Anda di halaman 1dari 39

NAMA SEKOLAH

: SMK SUNAN AMPEL SUKORAMBI JEMBER

MATA PELAJARAN

: Menyiapkan lahan dan media

KELAS/SEMESTER

: X/1

KODE STANDAR KOMPETENSI : 106. KK . 03


STANDAR KOMPETENSI

: Menyiapkan lahan dan media

ALOKASI WAKTU

: 76 X 45 menit

KOMPETENSI DASAR

MATERI
PEMBELAJARAN

KEGIATAN
PEMBELAJARAN

ALOKASI
WAKTU
INDIKATOR

PENILAIAN
TM PS PI

SUMBER
BELAJAR

1.

me
nyiapkan tempat
persemaian

Sanitasi dan
kontaminan

Prinsipprinsip sanitasi

Macammacam
kontaminan

Kriteria
tempat
persemaian

Menghitung
luas tempat
persemaian

Mendiskripsikan
sumber kontaminan.

Memilih bentuk dan


ukuran bedengan.
Mengkombinasikan
luas bedengan dengan
kebutuhan bibit.
Melaksanakan
sanitasi lahan.
Membuat bedengan
sesuai kebutuhan

Tempat
pembibitan dibersihkan dari sisasisa bibit,
tanaman gulma,
dan benda-benda
penggang-gu lain
dengan menggunakan prinsipprinsip sanitasi
lahan.
Bedengan/
tempat pesemaian disiapkan
dengan
memperhatikan
jenis bibit dan
jumlah bibit
yang akan
disemai.

Tes

10 3
5
(6) (20)

tulis

dul
Lisa

ku Bse
Prakt

an
Pela

poran

Lah

ik

Bu

Mo

Ref

erensi
lainnya

Menyiapkan
bahan dan alat
pembuatan
media semai

Pengertian media
persemaian

Menjelaskan
macam-macam
media semai

Media semai

Pembuatan
media semai

Menjelaskan kriteria
media semai

Sarana
produksi dalam
pembuatan
media semai

Menjelaskan bahanbahan untuk


membuat media

Memilih bahan
media semai

Mendiskusikan
bagaimana
membuat media
semai dan mengapa
harus dibuat

Kesehatan
dan keselamatan
kerja

Mengidentifikasi
sarana dan
prasarana penyiapan
media

Menjelaskan
macam-macam alat
pembuatan media

Prinsip-prinsip
pembutan
media tanam
dideskripsi-kan
melalui apa
yang harus
disiapkan, siapa
yang harus
disiapkan,
kapan
disiapkan,
mengapa harus
bahan-bahan
dan alat itu
yang disiapkan,
bagaimana
menyiapkannya
.

Alat pembuatan
media
diidentifikasi
berdasarkan
kesesuaian
tahapan
pembuatan
media.

Alat
pembuatan
media dicek

Menyiapkan bahan
dan peralatan
pembuatan media

Menerapkan
keselamatan kerja

dan dipastikan
siap pakai

Bahan
pembuatan
media
diidentifikasi
berdasarkan
tingkat
porositas dan
daya tahan
menyimpan air

Bahan pembuat
media dipilih
berdasarkan
ting-kat
komposisi
media dan jenis
tanamannya.

Perlengkapan
keselama-tan
kerja dan
tingkat pencegahan
kecelakaan
dilakukan
sesuai dengan
prosedur baku

yang ditetapkan
dalam
keselamatan
kerja.

2.

Mengecek
jaringan
irigasi/sumber air

Debit air

Merawat
jaringan
irigasi

Jaringan
irigasi

Menjelaskan
macam-macam
sumber air
Bagian/komponen
jaringan irigasi dan
fungsinya

Prinsip kerja
jaringan irigasi

Menyimpulkan
kriteria kerusakan
jaringan irigasi

Sumber air

dicek
ketersediaannya
secara berkala.
Jaringan irigasi
dicek dan
dipastikan
kesiapannya
untuk
dioprasikan
(ke-mampuan
untuk menyalurkan ai dapat

Praktek
Tes tulis
Penugasan

3(6) 2
(8)

Modul

Internet

lahan

Melaksanakan
pengecekan secara
berkala

Mengecek dan
memper-baiki
jaringan irigasi
mengatur kembali
kesiapan
operasional jaringan
irigasi

3.

Mengecek
pengatur intensitas
cahaya matahari
(shading)

Peralatan
pengatur
intensitas
cahaya

Syarat
tumbuh

Fase
pertumbuhan
tanaman

dikenda-likan,
kemampuan
menyemprotkan
air dapat
dikendalikan)

Menyusun laporan
kerusakan jaringan
irigasi

Menjelaskan
macam-macam alat
pengatur intensitas
cahaya.
Menghubungkan
kondisi alat dengan
syarat iklim mikro

Menjelaskan syarat
tumbuh tanaman

Menjelaskan fase

Kerusakan
jaringan irigasi
yang tidak
dapat diperbaiki
dilaporkan
kepada atasan

Alat pengatur
intensitas
cahaya dicek
dan dipasti-kan
siap
dioperasikan.
Intensitas
cahaya diatur
berdasarkan
kebutuhan
cahaya dari
masing-masing
jenis dan umur

Praktek
Tes tulis
Penugasan

2(4) 2
(8)

Modul

Internet

pertum-buhan
tanaman

4.

Mengidenti
fikasi komposisi
media

Komposisi
media

Mengatur alat
intensitas cahaya

Mendesain
pengaturan cahaya
shading

Menjelaskan factorfaktor yang


mempengaruhi
komposisi media

Merumuskan
formulasi media
semai

Mengidentifikasi
komposisi media

Menentukan
komposisi dan
formulasi media
semai

bibit dengan
pengaturan
shading.

Faktor-faktor
yang mempengaruhi

komposisi
media
diidentifikasi
berdasarkan
jenis tanaman,
umur tanaman,
dan tujuan
pemeliharaan.
Formulasi
media
ditetapkan
dengan
mengacu pada
jenis tanaman,
umur tanaman,
dan tujuan

Praktek
Tes tulis
Pelaporan

10 3(6) 2
(8)

Modul

Internet

Media
tanam

pemeliharaan,
dan
ketersediaan
bahan baku.

Menc
ampur media
(mixing)

Medi
a tumbuh
tanaman
kelompok :
Xerofit,
Mesofit, Epifit

Metode
pencampuran
media

Komposisi
pencampuran
media

Skala
pencampuran
media

Menjelaskan
persyaratan media
tumbuh tanaman
kelompok : Xerofit,
Mesofit, Epifit

Menjelaskan
prosedur
pencampuran media
tanam

Menjelaskan
macam-macam
metode
pencampuran

Mengidentifikasi
factor yang
mempengaruhi
pencampuran media

Melaksananakan
pencampuran media

Faktor-faktor
yang mempengaruhi
pencampuran
media
diidentifikasi
ber-dasarkan,
jenis bahan
campuran, jenis
tanaman, umur
tanaman.

Pencampuran
media dilakukan dari
volume bahan
yang paling
sedikit,
dilanjutkan
dengan
pencampuran
bahan yang
jumlahnya
lebih besar

Faktor yang
berpengaruh

Mengisi media
dalam pot/polybag

Macammacam cara
pengisian
media

Menjelaskan teknik
pengisian media

Melaksanakan
pengisian media ke
dalam pot

Macammacam

Menjelaskan
pengaruh
homogenitas media
terhadap
pertumbuhan bibit

Melaksanakan
pengisian media ke
dalam polybag.

Metode
pencampuran
ditetapkan
berdasarkan
daya
dukung/alat
yang ter-sedia
dan volume
bahan yang
dicampur.

Pencampuran
dilakukan
sampai bahanbahan
tercampur
sempurna
(homogen).

Pot/polybag
ditetapkan
berdasarkan
tujuan

Media diisikan
pada pot
sampai rata
sebatas permukaan pot

wadah media

5.

Mendistrib
usikan media ke
lokasi
pemeliharaan/penan
aman

Manata
media

Alat angkut

Tempat
pembibitan

Manyusun media
sesuai dengan jenis
wadah yang
digunakan

Media diisikan
pada polybag
sampai
bentuknya
selindris, cukup
mampat dan
bila diletakkan
secara individu
dapat berdiri
tegak

Menjelaskan
macam-macam alat
angkut media

Media
didistribusikan
ke tempat
pembibitan

Merancang tata
letak pembibitan

Membuat tata letak


pembibitan

Mengatur teknik
penataan

Mendistribusikan
media ke tempat
pembibitan

Media disusun
di blok/ tempat
yang ditentukan
dalam posisi
tegak dan
teratur

Praktek
Tes tulis

Pelaporan

2 2
(4) (8)

Modul

Internet

6.

Menjelaska
n transportasi benih

Pengertian
transportasi
Macammacam alat
transportasi
Kelebihan
dan
kekurangan
masingmasing jenis
alat
transportasi

Menata media

Menjelaskan arti
transportasi

Menentukan alat
transportasi yang
digunakan

Menjelaskan
kelebihan dan
kekurangan
angkutan darat, laut
dan udara

Alat transport
di identifikasi
berdasarkan
kecepatan
angkutan, biaya
transport, volume
angkut
Aspek
terpenting dari
pengangkutan
adalah biaya
pengangkutan,
biaya
pengangkutan
dipengaruhi oleh
Tarip Angkutan.
Angkutan darat
diidentifikasi ke
dalam kendaraan
bermotor, dapat
keseluruh sentra
produksi, relative
cepat, murah, dan
mudah
didapatkan
namun terbatas
jumlahnya.
Kereta api,
volume yang

Praktek

Tes tulis

Pelaporan

2 2
(4) (8)

Modul

Internet

terangkut relatif
labih banyak,
murah,namun
pengangkutan dan
pengiriman
terbatas pada jalur
kereta api saja.
Angkutan laut
diidentifikasikan
sebagai alat
angkut dengan
kapasitas yang
besar, dengan
ongkos relatif
murah, namun
terbatas pada
pengiriman antar
pulau dan daerah
pantai saja.
Angkutan
udara yaitu
Pesawat terbang
diidentifikasi
sebagai akat
transportasi yang
hanya terbatas
pada daerah
tertentu, kapasitas
terkirim relatif
terbatas, dan
angkos relatif
mahal, namun

memberikan
keuntungan yang
sangat cepat
dalam pengiriman
jarak jauh antar
pulau atau antar
negara.

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN


SATUAN PENDIDIKAN

: SMK SUNAN AMPEL

MATA PELAJARAN

: Menyiapkan Lahan dan Media

KELAS/SEMESTER

: X/I

WAKTU

: 10 X 45 Menit

1. Standar Kompetensi

: Menyiapkan Lahan dan Media

2. Kompetensi Dasar

: Menyiapkan Tempat Persemaian

3. Indikator
No

Indikator

Tempat pembibitan diber-sihkan dari sisa-sisa bibit,


tanaman gulma, dan benda-benda penggang-gu lain dengan
menggu-nakan prinsip-prinsip sanitasi lahan.

Bedengan/ tempat pese-maian disiapkan dengan


memperhatikan jenis bibit dan jumlah bibit yang akan
disemai.

Prinsip-prinsip pembutan media tanam dideskripsi-kan


melalui apa yang harus disiapkan, siapa yang harus
disiapkan, kapan disiapkan, mengapa harus bahan-bahan
dan alat itu yang disiapkan, bagaimana menyiapkannya.

Alat pembuatan media diidentifikasi berdasarkan


kesesuaian tahapan pembuatan media.

Alat pembuatan media dicek dan dipastikan siap pakai

Bahan pembuatan media diidentifikasi berdasarkan tingkat


porositas dan daya tahan menyimpan air

Bahan pembuat media dipilih berdasarkan ting-kat


komposisi media dan jenis tanamannya.

Nilai PBKB

No

Indikator

Nilai PBKB

Perlengkapan keselama-tan kerja dan tingkat pen-cegahan


kecelakaan dilakukan sesuai dengan prosedur baku yang
ditetapkan dalam keselamatan kerja.

4. Tujuan Pembelajaran
No

Tujuan Pembelajaran
Siswa memahami pengertian sanitasi, kontaminasi
Siswa memahami sumber-sumber kontaminasi
Siswa dapat mengidentifikasi alat yang digunakan untuk
sanitasi
Siswa bisa melakukan sanitasi pada lahan dan media
Siswa dapat mengidentifikasi alat yang digunakan untuk
menyiapakan lahan media
Siswa bisa membuat media berdasarkan
Siswa Bahan pembuatan media diidentifikasi berdasarkan
tingkat porositas dan daya tahan menyimpan air

Siswa bisa menentukan bahan pembuat media dipilih


berdasarkan ting-kat komposisi media dan jenis tanamannya.

Siswa bisa menerpakan perlengkapan keselama-tan kerja dan


tingkat pen-cegahan kecelakaan dilakukan sesuai dengan
prosedur baku yang ditetapkan dalam keselamatan kerja.

Nilai PBKB

No

Tujuan Pembelajaran

Nilai PBKB

5. Materi Pelajaran
1. Sanitasi dan kontaminan
2. Prinsip-prinsip sanitasi
3. Macam-macam kontaminan
4. Kriteria tempat persemaian
5. Menghitung luas tempat persemaian
6. Menyiapkan bahan dan alat pembuatan media semai
7. Media semai
8. Pembuatan media semai
9. Sarana produksi dalam pembuatan media semai
10. Kesehatan dan keselamatan kerja
6. Metode Pembelajaran
1. Contructivism
2. Learning Community
3. Modelling
4. Inquiry
5. Questioning
6. Reflection
7. Authentic Assesment
7. Kegiatan Pembelajaran
a. Kegiatan Awal (15 Menit)
Nilai PBKB
N
o
1
2
3

Uraian Kegiatan

Pembukaan Salam dan doa


Absensi Siswa

Keterlaksanaan
Terlaksana Tidak

Nilai PBKB

Keterlaksanaan
Terlaksana Tidak

Nilai PBKB

Keterlaksanaan
Terlaksana Tidak

Nilai PBKB

Keterlaksanaan
Terlaksana Tidak

Apersepsi (memotivasi
dan mengarahkan
siswa pada situasi belajar)

b. Kegiatan Inti (9 x 45 Menit)


N
o

Uraian Kegiatan
1. Menjelaskan Sanitasi dan kontaminan
2. Menjelaskan Prinsip-prinsip sanitasi
3. Menjelaskan Macam-macam kontaminan
4. Menjelaskan Kriteria tempat persemaian
5. Menjelaskan cara Menghitung luas tempat
persemaian
6. Melakukan dan Menyiapkan bahan dan alat
pembuatan media semai
7. Menjelaskan Media semai
8. Pembuatan media semai
9. Menjelaskan Sarana produksi dalam
pembuatan media semai
10. Menjelaskan Kesehatan dan keselamatan
kerja

c. Kegiatan Akhir (30 Menit)

N
o

Uraian Kegiatan

Tanya jawab dan diskusi


Menyimpulkan materi diklat
Memberikan pekerjaan rumah
Doa penutup

8. Penilaian
Jenis Penilaian

Bentuk Penilaian

Instrumen

9. Sumber Pembelajaran
1. Modul
2. Sumber Internet
3. Referensi lainnya
4. Lahan dan media
Soal
No
1

Soal
Apa yang dimaksud dengan sanitasi dan kontaminasi?

Sebutkan dan Sumber-sumber Kontaminasi?

Apa

tujuan

dari

identifikais

sumber

ganguan

Nilai PBKB

kontaminan?
4

Sebutkan kreteria tempat persemian?

Sebutkan alat yang digunakan untuk menyiapkan media


persemaian?

Kunci Jawaban/Pedoman penskoran


No
1

Kunci Jawaban
Sanitasi : Pembersihan lahan dari sisa tanaman

Skor
20

Kontaminasi : Pembersihan lahan dari ganguan yang


berasal dari hama dan penyakit.
2

Sumber-sumber kontaminisasi ;
a. Gangguan Patogen
1. Nematoda
2. Bakteri
3. Jamur
b. Gangguan Non Patogen
1. Sampah

20

No

Kunci Jawaban
2. Kotoran pada alat

Skor

3. Tanaman Sakit
3

Agar dapat diketahui dan dikenal apa penyebab

20

gangguan/kontaminan di suatu lokai lahan


4

Kreteria tempat persemaian ;

20

1. Sinar matahari cukup


2. Terkindung dari hewan peliharaan
3. Ada Naungan
4. Lahan dan media bersifat porus
5

Alat-alat yang digunakan untuk membuat persemaian ?

20

1. Sabut
2. Cangkul
3. Golok
4. Ayakan, dll
JUMLAH

100

Jember,
Mengetahui,
Kepala Sekolah

Guru Mata Pelajaran

DWI WAHYUNI, S.Sos

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

SATUAN PENDIDIKAN

: SMK SUNAN AMPEL

MATA PELAJARAN

: Menyiapkan Lahan dan Media

KELAS/SEMESTER

: X/I

WAKTU

: 6 X 45 Menit

10. Standar Kompetensi

: Menyiapkan Lahan dan Media

11. Kompetensi Dasar

: Mengecek jaringan irigasi/sumber air

12. Indikator
No

Indikator

Sumber air dicek ketersediaannya secara berkala.

Jaringan irigasi dicek dan dipastikan kesiapannya untuk


dioprasikan (ke-mampuan untuk menya-lurkan air dapat
dikenda-likan, kemampuan me-nyemprotkan air dapat
dikendalikan)

Kerusakan jaringan irigasi yang tidak dapat diper-baiki

Nilai PBKB

dilaporkan kepada atasan


13. Tujuan Pembelajaran
No

Tujuan Pembelajaran
Siswa memahami jenis sumber-sumber air
Siswa memahami Irigasi
Siswa memahami drainase
Siswa bisa mengukur debit air
Siswa memahami cara irigasi untuk penyemaian
Siswa bisa mengecek jaringan irigasi
Siswa dapat memperbaiki saluran irigasi yang rusak
Siswa bisa menerpakan perlengkapan keselama-tan kerja dan
tingkat pen-cegahan kecelakaan dilakukan sesuai dengan
prosedur baku yang ditetapkan dalam keselamatan kerja.

Nilai PBKB

No

Tujuan Pembelajaran

Nilai PBKB

14. Materi Pelajaran


1. Pengertian irigasi dan drainase
2. Debit air
3. Merawat jaringan irigasi
4. Jaringan irigasi Sarana produksi dalam pembuatan media semai
5. Kesehatan dan keselamatan kerja
15. Metode Pembelajaran
8. Contructivism
9. Learning Community
10. Modelling
11. Inquiry
12. Questioning
13. Reflection
14. Authentic Assesment
16. Kegiatan Pembelajaran
d. Kegiatan Awal (15 Menit)

N
o
1
2
3

Nilai PBKB

Keterlaksanaan
Terlaksana Tidak

Nilai PBKB

Keterlaksanaan
Terlaksana Tidak

Uraian Kegiatan

Pembukaan Salam dan doa


Absensi Siswa
Apersepsi (memotivasi
dan mengarahkan
siswa pada situasi belajar)

e. Kegiatan Inti (5 x 45 Menit)


N
o

Uraian Kegiatan
1. Menjelaskan macam-macam sumber air
2. Bagian/komponen jaringan irigasi dan
fungsinya

N
o

Nilai PBKB

Keterlaksanaan
Terlaksana Tidak

Nilai PBKB

Keterlaksanaan
Terlaksana Tidak

3. Prinsip kerja jaringan irigasi


4. Menyimpulkan kriteria kerusakan jaringan
irigasi
5. Melaksanakan pengecekan secara berkala
6. Mengecek dan memper-baiki jaringan
irigasi mengatur kembali kesiapan
operasional jaringan irigasi
7. Menyusun laporan kerusakan jaringan
irigasi
f. Kegiatan Akhir (30 Menit)

N
o

Uraian Kegiatan

Tanya jawab dan diskusi


Menyimpulkan materi diklat
Memberikan pekerjaan rumah
Doa penutup

17. Penilaian
Jenis Penilaian

18. Sumber Pembelajaran


1. Modul
2. Sumber Internet
3. Referensi lainnya
4. Lahan dan media

Soal

Bentuk Penilaian

Instrumen

No
1

Soal
Apa yang dimaksud dengan irigasi?

Nilai PBKB

Apa yang dimaksud dengan drainase ?

Sebutkan sumber-sumber air?

Sebutkan kriteria air irigasi ?

Sebutkan macam-macam Jaringan irigasi?

Kunci Jawaban/Pedoman penskoran


No
1

Kunci Jawaban
Irigasi : Pengaliran air ke lahan pertanian

Skor
20

drainase : Jaringan pembuangan air

20

Sumber-sumber air ;

20

a. air hujan
b. air tanah
4

Kreteria tempat persemaian ;

20

1. tidak mengandung zat kimia


2. Bersih
3.
5

Jaringan irigasi terbuka, dan jaringan irigasi tertutup


JUMLAH

20
100

Jember,
Mengetahui,
Kepala Sekolah
DWI WAHYUNI, S.Sos

Guru Mata Pelajaran

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN


SATUAN PENDIDIKAN

: SMK SUNAN AMPEL

MATA PELAJARAN

: Menyiapkan Lahan dan Media

KELAS/SEMESTER

: X/I

WAKTU

: 6 X 45 Menit

1. Standar Kompetensi

: Menyiapkan Lahan dan Media

2. Kompetensi Dasar

: Mengecek pengatur intensitas cahaya matahari (shading)

3. Indikator
No

Indikator

Alat pengatur intensitas cahaya dicek dan dipasti-kan siap


dioperasikan.

Intensitas cahaya diatur berdasarkan kebutuhan cahaya dari

Nilai PBKB

masing-masing jenis dan umur bibit dengan pengaturan


shading.

4. Tujuan Pembelajaran
No
Tujuan Pembelajaran
Siswa mengerti Manfaat cahaya untuk tanaman
Siswa dapat mengukur intensitas cahaya
Siswa memahami kebutuhan intensitas cahaya berdasarkan
kebutuhan,dan usia tanaman

5. Materi Pelajaran
1. Peralatan pengatur intensitas cahaya
2. Syarat tumbuh
3. Fase pertumbuhan tanaman

Nilai PBKB

6. Metode Pembelajaran
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.

Contructivism
Learning Community
Modelling
Inquiry
Questioning
Reflection
Authentic Assesment

7. Kegiatan Pembelajaran
a. Kegiatan Awal (15 Menit)

N
o
1
2
3

Nilai PBKB

Keterlaksanaan
Terlaksana Tidak

Nilai PBKB

Keterlaksanaan
Terlaksana Tidak

Uraian Kegiatan

Pembukaan Salam dan doa


Absensi Siswa
Apersepsi (memotivasi
dan mengarahkan
siswa pada situasi belajar)

b. Kegiatan Inti (5 x 45 Menit)


N
o

Uraian Kegiatan
1. Menjelaskan macam-macam alat pengatur
intensitas cahaya.
2. Menghubungkan kondisi alat dengan syarat
iklim mikro
3. Menjelaskan syarat tumbuh tanaman
4. Menjelaskan fase pertum-buhan tanaman
5. Mengatur alat intensitas cahaya
6. Mendesain pengaturan cahaya shading
c. Kegiatan Akhir (30 Menit)

Nilai PBKB
N
o

Keterlaksanaan
Terlaksana Tidak

Uraian Kegiatan

Tanya jawab dan diskusi


Menyimpulkan materi diklat
Memberikan pekerjaan rumah
Doa penutup

8. Penilaian
Jenis Penilaian

Bentuk Penilaian

Instrumen

9. Sumber Pembelajaran
1. Modul
2. Sumber Internet
3. Referensi lainnya
4. Lahan dan media

Soal
No
1

Soal
Apa yang dimaksud dengan intensitas cahaya?

Apa alat yang digunakan untuk mengukur intensitas

Nilai PBKB

cahaya ?
3

Bagiaman cara mengatasi kebutuhan cahaya untuk


tanaman ?

Apa pengaruhnya cahaya pada tanaman?

Seberapa penting cahaya untuk tanaman?

Kunci Jawaban/Pedoman penskoran


No
1

Kunci Jawaban
Cahaya yang masuk dan dibutuhankan tanaman

Skor
20

..

20

a. Mengatur pencahayaan

20

No

Kunci Jawaban
b. Membuat naungan

Skor

dengan adanya sinar/cahaya tanaman mampu melakukan

20

fotosintesis
5

Sangat Penting, sebgai energi untuk tanaman


JUMLAH

20
100

Jember,
Mengetahui,
Kepala Sekolah
DWI WAHYUNI, S.Sos

Guru Mata Pelajaran

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN


SATUAN PENDIDIKAN

: SMK SUNAN AMPEL

MATA PELAJARAN

: Menyiapkan Lahan dan Media

KELAS/SEMESTER

: X/I

WAKTU

: 10 X 45 Menit

1. Standar Kompetensi

: Menyiapkan Lahan dan Media

2. Kompetensi Dasar

: Mengidentifikasi Komposisi Media

3. Indikator
No

Indikator

Faktor-faktor yang mem-pengaruhi pencampuran media


diidentifikasi ber-dasarkan, jenis bahan campuran, jenis
tanaman, umur tanaman.

Pencampuran media dila-kukan dari volume bahan yang


paling sedikit, dilanjutkan dengan pencampuran bahan yang
jumlahnya lebih besar

Metode pencampuran ditetapkan berdasarkan daya


dukung/alat yang ter-sedia dan volume bahan yang
dicampur.
Pencampuran dilakukagin sampai bahan-bahan tercampur
sempurna (homogen).
Menjelaskan teknik pengisian media
Melaksanakan pengisian media ke dalam pot
Melaksanakan pengisian media ke dalam polybag.
Manyusun media sesuai dengan jenis wadah yang

Nilai PBKB

No

Indikator

Nilai PBKB

digunakan

4. Tujuan Pembelajaran
No
Tujuan Pembelajaran
Siswa mengerti komposisi media penyemaian
Siswa mengerti bahan media penyemaian
Siswa memahami pencampuran media penyemaian
Siswa bisa membuat media penyemaian
5. Materi Pelajaran
Komposisi Media
Mencampur media (mixing)
Media tumbuh tanaman kelompok : Xerofit, Mesofit, Epifit
Metode pencampuran media
Komposisi pencampuran media
Skala pencampuran media

Faktor yang berpengaruh Mengisi media dalam pot/polybag


Macam-macam cara pengisian media
Macam-macam wadah media
Manata media

6. Metode Pembelajaran
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.

Contructivism
Learning Community
Modelling
Inquiry
Questioning
Reflection
Authentic Assesment

Nilai PBKB

7. Kegiatan Pembelajaran
a. Kegiatan Awal (15 Menit)

N
o
1
2
3

Nilai PBKB

Keterlaksanaan
Terlaksana Tidak

Nilai PBKB

Keterlaksanaan
Terlaksana Tidak

Nilai PBKB

Keterlaksanaan
Terlaksana Tidak

Uraian Kegiatan

Pembukaan Salam dan doa


Absensi Siswa
Apersepsi (memotivasi
dan mengarahkan
siswa pada situasi belajar)

b. Kegiatan Inti (9 x 45 Menit)


N
o

Uraian Kegiatan

Menjelaskan factor-faktor yang mempengaruhi


komposisi media

Merumuskan formulasi media semai

Mengidentifikasi komposisi media

Menentukan komposisi dan formulasi media


semai
Menjelaskan teknik pengisian media
Melaksanakan pengisian media ke dalam pot

Melaksanakan pengisian media ke dalam


polybag.

Manyusun media sesuai dengan jenis wadah


yang digunakan

c. Kegiatan Akhir (30 Menit)

N
o

Uraian Kegiatan

Tanya jawab dan diskusi


Menyimpulkan materi diklat
Memberikan pekerjaan rumah
Doa penutup

8. Penilaian
Jenis Penilaian

Bentuk Penilaian

Instrumen

9. Sumber Pembelajaran
1. Modul
2. Sumber Internet
3. Referensi lainnya
4. Lahan dan media

Soal
No
1

Soal

Nilai PBKB

2
3
4
5
Kunci Jawaban/Pedoman penskoran
No
1

Kunci Jawaban

Skor
20

20

20

20

20
100

JUMLAH

Jember,
Mengetahui,

Kepala Sekolah

Guru Mata Pelajaran

DWI WAHYUNI, S.Sos

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN


SATUAN PENDIDIKAN

: SMK SUNAN AMPEL

MATA PELAJARAN

: Menyiapkan Lahan dan Media

KELAS/SEMESTER

: X/I

WAKTU

: 6 X 45 Menit

1. Standar Kompetensi

: Menyiapkan Lahan dan Media

2. Kompetensi Dasar

: Mendistribusikan media ke lokasi pemeliharaan/penanaman

3. Indikator

No

Nilai PBKB

Indikator

Media didistribusikan ke tempat pembibitan


Media disusun di blok/ tempat yang ditentukan dalam posisi
tegak dan teratur

4. Tujuan Pembelajaran
No
Tujuan Pembelajaran
Siswa mengerti cara mendistribusikan media penyemaian
Siswa memahami cara menyususn media penyemaian
Siswa bisa mengatur tempat penyemaian
Siswa bisa mengatur distribusi media penyemaian

Nilai PBKB

5. Materi Pelajaran
1. Alat angkut
2. Tempat pembibitan
6. Metode Pembelajaran
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.

Contructivism
Learning Community
Modelling
Inquiry
Questioning
Reflection
Authentic Assesment

7. Kegiatan Pembelajaran
a. Kegiatan Awal (15 Menit)
Nilai PBKB
N
o
1
2
3

Uraian Kegiatan

Pembukaan Salam dan doa


Absensi Siswa
Apersepsi (memotivasi
dan mengarahkan
siswa pada situasi belajar)

b. Kegiatan Inti (5 x 45 Menit)

Keterlaksanaan
Terlaksana Tidak

N
o

Uraian Kegiatan

Nilai PBKB

Keterlaksanaan
Terlaksana Tidak

Nilai PBKB

Keterlaksanaan
Terlaksana Tidak

1. Menjelaskan macam-macam alat angkut


media
2. Merancang tata letak pembibitan
3. Membuat tata letak pembibitan
4. Mengatur teknik penataan
5. Mendistribusikan media ke tempat
pembibitan
6. Menata media
c. Kegiatan Akhir (30 Menit)

N
o

Uraian Kegiatan

Tanya jawab dan diskusi


Menyimpulkan materi diklat
Memberikan pekerjaan rumah
Doa penutup

8. Penilaian
Jenis Penilaian

9. Sumber Pembelajaran
1. Modul
2. Sumber Internet
3. Referensi lainnya
4. Lahan dan media

Soal

Bentuk Penilaian

Instrumen

No
1

Soal

Nilai PBKB

2
3
4
5
Kunci Jawaban/Pedoman penskoran
No
1

Kunci Jawaban

Skor
20

20

20

20

20
100

JUMLAH

Jember,
Mengetahui,
Kepala Sekolah

Guru Mata Pelajaran

DWI WAHYUNI, S.Sos

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN


SATUAN PENDIDIKAN

: SMK SUNAN AMPEL

MATA PELAJARAN

: Menyiapkan Lahan dan Media

KELAS/SEMESTER

: X/I

WAKTU

: 8 X 45 Menit

1. Standar Kompetensi

: Menyiapkan Lahan dan Media

2. Kompetensi Dasar

: Menjelaskan transportasi benih

3. Indikator
No

Indikator

Nilai PBKB

Alat transport di identifikasi berdasarkan kecepatan


angkutan, biaya transport, volume angkut

Aspek terpenting dari pengangkutan adalah biaya


pengangkutan, biaya pengangkutan dipengaruhi oleh Tarip
Angkutan.

Angkutan darat diidentifikasi ke dalam kendaraan


bermotor, dapat keseluruh sentra produksi, relative cepat,
murah, dan mudah didapatkan namun terbatas jumlahnya.
Kereta api, volume yang terangkut relatif labih banyak,
murah,namun pengangkutan dan pengiriman terbatas pada
jalur kereta api saja.

Angkutan laut diidentifikasikan sebagai alat angkut dengan


kapasitas yang besar, dengan ongkos relatif murah, namun
terbatas pada pengiriman antar pulau dan daerah pantai saja.
Angkutan udara yaitu Pesawat terbang diidentifikasi
sebagai akat transportasi yang hanya terbatas pada daerah

4. Tujuan Pembelajaran
No
Tujuan Pembelajaran
Siswa mengerti mengidentifikasi alat transpotasi
Siswa memahami cara mengirim bibit
Siswa bisa bisa melakukan pengiriman bibit
Siswa bisa mengatur pengiriman bibit

5. Materi Pelajaran
1. Pengertian transportasi
2. Macam-macam alat transportasi
3. Kelebihan dan kekurangan masing-masing jenis alat transportasi
6. Metode Pembelajaran
1. Contructivism
2. Learning Community

Nilai PBKB

3.
4.
5.
6.
7.

Modelling
Inquiry
Questioning
Reflection
Authentic Assesment

7. Kegiatan Pembelajaran
a. Kegiatan Awal (15 Menit)

N
o
1
2
3

Nilai PBKB

Keterlaksanaan
Terlaksana Tidak

Nilai PBKB

Keterlaksanaan
Terlaksana Tidak

Nilai PBKB

Keterlaksanaan
Terlaksana Tidak

Uraian Kegiatan

Pembukaan Salam dan doa


Absensi Siswa
Apersepsi (memotivasi
dan mengarahkan
siswa pada situasi belajar)

b. Kegiatan Inti (7 x 45 Menit)


N
o

Uraian Kegiatan

Menjelaskan arti transportasi

Menentukan alat transportasi yang


digunakan

Menjelaskan kelebihan dan kekurangan


angkutan darat, laut dan udara

c. Kegiatan Akhir (30 Menit)

N
o

Uraian Kegiatan

Tanya jawab dan diskusi


Menyimpulkan materi diklat
Memberikan pekerjaan rumah
Doa penutup

8. Penilaian
Jenis Penilaian

Bentuk Penilaian

Instrumen

9. Sumber Pembelajaran
1. Modul
2. Sumber Internet
3. Referensi lainnya
4. Lahan dan media

Soal
No
1

Soal

Nilai PBKB

2
3
4
5
Kunci Jawaban/Pedoman penskoran
No
1

Kunci Jawaban

Skor
20

20

20

20

20
100

JUMLAH

Jember,
Mengetahui,
Kepala Sekolah

Guru Mata Pelajaran

DWI WAHYUNI, S.Sos