Anda di halaman 1dari 10

PRAKTIKUM PEMBUATAN SAMBUNGAN PLAT

(Roll, Sambungan Lipat, Sambungan Patri, Sambungan


Rivet, Sambungan Paku Keling)
LAPORAN
UNTUK MEMENUHI TUGAS MATAKULIAH
PRAKTIKUM WORKSHOP UTILITAS BANGUNAN
Yang dibina oleh Bapak Mujiono

Oleh
KELOMPOK 5
Bayu Ariani
Deva Lathiful G.
Ifdina Aulia
Noviani Aditya
Tommi Tri W.

130521606184
130521606157
130521612647
130521606161
130521606179

UNIVERSITAS NEGERI MALANG


FAKULTAS TEKNIK
JURUSAN TEKNIK SIPIL
PROGRAM STUDI PENDIDIKAN TEKNIK BANGUNAN
November 2015
PRAKTIKUM PEMBUATAN SAMBUNGAN PLAT
(Roll, Sambungan Lipat, Sambungan Patri, Sambungan
Rivet, Sambungan Paku Keling)
A PENDAHULUAN
Plat aluminium adalah bahan logam berbentuk lembaran
ringan yang kuat, plat aluminium memiliki sifat yang tahan
terhadap segala cuaca, tidak mudah terbakar, tahan terhadap

karat, mudah dibentuk dan memancarkan estetika yang enak


dipandang.
Plat aluminium menjadi material pilihan dibanyak bidang
industri. Hal ini disebabkan banyaknya keunggulan dari plat
aluminium. Tidak hanya seperti yang telah disebutkan, yang
menjadi bahan pertimbangan yang sangat kuat dalam memilih
material plat aluminium adalah harga bahan yang sangat
terjangkau dibandingkan dengan stainless Steel.
Seperti halnya material lainnya, plat aluminium tidak hanya
memiliki keungguluan tetapi juga memiliki kelemahan seperti
tidak tahan terhadap bahan-bahan alkalis seperti sabun atau
soda dan juga tidak tahan asam.
Untuk penggunaannya, plat aluminium tidak bisa digunakan
dalam bentuk lembaran. Jadi yang sering diterapkan pada plat
adalah

memotong,

Penyambungan

plat

membentuk,
terdiri

dari

dan

menyambung.

beberapa

jenis

seperti

sambungan lipat, sambungan patri, sambungan menggunakan


paku keling, dang sambungan menggunakan rivet.
Oleh sebab itu penyusunan laporan ini bertujuan untuk
memperluas pengetahuan siswa mengenai bagaimana cara
menyambung

plat

aluminium

menurut

macam-macam

sambungan.
B TUJUAN
Laporan ini disusun dengan beberapa tujuan sebagai berikut:
1 Menambah dan memperluas pemahaman mahasiswa
terhadap pemipaan terutama membuat sambungan pada
plat aluminium
2 Mengetahui bagaimana proses penyambungan plat dengan
berbagai macam jenis sambungan.
3 Meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam membuat
sambungan pada plat.
A. DESKRIPSI

Sambungan pada plat terdiri dari beberapa macam jenis


sambungan.
Sambungan lipat: sambungan dengan cara melipat dua

plat yang akan disambung.


Sambungan patri: sambungan dengan cara melelehkan

timah yang difungsikan sebagai perekat plat.


Sambungan paku keling: sambungan yang menggunakan

paku keling sebagai pengunci.


Sambungan rivet: sambungan yang menggunakan rivet
dengan memasukkan rivet kedalam rivet gun yang
kemudian mengunci kedua plat.

B. ALAT dan BAHAN


Alat
1. Gunting Plat (Gunting lurus)
2. Penggaris siku
3. Penggores
4. Palu plat
5. Bor
6. Palu besi
7. Rivet Gun
Bahan:
1.
2.
3.
4.
5.

Plat Aluminium
Paku Keling
Rivet
Timah
HCl

C. PROSEDUR PRAKTIKUM
a) Keselamatan Kerja
1. Menggunakan pakaian praktek saat sedang melakukan
praktek membuat sambungan pipa
2. Menggunakan alat sesuai dengan

prosedur

cara

penggunaannya.
3. Latakkan alat-alat kerja pada tempat yang sesuai agar
tidak terjadi kecelakaan kerja.
4. Selalu memperhatikan keselamatan, kesehatan, dan
keamanan (K3) dalam melakukan suatu pekerjaan.
b) Langkah Kerja

1. Siapkan alat dan bahan yang akan digunakan


2. Ukur plat aluminium sesuai dengan gambar kerja
3. Potong plat aluminium yang telah diukur, terdapat lima
potongan plat aluminium. (palt A, plat B, plat C, plat D,
plat E)
4. Pastikan ukuran yang terdapat pada plat aluminium
sudah benar
5. Rapikan plat dengan palu plastik
6. Pekerjaan Plat A.
Lipat dua bagian sisi dengan ukuran sesuai gambar

kerja.
Lipat menggunakan palu plastik agar plat aluminium

tidah cacat.
7. Pekerjaan Plat B
Lipat satu bagian, sesuaikan dengan plat aluminium

pertama.
Kaitkan aluminium pertama dan kedua, kemudian
rapatkan sambungan menggunakan palu plastik.

Rapikan sambungan.
Pada bagian sisi lain dari plat kedua oleskan HCl pada
ukuran yang telah ditentukan. Karena pada bagian

tersebut akan menggunakan sambungan patri.


8. Pekerjaan Plat C
Oleskan HCl pada satu sisi untuk disambung dengan

plat kedua.
Lubangi sisi kedua dari plat ketiga menggunakan bor
listrik sesuai ukuran yang telah ditentukan. Pada

bagian ini akan disambung menggunakanpaku keling.


9. Pekerjaan Plat D
Lubangi di semua sisi seperti yang dilakukan pada
plat ketiga. Karna pada sisi kedua akan menggunakan

sambungan rivet.
Sambung plat C dan plat D

keling.
Pasang paku keling pada setiap lubang sambungan.
Pukul paku keling menggunakan palu besi secara

10.

perlahan agar plat tidak cacat.


Pekerjaan Plat E

menggunakan paku

Lubangi pada satu sisi seperti yang dilakukan C.


Buat roll pada sisi kedua plat E sebagai penutup

sambungan.
Sambungkan plat D dan E menggunakan rivet.
Masukkan rivet kedalam rivet gun. Tarik pelatuk pada

11.
12.
13.

rivet gun kemudian kedua plat akan tersambung.


Panaskan solder untuk menyambung plat B dan C.
Lelehkan timah sebagai perekat kedua plat.
Oleskan timah pada plat yang akan disambung

secara merata.
14. Bersihkan solder dari bekas timah. Tekan solder pada
sambungan

patri

agar

sambungan

dapat

melekat

dengan sempurna.
15. Sambungan patri dikerjakan paling terakhir karena
mencegah agar sambungan tidak lepas.
D. HASIL dan KESIMPULAN
a) Gambar Kerja

Gambar 1.1 gambar kerja sambungan lipat


Sumber : dokumen pribadi (Autocad)

Ga
mbar 1.2 Gambar kerja sambungan lipat tampak atas
Sumber : dokumen pribadi (Autocad)

b) Hasil pekerjaan

Gambar 1.3 hasil praktikum sambungan lipat


Sumber : dokumen pribadi (foto)

Gambar 1.4 hasil praktikum sambungan patri


Gambar 1.5 hasil praktikum
sambungan Rivet
Sumber : dokumen pribadi (foto)
Sumber : dokumen pribadi
(foto)

Gambar 1.6 hasil praktikum sambungan Keling


praktikum Roll
Sumber : dokumen pribadi (foto)
pribadi (foto)

Gambar 1.7 hasil


Sumber : dokumen

Gambar 1.6 hasil praktikum Sambungan Plat


Sumber : dokumen pribadi (foto)

c) Kesimpulan
Plat aluminium adalah bahan logam berbentuk lembaran
ringan yang kuat. Plat aluminium tidak bisa digunakan dalam
bentuk lembaran. Jadi yang sering diterapkan pada plat adalah
memotong, membentuk, dan menyambung. Penyambungan plat
terdiri dari beberapa jenis seperti sambungan lipat, sambungan

patri, sambungan menggunakan paku keling, dang sambungan


menggunakan rivet.

Sambungan lipat: sambungan dengan cara melipat dua

plat yang akan disambung.


Sambungan patri: sambungan dengan cara melelehkan

timah yang difungsikan sebagai perekat plat.


Sambungan paku keling: sambungan yang menggunakan

paku keling sebagai pengunci.


Sambungan rivet: sambungan yang menggunakan rivet
dengan memasukkan rivet kedalam rivet gun yang
kemudian mengunci kedua plat.

LAMPIRAN
a. Alat dan Bahan

Penggores

Penggaris siku

Palu plat

Bor
b. Praktikum

Gunting Plat

Rivet Gun

Palu besi

Memotong plat aluminium

Membuat Sambungan Lipat

Membuat Roll

Mengebor plat samb. Paku


Keling

Sambungan Rivet