerintah tidak ada perubahan
pak.
Balas
elia pada 31 Agustus 2012 pukul 4:14 pm

Pak, mau tanya, apa dalam pengadaan langsung untuk pekerjaan konstruksi diperlukan tim
pengawas pekerjaan?
Balas
Rahfan Mokoginta pada 1 September 2012 pukul 1:58 am

@Elia
Ya, baik dari Penyedia (perorangan atau badan usaha) atau tenaga pengawas dari instansi sendiri
atau instansi lain. Pengawasan diperlukan untuk menjamin kualitas dan kuantitas pekerjaan
konstruksi.
Balas
wawanbm pada 1 September 2012 pukul 2:31 am

terima kasih atas sharenya pak


Balas

ricky pada 10 September 2012 pukul 9:03 am

thanks pak.
Balas
lia pada 10 September 2012 pukul 3:08 pm

Pa, apa bisa minta contoh surat perjanjian pengiriman barang terbaru untuk nilai kontrak 1M.
terimakasih
Balas
Rahfan Mokoginta pada 11 September 2012 pukul 9:29 pm

@Lia
Maaf untuk sementara contoh format baru sebatas yang saya share melalui blog ini. Mohon
diperjelas lagi apa yang dimaksud dengan surat perjanjian pengiriman barang karena dalam Perpres
54/2010 tidak dikenal istilah tersebut. Yang ada adalah tanda bukti perjanjian sebagaimana
tertuang dalam Pasal 55 yaitu bukti pembelian, kuitansi, SPK (Surat Perintaj Kerja), dan Surat
Perjanjian.
Balas
supian pada 15 September 2012 pukul 9:37 pm

salam kenal mas..mau tanya apakah dalam dokumen penawaran teknis utk daftar personil inti
boleh rangkap jabatan seperti sebagai Site Manager dan sebagai tenaga K3
Balas
Rahfan Mokoginta pada 16 September 2012 pukul 9:49 pm

@Supiani
Salam kenal juga
Kembali lagi bagaimana kebutuhan kita, apakah memungkinkan personil inti yang punya tupoksi
sendiri merangkap sebagai Site Manager dan tenaga K3? Kalau memang bisa yang kenapa tidak,
namun jika pekerjaan Konstruksi yang besar nampaknya berat jika harus dirangkap.
Selanjutnya, untuk menghindari adanya rangkap jabatan atau diperbolehkannya, sebaiknya diatur
lebih jelas di dalam dokumen pengadaan.
Balas

supian pada 22 September 2012 pukul 10:20 am

oke trims atas informasinya dan sarannya dari mas rahfan


Balas

iwan pada 18 September 2012 pukul 4:46 pm

asswrwb.slamat sore pa rahfan,salam kenal, mohon maaf sebelumnya saya ijin donlod format2
yang bapak punya..:-)..
ada beberapa hal yang ingin saya tanya. 1. apakah dalam pengadaan langsung tidak dibutuhkan
kualifikasi? bagaimana kami dapat mengetahui suatu perusahaan dalam hal kelengkapan dokumen
memenuhi syarat (misalnya jika cukup dilihat saja dokumen yang otentik, bagaimana baiknya bila
dibuatkan berita acara kualifikasi, seperti proses prakualifikasi pada umumnya). 2. saya lihat pada
permen pu no 7/prt/m/2011 pedoman tata cara pengadaan dan evaluasi penawaran pada evaluasi
teknis terdapat catatan : Peralatan dan personil yang disampaikan dalam penawaran hanya untuk 1
(satu) paket pekerjaan yang dilelangkan, apabila penawar mengikuti beberapa paket pekerjaan
maka peralatan dan personil untuk paket pekerjaan lain harus dari peralatan dan personil yang
berbeda. Nah pada penetapan pemenang lelang point 4. Dalam hal peserta mengikuti beberapa
paket pekerjaan yang dilelangkan oleh ULP dalam waktu yang bersamaan, dan dalam
penawarannya peserta mengajukan personil dan/atau peralatan yang sama, penawaran tidak dapat
digugurkan. Apabila berdasarkan hasil evaluasi semua penawarannya terendah maka akan
ditetapkan sebagai calon pemenang oleh ULP pada paket berdasarkan perhitungan kombinasi yang
menguntungkan negara. bagaimana tanggapan bapak dalam hal ini? sebelumnya terima kasih
banyak.
Balas
Alris pada 18 September 2012 pukul 7:59 pm

makasih bro. saya ikut donlod.


Balas
Beni pada 19 September 2012 pukul 4:14 pm

Ass WW. Mas Mau Nanya Kalau Dokumen pengadaan untuk pengadaan yang dibawah 10 juta apa
aja mas??Dan dokumen pengadaan langsung barang contohnya pak.Kalau bisa mohon dikirim ke
email saya hey_b3nk@yahoo.com
Balas
Rahfan Mokoginta pada 19 September 2012 pukul 11:22 pm

@Iwan
1. Pengadaan langsung pada prinsipnya menggunakan prakualifikasi, dimana Pejabat Pengadaan
sudah mengatahui terlebih dahulu (pre-knowledge) kualifikasi calon penyedia yang akan
ditugaskan. Namun proses prakualifikasinya lebih sederhana dibandingkan metoda prakualifikasi
pada pemilihan penyedia barang/jasa untuk pekerjaan komplek dan/atau pemilihan jasa
konsultansi badan usaha. Calon penyedia tidak diwajibkan mengisi form isian kualifikasi. Mengenai
hal ini silahkan baca artikel pada link berikut:
https://rahfanmokoginta.wordpress.com/2012/06/20/pengadaan-langsung/

2. Mengenai hal ini tidak perlu saya tanggapi karena sudah sangat jelas diatur dalam Permen PU
Nomor 07/PRT/M/2011 Tentang Standar Dan Pedoman Pengadaan Pekerjaan Konstruksi Dan Jasa
Konsultansi.
Balas
Rahfan Mokoginta pada 19 September 2012 pukul 11:38 pm

@Beni
1. Pengadaan sampai dengan Rp. 10 Juta dokumennya lebih sederhana, cukup dengan Daftar
Kuantitas dan Harga serta Spesifikasi Teknis.
2. Dokumen Pengadaan Langsung Barang silahkan diunduh melalui link berikut:
https://rahfanmokoginta.wordpress.com/2012/08/01/contoh-dokumen-dan-format-pengadaanlangsung-barang/
Dokumen tersebut belum disesuaikan dengan Perpres 70/2012
Balas
iwan pada 21 September 2012 pukul 9:58 pm

1. ..:-)..hehehe..soal permen PU bukan maksudnya menanggapi tapi yang kami ingin tanyakan
karena kami mengacunya ke permen PU..dalam pelaksanaan lelang kadang panitia/pokja
mengadakan lelang lebih dari 1 paket secara bersamaan, nah dalam evaluasi teknis jelas tenaga
dan peralatan tidak boleh yang sama bila mengikuti lelang beberapa paket di panitia/pokja yang
sama, apakah boleh dalam dokumen lelang disyaratkan tenaga ahlinya harus membuat pernyataan
kerja penuh pada pekerjaan tersebut, yang artinya bila tenaga ahli tersebut terdapat di paket yang
berbeda maka salah satunya gugur? apakah pernyataan dari tenaga ahli perlu ataukah cukup
dijelaskan dalam penjelasan pekerjaan saja. Tapi dalam penetapan pemenangnya bila penawar
memasukan tenaga ahli dan peralatan yang sama dalam paket yang berbeda dan memenuhi syarat
untuk menang maka tidak boleh digugurkan. mohon pencerahan dari bapak dan baiknya
bagaimana..
2. apakah boleh dalam pengadaan langsung khususnya untuk konstruksi ditambahkan sebelum
diundang pemasukan penawaran, diundang terlebih dahulu untuk memasukan kualifikasinya dan
dibuatkan dalam berita acara apakah memenuhi atau tidak, ataukah cukup secara lisan saja tanpa
dibuatkan berita acaranya, mohon pencerahan dari bapak, sebelumnya terima kasih banyak..
Balas
@halim pada 21 September 2012 pukul 11:23 pm

mas,,,,saya ada kendala, bgman cara pembuatan kontrak pengadaan barang,,,tolong kirimkan contoh
formatnya,,terima kasih..
Balas
masnuri pada 25 September 2012 pukul 10:52 am

pak tlg dong minta format survey harga pasar .. formatnya ya pak trims
Balas
don pada 26 September 2012 pukul 6:30 pm

pak, minta tolong diemail kok pake 4shared gak bisa ya??
Balas
supian pada 26 September 2012 pukul 11:41 pm

mau tanya massesuai dengan perpes diatus bahwa apabila lelang ulang gagal maka langung
penunjukan langsung., apakah dokumen penunjukan langsung sama dengan dokumen penunjukan
langsung yg pagu diatas 200 jt? apbila tidak bagaimana prosesnya mohon pentunjuk. trima kasih
Balas
Daud Doank pada 27 September 2012 pukul 10:36 am

hatur nuhun kang, file nya


Saya coba belajar untuk pelelngan barang dan jasa
Balas
Ibni Achiruddin pada 6 Oktober 2012 pukul 6:20 pm

Ijin download bang, maksih banyak atas ilmunya


Balas
dino pada 16 Oktober 2012 pukul 12:37 am

pa saya ingin tanya untuk pembuatan jadwal pengumuman minimal berapa hari kalender?
tolong di jelaskan
Balas
dino pada 16 Oktober 2012 pukul 12:40 am

saya ingin tanya untuk pembuatan jadwal pengumuman minimal berapa hari kalender menurut
Perpres 54 ?
tolong di jelaskan
Balas
Rahfan Mokoginta pada 16 Oktober 2012 pukul 12:45 am

@Dino
Tergantung metode pengadaannya. Untuk lebih jelasnya sudah diatur dalam Pasal 59 63.

Balas
elsa pada 20 Oktober 2012 pukul 1:45 pm

apakah pada pengadaan langsung untuk pekerjaan konstruksi di perlukan konsultan perencana dan
konsultanpengawas
Balas
ardiman pada 20 Oktober 2012 pukul 6:01 pm

Bahwa pada pasal 38 Peperes 70/2012 ayat (5) : kreteria barang khusus/pekerjaan konstruksi
khusus/jasa lainnya yang bersifat khusus yg dpt dilakukan penunjukan langsung sebagaimana
dimaksud pada ayat (1) huruf b, meliputi : a. barang/jasa lainnya berdasarkan tarif resmi yg
ditetapkan pemerintah, b.dst sampai huruf h.
pertanyaan saya : apakah dapat dilaksanakan dengan PENGADAAN LANGSUNG apabila bernilai
paling tinggi 200jt ataukah tetap harus melalui PENUNJUKAN LANGSUNG terima kasih..
Balas
Rahfan Mokoginta pada 21 Oktober 2012 pukul 10:36 pm

@ Elsa
Untuk pekerjaan Konstruksi diperlukan perhitungan biaya dan gambar kerja oleh tenaga yang ahli
dalam perencanaan konstruksi. Perhitungan biaya dan gambar kerja inilah yang nantinya
merupakan dasar pelaksanaan pekerjaan. Untuk mengawasi pelaksanaan pekerjaan tersebut
diperlukan tenaga yang ahli dalam bidang pengawasan. Pengadaan jasa konsultansi perencanaan
maupun pengawasan tersebut dapat dilakukan melalui swakelola maupun Penyedia.
@ Ardiman
Jika suatu pengadaan memenuhi persyaratan untuk Penunjukan Langsung (Pasal 38 dan 44) dan
juga memenuhi persyaratan untuk Pengadaan Langsung (Pasal 39 dan 45) maka dipilih metode
pengadaan mana yang lebih efisien dan efektif. Jika menggunakan metode Pengadaan Langsung
maka harus dilakukan oleh 1 orang Pejabat Pengadaan sedangkan jika menggunakan meode
Penunjukan Langsung maka harus dilakukan oleh Pokja ULP/Panitia Pengadaan Barang/Jasa.
Balas
henderi_ajja@yahoo.com pada 2 November 2012 pukul 10:14 am

terima kasih atas dokumennya.


pak saya binggung cara membuat kontrak tentang psikotes..
mohon solusinya pak di tunggu terima kasih pak.
Balas
arya pada 8 November 2012 pukul 8:41 am

terima kasih pak rahfan


dokumen evaluasinya sangat membantu
kalo pekerjaan pengadaan paket meeting pakai SPK juga ya pak? bisa minta contohnya pak? terima
kasih
Balas
muchsin pada 17 November 2012 pukul 11:57 am

pertanyaan pak :
tentang proses pada Proses Pengadaan Langsung dilakukan sebagai berikut:
1. Pejabat Pengadaan mencari informasi terkait Pekerjaan Konstruksi dan harga melalui media
elektronik maupun non-elektronik;
2. Pejabat Pengadaan membandingkan harga dan kualitas paling sedikit dari 2 (dua) sumber
informasi yang berbeda;
apakah kita selaku pejabat pengadaan boleh / cukup mengunakan pembanding dari lampiran survei
harga yang dibuat oleh PPK dalam menetapkan HPS, karena kendala keterbatasan sumber untuk
mendapatkan survei harga pasar/pembanding lainnyakarena tentunya PPK kan dalam membuat
HPS sudah melakukan survey pasar juga..
Balas
Rahfan Mokoginta pada 19 November 2012 pukul 7:12 am

@Muchsin
Salah satu Sumber Informasi bisa dari sumber informasi yang digunakan oleh PPK dalam
menyusun HPS, tetapi tetap harus dilakukan survey kepada sumber tersebut (bukan data dari PPK
yang digunakan).
Balas
Rean Yan Gumilang pada 20 November 2012 pukul 9:38 pm

Pak Mau tanya nih punya contoh pembuatan kontrak Jasa Konsultasi Seleksi Sederhana yg uda
jadi g ???? harap dimaklumi saya masih baru..masih banyak belajar..mohon bimbingannya.
Balas
Rahfan Mokoginta pada 21 November 2012 pukul 12:01 pm

@ Rean Yan Gumilang


Kalau contoh yang sudah jadi belum saya buatkan, tapi mengacu saja di SBD sesuai Perka LKPP
Nomor 2 Tahun 2011, thx
Balas
darman pada 1 Desember 2012 pukul 8:58 am

Pa.sebelumnya terima kasih tuk share nya,tapi sangat disayangkan file nya ga bisa diunduh utk :
Contoh Dokumen Dan Format Dalam Pengadaan Langsung Pekerjaan Konstruksi.
Saya tggu balasannya tks.
Balas
hasriansyah pada 4 Desember 2012 pukul 2:35 am

tolong kirimkan sbd dokumen penunjukan lansung kendaraan roda empat pemerintah donk, trims
bantuannya
Balas
rahmad pada 14 Desember 2012 pukul 4:10 am

Terima kasih pak rahfan, mohon bantuannya contoh dokumen pengadaan barang/konstruksi dari
awal hingga pembayaran, yaitu dari dokumen pengadaan serta dokumen pembayaran yang harus
ada sesuai dgn peraturan yg berlaku, agar tidak menjadi barang haram seperti yg dikatakan BPK,
karena kami bingung bagaimana sebenarnya proses dan dokumen pengadaan yg sebenarnya harus
ada sehingga saat diperiksa semuanya lengkap dan benar,,,,, mohon bantuannya pak,. terima
kasih bapak sudah sangat membantu kami..
Balas
Rahfan Mokoginta pada 8 Januari 2013 pukul 11:08 am

@ Darman
Kalau kesulitan mengunduh, kirimkan saja email permintaan contoh format yang dimaksud ke email
saya: rahfan@pengadaan.org
Insya Allah akan segera saya kirimkan.
@ Hasriyansyah & Rahmad
Kita tunggu dulu Standar Dokumen Pengadaan yang sedang direvisi oleh LKPP. Semoga cepat
diterbitkan.
Balas
YANTO_PUSDIK _GASUM pada 12 Januari 2013 pukul 7:47 pm

IJIN DWONLOAD PAK FILENYA KAMI SANGAT BERTERIMAKASIH SMOGA TUHAN YG MEMBALAS
AMIN.
Balas
Rahfan Mokoginta pada 17 Januari 2013 pukul 12:01 pm

@ Yanto_Pusdik_Gasum
Silahkan Pak, semua file yang ada di blog diperuntukkan untuk semua orang yang membutuhkan.
Semoga bermanfaat.

Terima kasih
Balas
eriktra pada 15 Februari 2013 pukul 10:15 am

Apa aja dokumen yg harus diserahkan oleh ppk kepada ulp utk keperluan pengadaan kendaraan
roda 4?
Ada format dokumennya gak pak? Karena kami di daerah jauh kalau ke ulp kabupaten dan
kebetulan ini baru pertama kami jadi ppk. Kalau bisa dikirim via email eriktra@yahoo.com utk
contoh dokumen yg diperlukan pak. Terimakasih byk.
Balas
Rahfan Mokoginta pada 15 Februari 2013 pukul 10:31 am

@ Eriktra
Dokumen-dokumen yang harus diserahkan oleh PPK kepada Pokja ULP:
1. Spesifikasi teknis;
2. Harga Perkiraan Sendiri (HPS); dan
3. Rancangan Kontrak.
Dokumen tersebut di atas diserahkan kepada Pokja ULP dan dsaya sarankan agar dibuatkan surat
pengantarnya dari PPK.
Terima kasih
Balas
Itha Pelupessy pada 25 Februari 2013 pukul 8:22 am

Selamat Pagi Pa Rahfan (1) berdasarkan Pasal 16 Ayat (3) : Pengadaan Langsung dilaksanakan
oleh 1 (satu) orang Pejabat Pengadaan, saya bingung pakpernah saya lihat ada SPK (pengadaan
Langsung) dengan nilai 165.000.000, jumlah panitia 3 orang. tolong penjelasannya. (2) Tolong
dikirimin contoh/format Dokumen Pengadaan Langsung dan Contoh SPK berdasarkan Perpres
Nomor 70 Tahun 2012. Terima Kasih
Balas
sahala pada 28 Februari 2013 pukul 8:54 pm

pak tlg dong di email ke saya juga contoh kontrak, Sarumpaet.sahala@yahoo.co.id, terimakasih
sebelumnya
Balas
pak tolong kiriman spk n dokumen pengadaan kontruksi n konsultansi, makasih , salam kenal pada 6 Maret
2013 pukul 12:30 am

pak tlg kiriman kontrak dan dokumen pengadaan kontruksi n konsultansi, makasih, n salam kenal

Balas
Rahfan Mokoginta pada 7 Maret 2013 pukul 1:53 pm

@ Itha Pelupessy
Pengadaan langsung adalah kewenangannya Pejabat Pengadaan berdasarkan Perpres 70/2012
Pasal 1 angka 9, Pasal 16 ayat(3), Pasal 17 ayat ayat (2) 2;h;1).
@ All
Maaf contoh format baru sebatas yang saya share di blog ini
Balas
Ping-balik: Download Contoh Format RUP, KAK, Survey HPS dan Spesifikasi, SP, SPK, RAB dan Mou
Swakelola, SPPBJ, dll | ULP

Lutfi pada 27 Mei 2013 pukul 12:55 pm

apakah format ini bisa dipakai saat ini pak? atau sudah sesuai dengan Perpres Nomor 70 Tahun
2012?
terimakasih pak
Balas
agus pada 28 Mei 2013 pukul 10:25 am

Pengadaan Langsung berarti PRAKUALIFIKASI ya pak?


berarti sebelum undangan pemasukan dokumen penawaran berarti ada proses evaluasi kualifikasi?
makasih
Balas
ma'mun, S.hut pada 10 Juni 2013 pukul 3:27 pm

mohon informasi. untuk pengadaan barang contohnya bibit apakah ada Retensi nya ???? dan
kalau ada berapa persen dari nilai kontrak
Balas
Rahfan Mokoginta pada 20 Juni 2013 pukul 9:42 am

@ Lutfi
Format di atas belum disesuaikan lagi dengan Perpres 70/2012, jadi jika akan digunakan silahkan
dilakukan penyesuaian_penyesuaian.
@ Agus
Prakualifikasi untuk Pengadaan Langsung hanya untuk Pekerjaan Konstruksi dan Jasa Konsultansi
(Pasal 56 ayat 4a). Khusus untuk Jasa Konsultnasi Prakualifikasi pada Pengadaan Langsung hanya
yang berbentuk Badan Usaha, untuk Perorangan menggunakan metode Pascakualifikasi.

Pengadaan Barang/Jasa Lainnya Penyedia tidak diwajibkan untuk menyampaikan formulir isian
kualifikasi, apabila menurut pertimbangan Pejabat Pengadaan, Penyedia dimaksud memiliki
kompetensi atau untuk Pengadaan Langsung yang menggunakan tanda bukti perjanjian berupa
bukti pembelian/kuitansi (Perka LKPP Nomor 14/2012).
@ Mamun, S.Hut.
Pengadaan Bibit membutuhkan Pemeliharaan oleh karena itu diperlukan adanya Jaminan
Pemeliharaan atau Retensi yang besarnya 5% dari Nilai Kontrak (Pasal 71). Retensi diberlakukan
jika masa pemeliharaan masih dalam satu tahun anggaran yang sama, jika akan melewati tahun
anggaran maka digunakan Jaminan Pemeliharaan.
Balas
Achmadi N, ST pada 16 Agustus 2013 pukul 3:02 am

Assalamualaikum, Pak Rahfan,,,,kalo bleh sy mintah kesediaan bapak memberikan contoh format
evaluasi pengadaan jasa konsultansi (format exel) sesuai Perpres No. 70 yg disesuaikan sistem
pengadaannya baik pengadaan langsung atau penunjukan langsung di email sy,,,,ats kesediaannya
diucapkan terima kasih
Balas
Rahfan Mokoginta pada 2 September 2013 pukul 1:39 pm

wass.Wr.Wb.
Mohon maaf, contoh format baru sebatas yang saya share di blog ini. Terima kasih
Balas
Benjo pada 7 September 2013 pukul 12:11 pm

Sungguh sangat luar biasa. Anda begitu banyak membantu kami dalam belajar maupun
menyelesaikan pekerjaan. Semoga apa yang Anda lakukan ini dicatat sebagai amal kebaikan dan
terus mendapat ganjaran dari Allah SWT. dan mendapat balasan yang lebih baik entah dalam
bentuk apapun.
Balas
arpolucky pada 9 September 2013 pukul 4:38 pm

mohon dikirimkan format survey HPS dan Spesifikasi, RAB dan MoU Swakelola ke alamat
arpolucky@yahoo.com terimakasih.
Balas
iman gaho pada 13 September 2013 pukul 6:50 pm

Mohon penjelasan pak Rahfan.


Untuk pengadaan pekerjaan konstruksi Rp. 200 jt, apakah dengan pascakualifikasi? apakah

mengundang 3 (tiga) peserta?


LAMPIRAN PERKA LKPP NO 14_2012 TENTANG PETUNJUK TENIS PERPRES 70 Bab III.B.11.c.b).
(8) : dalam hal negosiasi harga tidak menghasilkan kesepakatan, Pengadaan Langsung dinyatakan
gagal dan dilakukan Pengadaan Langsung ulang dengan mengundang Penyedia lain; Apakah ini
berarti hanya 1 penyedia yang diundang?
Terima kasih.
Balas
Rahfan Mokoginta pada 17 September 2013 pukul 11:06 am

@ Benjo
Amin, terima kasih.
@ Aprolucky
Silahkan di unduh Pak, sudah ada di blog ini.
@ Iman Gaho
Pengadaan Langsung Pekerjaan Konstruksi menggunakan metode Prakualifikasi (Pasal 56 ayat (4)
huruf d). Pengadaan Langsung prosesnya mengundang 1 (satu) Penyedia saja, jika tidak memenuhi
syarat maka dinyatakan gagal dan mengundang Penyedia yang lain.
Balas
Humairah pada 21 September 2013 pukul 2:38 pm

Assalamuallaikum.., Pak Rahfan ada contoh surat kontrak kerja konstruksi yg lengkap dengan
pasal-pasalnya APBD 2012/2013 untk Wilayah kotamobagu/Manado dan APBN 2012/2013 SULUT
ato daerah lainnya? soalnya ada dapa tugas kuliah Hukum Pranata Pembangunan cari kontrak kerja
APBD dan APBN 2012-2013..pe susah ley mo cari..Mohon bantuannya..kalo ada mohon
kesediannya untuk di email ke humairahsyams@ymail.com. ditunggu balasannya..terima
kasih.sukses teruss neh Pak.. Wassalam.
Balas
Rahfan Mokoginta pada 25 September 2013 pukul 9:15 am

@ Humairah
Ass. Wr. Wb.
Yth. Ibu Humairah
Sehubungan dengan Kontrak yang saudara mintakan, berikut beberapa hal yang ingin saya
sampaikan:
1. Untuk mendapatkan Dokumen Kontrak Pemerintah (APBD maupun APBN) harus melalui
mekanisme sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 Tentang
Keterbukaan Informasi Publik;
2. Yang bisa didapatkan sekarang hanyalah Contoh Format Kontrak (sudah ada d blog saya).
Terima kasih
Balas

Elly Lesnusa pada 27 September 2013 pukul 9:25 am

Tks Pa Dahlan, Ilmunya sangat bermanfaat bagi kami sebagai orang awam dalam proses lelang
maupun penunjukan langsung,
Balas
Rahfan Mokoginta pada 1 Oktober 2013 pukul 9:22 am

@ Elly Lesnusa
Terima kasih kembali Pak Elly. Maaf nama saya bukan Dahlan
Balas
lisa pada 4 Oktober 2013 pukul 10:16 am

mas, mau tanya. bagaimana pengadaan barang rutin untuk kebutuhan tiap unit di rs? contoh
pengadaan reagen untuk uni laboratorium dan rontgen, atau pengadaan belanja makan pasien di
unit gizi? mohon bantuan contoh dokumen dan alurnya. trims
Balas
Rahfan Mokoginta pada 22 Oktober 2013 pukul 3:50 pm

@ Lisa
Silahkan merujuk pada Peraturan Kepala LKPP Nomor 14 Tahun 2012. Semua tata cara dan
prosedur Pengadaan telah diatur dalam Perka tersebut.
Balas
agus salim pada 29 November 2013 pukul 7:26 pm

Mas rafan, tolong pencerahannya, tolong dikirimkan format SPK mini untuk pengadaan yang
nilainya di bawah 20 juta, terimakasih sebelumnya
Balas
agus salim pada 29 November 2013 pukul 7:31 pm

Terima kasih banyak mas atas bantuannya..


Balas
Rahfan Mokoginta pada 2 Desember 2013 pukul 2:07 pm

@ Agus Salim
Tanda bukti perjanjian dalam Perpres Nomor 70 Tahun 2012 Pasal 55 tidak mengenal istilah SPK
Mini. Pengadaan dengan nilai sampai dengan Rp. 50 juta menggunakan Kuitansi (Pasal 55 ayat 3).

Balas
Putra junrafico pada 25 Desember 2013 pukul 2:40 pm

Selamat siang bapak yth,


Saya Putra junrafico dari Kab.Aceh Tengah Prov Aceh bpk
Mohon bantuan bapak untuk mengirimkan format Evaluasi penawaran sistim nilai (ambang batas)
untuk pekerjaan kontruksi. demikian atas bantuan bapak diucapkan terima kasih. salam
Balas
Rahfan Mokoginta pada 31 Desember 2013 pukul 11:48 am

@ Putra Junrafico
Maaf Pak format yang diminta belum tersedia.
Balas
andy pada 2 Januari 2014 pukul 4:42 pm

thanks infonya min.. btw mau numpang info agan admin..


bagi yang memerlukan Jasa Pembuatan Dokumen
Tender/Lelang Proyek Konstruksi/Pengadaan Barang
berkualitas dan spesifik sesuai standar yang
diberikan, dapat mengunjungi :
http://dokumentender.blogspot.com/
trims min..
Balas
hardani pada 5 Maret 2014 pukul 3:40 pm

bagaimana mekanisme untuk belanja barang dengan harga <50 Juta,,,apakah masih tergolong
pengadaan langsung atau belanja langsung,,, sekalian pak minta format excel belanja
langsungnya.
Balas
Rahfan Mokoginta pada 12 Maret 2014 pukul 2:54 pm

@ Hardani
Pengadaan Langsung selama memenuhi ketentuan di Perpres 70/2012 Pasal 39 ayat (1).
Formatnya silahkan diunduh di blog ini
Balas

arpiati pada 18 Maret 2014 pukul 10:54 pm

bisa mnta contoh sk penunjukan pejabat pengadaan barang dan jasa..makasih sebelumx
Balas
Rahfan Mokoginta pada 21 Maret 2014 pukul 9:41 am

@ Arpiati
Semua contoh Format SK Penetapan Pengelola Pengadaan Barang/Jasa silahkan diunduh melalui
tautan berikut:
https://rahfanmokoginta.wordpress.com/2012/12/27/contoh-format-sk-dalam-organisasipengadaan-barangjasa-pemerintah/
Terima kasih
Balas
Ping-balik: Format Berita Acara Serah Terima Barang Inventaris | Berita Terbaru Dari .Com

Novy pada 11 Juni 2014 pukul 8:25 am

Yth pak rahfan


untuk pengadaan konstruksi di bawah 50 juta apakah bisa menggunakan nota pesanan pekerjaan?
di tempat sya, diarahkan seperti itu.apabila pekrjaan tersebut akan di CCO tahapan apa yang harus
dilengkapi?untuk perencanaan dan pengawasan di bawah 5 juta apakah bisa menggunakan nota
pesanan pekerjaan juga pak?nota pesanan menggunakan format seperti SPK hanya diubah menjadi
Nota Pesanan Pekrjaan.mohon petunjuknya
Balas
Rahfan Mokoginta pada 11 Juni 2014 pukul 1:46 pm

@ Novy
1. Pada Pekerjaan Konstruksi yang bernilai sampai dengan Rp. 50 juta dapat menggunakan Kuitansi
(Perka LKPP Nomor 14 Tahun 2012 Bab III Bagian B; 11; c).
2. Mengenai CCO (contract change order) silahkan merujuk pada ketentuan di Perpres 70/2012
Pasal 87 dan Perka LKPP Nomor 14 Tahun 2012 Bab III Bagian C; 2; g.
3. Pekerjaan Jasa Konsultansi yang bernilai sampai dengan Rp. 50 dapat menggunakan SPK (Perka
LKPP Nomor 14 Tahun 2012 Bab IV Bagian B; 6).
Balas
utha pada 13 Juli 2014 pukul 4:18 am

ASS PAK RAHFAN SY MAU nanya pak apakah kontrak konsultan yang lebih dari satu mengerjakan
beberapa kegiatan konsultan dalam artian hanya satu perusahaan saja dan dalam satu waktu
kontrak dengan tenaga ahli yang sama dapat dijadikan acuan untuk temuan BPK pak

Balas
Rahfan Mokoginta pada 14 Juli 2014 pukul 8:49 am

@ Utha
Wass.Wr.Wb.
Seorang Tenaga Ahli diberikan gaji menurut jumlah satuan waktu tertentu (Bulan, Minggu, Hari atau
jam):
SBOB (Satuan Biaya Orang Bulan)
SBOM (Satuan Biaya Orang Mingg)
SBOH (Satuan Biaya Orang Hari)
SBOJ (Satuan Biaya Orang Jam)
Dengan demikian, dalam kurun waktu tertentu seorang tenaga ahli hanya bisa melaksanakan
pekerjaan pada 1 (satu) paket pekerjaan saja karena telah diberikan gaji sesuai dengan jumlah
satuan waktu tertentu berdasarkan Kontrak.
Terima kasih
Balas
ichvan pada 12 Agustus 2014 pukul 3:24 pm

Assalamualaikum pak Rahfan..


tahun ini kebetulan tempat kami menjadi sebagai pelaksana pertemuan tingkat internasional
(membawa nama Indonesia di forum internasional) dengan alokasi dana Rp. 510juta dari panitia
internasional mensyaratkan akomodasi (hotel) yang sudah pernah melaksanakan pertemuan
tersebut. setelah kami diskusi dengan ULP. menurut mereka (ULP) bisa dilaksanakan dengan cara
penunjukan langsung kepada hotel yang dimaksud.
pertanyaan saya; bagaimana pendapat Bapak mengenai hal ini? kalau memang bisa dilaksanakan
dengan cara penunjukan langsung, bagaimana bentuk dokumennya? terima kasih atas jawabannya
wasalamualaikum wr. wb.
Balas
Rahfan Mokoginta pada 12 Agustus 2014 pukul 7:35 pm

@ Ichvan
Berdasarkan ketentuan dalam Perpres 70 Tahun 2012 Pasal 38 ayat (5) huruf f, Penunjukan
Langsung dapat dilakukan jika sewa penginapan/hotel/ruang rapat tarifnya terbuka dan dapat
diakses oleh masyarakat.
dengan demikian jika memang memenuhi ketentuan yang diatur dalam Pasal tersebut maka Pokja
ULP dapat melakukan Penunjukan Langsung.
Terima kasih
Balas
Eddie Blb pada 27 Agustus 2014 pukul 2:39 pm

mas kalau asuransi kita pakai spk atau mou nilai dibawah 2 rts jt
Balas
Rahfan Mokoginta pada 27 Agustus 2014 pukul 9:46 pm

@ Eddie BLB
Pengadaan Asuransi dengan nilai maksimal Rp. 200 juta, pemilihan Penyedianya dapat
menggunakan metode Pengadaan Langsung dengan SPK (Perpres 70/2012 Pasal 39 ayat 1 dan
Pasal 55).
Balas
samsi pada 13 Oktober 2014 pukul 5:31 pm

ass.. slam sejahtera ..maaf pak saya mau minta format dokumen sederhana untuk pekerjaan jasa
konsultasi dengan anggaran Rp. 50jt..trimk
Balas
Rahfan Mokoginta pada 20 Oktober 2014 pukul 8:52 am

@ Samsi
Pertanyaan:
ass.. slam sejahtera ..maaf pak saya mau minta format dokumen sederhana untuk pekerjaan jasa
konsultasi dengan anggaran Rp. 50jt..trimk
Jawaban:
Proses pengadaan jasa Konsultansi dengan anggaran sampai dengan Rp, 50 Juta silahkan
mengacu pada ketentuan yang diatur dalam Perka LKPP No or 14 Tahun 2012 Bab IV Bagian B; 6.
Dokumennya silahkan menggunakan Dokumen Pengadaan langsung Jasa Konsultansi berdasarkan
Perka LKPP Nomor 15 Tahun 2012. Cobntoh SPK-nya sudah ada di blog ini.
Terima kasih
Balas
dimas alan faza pada 27 November 2014 pukul 1:41 pm

pak tlg dong di email ke saya juga contoh kontrak pengadaan dan perencaan konstruksi ,
dimasalanfaza@yahoo.com , terimakasih sebelumnya
Balas
Rahfan Mokoginta pada 3 Desember 2014 pukul 10:36 am

@ Dimas Alan Faza


Semua contoh format Kontrak baik yang menggunakan SPK maupun Aurat Perintah kerja sudah
saya unggah di blog ini, silahkan diunduh.

Terima kasih
Balas

View Full Site


Blog di WordPress.com.

Now Available! Download WordPress for Android

Anda mungkin juga menyukai