Anda di halaman 1dari 14
TUGAS INDIVIDU - 02 Project Manager Development Program (PMDP) Tahun 2016 Disusun Oleh Jayusri /
TUGAS INDIVIDU - 02 Project Manager Development Program (PMDP) Tahun 2016 Disusun Oleh Jayusri /
TUGAS INDIVIDU - 02
Project Manager Development Program (PMDP)
Tahun 2016
Disusun Oleh
Jayusri / NPP : C/13/03/1005/89
Unit Kerja PT. Adhi Persada Properti
Pembina
Bp. Ir. Teguh Suhanta
Project Manager Property
AAAAA
PT. ADHI KARYA (Persero) Tbk.

JOB DESCRIPTION, KRITERIA KEBERHASILAN

Ir. Teguh Suhanta Project Manager Property AAAAA PT. ADHI KARYA (Persero) Tbk. JOB DESCRIPTION, KRITERIA KEBERHASILAN
Ir. Teguh Suhanta Project Manager Property AAAAA PT. ADHI KARYA (Persero) Tbk. JOB DESCRIPTION, KRITERIA KEBERHASILAN

DAFTAR ISI

Halaman

DAFTAR ISI

i

BAB I

PENDAHULUAN

1

1.1

Latar Belakang

1

BAB II

TUJUAN & SASARAN

2

2.1

Rumusan Masalah

2

2.2

Maksud & Tujuan

2

BAB III PEMBAHASAN

3

3.1

Uraian Job Description, Ukuran Keberhasilan & Job Requirement Construction Manager

3

3.2

Uraian Job Description, Ukuran Keberhasilan & Job Requirement Project Manager

6

3.1

Uraian Job Description, Ukuran Keberhasilan & Job Requirement Project Manager Property

9

BAB IV KESIMPULAN

12

4.1 Kesimpulan

12

4.2 Saran

12

BAB I PENDAHULUAN LATAR Belakang
BAB I
PENDAHULUAN
LATAR
Belakang
1.1 Latar Belakang
1.1 Latar Belakang

Dalam suatu organisasi/perusahaan dari berbagai faktor yang mendukung keberhasilan suatu usaha, Faktor Sumber Daya Manusia menduduki peranan dan jabatan dengan level level tertentu yang sangat penting dalam memberikan dan mempengaruhi kesuksesan dan persaingan dari sebuah perusahaan. Berkembang tidaknya satu usaha dalam jangka panjang tergantung pada usaha tenaga kerjanya dengan pengetahuan, keterampilan dan kemampuan yang tepat.

Pengetahuan mendasar akan job description, kriteria keberhasilan dan job requirement ini dapat menjadikan kita paham akan scope & batasan batasan atas jabatan yang kita emban serta pola interaksinya dengan lingkungan

Sebagai contoh salah satu faktor tercapainya keberhasilan proyek dipengaruhi oleh peran seorang project manager. Untuk mencapai keberhasilan proyek dibutuhkan project manager yang handal. Dalam melaksanakan tugasnya yang berhubungan dengan tim proyek dan stakeholder, project manager yang handal harus mengetahui fungsi, tugas, tanggung jawab serta tolak ukur keberhasilan atas apa yang sudah diamanahkan kepadanya selaku seorang project manager.

1

BAB II TUJUAN & SASARAN RUMUSAN MASALAH Problem Formula
BAB II
TUJUAN & SASARAN
RUMUSAN MASALAH
Problem Formula
2.1 Rumusan Masalah
2.1 Rumusan Masalah

Dalam tulisan singkat ini penulis menggolongkan beberapa scope permasalahan yang akan di bahas mengenai job description, kriteria keberhasilan dan job requirement untuk jabatan dengan level :

Costruction Manager

Project Manager

Project Manager Property

MAKSUD & TUJUAN Purpose & Objectives
MAKSUD & TUJUAN
Purpose & Objectives
2.2 Maksud dan Tujuan
2.2 Maksud dan Tujuan

Berdasarkan rumusan masalah di atas, maka tujuan penulisan makalah ini adalah untuk mengetahui perihal job description, kriteria keberhasilan dan job requirement untuk jabatan dengan level :

Costruction Manager

Project Manager

Project Manager Property

2

BAB III PEMBAHASAN Costruction Manager URAIAN JABATAN SECARA SPESIFIK CONSTRUCTION MANAGER I. NAMA JABATAN :
BAB III
PEMBAHASAN
Costruction
Manager
URAIAN JABATAN SECARA SPESIFIK
CONSTRUCTION MANAGER
I. NAMA JABATAN : CONSTRUCTION MANAGER

II. TUJUAN / SASARAN JABATAN:

A. Menetapkan rencana kerja proyek pencapaian sasaran proyek.

B. Mengendalikan pengelolaan aktivitas proyek.

C. Melaksanakan pengendalian proyek sesuai biaya, mutu, waktu dan K3L.

D. Menjamin penerapan dan keefektifan system manajemen proyek.

E. Melaksanakan tinjauan manajemen secara berkala pencapaian sasaran proyek, sesuai Business Plan yang sudah di sahkan.

F. Melaksanakan tindak lanjut peningkatan berkesinambungan untuk menjamin penyempurnaan system manajemen dan pencapaian kinerja.

G. Menetapkan perencanaan dan pelaksanaan pengadaan kontraktor / Vendor

H. Membangun komunikasi dan hubungan baik dengan pihak-pihak terkait untuk mendukung kelancaran pelaksanaan / proses produksi .

I. Memanage dan mengembangkan SDM proyek secara berkesinambungan.

III.INPUTAN:

1. Dokumen Business Plan

2. Dokumen Tender & Kontrak

3. RAB

IV. AKTIVITAS:

A. Menetapkan rencana kerja proyek untuk mencapai sasaran proyek :

B. Melaksanakan pengendalian proyek sesuai biaya, mutu, waktu dan K3L.

1. Melaksanakan schedule pelaksanaan proyek meliputi :

a. Schedule pelaksanaan phisik.

b. Schedule bahan.

c. Schedule Sub Kontraktor.

d. Schedule tenaga.

e. Schedule alat.

2. Menetapkan methode dan mengevaluasinya.

3. Mengendalikan RAB proyek

4. Menetapkan sasaran mutu proyek dan mengendalikannya.

3

C. Menjamin penerapan dan keefektifan system manajemen proyek:

1. Menetapkan rencana pelaksanaan Proyek.

2. Memonitor dan mengevaluasi hasil pelaksanaan proyek.

3. Menetapkan tindak lanjut perbaikan hasil pelaksanaan jika terjadi penyimpangan.

D. Melaksanakan tinjauan manajemen secara berkala pencapaian sasaran proyek:

1. Mengevaluasi hasil / realisasi pencapaian sasaran proyek

2. Mengevaluasi dan mereview Business Plan proyek secara periodik.

3. Mengevaluasi customer / tenant satisfaction.

4. Mengevaluasi hasil pelaksanaan system mutu & K-3.

E. Melaksanakan tindak lanjut peningkatan berkesinambungan untuk menjamin penyempurnaan system manajemen dan pencapaian kinerja.

F. Menetapkan perencanaan dan pelaksanaan pengadaan barang dan jasa, alat sesuai PPB:

1. Memverifikasi dan menyetujui BP / pemesanan dan pengadaan bahan dan alat-alat yang dibutuhkan proyek.

2. Melakukan negoisasi dan menetapkan supplier / Mandor proyek atau mendelegasikan kepada bawahan yang berwenang.

3. Menyetujui / menetapkan prestasi Sub. Kontraktor.

G. Membangun komunikasi dan hubungan baik dengan pihak-pihak terkait untuk mendukung kelancaran pelaksanaan / proses produksi.

1. Menjalin hubungan baik dengan Costumers / Tenant

2. Menjalin hubungan baik dengan pejabat setempat.

3. Menjalin hubungan baik dengan masyarakat sekitar.

H. Memanage dan mengembangkan SDM proyek secara berkesinambungan:

1. Penyusunan rencana kebutuhan SDM proyek.

2. Pelaksanaan recruitment, selection, orientation, mutasi, promosi dan resignment Karyawan Kontrak Proyek.

3. Penilaian karya (Performance Appraisal).

V. UKURAN KEBERHASILAN:

1. Diselesaikannya kegiatan fisik proyek sesuai mutu, waktu pelaksanaan.

2. Tidak terjadi kecelakaan kerja.

3. Pelaksanaan biaya tidak melebihi anggaran RAB proyek.

VI. KONTROL YANG DIPERLUKAN:

1. Business Plan

2. Daftar Spesifikasi Mutu

3. SKK / Buku Proyek.

4. Rapat tinjauan Manajemen yang konsisten.

4

VII. SUMBER DAYA / INFORMASI:

1. Dokumen kontrak.

2. SKK.

3. Data SDM.

4. Track record proyek sejenis.

5. Kompetensi SDM yang sesuai dengan job evaluationnya.

6. Pendanaan (cash flow) sesuai rencana proyek.

VIII. OUT PUT:

1. Tercapainya target penyelesaian proyek sesuai janji serah terima dengan tenant dengan

waktu & mutu yang sesuai

5

Project Manager URAIAN JABATAN SECARA SPESIFIK TINGKAT KOORDINATOR / PROJECT MANAGER II. NAMA JABATAN :
Project
Manager
URAIAN JABATAN SECARA SPESIFIK
TINGKAT KOORDINATOR / PROJECT MANAGER
II.
NAMA JABATAN : PROJECT MANAGER

III.TUJUAN / SASARAN JABATAN:

A. Menjamin Visi, Misi, Kebijakan, Sasaran, SKK, SKI dikomunikasikan dan dipahami seluruh personil proyek.

B. Merumuskan dan menetapkan SKK/SKI Proyek.

C. Merumuskan dan menetapkan rencana kerja proyek untuk mencapai sasaran proyek.

D. Menetapkan system manajemen pengelolaan aktivitas proyek.

E. Menetapkan perencanaan dan pengendalian proyek (BMW’S).

F. Menjamin penerapan dan keefektifan system manajemen proyek.

G. Melaksanakan tinjauan manajemen secara berkala pencapaian sasaran proyek, SKI dan Customer satisfaction.

H. Menetapkan tindak lanjut peningkatan berkesinambungan untuk menjamin penyempurnaan system manajemen dan pencapaian kinerja.

I. Menetapkan perencanaan dan pelaksanaan pengadaan barang dan jasa, alat sesuai PPB.

J. Membangun komunikasi dan hubungan baik dengan pihak-pihak terkait untuk mendukung kelancaran pelaksanaan / proses produksi .

K. Memanage dan mengembangkan SDM proyek secara berkesinambungan.

IV. INPUTAN:

1. Dokumen kontrak.

2. Buku Merah.

3. SKK/SKI Proyek.

V. AKTIVITAS:

A. Merumuskan dan menetapkan rencana kerja proyek untuk mencapai sasaran proyek:

1. Membuat perencanaan proyek (PPB) berdasarkan dokumen kontrak.

B. Merumuskan dan menetapkan SKK/SKI proyek :

1. Membuat SKK proyek berdasarkan SKK Divisi.

2. Menetapkan SKI personil proyek berdasarkan SKK Proyek.

3. Mengevaluasi SKK / SKI proyek secara periodik.

C. Menetapkan system manajemen pengelolaan aktivitas proyek :

1. Merumuskan struktur organisasi proyek.

2. Menetapkan tugas dan tanggung jawab berdasarkan job description masing-masing personil proyek.

6

D. Menjamin Visi, Misi, Kebijakan, Sasaran, SKK, SKI dikomunikasikan dan dipahami seluruh personil proyek :

1. Mensosialisasikan Visi, Misi, Kebijakan, Sasaran, SKK, SKI kepada seluruh staff

proyek.

2. Mereview hasil pemahaman terhadap Visi, Misi, Kebijakan, Sasaran Perusahaan

serta SKK dan SKI pada setiap pelaksanaan MRM proyek.

E. Menetapkan perencanaan dan pengendalian proyek (BMW’S):

1. Menetapkan schedule pelaksanaan proyek meliputi:

a. Schedule pelaksanaan phisik.

b. Schedule bahan.

c. Schedule Sub Kontraktor.

d. Schedule tenaga.

e. Schedule alat.

2. Menetapkan methode dan mengevaluasinya.

3. Menetapkan RAP proyek dan mengendalikannya.

4. Menetapkan sasaran mutu proyek dan mengendalikannya.

F. Menjamin penerapan dan keefektifan system manajemen proyek:

1. Menetapkan rencana AMI Proyek.

2. Memonitor dan mengevaluasi hasil AMI proyek.

3. Menetapkan tindak lanjut perbaikan hasil AMI jika terjadi penyimpangan.

G. Melaksanakan tinjauan manajemen secara berkala pencapaian sasaran proyek, SKI & Customer satisfaction:

1. Mengevaluasi hasil / realisasi pencapaian sasaran proyek (BMW’S).

2. Mengevaluasi dan mereview SKI proyek secara periodik.

3. Mengevaluasi customer satisfaction.

4. Mengevaluasi hasil pelaksanaan system mutu & K-3.

H. Menetapkan tindak lanjut peningkatan berkesinambungan untuk menjamin penyempurnaan system manajemen dan pencapaian kinerja.

1. Menetapkan tindak lanjut perbaikan berdasarkan hasil evaluasi pada tinjauan

manajemen.

I. Menetapkan perencanaan dan pelaksanaan pengadaan barang dan jasa, alat sesuai PPB:

1. Memverifikasi dan menyetujui BP / pemesanan dan pengadaan bahan dan alat-alat yang dibutuhkan proyek.

2. Melakukan negoisasi dan menetapkan supplier / Mandor proyek atau mendelegasikan kepada bawahan yang berwenang.

3. Menyetujui / menetapkan prestasi Sub. Kontraktor.

J. Membangun komunikasi dan hubungan baik dengan pihak-pihak terkait untuk mendukung kelancaran pelaksanaan / proses produksi.

7

1. Menjalin hubungan baik dengan Konsultan / Owner.

2. Menjalin hubungan baik dengan pejabat setempat.

3. Menjalin hubungan baik dengan masyarakat sekitar.

K. Memanage dan mengembangkan SDM proyek secara berkesinambungan:

1. Penyusunan rencana kebutuhan SDM proyek.

2. Pelaksanaan recruitment, selection, orientation, mutasi, promosi dan resignment Karyawan Kontrak Proyek.

3. Evaluasi dan pengembangan kompetensi serta pengendalian pelaksanaan job assignment (dari job value grading personil s/d penetapan sasaran).

4. Pelaksanaan bimbingan (coaching dan counseling).

5. Penilaian karya (Performance Appraisal).

6. Pengembangan personil berupa perencanaan karir individu, penyusunan kebutuhan

pelatihan, pelaksanaan dan evaluasinya.

VI. UKURAN KEBERHASILAN:

1. Pencapaian SKK / SKI proyek sesuai rencana.

2. Peningkatan prestasi / kemampuan personil proyek yang representasi dengan kenaikan grade.

VII. KONTROL YANG DIPERLUKAN:

1. PBB (Buku Perencanaan Proyek).

2. SKK / Buku Proyek.

3. Rapat Tinjauan Manajemen yang konsisten.

VIII. SUMBER DAYA / INFORMASI:

1. Dokumen kontrak.

2. SKK.

3. Data SDM.

4. Track record proyek sejenis.

5. Kompetensi SDM yang sesuai dengan job evaluationnya.

6. Pendanaan (cash flow) sesuai rencana proyek.

IX. OUT PUT:

1. Pencapaian SKK yang sesuai target.

2. Laporan performance proyek.

3. Hasil evaluasi dan peningkatan perencanaan dan pengendalian proyek (Buku Kuning).

8

FLOW PROSES URAIAN AKTIVITAS PIC KETERANGAN Ukuran Keberhasilan Input : INPUT 1. Bisnis Plan Dokumen
FLOW PROSES
URAIAN AKTIVITAS
PIC
KETERANGAN
Ukuran Keberhasilan Input :
INPUT
1.
Bisnis Plan
Dokumen Bisnis Plan yang sudah
ditandatangani dan siap dilaksanakannya
pengembangan proyek.
PROSES
1. Proyek menerima Bisnis Plan dari Korporat sebagai awal pelaksanaan
Pengembangan
Manager Project
Properti
Mulai
2. Mereview Dokumen :
Manager Project
a. Bisnis Plan
Properti
BusinessPlan
(1)
b. Tender Dokumen
c. PQP & PSP
d.
RAB
Master Schedule
Tender Dokumen
PQP&PSP
RAB
(2a)
(2b)
(2c)
(2d)
3. Check hasil Review setiap bulan
Manager Project
Properti
Manager Project
Tidak
Check
4. Penyusunan Paket Pekerjaan
Proyek dapat menyusun tahap pembanguan dan paket pekerjaan.
Properti
(3)
Ya
PenyusunanPaket Pekerjaan
5. Long List & Short List Vendor
Database Vendor dilakukan di Korporat (Bagian Procurement) dan bila
dimugnkinkan untuk kebutuhan material mass product dapat menghubungi
Induk Perusahaan.
Manager Project
Properti/Mgr
(4)
Procurement
LongList &Short List Vendor
(5)
6. Check hasil penysunan dan Vendor yang akan diundang dalam pentahapan
Manager Project
pekerjaan.
Properti
Tidak
Check
(6)
Ya
A
URAIAN AKTIVITAS PIC
URAIAN AKTIVITAS
PIC

FLOW PROSES

KETERANGAN

A
A

Proses Vendor

(7)

AKTIVITAS PIC FLOW PROSES KETERANGAN A Proses Vendor (7) Check (8) Ya Tidak SPK (9) Pembuatan
Check (8) Ya
Check
(8)
Ya

Tidak

SPK

(9)

A Proses Vendor (7) Check (8) Ya Tidak SPK (9) Pembuatan Kontrak Pekerjaan (10) Pelaksanaan &

Pembuatan Kontrak Pekerjaan

(10)

(8) Ya Tidak SPK (9) Pembuatan Kontrak Pekerjaan (10) Pelaksanaan & Pengendalian (11) PHO (12) BAST

Pelaksanaan & Pengendalian

(11)

PHO (12)
PHO
(12)
(10) Pelaksanaan & Pengendalian (11) PHO (12) BAST ke Konsumen (13) Tidak Check (14) Ya FHO
BAST ke Konsumen (13)
BAST ke
Konsumen
(13)

Tidak

Check (14) Ya FHO (15) B
Check
(14)
Ya
FHO
(15)
B

7. Proses Tender

Melakukan Negosiasi, Klarifikasi, Aanwidzing, dan komparasi.

8. Check

Check

dokumen

Pemenang.

Tender

dan

Persetujuan

9. SPK Pembuatan Surat Perintah Kerja (SPK)

10. Pembuatan Kontrak Pekerjaan

Direksi

untuk

penunjukan

Pembuatan Kontrak Pekerjaan yang terdiri dari :

- General of Contract

- Special of Contract

- Bill Of Quantity

11. Pelaksanaan & Pengendalian

12. Phisical Hand Over (PHO), Serah Terima I pekerjaan dari Kontraktor ke Developer Proyek menerima hasil pelaksanaan Pekerjaan Kontraktor / Vendor, dan adanya masa pemeliharaan.

13. Berita Acara Serah Terima ke Konsumen Proyek menyerahkan Produk kepada Konsumen sesuai PPJB.

14. Check Check apakah konsumen sudah dapat menerima. Bila tidak, perlu dilakukan perbaikan.

15. Final Hand Over (FHO)

Proyek menerima hasil Test Commisioning dari Kontraktor.

Manager Project

Properti/Mgr

Procurement

Manager Project

Properti/Mgr

Procurement

Manager Project

Properti/Mgr

Procurement

Manager Project

Properti/Mgr

Procurement

Manager Project

Properti

Manager Project

Properti

Manager Project

Properti

Manager Project

Properti

Manager Project

Properti

URAIAN AKTIVITAS PIC
URAIAN AKTIVITAS
PIC

FLOW PROSES

KETERANGAN

B BASTkeBM (16) BM (17)
B
BASTkeBM
(16)
BM
(17)
PIC FLOW PROSES KETERANGAN B BASTkeBM (16) BM (17) PengelolaanGedung/ Sewa/JualUnitSisa PembentukanPPRS
PIC FLOW PROSES KETERANGAN B BASTkeBM (16) BM (17) PengelolaanGedung/ Sewa/JualUnitSisa PembentukanPPRS
PengelolaanGedung/ Sewa/JualUnitSisa PembentukanPPRS Kawasan (17b) (17c) (17a) FinalAccount (18) Selesai
PengelolaanGedung/
Sewa/JualUnitSisa
PembentukanPPRS
Kawasan
(17b)
(17c)
(17a)
FinalAccount
(18)
Selesai

16. Berita Acara Serah Terima ke Building Management.

Proyek melakukan Penunjukan Building Management (BM) secara simultan paling lambat 3 bulan sebelum serah terima (FHO) dari Kontraktor.

17. Building Management melakukan :

a. Pengelolaan Gedung / Kawasan

b. Sewa / Jual unit Sisa

c. Pembentukan PPRS setelah masa pengelolaan oleh Developer paling lambat 1 tahun.

18. Final Account (Penutupan Proyek).

Manager Project

Properti

BM /

Lease Properti

Manager Project

Properti

OUTPUT

1. Pelaksanaan Pengembangan Proyek sesuai RKAAP.

2. Penutupan Proyek dapat dilakukan setiap saat.

Ukuran Keberhasilan Output :

Tercapainya Pengembangan Kawasan sesuai RKAAP

BAB IV KESIMPULAN DAN SARAN KESIMPULAN Conclusion
BAB IV
KESIMPULAN DAN SARAN
KESIMPULAN
Conclusion
4.1 Kesimpulan
4.1
Kesimpulan

Dalam suatu organisasi/perusahaan dari berbagai faktor yang mendukung keberhasilan suatu usaha, Faktor Sumber Daya Manusia menduduki peranan dan jabatan dengan level level tertentu yang sangat penting dalam memberikan dan mempengaruhi kesuksesan dan persaingan dari sebuah perusahaan. Berkembang tidaknya satu usaha dalam jangka panjang tergantung pada usaha tenaga kerjanya dengan pengetahuan, keterampilan dan kemampuan yang tepat.

Pengetahuan mendasar akan job description, kriteria keberhasilan dan job requirement ini dapat menjadikan kita paham akan scope & batasan batasan atas jabatan yang kita emban serta pola interaksinya dengan lingkungan antara lain :

1. Kejelasan Kedudukan. Kejelasan kedudukan seseorang dalam struktur organsisasi sebenarnya mempermudah dalam melakukan koordinasi maupun hubungan karena adanya keterkaitan penyelesaian suatu fungsi yang dipercayakan kepada seseorang.

2. Kejelasan Uraian Tugas. Kejelasan uraian tugas dalam struktur organisasi sangat membantu pihak pimpinan untuk melakukan pengawasan dan pengendalian, dan bagi bawahan akan dapat berkonsentrasi dalam melaksanakan suatu pekerjaan karena uraiannya yang jelas.

3. Kejelasan Jalur Hubungan. Dalam rangka pelaksaan tugas dan tanggung jawab setiap karyawan atau pegawai dalam sebuah organisasi, maka dibutuhka kejelasan hubungan yang tergambar dalam struktur, sehingga jalur penyelesaian pekerjaan akan semakin efektif dan dapat saling menguntungkan.

akan semakin efektif dan dapat saling menguntungkan. SARAN Advice 4.2 Saran Perusahaan adalah sebuah organisasi
SARAN Advice
SARAN
Advice
4.2 Saran
4.2
Saran

Perusahaan adalah sebuah organisasi yang dijalankan oleh banyak orang (SDM) untuk mencapai tujuan tertentu. Dalam mencapai tujuan ini, setiap anggota organisasi harus memahami dengan baik tugas serta perannya di dalam perusahaan. Sumber daya manusia (SDM) atau karyawan yang menduduki suatu jabatan tertentu dalam perusahaan kadang mempunyai level kemampuan yang berbeda dengan karyawan lainnya. Kadang-kadang kemampuan mereka meningkat, namun kadang juga menurun. Ada pula yang kemampuannya kurang sesuai dengan persyaratan yang diperlukan dalam jabatan tersebut. Untuk itu perlu diadakannya pelatihan pelatihan SDM secara berkesinambungan agar hardskill dan softskill mereka berkembang dan mampu beradaptasi dengan perubahan.