Anda di halaman 1dari 4

Soal dan Kunci Jawaban IPS Kegiatan Pokok Ekonomi

1. Tiga kegiatan pokok ekonomi yang dilakukan manusia adalah....


a. bekerja, istirahat, tidur
b. belajar, membaca, menulis
c. konsumsi, produksi, distribusi
d. bertani, berdagang, melaut
2. Kegiatan yang dilakukan untuk menciptakan dan menambah guna suatu barang disebut.
a. konsumsi
b. produksi
c. distribusi
d. transportasi
3. Setelah makan sepiring nasi, Veri merasa kenyang. Kegiatan yang dilakukan Veri termasuk kegiatan.
a. konsumsi
b. produksi
c. distribusi
d. transportasi
4. Pak Tono adalah pedagang kaki lima menjual majalah. Pak Tono merupakan pelaku kegiatan.
a. konsumsi
b. produksi
c. distribusi
d. transportasi
5. Salah satu faktor yang memengaruhi pengeluaran konsumsi adalah....
a. selera konsumen
b. banyaknya konsumen
c. banyaknya produsen
d. banyaknya distributor
6. Anggaran Pendapatan dan Belanja Rumah Tangga dikatakan defisit apabila....
a. pendapatan sama dengan pengeluaran
b. pendapatan lebih besar dibanding pengeluaran
c. pendapatan lebih kecil dibanding pengeluaran
d. pendapatan sama dengan nol
7. Contoh modal tetap adalah....
a. bangunan pabrik pembuat kain dan mesin penenun kain pada pabrik tekstil
b. karet lantakan pada pabrik ban mobil
c. kulit kambing samakan pada pabrik pembuat tas kulit
d. spidol yang digunakan dosen untuk menulis di papan tulis
8. Contoh tenaga kerja yang tidak terlatih dan tidak terdidik adalah.
a. arsitek, dosen, akuntan
b. hakim, dokter, apoteker
c. buruh bangunan, pekerja rumah tangga, tukang sapu jalan
d. sopir bus kota, pegawai pompa bensin, kasir
9. Orang atau lembaga yang kegiatannya mengirim/menjual barang ke luar negeri disebut.
a. makelar
b. komisioner
c. eksportir
d. importir

10. Penyaluran koran kepada pelanggan melalui loper koran keliling dapat digolongkan ke dalam.
a. distribusi tidak langsung
b. distribusi langsung
c. distribusi semilangsung
d. distribusi campuran
B. Jawablah dengan singkat dan jelas!
1. Jelaskan apa yang dimaksud dengan konsumsi! Berikan contohnya!
2. Sebut dan jelaskan faktor-faktor yang memengaruhi pengeluaran konsumsi!
3. Jelaskan aktivitas pada kegiatan konsumsi rumah tangga perusahaan!
4. Jelaskan apa yang dimaksud dengan produksi! Berikan contohnya!
5. Jelaskan apa yang dimaksud dengan distribusi! Berikan contohnya!

Soal dan Kunci Jawaban IPS Kegiatan Pokok Ekonomi (Hasil Produksi Petani didistribusikan Pada Konsumen)

Kunci Jawaban Soal IPS BAB Kegiatan Pokok Ekonomi

Kunci Jawaban IPS Soal Pilihan Ganda


1. c
2. b
3. a
4. c
5. a
6. c
7. a
8. c
9. c
10. a

Kunci Jawaban IPS Soal Uraian


1.
Konsumsi adalah kegiatan menghabiskan atau mengurangi guna suatu barang. Seperti halnya produsen dan
distributor, dalam melakukan kegiatannya konsumen pun harus selalu berpedoman pada prinsip ekonomi. Ia
akan berusaha mengonsumsi barang dan jasa untuk mendapatkan kepuasan sebesar mungkin. Beberapa
contoh penerapan prinsip ekonomi dalam kegiatan konsumsi, antara lain sebagai berikut:
a. menyusun daftar barang/jasa yang dibutuhkan dengan urutan dari yang terpenting sampai yang tidak penting;
b. mengonsumsi barang/jasa mulai urutan teratas pada daftar skala prioritas kebutuhan yang telah disusun;
c. berusaha menyisihkan penghasilan untuk ditabung.

2.
Faktor-faktor yang mempengaruhi pengeluaran konsumsi:
faktor-faktor tersebut, antara lain sebagai berikut.
a. Penghasilan
Penghasilan digunakan konsumen untuk membeli barang dan jasa yang dibutuhkan. Semakin besar penghasilan
konsumen, semakin besar pula kemampuan untuk melakukan pengeluaran konsumsi. Sebagai contoh, apabila
kalian diberi uang saku lebih di hari ulang tahun kalian, kalian dapat membeli lebih banyak ragam barang
dibanding hari-hari biasa.
b. Selera
Keputusan seorang konsumen untuk mengonsumsi suatu barang atau jasa sangat ditentukan oleh selera. Bila ia
suka pada suatu barang, ia akan membeli barang tersebut. Sebaliknya, bila ia tidak suka, ia tidak akan
membelinya. Selera konsumen dipengaruhi oleh banyak hal seperti tingkat pendidikan, usia, jenis kelamin,
agama, lingkungan tempat tinggal, dan sebagainya. Coba kalian pikirkan, apakah konsumen yang tinggal di
daerah pantai yang berhawa panas akan membeli banyak pakaian tebal seperti jaket dan sweter? Bandingkan
dengan konsumen yang tinggal di dataran tinggi yang berhawa dingin!
c. Adat Istiadat
Adat istiadat merupakan perilaku turun-menurun yang dilakukan oleh suatu masyarakat. Pada masyarakat Jawa,
kelahiran seorang bayi biasanya disertai dengan serangkaian upacara mitoni, brokohan, puputan, selapanan,
sampai tedhak siten. Upacara-upacara adat ini membutuhkan biaya yang besar. Jadi, semakin banyak upacara
adat yang diyakini konsumen, akan semakin banyak pula pengeluaran yang dilakukan.
d. Tingkat Peradaban
Peradaban manusia terus berubah dari waktu ke waktu. Pada zaman dahulu, manusia cukup tinggal di gua-gua
dan mengambil barang-barang yang disediakan alam. Dengan semakin majunya peradaban manusia, semakin
banyak barang dan jasa yang dibutuhkan. Manusia butuh tempat tinggal yang nyaman, makanan minuman yang
sehat dan bergizi, pendidikan yang baik, dan sarana kesehatan yang layak. Jadi, semakin maju peradaban
konsumen, akan semakin besar pula pengeluaran konsumsinya. Coba kalian bandingkan, bagaimana perbedaan
pengeluaran konsumsi masyarakat yang tinggal di kawasan pedesaan dan perkotaan!
e. Tren (Mode)
Kata ngetren sering dikaitkan dengan sesuatu yang sedang hangat terjadi, misalnya lagu yang sedang ngetren
adalah lagu milik grup band Dewa dan model baju yang sedang ngetren adalah model baju rok yang panjangnya
sampai mata kaki. Tren atau mode memengaruhi perilaku konsumsi karena konsumen cenderung mengonsumsi
barang yang sedang menjadi tren. Sementara itu, agar dapat mengikuti mode perlu pengeluaran konsumsi yang
lebih besar. Kalau ayah kalian ingin memiliki tanaman hias euphorbia yang sedang menjadi tren sehingga
harganya mahal, tentu ayah kalian harus mengeluarkan uang lebih banyak.
f. Iklan
Apakah kalian sering memerhatikan iklan yang ada di koran, majalah, radio, atau televisi? Apa tujuan iklan-iklan
tersebut ditayangkan? Iklan sebuah barang bertujuan untuk memberi tahu konsumen bahwa barang itu ada dan
harapan selanjutnya konsumen akan membeli barang tersebut. Apabila konsumen tertarik membeli berarti
pengeluaran konsumen akan bertambah. Jadi, semakin gencar iklan yang dilakukan, semakin besar pula
pengeluaran konsumen.
g. Perkiraan Harga
Apabila pemerintah memutuskan untuk menaikkan harga bensin, konsumen akan beramai-ramai membeli
bensin sebelum harga benar-benar naik. Hal ini merupakan contoh bahwa perkiraan harga sangat memengaruhi
pengeluaran konsumsi. Bila konsumen meramalkan harga akan naik maka ia akan cenderung membeli saat ini.
Sebaliknya, bila konsumen meramalkan harga akan turun, ia akan
menunggu sampai harga benar-benar turun.
3.
Perbedaan konsumsi rumah tangga keluarga dengan konsumsi rumah tangga perusahaan dan pemerintah
terletak pada jenis barang yang dikonsumsi dan tujuan dari kegiatan konsumsi tersebut. Dilihat dari jenis barang
yang dikonsumsi, rumah tangga keluarga mengonsumsi barang-barang konsumsi, sedangkan perusahaan
mengonsumsi barang-barang produksi. Contoh barang konsumsi adalah pakaian untuk dikenakan dan buah
durian untuk dimakan. Sementara itu, contoh barang produksi adalah kain untuk dibuat pakaian dan buah durian
untuk dibuat dodol lempok. Dilihat dari tujuannya, rumah tangga keluarga melakukan kegiatan konsumsi dengan
tujuan mengonsumsi barang-barang yang dibeli untuk diri sendiri, sedangkan perusahaan mengonsumsi barang-

barang dengan tujuan diproses lebih lanjut atau dijual kembali. Sebagai konsumen, rumah tangga perusahaan
melakukan kegiatan konsumsi dengan cara membeli barang yang diproduksi pihak lain untuk memperlancar
usaha produksi yang dilakukannya. Barang yang dibeli oleh produsen sebagai konsumen merupakan barang
produksi yang akan diolah lebih lanjut atau dijual kembali. Sebagai konsumen, sebuah perusahaan sepatu
membeli, antara lain mesin jahit, benang jahit, kulit, karet untuk sol sepatu, baju kerja karyawan, dan makanan
untuk makan siang karyawan. Selain baju kerja, makanan, dan minuman untuk karyawan, barang yang
dikonsumsi perusahaan sepatu pada umumnya merupakan bahan baku dan bahan penolong untuk membuat
sepatu.
4.
Pengertian produksi dapat dinyatakan dalam arti sempit ataupun luas. Dalam arti sempit, produksi adalah
kegiatan menghasilkan barang dan jasa. Petani yang menanam sayur-mayur dan peternak yang memelihara
ayam merupakan contoh kegiatan produksi dalam arti sempit. Sayur-mayur dan ayam yang semula tidak ada
menjadi ada karena dipelihara dengan baik oleh petani dan peternak tersebut.
5.
Kegiatan yang menghubungkan antara produsen dan konsumen disebut kegiatan distribusi. Orang atau pihak
yang melakukan kegiatan distribusi disebut distributor. Dengan adanya kegiatan distribusi, barang produksi dari
produsen dapat lebih mudah sampai ke tangan konsumen.