Anda di halaman 1dari 40

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

Sekolah
Mata pelajaran
Kelas/Semester
Materi Pokok
Alokasi Waktu

: SMA Negeri 1 Kayen


: Fisika
: X/1
: Vektor
: 12 x 45 menit

A. Kompetensi Inti (KI)


KI-1: Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya.
KI-2: Menunjukkan perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli
(gotong royong, kerjasama, toleran, damai), santun, responsif
dan pro-aktif dan menunjukkan sikap sebagai bagian dari solusi
atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif
dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan
diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia.
KI-3: Memahami, menerapkan, menganalisis pengetahuan faktual,
konseptual, prosedural berdasarkan rasa ingin tahunya tentang
ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora
dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan
peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta
menerap-kan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang
spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan
masalah.
KI 4: Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkrit dan ranah
abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya
di sekolah secara mandiri, dan mampu menggunakan metode
sesuai kaidah keilmuan.
B. Kompetensi Dasar dan Indikator Pencapaian Kompetensi

Kompetensi Dasar
3.3. Menerapkan
prinsip
penjumlahan
vektor sebidang
(misalnya
perpindahan)

Indikator Pencapaian
Kompetensi
3.3.1 Mengidentifikasi
besaran
fisika
yang
merupakan
besaran vektor
3.3.2 Menggambarkan
vektor
satuan
3.3.3 Menentukan besar vektor
satuan
3.3.4 Menguraikan vektor

3.3.5 Menjelaskan prinsip resultan


vector
3.3.6 Menggunakan
prinsip
resultan
vektor
dalam
menyelesaikan
masalah
Fisika
4.3 Merancang
4.3.1 Merancang
langkah
kerja
percobaan untuk
untuk menentukan resultan
menentukan
vektor
4.3.2 Melakukan
percobaan
resultan vektor
penentuan resultan vektor
sebidang (misalnya
perpindahan)
beserta presentasi
hasil dan makna
fisisnya

C. Tujuan Pembelajaran
Pertemuan 1
Diberikan sebuah simulasi vektor, siswa diharapkan dapat :
1. Mendefinisikan besaran vektor
2. Menggambarkan dan menentukan vektor satuan
Pertemuan 2
Disajikan sebuah demonstrasi, diharapkan siswa dapat :
1. Menguraikan sebuah vektor menjadi komponen-komponennya
Melalui kegiatan diskusi, diharapkan siswa dapat :
1. menggambarkan dan menyelesaikan penjumlahan dan pengurangan
dua vektor satuan atau lebih dan menentukan besarnya
2. menyelesaikan penjumlahan dan pengurangan dua vektor yang
diketahui besar dan arahnya (pembalikan dari penguraian vektor)
Pertemuan 3
Melalui kegiatan diskusi dan presentasi disertai demonstrasi,
diharapkan siswa dapat :
1. merancang sebuah percobaan sederhana untuk menentukan
resultan vektor
2. mempraktekkan rancangan percobaan sederhana yang telah dibuat
untuk menentukan resultan vektor
Pertemuan 4
Melalui diskusi dan latihan soal, siswa dihaapkan dapat :
1. Menggunakan prinsip resultan vektor dalam menyelesaikan
masalah Fisika

D. Materi

Pembelajaran

Vektor:

besaran vektor
vector satuan
besar vektor
Penjumlahan vektor
pengurangan vektor
vektor perpindahan
vektor kecepatan
gaya sebagai vektor

E. Kegiatan Pembelajaran
1. Pertemuan 1
Indikator Pencapaian Kompetensi :
3.3.1 Mengidentifikasi besaran fisika yang merupakan besaran vektor
3.3.2 Menggambarkan vektor satuan
3.3.3 Menentukan besar vektor satuan
Langkah Pembelajaran :

No
(1)
1.

Sintaks/Tahapan
Pembelajaran
(2)
Kegiatan pendahuluan :
Pembukaan

Persiapan peserta didik


Motivasi

Apersepsi

Deskripsi Kegiatan
Pembelajaran
(3)

Guru mengucapkan salam


Sebelum
memulai
kegiatan
pembelajaran,
guru meminta salah satu
siswa untuk memimpin
berdoa
Guru mengabsen siswa
Guru
menyampaikan
kompetensi yang ingin
dicapai
dalam
pembelajaran
Guru menanyakan kepada
siswa apakah pernahkah
mendengar kata vektor?
Mengarahkan siswa untuk
kembali mengingat materi
sebelumnya
tentang

2.

Kegiatan Inti :
a. Mengorientasi
peserta
didik pada masalah

b. Mengorganisasikan
kegiatan pembelajaran

besaran, dan meminta


anak
menyebutkan
perbedaan besaran vektor
dan besaran skalar

Guru memutarkan video


simulasi permainan catur

Guru mengarahkan siswa


untuk
memperhatikan
arah gerak biji catur

Siswa
video
guru

Guru menanyakan kemana


pemain
catur
memindahkan
biji
caturnya

Siswa
menjawab
pertanyaan guru dengan
menyebutkan
arah
perpindahan
biji
catur
dalam video

Guru
memberikan
penekanan
bahwa
perpindahan
biji
catur
tersebut adalah sebuah
vektor

Guru
menggambarkan
beberapa vektor di papan
berpetak dan meminta
siswa
menyatakan
masing-masing
vektor
tersebut dalam bentuk
vektor satuan dan mencari
panjang vektor

Siswa

c. Membimbing
Penyelidikan Individu

memperhatikan
yang diputarkan

menggambarkan

vektor
guru

d. Mengembangkan
Menyajikan Karya

e. Analisis
Proses
Masalah

Guru
meminta
siswa
membentuk
kelompok
kecil untuk mendiskusikan
permasalahan
yang
diberikan oleh guru

Siswa berkumpul
kelompok
yang
ditentukan

Guru mendorong peserta


didik
untuk
mengumpulkan informasi
yang
sesuai,
yaitu
bagaimana
menentukan
vektor
satuan
dan
bagaimana
mencari
panjang vektor satuan
Siswa mencari/membaca
buku referensi yang sesuai
dengan masalah

sesuai
telah

Guru membantu siswa


dalam
memecahkan
masalah
seperti
merencanakan
dan
menyiapkan laporan hasil
diskusi

Siswa
menyusun
hasil
diskusi
dalam
bentuk
laporan hasil diskusi
Guru
meminta
siswa
menyajikan hasil kerja
kelompoknya
Perwakilan siswa maju ke
depan
kelas
untuk
mempresentasikan
hasil
diskusi kelompoknya

3.
Kegiatan Penutup

digambar

dan

dan Evaluasi
Pemecahan

yang

Guru meminta kelompok

lain
memberikan
tanggapan atas presentasi
kelompok yang maju

Guru mengevaluasi dan


memberikan
penguatan
atas
jawaban
yang
dipresentasikan siswa

Siswa mencatat hal-hal


yang dianggap penting

Guru
memandu
siswa
untuk menarik kesimpulan
dan merefleksikan hasil
diskusi

Guru memberikan evaluasi


berupa tes dalam bentuk
soal
uraian
untuk
dikerjakan siswa secara
individu

Siswa mengerjakan soal


yang diberikan oleh guru

Guru
memberikan
motivasi kepada siswa
untuk belajar di rumah
dan
mempersiapkan
materi
untuk
pembelajaran selanjutnya

2. Pertemuan 2
Indikator Pencapaian Kompetensi :
3.3.4 Menguraikan vektor
3.3.5 Menjelaskan prinsip resultan vector
Langkah Pembelajaran :

No
(1)
1.

Sintaks/Tahapan
Pembelajaran
(2)
Kegiatan pendahuluan :
Pembukaan

Deskripsi Kegiatan
Pembelajaran
(3)

Guru mengucapkan salam


Persiapan peserta didik
Motivasi

Apersepsi

2.

Kegiatan Inti :
Menguraikan vektor
a. Mengorientasi
peserta
didik pada masalah

b. Mengorganisasikan
kegiatan pembelajaran

Sebelum
memulai
kegiatan
pembelajaran,
guru meminta salah satu
siswa untuk memimpin
berdoa
Guru mengabsen siswa
Guru
menyampaikan
kompetensi yang ingin
dicapai
dalam
pembelajaran
Guru meminta salah satu
siswa putra untuk maju ke
depan kelas dan menarik
truk
mainan
dengan
membentuk sudut (seperti
waktu
bermain
jaman
kecil)
Salah satu siswa maju
untuk
menjadi
model,
siswa yang lainnya
Guru menanyakan kepada
siswa kemana arah gaya
yang diberikan oleh teman
mereka dan perpindahan
truk (mengarahkan bahwa
gaya yang membentuk
sudut terhadap sumbu x
memiliki dua komponen
gaya, yaitu gaya pada
sumbu x dan gaya pada
sumbu y)

Mengarahkan siswa untuk


kembali mengingat materi
sebelumnya
tentang
menyatakn vektor satuan
dan besarnya

Guru
memberikan
pengantar materi tentang
trigonometri sederhana

Guru
menggambarkan
sketsa dari kegiatan yang
sudah
didemonstrasikan
oleh salah satu siswa pada
kegiatan motivasi

Siswa memperhatikan apa


yang digambarkan oleh
guru

Guru
meminta
siswa
membentuk
kelompok
kecil untuk mendiskusikan
permasalahan
yang
diberikan oleh guru

Siswa berkumpul
kelompok

Guru mendorong peserta


didik
untuk
mengumpulkan informasi
yang
sesuai,
yaitu
bagaimana menguraikan
suatu
vektor
menjadi
komponen-komponennya
Siswa mencari/membaca
buku referensi yang sesuai
dan berdiskusi tentang
masalah yang diberikan
oleh guru

c. Membimbing
Penyelidikan Individu

d. Mengembangkan
Menyajikan Karya

dan

e. Analisis
Proses
Masalah

dan Evaluasi
Pemecahan

Resultan vektor
a. Mengorientasi
peserta
didik pada masalah

sesuai

Guru membantu siswa


dalam
memecahkan
masalah
seperti
merencanakan
dan
menyiapkan laporan hasil
diskusi
Siswa menyusun laporan
hasil diskusi kelompok
Guru
meminta
siswa
menyajikan hasil kerja
kelompoknya
Siswa mempresentasikan

b. Mengorganisasikan
kegiatan pembelajaran

c. Membimbing
Penyelidikan Individu

d. Mengembangkan
Menyajikan Karya

e. Analisis
Proses
Masalah

dan

dan Evaluasi
Pemecahan

hasil diskusi kelompoknya


Guru meminta kelompok
lain
memberikan
tanggapan atas presentasi
kelompok yang maju
Siswa
memberikan
tanggapan
hasil
kerja
kelompok lain
Guru mengevaluasi dan
memberikan
penguatan
atas
jawaban
yang
dipresentasikan siswa.
Siswa mencatat hal-hal
yang bersifat penting
Guru
melanjutkan
kegiatan
pembelajaran
dengan
memberikan
permasalahan-permasalah
baru tentang :
- bagaimana
menggambarkan
dan
menyelesaikan
penjumlahan
dan
pengurangan
dua
vektor
satuan
atau
lebih dan menentukan
besarnya
- bagaimana
menyelesaikan
penjumlahan
dan
pengurangan
dua
vektor yang diketahui
besar
dan
arahnya
(pembalikan
dari
penguraian vektor)
Siswa mencatat soal yang
disampaikan guru
guru mempersilakan siswa
untuk
kembali
mendiskusikan
tentang
masalah
yang
baru
dengan kelompoknya

3.

Kegiatan Penutup

Guru mendorong peserta


didik
untuk
mengumpulkan informasi
yang
tentang
operasi
vektor (penjumlahan dan
pengurangan)
Siswa
menyelesaikan
masalah
secara
berkelompok
dengan
bantuan referensi yang
relevan
Guru membantu siswa
dalam
memecahkan
masalah
seperti
merencanakan
dan
menyiapkan laporan hasil
diskusi
Siswa menyusun laporan
hasil diskusi kelompok
Guru
meminta
siswa
menyajikan hasil kerja
kelompoknya
Salah
satu
anggota
kelompok maju ke depan
kelas
untuk
mempresentasikan
hasil
diskusi
Guru meminta kelompok
lain
memberikan
tanggapan atas presentasi
kelompok yang maju
Siswa
memberikan
tanggapan
terhadap
presentasi
siswa
yang
maju
Guru mengevaluasi dan
memberikan
penguatan
atas
jawaban
yang
dipresentasikan siswa.
Guru
memandu
siswa
untuk menarik kesimpulan

dan merefleksikan hasil


diskusi
Siswa mencatat hal-hal
yang dianggap penting
Guru memberikan evaluasi
berupa tes dalam bentuk
soal
uraian
untuk
dikerjakan siswa secara
individu
Siswa mengerjakan soal
Guru
memberikan
motivasi kepada siswa
untuk belajar di rumah
dan
memepersiapkan
materi
untuk
pembelajaran selanjutnya

3. Pertemuan 3
Indikator Pencapaian Kompetensi :
4.3.1 Merancang langkah kerja untuk menentukan resultan vektor
4.3.2 Melalukan percobaan penentuan resultan vektor
Langkah Pembelajaran :

No
(1)
1.

Sintaks/Tahapan
Pembelajaran
(2)
Kegiatan pendahuluan :
Pembukaan

Persiapan peserta didik


Apersepsi

Deskripsi Kegiatan
Pembelajaran
(3)

2.

Kegiatan Inti :
a. Mengorientasi peserta
didik pada masalah

Guru mengucapkan salam


Sebelum
memulai
kegiatan
pembelajaran,
guru meminta salah satu
siswa untuk memimpin
berdoa
Guru mengabsen siswa
Guru
menyampaikan
kompetensi yang ingin
dicapai
dalam
pembelajaran
Mengarahkan siswa untuk
kembali mengingat materi
sebelumnya
tentang
menyatakn resultan vektor
Guru

meminta

siswa

b. Mengorganisasikan
kegiatan pembelajaran

c. Membimbing
Penyelidikan Individu

d. Mengembangkan
Menyajikan Karya

dan

e. Analisis
Proses
Masalah

dan Evaluasi
Pemecahan

3.
Kegiatan Penutup

membentuk
kelompok
kecil untuk mendiskusikan
permasalahan
yang
diberikan oleh guru
Siswa menempatkan diri
sesuai kelompoknya
Guru memberikan tugas
kepada kelompok untuk
merancang
sebuah
percobaan
sederhana
untuk
menentukan
resultan vektor
Siswa
bekerja
secara
kelompok
dalam
menyusun
rancangan
percobaan
Guru memfasilitasi siswa
jika membutuhkan alat
bantu / alat peraga untuk
mendukung
percobaan
yang akan dibuat siswa
Siswa yang membutuhkan
alat laboratorium untuk
digunakan
dalam
percobaan, menghubungi
guru untuk meminjam alat
Guru
memantau
kerja
kelompok dan membantu
jika
siswa
mengalami
kesulitan
Guru membantu siswa
terkait format atau teknis
pelaporan
hasil
kerja
kelompok
Siswa menyusun laporan
diskusi berupa rancangan
percobaan beserta LKSnya
Guru meminta siswa untuk
mempresentasikan
rancangan
percobaan
yang telah dibuat dan
mendemonstrasikan

percobaan sederhananya

Guru meminta kelompok


lain untuk memberikan
tanggapan dari presentasi
kelompok yang di depan
Siswa
memberikan
tanggapan atas presentasi
yang
dilakukan
oleh
kelompok lain
Guru melakukan penilaian
unjuk kerja
Guru
memberikan
motivasi kepada siswa
untuk belajar di rumah
dan
memepersiapkan
materi
untuk
pembelajaran selanjutnya

4. Pertemuan 4
Indikator Pencapaian Kompetensi :
3.3.6 Menggunakan prinsip resultan vektor dalam menyelesaikan
masalah Fisika
Langkah Pembelajaran :

No
(1)
1

Sintaks/Tahapan
Pembelajaran
(2)
Kegiatan pendahuluan :
Persiapan siswa
Motivasi

Apersepsi

Deskripsi Kegiatan
Pembelajaran
(3)
Guru mengucapkan salam
Guru meminta salah satu
siswa
siswa
untuk
memimpin doa
Guru mengabsen siswa
Guru menampilkan video
permainan tarik tambang
Menanyakan pada siswa
kelompok
mana
yang
menang dalam permainan
video
tarik
tambang
tersebut dan meminta siswa

2.

Kegiatan Inti :
Masalah pertama
a. Mengorientasi
peserta
didik pada masalah

b. Mengorganisasikan
kegiatan pembelajaran

c. Membimbing
Penyelidikan Individu

d. Mengembangkan
Menyajikan Karya

dan

e. Analisis

dan

Evaluasi

mengira-ngira
penyebab
kelompok
tersebut
memenangkan permainan
Meminta
siswa
kembali
mengingat
materi
pada
pertemuan
sebelumnya
tentang penjumlahan dan
pengurangan vektor
Guru
menyajikan
suatu
masalah pada siswa dengan
memberikan pertanyaan :
Tiga orang balita berebutan
mainan. Dua balita menarik
mainan ke arah kanan dan
satu balita menarik mainan
ke
arah
kiri.
Jika
diasumsikan
gaya
yang
diberikan
setiap
balita
adalah sama, yaitu 2 N,
berapa resultan gaya yang
dikerjakan
pada mainan
tersebut dan ke arah mana
mainan akan bergerak?
Siswa menulis soal yang
diberikan oleh guru
Guru meminta siswa untuk
membentuk kelompok kecil
untuk membahas masalah
Siswa berkumpul sesuai
kelompoknya
Guru mengarahkan siswa
untuk
melakukan
kajian
teori yang relevan dengan
masalah
Siswa
menyelesaikan
masalah
yang
diberikan
oleh guru dengan bantuan
referensi dari buku yang
relevan
Guru
membantu
siswa

Proses
Masalah

Pemecahan

Masalah 2:
a. Mengorientasi
peserta
didik pada masalah

b. Mengorganisasikan
kegiatan pembelajaran

dalam
memecahkan
masalah
seperti
merencanakan
dan
menyiapkan laporan hasil
diskusi
Siswa menyusun laporan
hasil diskusi
Guru
meminta
siswa
menyajikan
hasil
kerja
kelompoknya
Salah satu siswa maju ke
depan
untuk
mempresentasikan
hasil
diskusi kelompoknya
Guru meminta kelompok
lain untuk menanggapi
Guru mengevaluasi hasil
kerja kelompok

c. Membimbing
Penyelidikan Individu

d. Mengembangkan
Menyajikan Karya

dan

Untuk
meningkatkan
kemampuan analisis siswa,
guru memberikan soal yang
lebih
kompleks
dan
meminta
siswa
untuk
kembali mendiskusikannya
dengan kelompok.

Guru mengarahkan siswa


untuk
melakukan
kajian
teori yang relevan dengan
masalah
Siswa
menyelesaikan
masalah
secara
berkelompok
Guru mendorong peserta
didik untuk mengumpulkan
informasi yang sesuai, yaitu
bagaimana mencari resultan
dua vektor gaya sebidang
yang
membentuk
sudut
dengan
menerapkan

e. Analisis
Proses
Masalah

dan Evaluasi
Pemecahan

penjumlahan/pengurangan
vektor

Siswa mencari literatur yang


memuat konsep

Guru
membantu
siswa
dalam
memecahkan
masalah
seperti
merencanakan
dan
menyiapkan laporan hasil
diskusi
Guru
meminta
siswa
menyajikan
hasil
kerja
kelompoknya
Salah satu siswa maju ke
depan
untuk
mempresentasikan
hasil
kerja kelompoknya

3.

Penutup

Guru meminta kelompok


lain memberikan tanggapan
atas presentasi kelompok
yang maju
Guru
mengevaluasi
dan
memberikan
penguatan
atas
jawaban
yang
dipresentasikan siswa.
Guru memandu siswa untuk
menarik kesimpulan dan
merefleksikan hasil diskusi
Siswa
mencatat
hal-hal
yang dianggap penting
Guru memberikan evaluasi
berupa tes dalam bentuk
soal uraian untuk dikerjakan
siswa secara individu
Guru
memberikan
kesempatan kepada siswa
untuk
bertanya
tentang
materi yang telah dibahas
Guru memberikan motivasi
untuk
pembelajaran
selanjutnya

F. Teknik Penilaian
Teknik dan bentuk instrumen penilaian :
Jenis
Penilaian
Sikap
Pengetahu
an
Ketrampila
n
Tindak lanjut :

Teknik

Bentuk Instrumen

Pengamatan
Sikap
Tes Tertulis

Lembar Pengamatan Sikap dan


Rubrik
Uraian

Tes Unjuk Kerja

Uji Petik Kerja dan Rubrik

Pembelajaran Remedial , untuk siswa yang memperoleh Nilai KD < KKM ;


Mengikuti
program
pembelajaran
Remedial
dengan
pengelompokkan sbb :

Bagi siswa yang memperoleh nilai 65 73, diberikan Tugas


Mandiri untuk menyelesaikan masalah / soal yang berkaitan
dengan IP yang tidak tuntas
Bagi siswa yang memperoleh nilai 55 64, diberikan
pembelajaran
dengan
tutor
sebaya
dengan
cara
menyelesaikan / membahas soal-soal uji kompetensi yang
indikatornya tidak tuntas
Bagi siswa yang memperoleh nilai >64, diberikan pembelajaran
ulang secara klasikal oleh guru mapel
Melakukan uji pemahaman ulang (ujian perbaikan) sesuai dengan
indikator/ kompetensi yang belum tuntas)
Pembelajaran Pengayaan, bagi siswa yang memperoleh Nilai KD
KKM ;
Memberikan program pembelajaran tutorial dalam pembahasan
soal-soal ujian KD bagi teman-teman dikelompok tengan yang
mengikuti pembelajaran remedial
Mengerjakan tugas/tes dengan soal bersifat pengembangan

G. Media/alat, Bahan, dan Sumber Belajar


1. Media/alat
: media presentasi ( Lap top, LCD, papan tulis)
2. Bahan

: spidol,kertas,bahan percobaan

3. Sumber Belajar: Buku Erlangga fisika kls X , Marthen Kanginan


H. Lampiran :
1. Materi Pembelajaran Pertemuan 1
2. Instrumen Penilaian Pertemuan 1
3. Materi Pembelajaran Pertemuan 2
4. Instrumen Penilaian Pertemuan 2
5. Materi Pembelajaran Pertemuan 3
6. Instrumen Penilaian Pertemuan 3
7. Materi Pembelajaran Pertemuan 4

8. Instrumen Penilaian Pertemuan 4


9. Instrumen Remidi dan Pengayaan
Kayen, Juli 2016
Guru Mapel Fisika

Mengetahui
Kepala SMA Negeri 1 Kayen

Suhartono, S.Pd, M.Pd, M.Si


NIP. 196309101987031009

Kanthi Nugraheni, S.Pd


NIP. 198509192009032010

Lampiran
1. Materi Pembelajaran Pertemuan 1
VEKTOR
Vektor adalah besaran yang memiliki nilai dan arah. Dalam mempelajari
fisika kita mengenal besaran skalar dan besaran vektor. Besaran skalar
dan besaran vektor telah dijelaskan pada materi sebelumnya. Pada materi
ini kita mempelajari vektor posisi, vektor satuan dan komponen vektor.
Vektor Posisi Dan Vektor Satuan
Jika kita ingin menyatakan letak atau posisi sebuah titik dalam suatu
bidang datar, maka kita membutuhkan suatu sistem koordinat (misalnya
sumbu x dan sumbu y). Dengan O. Jika koordinat P adalah (3,4), maka
jarak OP haruslah sama dengan 5 cm dan posisi titik P terhadap titik
acuan O dapat dinyatakan sebagai vektor posisi yang dituliskan sebagai
(P).

Vektor posisi
Sebuah vektor satuan adalah vektor tak berdimensi yang didefinisikan
mempunyai besar 1 dan menunjuk ke suatu arah tertentu. Dalam sistem
koordinat biasanya digunakan lambang khusus i, j, dan k untuk
menyatakan vektor satuan dalam arah sumbu x, y, dan x positif berturutturut. Perhatikan bahwa i, j, dan k tidak harus terletak pada titik asal
koordinat. Seperti halnya vektor-vektor lain, vektor satuan dapat
ditranslasikan ke mana saja dalam ruang koordinat, asalkan arahnya
terhadap sumbu koordinat tidak berubah.

Vektor Axi adalah hasil kali komponen Ax dengan vektor satuan i. Vektor ini
adalah vektor sejajar dengan sumbu x. Sehingga vektor A dapat ditulis
sebagai jumlahan tiga vektor yang masing-masing sejajar terhadap
sumbu koordinat :
A = Axi + Ayj + Azk
Komponen Vektor
Komponen sebuah vektor adalah proyeksi vektor itu pada garis dalam
ruang yang diperoleh dengan menarik garis tegak lurus dari kepala vektor
tersebut ke garis tadi. Gambar dibawah menunjukkan vektor A yang
berada pada bidanh xy. Vektor ini mempunyai komponen Ax dan Ay. Secara
umum komponen-komponen ini dapat bernilai positif atau negatif. Jika
adalah sudut antara vektor A dengan sumbu x, maka :

Komponen Vektor A
Dimana A adalah besar dari vektor A, sehingga komponen-komponen
vektor A dapat diperoleh :
Ax = A cos
Ay = A sin
Tetapi jika kita telah mengetahui komponen Ax dan Ay, serta sudut , maka
besar vektor A dapat diperoleh dengan menggunakan teorema Pythagoras
:
Dari pemabahasan diatas
memiliki nilai dan arah

A=
jelas

bahwa vektor

adalah besaran yang

2. Instrumen Penilaian Pertemuan 1


Kisi-kisi Soal
IPK

Materi Pembelajaran

3.3.1 Mengidentifikasi
Vektor
besaran fisika yang
merupakan
besaran
vektor
3.3.2 Menggambarkan vektor
satuan

3.3.1.1

3.3.3 Menentukan
vektor satuan

3.3.3.1

besar

Teknik
Penilaian

Bentuk
Instrumen

menyebutkan Tes tertulis


macam-macam
besaran turunan
Tes tertulis

Soal Uraian

Soal Uraian

Soal Uraian

Indikator Soal

3.3.2.1

menyatakan vektor
satuan
ke
dalam
Tes tertulis
bentuk gambar

No
soal

menghitung besar
vektor satuan

Rumusan Soal Pertemuan Pertama


Indikator Soal

HOTS/LOTS (Low
Order Thinking Skiils)

3.3.1 Mengidentifikasi besaran fisika LOTS ( mengenal


besaran vektor )
yang merupakan besaran vektor

Rumusan Soal
1. Manakah di antara besaran-besaran berikut
yang merupakan besaran vektor?
a. Energi
b. Gaya
c. Momentum
d. Usaha

e.
f.
g.
h.
3.3.2 Menggambarkan vektor satuan

3.3.3 Menentukan besar vektor satuan

LOTS ( menggambarkan
vektor satuan )

LOTS ( menentukan
besar vektor satuan )

2. Nyatakan vektor-vektor di bawah ini dalam


bentuk vektor satuan!

3. Tentukan besar vektor A, B, C pada soal no.2


di atas!

Kunci Jawaban dan Pedoman Penilaian :


1. Yang merupakan besaran vektor : gaya, momentum, kecepatan. (skor 3)
^ ^
^
^ ^

2. A=2 i+2 j , B=i3 j , C=i j (skor 6)


3.

| A | = Ax 2+ Ay 2= 22 +22= 4 +4=2 2 ... skor 2


|B | = Bx 2+ By 2= 12+ (3 )2 = 1+9= 10 .... skor 2

|C | = Cx+Cy2 =(1)2 +(1)2= 1+ 1 = 2 .... skor 2

Nilai :

skor yang diperole h


x 1 00
skor maksimum

Kecepatan
Jarak
Daya
Volume

3. Materi Pembelajaran Pertemuan 2


Penjumlahan vektor (vector sum) dari dua buah vektor atau lebih, biasanya dapat dilakukan jika vektor-vektor
tersebut memiliki besaran yang sejenis. Berikut ini akan dijelaskan beberapa metoda penjumlahan vektor.
Penjumlahan Vektor Dengan Metode Geometris
Penjumlahan vektor dengan metode ini, dilakukan dengan menyatakan vektor-vektor dalam sebuah diagram.
Panjang anak panah disesuaikan dengan besar vektor (artinya harus menggunakan skala dalam
pengambarannya), dan arah vektor ditunjukkan oleh arah ujungnya (kepalanya). Sebagai contoh, perpindahan
sebesar 40 meter dalam arah timurlaut, bila digambarkan dalam skala 1 cm tiap 10 meter, dinyatakan dengan
sebuah anak panah yang panjangnya 4 cm dan membentuk sudut 45O dengan garis yang mengarah ke timur dan
ujung kepala anak panah terletak pada ujung kanan yang mengarah ke atas.
Sekarang jika terdapat dua buah vektor A dan B yang memiliki besar dan arah masingmasing seperti yang
ditunjukkan oleh gambar dibawah, maka vektor R merupakan vektor hasil penjumlahan kedua vektor tersebut.

Jumlah Vektor A dan B


Aturan yang harus diikuti dalam penjumalahan vektor secara geometris adalah sebagai berikut : Pada diagram
yang telah disesuaikan skalanya, mula-mula letakkan vektor A, kemudian gambarakan vektor B dengan
pangkalnya terletak pada ujung A dan akhirnya ditarik garis dari panggak A ke ujung B yang menyatakan vektor
hasil penjumlahan R. Vektor ini menyatakan pergeseran yang panjang dan arahnya setara dengan pergeseran
berturutan A dan B. Cara ini dapat diperluas dalan hal yang lebih umum, untuk memperoleh jumlah beberapa
pergeseran berturutan.

Simbol + pada gambar diatas memiliki arti yang sama sekali berbeda
dengan arti penjumlahan dalam ilmu hitung atau aljabar skalar biasa. Simbol ini menghendaki sekumpulan operasi
yang betul-betul berbeda. Berdasarkan gambar diatas, dapat dibuktikan dua buah sifat penting
dalam penjumlahan vektor, yaitu ;
Hukum Komutatif :
A + B = B + A (5)
Hukum Asosiatif :
D + (E + F) = (D + E) + F (6)
Kedua hukum ini menyatakan bahwa bagaimanapun urutan ataupun pengelompokkan vektor dalam enjumlahan,
hasilnya tidak akan berbeda. Dalam hal ini penjumlahan vektordan penjumlahan skalar memenuhi aturan yang
sama.
Penjumlahan Vektor Dengan Metode Jajaran Genjang
Penjumlahan dua buah vektor dengan menggunakan metoda jajaran genjang, dilakukan dengan cara
menggambarkan kedua vektor tersebut saling berhimpit pangkalnya sebagai dua sisi yang berdekatan dari sebuah
jajaran genjang. Maka jumlah vektor adalah vektor diagonal yang pangkalnya sama dengan panngkal kedua vektor
penyusunnya. Nilai penjumlahannya diperoleh sebagai berikut :
C=
Dimana :
A = besar vektor pertama yang akan dijumlahkan
B = besar vektor kedua yang akan dijumlahkan
C = besar vektor hasil penjumlahan
= sudut terkecil antara vektor A dan B

Metode Jajaran Genjang


Penjumlahan Vektor Dengan Metode Analitik (Dua Dimensi)
Penjumlahan dua vektor dalam-dua dimensi, metoda geometris dan metoda jajaran genjang cukup memadai.
Tetapi untuk kasus penjumlahan tiga vektor ataupunpenjumlahan vektor dalam tiga dimensi seringkali kurang
menguntungkan. Cara lain yang dapat digunakan untuk menjumlahkan vektor adalah metoda analitik. Dengan
metoda ini, vektor-vektor yang akan dijumlahkan, masing-masing diuraikan dalam komponen-komponen vektor
arahnya (lihat kembali Komponen Vektor). Jika R merupakan besar vektor resultan, maka besarnya adalah :
R=
Dimana :
R = besar vektor resultan
Rx = jumlah total vektor dalam arah sumbu x
Ry = jumlah total vektor dalam arah sumbu y
Dengan arah :
= tan-1
Dimana adalah sudut yang dibentuk antara sumbu x dengan vektor resultan.
Selisih Vektor
Operasi pengurangan vektor dapat dimasukkan ke dalam aljabar dengan mendefinisikan negatif suatu vektor
sebagai sebuah vektor lain yang besarnya sama, tetapi arahnya berlawanan, sehingga :
A B = A + (- B)

Selisih Vektor
Penjumlahan dan Selisih Vektor Tiga Dimensi
Jika terdapat dua buah vektor tiga dimensi, yaitu vektor A dan B. Maka keduanya dapat dituliskan dalam komponen
dan vektor satuan sebagai berikut :
A = Axi + Ayj + Azk
, dan
B = Bxi + Byj + Bzk
Misalkan R adalah jumlah atau selisih dari dua buah vektor A dan B, maka :
R=A+B
R = (Ax + Bx) i + (Ay + By) j + (Az + Bz ) k
R = Rxi + Ryj + Rzk
Dan selisih kedua vektor tersebut adalah :
R=AB
R = (Ax Bx) i + (Ay By) j + (Az Bz ) k
R = Rxi + Ryj + Rzk

4. Instrumen Penilaian Pertemuan 2


Kisi-kisi Soal
IPK

Materi Pembelajaran

Indikator Soal

Teknik
Penilaian

Bentuk
Instrumen

No
soal

3.3.1 Menguraikan vektor


3.3.2 Menjelaskan
resultan vector

Vektor

3.3.1.1Menguraikan vektor
Tes tertulis

Soal Uraian

3.3.2.1menjelaskan
prinsip Tes tertulis
penjumlahan vektor
3.3.2.2menjelaskan
prinsip Tes tertulis
pengurangan vektor

Soal Uraian

Soal Uraian

prinsip

Rumusan Soal Pertemuan Pertama


Indikator Soal

HOTS/LOTS (Low
Order Thinking Skiils)

Rumusan Soal

3.3.1.1Menguraikan vektor
LOTS ( menguraikan
vektor menjadi
komponennya )

3.3.2.1
menjelaskan
penjumlahan vektor

1. Sebuah mobil menempuh 20 km dengan arah


30O ke utara terhadap arah barat. Dengan
menganggap sumbu x menunjukkan arah
timur dan sumbu y menunjukkan arah utara,
carilah komponen x dan y dari vektor
perpindahan
mobil
itu
!

prinsip

LOTS ( menjumlahkan
3.3.2.2 menjelaskan prinsip pengurangan vektor)
LOTS
vektor
( mengurangkanvektor )

Jika diketahui vektor :


A = 7i 6j
B = -3i + 12j
Berapakah :

2. A + B ?
3. A B ?
Kunci Jawaban dan Pedoman Penilaian :
1. Jika vektor A merupakan vektor perpindahan mobil sejauh 20 km dengan arah 30 o ke utara terhadap arah
barat. Kemudian vektor A diproyeksikan terhadap sumbu x dan y seperti gambar disamping, sehingga diperoleh
komponen vektor Ax berada pada sumbu x negatif maka komponen vektor A x bernilai negatif, dan komponen
vektor Ay berada pada sumbu y positif maka komponen vektor Ay bernilai positif.
Ax = A cos = -20 cos 30o = -17,32 km (skor : 3)
Ay = +A sin = +20 sin 30o =+10 km (skor : 3)
2. A + B = (7i 6j) + (-3i + 12j)
Maka, A + B = (7 + (-3))i + ((-6) + 12)j
Maka, A + B = 4i + 6j
(skor : 2)
3. A B = (7i 6j) (-3i + 12j)
Dan, A B = (7 (-3))i + ((-6) 12)j
Dan, A B = 10i 18j
(skor : 2)

Nilai :

skor yang diperole h


x 1 00
skor maksimum

5. Materi Pembelajaran Pertemuan 3


Materi sama dengan materi pada pertemuan 2, yaitu tentang resultan vektor

6. Instrumen Penilaian Pertemuan 3


LEMBAR PENILAIAN SIKAP
Mata Pelajaran
: FISIKA
Kelas/Semester
:X/1
Kompetensi Dasar : 4.3 Merancang percobaan untuk menentukan resultan vektor sebidang (misalnya
perpindahan) beserta presentasi hasil dan makna fisisnya

NO

NAMA

ASPEK YANG
DINILAI
A
B
C

SKOR

NILAI

1.
2.

Keterangan
A = Kehadiran
B = Sopan santun
C = Minat

- Sangat Baik
- Baik
- Cukup
- Kurang
- Sangat Kurang

Rubrik Penilaian Unjuk Kerja :

= 5
= 4
= 3
= 2
=1

No
.

Skor Tiap Aspek


Nama

Nilai
1

1.
2.
3.
Ds
t.
Aspek yang dinilai :
1.

Ketepatan penyusunan prosedur


percobaan

0 100

Kesesuaian percobaan dengan


konsep

0 100

Kecakapan dalam
mempresentasikan hasil diskusi

0 100

Keterampilan mengoperasikan alat


saat percobaan

0 100

7. Materi pembelajaran pertemuan 4

NILAI = Jumlah nilai semua


aspek : 4

Untuk keperluan penghitungan tertentu, kadangkadang sebuah vektor yang terletak dalam bidang koordinat
sumbu x dan sumbu y harus diuraikan menjadi komponen-komponen yang saling tegak lurus (sumbu x dan
sumbu y).
Komponen
ini
merupakan
nilai
efektif
dalam
suatu
arah
yang
diberikan.
Cara
menguraikan vektor seperti ini disebutanalisis. Misalnya, vektor A membentuk sudut terhadap sumbu x positif,
maka komponen vektornya adalah:
Ax = A cos
Ay = A sin
Besar (nilai) vektor A dapat diketahui dari persamaan:
Sementara itu, arah vektor ditentukan dengan persamaan:

Penjumlahan Vektor
Penjumlahan dua buah vektor ialah mencari sebuah vektor yang komponen-komponennya adalah jumlah dari
kedua komponen-komponen vektor pembentuknya.

Dengan kata lain untuk menjumlahkan dua buah vektoradalah mencari resultan. Untuk vektor-vektor segaris,
misalnya vektor A dan B dalam posisi segaris dengan arah yang sama seperti tampak pada gambar (a) berikut
maka resultan (jumlah) vektor dituliskan:
R=A+B
Pada kasus penjumlahan vektor yang lain, seperti yang ditunjukkan gambar (b) diatas terdapat dua vektor yang
tidak segaris yang mempunyai titik pangkal sama tetapi dengan arah yang berbeda, sehingga membentuk sudut
tertentu. Untuk vektor-vektor yang membentuk sudut , maka jumlah vektor dapat dilukiskan dengan
menggunakan metode
tertentu. Cara ini disebut dengan metode jajaran genjang.
Cara melukiskan jumlah dua buah vektor dengan metode jajaran genjang sebagai berikut:
a. titik tangkap A dan B dibuat berimpit dengan memindahkan titik tangkap A ke titik tangkap B, atau sebaliknya;
b. buat jajaran genjang dengan A dan B sebagai sisi-sisinya;
c. tarik diagonal dari titik tangkap sekutu, maka A + B = R adalah diagonal jajaran genjang.
Metode Jajaran Genjang Untuk Penjumlahan Vektor

Gambar diatas menunjukkan penjumlahan dua vektor A dan B. Dengan menggunakan persamaan tertentu, dapat
diketahui besar dan arah resultan kedua vektor tersebut. Persamaan tersebut diperoleh dengan menerapkan
aturan cosinus pada segitiga OPR, sehingga dihasilkan:
(OR)2 = (OP)2+ (PR)2 2 (OP)(PR) cos (180o )
= (OP)2+ (PR)2 2 (OP)(PR)(cos )
(OR)2 = (OP)2+ (PR)2+ 2 (OP)(PR)cos
Diketahui bahwa OP = A, PR = OQ = B, OR = R, sehingga:

R adalah diagonal panjang jajaran genjang, jika lancip. Sementara itu, adalah sudut terkecil yang dibentuk
oleh A dan B.
Sebuah vektor mempunyai besar dan arah. Jadi setelah mengetahui besarnya, kita perlu menentukan arah dan
resultan vektor tersebut. Arah R dapat ditentukan oleh sudut antaraR dan A atau R dan B.
Misalnya sudut merupakan sudut yang dibentuk R dan A, maka dengan menggunakan aturan sinus pada
segitiga OPR akan diperoleh:

Sehingga :

Dengan menggunakan persamaan tersebut, maka besar sudut dapat diketahui.


Metode Segitiga Untuk Penjumlahan Vektor

Metode segitiga merupakan cara lain untuk menjumlahkan dua vektor, selain metode jajaran genjang. Dua buah
vektor A dan B, yang pergerakannya ditunjukkan metode segitia (a)diatas, akan mempunyai resultan yang
persamaannya dituliskan:
R=A+B
Resultan dua vektor akan diperoleh dengan menempatkan pangkal vektor yang kedua pada ujung vektor pertama.
Resultan vektor tersebut diperoleh dengan menghubungkan titik pangkal vektor pertama dengan ujung vektor
kedua.
Pada metode segitiga (b)diatas pergerakan dimulai dengan vektor B dilanjutkan denganA, sehingga diperoleh
persamaan:
R=B+A
Jadi,

A+B=B+A
Hasil yang diperoleh ternyata tidak berubah. Jadi, dapat disimpulkan bahwa penjumlahan vektor bersifat komutatif.
Tahapan-tahapan penjumlahan vektor dengan metode segitiga adalah sebagai berikut:
a) pindahkan titik tangkap salah satu vektor ke ujung berikutnya,
b) hubungkan titik tangkap vektor pertama ke ujung vektor kedua yang menunjukkan resultan kedua vektor
tersebut,
c) besar dan arah R _ dicari dengan aturan cosinus dan sinus.

Jika penjumlahan lebih dari dua buah vektor, maka dijumlahkan dulu dua buah vektor, resultannya dijumlahkan
dengan vektor ke-3 dan seterusnya. Misalnya, penjumlahan tiga buah vektor A, B, dan C yang ditunjukkan pada
penjumlahan lebih dari 2 vektor berikut.
Penjumlahan 2 Vektor
Pertama-tama kita jumlahkan vektor A dan B yang akan menghasilkan vektor V. Selanjutnya, vektor V tersebut
dijumlahkan dengan vektor C sehingga dihasilkan resultanR, yang dituliskan:

R = (A + B) + C = V + C
Cara lain yaitu dengan menjumlahkan vektor B dan C untuk menghasilkan W, yang kemudian dijumlahkan dengan
vektor A, sehingga diperoleh resultan R, yaitu:
R = A + (B + C) = A + W
Jika banyak vektor, maka penjumlahan vektor dilakukan dengan menggunakan metode poligon (segi banyak)
seperti berikut.
Metode Poligon Untuk Penjumlahan Vektor

Pengurangan Vektor
Pengurangan vektor pada prinsipnya sama dengan penjumlahan, tetapi dalam hal ini salah satu vektor mempunyai
arah yang berlawanan. Misalnya, vektor A dan B, jika dikurangkan maka:
A B = A + (-B)
Di mana, B adalah vektor yang sama dengan B, tetapi berlawanan arah.
Selisih Vektor A-B

8. Instrumen penilaian pertemuan 4


Kisi-kisi Soal
IPK

Materi Pembelajaran

3.3.6 Menggunakan prinsip Vektor


resultan vektor dalam
menyelesaikan masalah
Fisika

Teknik
Penilaian

Bentuk
Instrumen

3.3.6.1 menggunakan prinsip Tes tertulis


resultan
vektor
untuk
menyelesaikan
masalah
vektor- Tes tertulis
vektor segaris
3.3.6.2 menggunakan prinsip
resultan
vektor
untuk
menyelesaikan
Tes tertulis
masalah
vektor-

Soal Uraian

Soal Uraian

Soal Uraian

Indikator Soal

No
soal

vektor
yang
membentuk sudut
3.3.6.3 menggunakan prinsip
resultan
vektor
untuk
menyelesaikan
masalah
vektorvektor analitis
Rumusan Soal
Indikator Soal

HOTS/LOTS (Low
Order Thinking Skiils)

3.3.6.1 menggunakan prinsip resultan LOTS ( mengenal


vektor
untuk
menyelesaikan penjumlahan vektor )
masalah vektor-vektor segaris
3.3.6.2 menggunakan prinsip resultan LOTS ( mengenal
vektor
untuk
menyelesaikan penjumlahan vektor
masalah
vektor-vektor
yang yang lebih komplek )
membentuk sudut

3.3.6.3 menggunakan prinsip resultan HOTS (mendesain peta)


vektor
untuk
menyelesaikan
masalah vektor-vektor analitis

Rumusan Soal
1. Seorang anak menarik meja dengan gaya 100
N ke kanan. Gaya gesek antara meja dan
lantai adalah 40 N. Tentukan besar dan arah
gaya resultan yang dialami oleh meja! ( skor
10 )
2. Sebuah perahu ingin menyeberangi sungai
dengan kecepatan arus 4 m/s. Perahu
diarahkan membentuk sudut 1200 terhadap
arus sungai dengan besar kecepatan 4 m/s.
Berapa kecepatan resultan perahu ?
( skor 10 )
3. Seorang anak bermain mencari harta karun
dengan mengikuti petunjuk yang diberikan.
Menurut petunjuk, anak tersebut harus
berjalan ke timur sejauh 5 m, kemudian
berbelok ke utara dan berjalan sejauh 2 m.
Untuk menemukan harta karun yang
tersembunyi, anak tersebut harus berbelok 37o

ke arah timur sejauh 5 m. ( skor 20 )


a. Desainlah sebuah peta yang dari ilustrasi di
atas yang dapat menggambarkan letak
harta karun berada!
b. Tentukan besar dan arah perpindahan
anak!
Kunci jawaban :
1. 60 N ke kanan
2. v = 4 m/s
3. a. gambar
b. 10 m

Nilai :

skor yang diperole h


x 1 00
skor maksimum

9. Instrument Remidi dan Pengayaan


Remidial
Alternatif soal tes :
1. Vektor A komponen-komponennya Ax = 8 cm dan Ay = - 6 cm. Besar
vektor adalah...
2. Dua vektor gaya P dan Q titik pangkalnya berimpit. Besar P = 5
newton dan Q = 12 newton. Jika kedua vektor saling tegak lurus,
maka besar resultan R adalah . . .
120 0
3. Vektor H dengan panjang 16 satuan membentuk
terhadap
horizontal. Besar komponen Hx dan Hy berturut-turut adalah....
4. Diketahui vektor gaya Q sebesar 60 newton membentuk sudut 30
terhadap bidang horizontal. Besar komponen Qy adalah . . . N
Pedoman penskoran : soal yang dikerjakan dan skornya disesuaikan
dengan indicator soal yang belum dicapai siswa
Pengayaan :
- Sebuah vector A dengan gaya 15 N kearah selatan dan vector B
dengan gaya 20 N kearah barat dengan pangkal titik berimpit,
jika skala menggambarkan panjang 1 cm = 5 N, tentukan
resultan penjumlahan vector A & B !
F = 20N
= 30

Y
F = 10 N
= 30
X

Dari gambar tersebut tentukan resultan vectornya!