Anda di halaman 1dari 19

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

Sekolah
Mata pelajaran
Kelas/Semester
Materi Pokok
Alokasi Waktu

: SMA Negeri 1 Kayen


: Fisika
: X /Semester 1
: Besaran dan Satuan
: 6 x 45 menit

A. Kompetensi Inti (KI)


KI-1

KI-2

KI-3

KI-4

Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang


dianutnya.
Menunjukkan perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab,
peduli (gotong royong, kerjasama, toleran, damai),
santun, responsif dan pro-aktif dan menunjukkan
sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai
permasalahan dalam berinteraksi secara efektif
dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam
menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam
pergaulan dunia.
Memahami, menerapkan, menganalisis pengetahuan
faktual, konseptual, prosedural berdasarkan rasa ingin
tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni,
budaya,
dan
humaniora
dengan
wawasan
kemanusiaan,
kebangsaan,
kenegaraan,
dan
peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian,
serta menerap-kan pengetahuan prosedural pada
bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan
minatnya untuk memecahkan masalah.
Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkrit
dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan
dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, dan
mampu
menggunakan
metode
sesuai
kaidah
keilmuan.

B. Kompetensi Dasar dan Indikator


Kompetensi Dasar
Indikator Pencapaian Kompetensi
3.2. Menerapkan
3.2..1. Mengenali prinsip-prinsip
prinsip-prinsip
pengukuran besaran fisis,
pengukuran besaran
ketepatan, ketelitian, dan angka
fisis, ketepatan,
penting, serta notasi ilmiah
ketelitian, dan angka
3.2..2. Menafsirkn prinsip-prinsip
penting, serta notasi
pengukuran besaran fisis,
2016, Direktorat Pembinaan SMA - Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah

ilmiah

4.2.
Menyajikan hasil
pengukuran besaran fisis
berikut ketelitiannya
dengan menggunakan
peralatan dan teknik
yang tepat serta
mengikuti kaidah angka
penting untuk suatu
penyelidikan ilmiah

ketepatan, ketelitian, dan angka


penting, serta notasi ilmiah
3.2..3. Menerapkan prinsipprinsip pengukuran besaran
fisis, ketepatan, ketelitian, dan
angka penting, serta notasi
ilmiah
4.2.1
mencontoh prinsip prinip
pengukuran besaran fisis
berikut ketelitiannya dengan
menggunakan peralatan dan
teknik yang tepat serta
mengikuti kaidah angka
penting
4.2.2
Melaksanakan percobaan
tntang pengukuran besaran
fisis berikut ketelitiannya
dengan menggunakan
peralatan dan teknik yang
tepat serta mengikuti kaidah
angka penting
4.2.3
Menyajikan hasil
percobaan tntang pengukuran
besaran fisis berikut
ketelitiannya dengan
menggunakan peralatan dan
teknik yang tepat serta
mengikuti kaidah angka
penting

C. Tujuan Pembelajaran
Pertemuan 1
Disediakan berbagai jenis alat ukur dan buku referensi, siswa diarahkan
agar dapat :
1. mengindentifikasi besaran-besaran dan alat ukur yang sering
mereka temui dalam kehidupan sehari-hari
Melalui diskusi dan kerja kelompok:
2. menentukan dan membandingkan berbagai jenis alat ukur dan
kegunaannya, berikut cara membaca hasil pengukuran berikut
ketelitiannya

2016, Direktorat Pembinaan SMA - Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah

Pertemuan 2
Disajikan sebuah sketsa masalah, siswa diarahkan agar dapat :
1. perbedaan penulisan hasil ukur pada berbagai alat ukur panjang yang
berbeda ketelitiannya

Melalui diskusi dan kerja kelompok:


2. mengolah informasi tentang angka penting menuliskan hasil pengukuran
sesuai aturan angka penting dan notasi ilmiah

D. Materi Pembelajaran
Pengukuran

E. Kegiatan Pembelajaran
Pertemuan 1
Indikator:
3.2.1 Mengenali prinsip-prinsip pengukuran besaran fisis, ketepatan,
ketelitian, dan angka penting, serta notasi ilmiah
4.2.1 mencontoh prinsip prinip pengukuran besaran fisis berikut
ketelitiannya dengan menggunakan peralatan dan teknik yang
tepat serta mengikuti kaidah angka penting
Langkah Pembelajaran :
a. Kegiatan Pendahuluan
1 Motivasi
.

2
.

Apersepsi

3
.

Tujuan
Pembelajaran

: Guru memberikan salam,


mengabsen siswa, megkondisikan
keadaan siswa
Siswa diberi pertanyaan bagaimana
mengetahui tebal kertas? Panjang
dan massa kertas ?
: Guru mempersiapkan siswa untuk
menerima pelajaran dengan
pertanyaan tentang pengukuran.
: Guru menyampaikan kompetensi
dasar materi yang harus dicapai

b. Kegiatan Inti
N

Sintaks/Tahapan

Deskripsi Kegiatan

2016, Direktorat Pembinaan SMA - Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah

o
1

Pembelajaran
Pembelajaran
Identifikasi
dan Siswa
mengindentifikasi
merumuskan masalah
besaran-besaran dan alat
ukur yang sering mereka
temui
dalam
kehidupan
sehari-hari.

Menyusun
rancangan Setelah
pembentukan
penyelesaian masalah
kelompok, siswa berdiskusi
tentang jenis alat ukur, cara
menggunakannya
dan
ketelitian alat ukur
Mengumpulkan
Melalui buku sumber,
informasi
gambar dan video
pembelajaran tentang
pengukuran siswa
mengumpulkan informasi
tentang pengukuran, dan
cara menggunakan serta
menentukan hasil
pengukuran
Mengolah informasi
Melalui Lembar Kerja yang
disediakan kelompok siswa
dapat
menentukan
dan
membandingkan
berbagai
jenis
alat
ukur
dan
kegunaannya, berikut cara
membaca hasil pengukuran
berikut ketelitiannya.
Menyelesaikan masalah Perwakilan kelompok dapat
mempresentasikan
hasil
diskusi
kelompok
dan
mendapatkan
penguatan
dari
guru
tentang
pengukuran.

c. Kegiatan Penutup
1. Guru berasama siswa menarik kesimpulan tentang
materi yang telah dipelajari
2. Guru memberikan tugas rumah
3. Guru menutup pelajaran.
Pertemuan 2
Indikator :
3.2..2. Menafsirkn prinsip-prinsip pengukuran besaran fisis,
ketepatan, ketelitian, dan angka penting, serta notasi ilmiah
2016, Direktorat Pembinaan SMA - Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah

4.2.2 Melaksanakan percobaan tntang pengukuran besaran fisis


berikut ketelitiannya dengan menggunakan peralatan dan teknik
yang tepat serta mengikuti kaidah angka penting
Langkah Pembelajaran :
a. Kegiatan Pendahuluan
1 Persiapan
: Guru memberikan salam,
.
mengabsen siswa, megkondisikan
keadaan siswa
2 Apersepsi
: Guru mempersiapkan siswa untuk
.
menerima pelajaran dengan
pertanyaan tentang pengukuran.
3 Tujuan
: Guru menyampaikan kompetensi
. Pembelajaran
dasar materi yang harus dicapai
b. Kegiatan Inti
No
1
1

Sintaks/Tahapan Pembelajaran
2

Deskripsi Kegiatan Pembelajaran


3
Siswa
mengindentifikasi
angkaIdentifikasi
dan
merumuskan angka hasil pengukuran dengan
masalah
berbagai alat ukur..
Siswa diberi pertanyaan mengenai
perbedaan penulisan hasil ukur
pada berbagai alat ukur panjang
yang berbeda ketelitiannya ?
Menyusun
rancangan Setelah pembentukan kelompok,
penyelesaian masalah
siswa berdiskusi tentang angka
penting dan notasi ilmiah
Mengumpulkan informasi
Melalui Lembar Kerja Siswa, buku
sumber, siswa mengumpulkan
informasi tentang angka penting
dan notasi ilmiah
Mengolah informasi
Melalui
Lembar
Kerja
yang
disediakan
kelompok
siswa
mengolah informasi tentang angka
penting dan notasi ilmiah
Menyelesaikan masalah
Perwakilan
kelompok
dapat
mempresentasikan hasil diskusi
kelompok dan menyelesaikan soalsoal aplikasi yang berkaitan dengan
angka penting dan notasi ilmiah.

c. Kegiatan Penutup
1. Guru berasama siswa menarik kesimpulan tentang
materi yang telah dipelajari
2. Guru memberikan evaluasi / penilaian harian berupa
soal uraian
2016, Direktorat Pembinaan SMA - Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah

3. Guru menutup pelajaran.


F. Teknik penilaian
Teknik dan bentuk instrumen penilaian :
Jenis
Teknik
Bentuk Instrumen
Penilaian
Sikap
Pengamatan
Lembar Pengamatan Sikap dan
Sikap
Rubrik
Pengetahu Tes Tertulis,
Uraian
an
penugasan
Ketrampila Tes Unjuk Kerja
Uji Petik Kerja dan Rubrik
n
Tindak lanjut :

Pembelajaran Remedial , untuk siswa yang memperoleh Nilai KD < KKM ;


Mengikuti
program
pembelajaran
Remedial
dengan
pengelompokkan sbb :

Bagi siswa yang memperoleh nilai 65 75, diberikan Tugas


Mandiri untuk menyelesaikan masalah / soal yang berkaitan
dengan IP yang tidak tuntas
Bagi siswa yang memperoleh nilai 55 64, diberikan
pembelajaran
dengan
tutor
sebaya
dengan
cara
menyelesaikan / membahas soal-soal uji kompetensi yang
indikatornya tidak tuntas
Bagi siswa yang memperoleh nilai >64, diberikan pembelajaran
ulang secara klasikal oleh guru mapel
Melakukan uji pemahaman ulang (ujian perbaikan) sesuai dengan
indikator/ kompetensi yang belum tuntas)
Pembelajaran Pengayaan, bagi siswa yang memperoleh Nilai KD
KKM ;
Memberikan program pembelajaran tutorial dalam pembahasan
soal-soal ujian KD bagi teman-teman dikelompok tengan yang
mengikuti pembelajaran remedial.
Mengerjakan tugas/tes dengan soal bersifat pengembangan

G. Media/alat, Bahan, dan Sumber Belajar


1. Media/alat
- LCD
- Video pembelajaran
- mikrometer sekrup

- jangka sorong
- dinamometer
- stopwatch

2. Bahan
3.
- lembar kerja siswa
4.
- kertas flap
5. - spidol
6. Sumber Belajar
7. - buku teks fisika kur 13
8. - artikel dari berbagai sumber
2016, Direktorat Pembinaan SMA - Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah

H. Lampiran-lampiran
1.
2.
3.
4.
5.

Materi Pembelajaran Pertemuan 1


Instrumen Penilaian Pertemuan 1
Materi Pembelajaran Pertemuan 2
Instrumen Penilaian Pertemuan 2
Instrumen Remidi dan Pengayaan

9.
10.
11.
12.
13.
14.
15.
16.
17.
18.
19.
20.
21.
22.
23.
24.
25.
26.
27.
28.
29.
30.
31.
32.
33.
34.
35.

Lampiran-lampiran:

1. Materi Pembelajaran Pertemuan 1


36.
37. Materi
Konsep

Besaran

Fisika

dan

Pengukuran

Besaran Fisika
38.
Besaran adalah sesuatu yang dapat diukur dan dinyatakan
dengan angka serta memiliki satuan
Berdasarkan jenis satuannya, besaran dikelompokkan menjadi dua,
yaitu:
39.
40.

a. Besaran Pokok
Besaran pokok adalah

besaran

yang

satuannya

telah

ditetapkan lebih dahulu dan tidak tersusun atas besaran lain.


2016, Direktorat Pembinaan SMA - Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah

Besaran pokok terdiri atas tujuh besaran. Tujuh besaran pokok dan
satuannya

berdasarkan

sistem

satuan

internasional

(SI)

sebagaimana yang tertera pada tabel berikut:


41. Tabel Besaran Pokok dan Satuannya
42. Besaran Pokok

58.

43. Satuan SI
45. kilogram
44. Massa
(kg)
47. meter
46. Panjang
(m)
48. Waktu
49. sekon (s)
51. ampere
50. Kuat Arus
(A)
52. Suhu
53. kelvin (K)
54. Intensitas
55. candela
Cahaya
(Cd)
57. mole
56. Jumlah Zat
(mol)
Sistem satuan internasional (SI) artinya sistem satuan yang

paling banyak digunakan di seluruh dunia, yang berlaku secara


internasional.
59.
b. Besaran Turunan
60. Besaran turunan merupakan kombinasi dari satuan-satuan
besaran pokok. Contoh besaran turunan adalah luas suatu daerah
persegi panjang. Luas sama dengan panjang dikali lebar, dimana
panjang dan lebar keduanya merupakan satuan panjang. Perhatikan
tabel besaran turunan, satuan dan dimensi di bawah ini.
61. Tabel Besaran Turunan dan Satuannya
62. Besaran Turunan
64. Gaya (F)
66. Massa Jenis (p)
68. Usaha (W)
70. Tekanan (P)
72. Percepatan
74. Luas (A)
76. Kecepatan (v)

63. Satu
an SI
65. kg.m
.s-2
67. kg.m
-3

69. kg.m
2 -2
.s
71. kg.m
-1 -2
.s
73. m.s-2
75. m2
77. m.s-1

2016, Direktorat Pembinaan SMA - Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah

79. m3

78. Volume (V)

Satuan
Satuan adalah ukuran dari suatu besaran yang digunakan untuk
mengukur. Jenis-jenis satuan yaitu:
80.
81.

a. Satuan Baku
Satuan baku adalah satuan yang telah diakui dan disepakati

pemakaiannya secara internasional tau disebut dengan satuan


internasional

(SI).

Contoh:
Sistem
1.Sistem

meter,
satuan

kilogram,

internasional
MKS

dibagi

(Meter

dan
menjadi

detik.
dua,

Kilogram

yaitu:
Sekon)

2. Sistem CGS (Centimeter Gram Second)


82.
83. Besa
ran
Poko
k

86. Mas
sa

89. Panj
ang

92. Wak
tu

95. Kuat
Arus

98. Suh

Tabel Satuan Baku


84. S
at
ua
n
M
KS
87. ki
lo
gr
a
m
(k
g)
90. m
et
er
(m
)
93. s
ek
on
(s)
96. a
m
pe
re
(A
)
99. k

85. Satua
n CGS

88. gram
(g)

91. centi
meter
(cm)

94. sekon
(s)

97. stata
mpere
(statA
)
100.

2016, Direktorat Pembinaan SMA - Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah

101.
Intensit
as
Caha
ya

104.
Jumlah
Zat

el
vi
n
(K
)
102.
cand
el
a
(C
d)
105.
kilom
ol
e
(m
ol)

elvin
(K)

103.
c
andel
a (Cd)

106.
ol

107.
b. Satuan Tidak Baku
108. Satuan tidak baku adalah satuan yang tidak diakui secara
internasional

dan

hanya

digunkan

pada

Contoh: depa, hasta, kaki, lengan, tumbak, bata dan langkah

Alat Ukur
109.
Alat Ukur adalah sesuatu yang digunakan untuk mengukur
suatu besaran. Berbagai macam alat ukur memiliki tingkat ketelitian
tertentu. Hal ini bergantung pada skala terkecil alat ukur tersebut.
Semakin kecil skala yang tertera pada alat ukur maka semakin tinggi
ketelitian alat ukur tersebut.
110.
111.
112.
113.
114.
Beberapa contoh alat ukur sesuai dengan besarannya, yaitu:
a. Alat Ukur Panjang
115.
1. Mistar (Penggaris)
116.
Mistar adalah ala ukur panjang dengan ketelitian sampai 0,1
cm atau 1 mm. Pada pembacaan skala, kedudukan mata pengamat
harus tegak lurus dengan skala mistar yang di baca.

117.
2016, Direktorat Pembinaan SMA - Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah

10

118.
119.

2. Jangka Sorong
Jangka sorong dipakai untuk mengukur suatu benda dengan

panjang yang kurang dari 1 mm. Skala terkecil atau tingkat ketelitian
pengukurannya sampai dengan 0,01 cm atau 0,1 mm. Pada umumnya,
jangka sorong digunakan untuk mengukur panjang suatu benda,
diameter bola, ebal uang logam, dan diameter bagian dalam tabung.
Jangka

sorong

memiliki

dua

skala

pembacaan,

yaitu:

a). Skala Utama/tetap, yang terdapat pada rahang tetap jangka


sorong.
b). Skala Nonius, yaitu skala yang terdapat pada rahang sorong yang
dapat bergeser/digerakan.

120.
121.
122.

3. Mikrometer Sekrup
Mikrometer sekrup merupakan alat ukur panjang dengan

ingkat ketelitian terkecil yaiu 0,01 mm atau 0,001 cm. Skala terkecil
(skala nonius) pada mikrometer sekrup terdapat pada rahang geser,
sedangkan skala utama terdapat pada rahang tetap. Mikrometer
sekrup digunakan untuk mengukur diameter benda bundar dan plat
yang sangat tipis.

123.
124.
125.

b. Alat Ukur Massa


Alat ukur yang digunakan untuk mengukur massa suatu benda

adalah neraca. Berdasarkan cara kerjanya dan keelitiannya neraca


dibedakan menjadi tiga, yaitu:
126.
1. Neraca digital, yaitu neraca yang bekerja dengan sistem
elektronik. Tingkat ketelitiannya hingga 0,001g.

2016, Direktorat Pembinaan SMA - Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah

11

127.
128.

2. Neraca O'Hauss, yaitu neraca dengan tingkat ketelitian

hingga 0.01 g.

129.
130.

3. Neraca sama lengan, yaitu neraca dengan tingkat ketelitian

mencapai 1 mg atau 0,001 g.

131.
132.
133.

c. Alat Ukur Waktu


Satuan internasional untuk waktu adalah detik atau sekon.

Satu sekon standar adalah waktu yang dibutuhkan oleh atom Cesium133 untuk bergetar sebanyak 9.192.631.770 kali.
134.
Alat yang digunakan untuk mengukur waktu, antara lain jam
matahari, jam dinding, arloji (dengan ketelitian 1 sekon), dan
stopwatch (ketelitian 0,1 sekon).
135.
136.
137.
2. Instrumen Penilaian Pertemuan 1
138.
INSTRUMEN PENILAIAN SIKAP
139.
140. Materi
: Pengukuran
141. Kelas / Semester : X. / Satu
142. Hari / Tanggal
:
143.
144.

145.
Na

146.
Disi

147.
Kerja

148.
K

149.
K

150.
T

2016, Direktorat Pembinaan SMA - Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah

151.
J

12

152.
Nilai

153.

154.

155.

156.

157.

158.

159.

160.

161.

162.

163.

164.

165.

166.

167.

168.

169.

170.

171.

172.

173.

174.

175.

176.

177.

178.

179.

180.

181.

182.

183.

184.

185.

186.

187.

188.

189.

190.

191.

192.

193.

194.

195.

196.

197.

198.

199.

200.

201.

202.

203.

204.

205.

206.

207.

208.

209.

210.

211.

212.

213.

214.

215.

216.

217.

218.

219.

220.

221.

222.

223.

224.

225.

226.

227.

228.

229.

230.

231.

232.

233.

234.

235.

236.

237.

238.

239.

240.

241.

242.

243.

244.

245.

246.

247.

248.

249.

250.

251.

252.
253.
*) Ketentuan:
1 = jika peserta didik sangat kurang konsisten memperlihatkan

perilaku yang tertera dalam indikator


2 = jika peserta didik kurang konsisten memperlihatkan perilaku

yang tertera dalam indikator, tetapi belum konsisten


3 = jika peserta didik mulai konsisten memperlihatkan perilaku yang

tertera dalam indikator


4 = jika peserta didik konsisten memperlihatkan perilaku yang

tertera dalam indikator


5 = jika peserta didik selalu konsisten memperlihatkan perilaku
yang tertera dalam indikator
254.
255.
256.
257.
258.
259.
INSTRUMEN PENILAIAN DISKUSI
260.
261.
Hasil Penilaian Diskusi
262.
Topik : ..
..
263.
Tanggal

.
2016, Direktorat Pembinaan SMA - Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah

13

264.

Jumlah Siswa : .

orang.
265.
267.
N
a
m
266.

N
o

268.

Me

269.

M 270.

Mem

nyampaikan

enangga

pertahankan

pendapat

pi

argumentasi

s
i

271. J
umla
h

272.
Nil
ai

skor

s
w
a
273. 274.

275. 276. 277.


278.
279.
280.
281.282.283.284.285.

288. 289. 290. 291. 292.


293.
294.
295.
296.297.298.299.300.
303. 304. 305. 306. 307.
308.
309.
310.
311.312.313.314.315.

286.

287.

301.

302.

316.

317.

318.
319.
Rubrik :
320.
Menyampaikan pendapat
1. Tidak sesuai masalah
2. Sesuai dengan masalah, tapi belum benar
3. Sesuai dengan masalah dan benar
321.
322.
Menanggapi pendapat
1. Langsung setuju atau menyanggah tanpa alasan
2. Setuju atau menyanggah dengan alasan yang benar tidak
sempurna
3. Setuju atau menyanggah dengan alasan yang benar
4. Setuju atau menyanggah dengan alasan yang benar

dengan

didukung referensi
323.
324.
Mempertahankan pendapat
1. Tidak dapat mempertahankan pendapat
2. Mampu Mempertahankan pendapat, alasan kurang benar
3. Mampu mempertahankan pendapat, alasan benar tidak didukung
referensi
2016, Direktorat Pembinaan SMA - Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah

14

325. Mampu mempertahankan pendapat, alasan benar didukung


referensi
326.
327. Soal Tugas Mandiri Terstruktur
328. Materi : Pengukuran
329. Kelas : X Semester 1
1.
330.
331.
332.

Sebutkan nama dan fungsi masing-masing alat ukur di atas!

2. Seorang teknisi mobil mengukur diameter gotri roda


menggunakan micrometer sekrup seperti tampak
pada gambar. Diameter gotri tersebut adalah...
333.
3. Pengukuran lebar balok ditunjukkan oleh
gambar di samping. Hasil Pengukurannya
adalah .
334.
335.
336.
337.

Kunci Jawaban :

338.

1. a. neraca pegas : untuk mengukur gaya (skor :2)

339.

b. neraca ohauss : untuk mengukur massa (skor : 2)

340.

c. stopwatch : untuk mengukur waktu (skor : 2)

341.

d. jangka sorong : untuk mengukur panjang (skor : 2)

342.

e. amperemeter : untuk mengukur kuat arus listrik (skor :2)


343.

2.10,00 mm (skor : 2)

344.

3. 6,16 cm (skor : 2)

2016, Direktorat Pembinaan SMA - Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah

15

345.

Nilai=

skor perolehan
x 100
skor maksimum

346.
347.
3. Materi Pertemuan 2
348.
349.
Notasi Ilmiah dan Angka Penting
a.
Notasi Ilmiah
350.
Untuk menyederhanakan penulisan bilangan hasil
pengukuran besaran fisika digunakan suatu cara penulisan
yang disebut notasi ilmiah. Notasi Ilmiah dituliskan sebagai
bilangan diantara 1 dan 10 dikalikan dengan bilangan 10
berpangkat. Notasi Ilmiah dapat dinyakan sebagai berikut :
351.
352.
a x 10 n
353.
354.
355.
Dengan 1<a<10 dan n = bilangan bulat
356.
Jika bilangan a lebih kecil dari satu, maka notasi
ilmiahnya dinyatakan dengan pangkat negatif.
b.
Bilangan Penting
357.
Angka penting adalah semua angka yamg diperoleh dari
pembacaan skala alat ukur.
358.
Aturanaturan angka penting :
359.
1. Semua angka bukan nol adalah angka penting
Contoh : 25,84 cm (memp. 4 angka penting)
2. Angka nol diantara dua angka bukan nol adalah angka penti
ng.
Contoh : 305,012 s ( memp. 6 angka penting)
360. 3. Angka nol disebelah kanan angka bukan nol, bukan
angkapenting, kecuali jika ada tanda seperti garis bawah.
361.
Contoh : 1260 m (memp. 4 angka penting)
362. 4. Angka nol di sebelah kiri angka bukan nol, bukan angka pen
ting. Contoh : 0,84 g (memp. 2 angka penting)
c.
Perhitungan Angka Penting
Beberapa aturan untuk menghitung angka penting, sebagai berikut
:
1. Hasil penjumlahan atau pengurangan dari angka penting hanya
boleh mengandung satu angka taksiran (bukan angka penting)
2. Hasil perkalian atau pembagian dari angka penting hanya boleh
memiliki angka penting sebanyak angka penting yang paling
sedikit diantara bilangan yang dikalikan.
3. Aturan pembulatan angka hasil perhitungan
- Angka lebih besar dari 5 dibulatkan ke atas
Contoh : 2,566 dibulatkan menjadi 2,57
- Angka lebih kecil dari 5 dibulatkan ke bawah
2016, Direktorat Pembinaan SMA - Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah

16

Contoh : 2,563 dibulatkan menjadi 5,56 5 dibulatkan ke atas


jika angka sebelumnya ganjil dan dibulatkan ke bawah
jika angka sebelumnya genap.
363.
364.
365.
366.
367.
368.
369.
4. Instrument Penilaiaan Pertemuan 2
5.
Kisi-kisi Soal
6.

IPK

12.
3.2..2. Menafsirkan
prinsip-prinsip
pengukuran besaran
fisis, ketepatan,
ketelitian, dan angka
penting, serta notasi
ilmiah
3.2..3. Menerapkan
prinsip-prinsip
pengukuran besaran
fisis, ketepatan,
ketelitian, dan angka
penting, serta notasi
ilmiah

7.
Materi
Pembelajaran

8.

13.
20.
14. Pengukuran
3.2.2.1
15.
16.
17.
18.
3.2.2.2
19. Angka
penting
dan notasi ilmiah
3.2.3.1

3.2.3.2

Indikator Soal

menyebutkan jumlah
angka penting dari
suatu
hasil
pengukuran
menyatakan
hasil
pengukuran
dalam
bentuk notasi ilmiah
menerapkan
prinsip
operasi angka penting
untuk menyelesaikan
penjumlahan
dan
pengurangan angka
penting
menerapkan
prinsip
operasi angka penting
untuk menyelesaikan
perkalian
dan
pembagian
angka
penting

63.
64.
65.
66.
67.
68.
69.

Rumusan Soal Penilaian Harian


70.

Indikator Soal

71. HOTS/LOTS
(Low Order

2016, Direktorat Pembinaan SMA - Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah

72.

17

3.2.1.
Menafsirkan prinsipprinsip pengukuran besaran
fisis, ketepatan, ketelitian, dan
angka penting, serta notasi
ilmiah
73.
74.
75.
3.2.2.
Menerapkan prinsipprinsip pengukuran besaran
fisis, ketepatan, ketelitian, dan
angka penting, serta notasi
ilmiah

Thinking Skiils)
76. LOTS (
menyatakan
jumlah angka
penting)
77.
78.
79.
80.
81.
82.
83.
84.
85.
86. HOT
87.

88.
1. Sebutkan jumlah a
berikut ini!
a. 0,005 cm
b. 20,35 gr
c. 500 ml
d. 4.080 m
2. Tuliskan notasi ilmi
ini!
a. 0,00860 mg
b. 2870 mdpl
3. Dalam suatu perco
anak mengukur ma
pertama bermassa
bermassa 185,9 gr
25,07 gr. Massa tot
adalah
4. Sebuah sekolah me
berukuran 25 m x 1
sekolah tersebut?

89.
Kunci Jawaban dan Pedoman Penilaian :
1. a. 4 AP (skor 1)
c. 1 AP (skor 1)
b. 4 AP (skor 1)
d. 3 AP (skor 1)
2. a.
b.

8,6 x 10 mg (skor 2)
3

2,9 x 10 mdpl

(skor 2)

3. 442 gr (skor 3)
4. 310 m2 (skor 4)

Nilai :

skor yang diperoleh


x 1 00
skor maksimum
5.
3. Instrument Remidial dan Pengayaan
Remidial
6. Soal tes
1. Sebutkan jumlah angka penting hasil pengukuran berikut ini!
e. 0,005 cm
a. 20,35 gr
2. Tuliskan notasi ilmiah hasil pengukuran di bawah ini!
a. 10.000 m
b. 0,0025 kg
3. Tuliskan hasil operasi angka penting berikut ini :
a. 2 cm x 17 cm =
b. 512 gr 7,8 gr =
7. Pedoman penskoran : sesuai skor pada masing-masing indicator soal
penilaian harian
2016, Direktorat Pembinaan SMA - Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah

18

8.

Pengayaan :
- Meminta siswa mengukur buku tulisnya menggunakan
penggaris dan jangka sorong, membaca hasil pengukuran,
dan mencari volumnya.

2016, Direktorat Pembinaan SMA - Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah

19

Anda mungkin juga menyukai