Anda di halaman 1dari 11

PT PLN

(PERSERO)
KANTOR PUSAT

PEDOMAN
PLN BERSIH

No. Dokumen
Revisi
Tanggal
Halaman

PPB - 001
00
01 JUNI 2013
1 dari 10 halaman

1. Pendahuluan
Pedoman ini menjelaskan pelaksanaan system PLN Bersih yang mencakup anti suap
& korupsi.
Penggunaan pedoman ini adalah untuk menentukan dan menguraikan kebijakan ,
tahapan , wewenang dan tanggung jawab personal system PLN Bersih dan memberikan
prosedur-prosedur umum untuk semua aktifitas yang berkaitan dengan sistem anti suap
& korupsi..
Penggunaan lain dari pedoman ini adalah untuk menunjukkan kepada pihak eksternal
yang memerlukannya dan memberikan informasi kepada mereka mengenai
pengendalian spesifik terhadap anti suap & korupsi yang diterapkan dan menjamin
bahwa telah diupayakan pelaksanaan kegiatan usaha anti suap & korupsi.
Pertimbangan utama dalam mengembangkan system PLN Bersih adalah
keseimbangan antara Pendekatan berbasis nilai (Values based approach) dan
pendekatan berbasis kepatuhan (compliance-based approach) .
Dengan pendekatan seperti ini , diharapkan budaya anti suap & korupsi melekat dalam
fungsi fungsi bisnis , dimana pegawai dan mitra bisnis , tidak hanya sekedar mematuhi
peraturan tetapi termotivasi oleh etika bisnis serta memberikan keteladanan ,
ketrampilan dan sumber daya sehingga proses-proses anti suap & korupsi berjalan
efektif.
2. Latar Belakang
a. Komitmen Manajemen untuk menjadikan PT. PLN (Persero) sebagai perusahaan
yang bersih dan bebas dari korupsi, kolusi dan nepotisme.
b. Cita-cita membangun PLN menjadi PLN BERSIH terbebas dari Korupsi di tahun
2015
c. Menciptakan pegawai PLN yang kompeten, produktif, memiliki tata nilai dan
etika kerja tinggi
3. Dasar Hukum
No. UU
UU No. 28 Tahun 1999;
1

Judul

Penyelenggaraan Negara Yang Bersih dan Bebas dari


Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme

UU No. 31 Tahun 1999 jo. Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi


UU No. 20 tahun 2001

UU No. 30 Tahun 2002

KPK

UU No. 14 Tahun 2008;

Kebebasan Informasi Publ

UU no 5 tahun 1999

Larangan Praktek Monopoli

UU no 19 tahun 2003

BUMN

PT PLN
(PERSERO)
KANTOR PUSAT

PEDOMAN
PLN BERSIH

No. Dokumen
Revisi
Tanggal
Halaman

UU no 25 tahun 2009

Pelayanan Publik

UU no 30 Tahun 2009

Ketenagalistrikan

UU no 8 Tahun 1999

Perlindungan Konsumen

PPB - 001
00
01 JUNI 2013
2 dari 10 halaman

4. Definisi/Istilah
Beberapa definisi dan istilah penting yang digunakan dalam penyusunan Manual ini
diantaranya adalah :
a) Inisiatif PLN BERSIH (i-PLN BERSIH) adalah sebutan atau predikat yang
diberikan kepada unit di PLN yang mempunyai komitmen, program dan penerapan di
wilayah kerja nya untuk mencegah terjadinya korupsi agar tercipta corporate culture
yang sehat di lingkungan kerja PLN
b) PLN BERSIH adalah sebutan atau predikat yang diberikan kepada unit kerja yang
mengimplementasi i-PLN BERSIH yang telah mampu memenuhi indikator lain yang
ditetapkan.
5. Empat Pilar PLN Bersih
Sebagai bagian dari nilai anti suap & korupsi , empat pilar ini pada dasarnya menjelaskan
parameter parameter yang harus ada pada program PLN Bersih dimana empat pilar ini
selaras dgn values SIPP .
Partisipasi

Integritas

Transparansi

Akuntabilitas

Harus ada

Harus ada

Harus ada

Harus ada

Komitmen
Integritas Internal
di level
Unit/wilayah

Peningkatan
Indeks
Layanan
Publik lebih
dari 6

SOP Pelayanan
Informasi Publik

Sikap responsive
terkait dengan CHM
untuk memberikan
kesempatan
pengaduan terkait
pelayanan pelanggan
dan/atau pengadaaan

Collective Action Kepatuhan


yg merupakan
terhadap Code
komitmen bersama of Ethic
(PLN, Vendor,
Publik) Utk
mencegah
terjadinya korupsi
di pengadaan

Ada fitur dalam


Opini Wajar Tanpa
keterbukaan
Pengecualian dalam
informasi public yang Audit Keuangan
mudah diakses terkait
dengan pengadaan
dan pelayanan
pelanggan

PT PLN
(PERSERO)
KANTOR PUSAT
Multistakeholder
forum yang
menjadi sarana
evaluasi kualitas
akuntabilitas dan
integritas
pelayanan
pelanggan.

PEDOMAN
PLN BERSIH

Kepatuhan
Terdapat papan
terhadap Code informasi publik
of Conduct
(untuk daerah yang
memiliki akses
internet lemah) atau
media informasi

No. Dokumen
Revisi
Tanggal
Halaman

PPB - 001
00
01 JUNI 2013
3 dari 10 halaman

Kepercayaan terhadap
Whistle Blower
System untuk
melindungi
kerahasiaan pelapor
pelanggaran
pengadaan dan
pelayanan pelanggan.

6. Lingkup Penerapan
Penerapan Sistem PLN bersih mencakup semua proses bisnis perusahaan dan transaksi di
semua wilayah operasi PLN , unit bisnis PLN , Anak Perusahaan dan Perusahaan Asosiasi.
Untuk tahun 2013 diterapkan pada 10 unit Pilot Proyek yaitu :
a) PLN Wilayah Bangka Belitung
b) PLN Wilayah Sumatera Utara
c) Unit Pembangkitan Jawa Bali (Yogyakarta)
d) PLN Dis Jaya dan Tangerang
e) PLN Dis Jabar
f) PLN Dis Jateng
g) PLN Dis Jatim
h) PLN Dis Bali
i) PLN Distribusi Lampung
j) Pusdiklat

PT PLN
(PERSERO)
KANTOR PUSAT

PEDOMAN
PLN BERSIH

No. Dokumen
Revisi
Tanggal
Halaman

PPB - 001
00
01 JUNI 2013
4 dari 10 halaman

7. Kebijakan
7.1. Umum
PT. PLN (Persero) membuat dokumentasi Sistem PLN Bersih yang didesain,
diterapkan dan dipelihara sebagai kerangka kerja guna menentukan dengan jelas
pengendalian anti suap & korupsi. Dengan demikian akan menjamin pengendaliannya
direncanakan dengan baik.
Semua personal yang mengelola, melaksanakan dan memverifikasi aktivitas yang
mempunyai aspek dan dampak terhadap pelkasanaan anti suap & korupsi bertanggung
jawab untuk menerapkan sistem PLN bersih ini. Penerapan sistem PLN Bersih ini
dilakukan penilaian secara teratur melalui audit baik internal maupun eksternal serta
tinjauan manajemen. Steering committee bertanggung jawab untuk memantau dan
mengkoordinasikan pelaksanaan audit tersebut.
7.2. Identifikasi Masalah
a) Persepsi pelanggan terhadap pelayanan PLN negatif
b) Persepsi rekanan terhadap PLN negatif
c) Mitra PLN masih merusak citra PLN
d) Internal PLN belum memiliki persepsi yang sama terhadap PLN Bersih
e) Ease of Doing Business survey IFC Indonesia masih rendah
f) Kondisi lingkungan yang masih belum kondusif
7.3. Kebijakan Anti Suap & Korupsi
"PT PLN (Persero) melarang suap (bribery) dan korupsi (corruption) dalam bentuk
apapun , baik langsung atau tidak langsung. Kebijakan ini berlaku bagi semua urusan
bisnis perusahaan dan transaksi di semua wilayah operasi PLN , unit bisnis PLN ,
Anak Perusahaan dan Perusahaan Asosiasi.
PT PLN (Persero) berkomitmen utk melaksanakan program anti- suap & Korupsi
secara berkelanjutan , yang terus menerus disesuaikan dengan perubahan perundangan
/peraturan , tuntutan stakeholders dan perubahan dalam bisnis.
Semua pegawai diwajibkan untuk mematuhi kebijakan ini. "
Demi suksesnya pelaksanaan komitmen tersebut, PT. PLN (Persero) berkepentingan
untuk :
1. Menyediakan sarana operasional dan sarana pendukung untuk memenuhi
persyaratan perundangan / peraturan yang berlaku.
2. Menyediakan SDM yang professional dan kompeten
3. Meningkatkan wawasan pegawai dalam hal pengembangan ilmu pengetahuan
dan teknologi terkait dengan program anti suap & korupsi.
4. Mensosialisasikan Kebijakan dan melakukan peninjauan secara berkala.

PT PLN
(PERSERO)
KANTOR PUSAT

PEDOMAN
PLN BERSIH

No. Dokumen
Revisi
Tanggal
Halaman

PPB - 001
00
01 JUNI 2013
5 dari 10 halaman

Kebijakan tersebut harus diimplementasikan oleh Manajemen dan seluruh pegawai


melalui program pelaksanaan menyeluruh termasuk pengawasan. Steering Committee
bertanggung jawab untuk memastikan seluruh kegiatan berjalan sesuai kebijakan dan
rencana
8. Tujuan dan Sasaran
TUJUAN :
PLN menjadi perusahaan yang bersih, efisien dan berstandar internasional.
SASARAN :
a. Membangun PLN menjadi PLN BERSIH terbebas dari Korupsi di tahun 2015
b. Memperagakan komitmen Anti Suap & Korupsi
c. Meningkatkan Citra Perusahaan.
9. Strategi
a) Mulai dari membenahi perusahaan sendiri dengan mengutamakan tindakan pencegahan.
b) Menerapkan GCG dan CoC secara konsisten
c) Membangun Budaya Organisasi Unggul : HPC , SBV , BAC
d) Melakukan aliansi strategis dgn pihak lain yg memiliki perhatian terhadap Korupsi..
e) Reward & Punishment

10. Tahapan Menuju PLN BERSIH


No.
I

TAHAPAN

KEGIATAN

Penetapan Unit PT PLN 1. Pimpinan PT PLN (Persero) dan pimpinan Unit


sebagai Inisiatif PLN
berkomitmen
mencegah
terjadinya
korupsi
di
Bersih (i-PLN BERSIH)
lingkungannya,
2. PLN Pusat menyusun panduan program PLN BERSIH dan
melakukan sosialisasi
3. Unit membentuk Tim Pelaksana PLN BERSIH serta
membuat rencana program
4. Tim SC melakukan Validasi program di Unit ;
5. Tim SC melakukan launching dengan Unit
6. Monitoring

PT PLN
(PERSERO)
KANTOR PUSAT
II

Implementasi PLN
BERSIH

PEDOMAN
PLN BERSIH

No. Dokumen
Revisi
Tanggal
Halaman

PPB - 001
00
01 JUNI 2013
6 dari 10 halaman

1. Menetapkan Pedoman Metodologi


2. pengukuran PLN BERSIH di tingkat Unit
3. Tim SC melakukan kerjasama dengan pihak independen
untuk mengukur tingkat integritas Unit (KPK, KIP, TII, dll)
4. Survey Pengukuran Tingkat Integritas yang dilakukan
secara periodik
5. Pemberian Penghargaan PLN BERSIH

III

IV

Proses pembangunan
Inisiatif PLN Bersih (iPLN BERSIH) di Unit
Kerja

Dilakukan evaluasi dan


penilaian dengan
indikator tertentu

1. Surat Direksi kepada Unit


Pembangunan PLN BERSIH

untuk

melaksanakan

2. Kegiatan cegah korupsi :

Membentuk lingkungan yang mendukung


melaksanakan Pembangunan PLN BERSIH

Sosialisasi Survey Indeks Layanan Publik


Survey Persepsi Suap di Internal Pegawai

Collective Action memerangi Suap


Vendor, and Publik

Pembentukan TPG (Tim Pengelola Gratifikasi) bila


diperlukan,

Seminar/Workshop dan Sosialisasi WBS (Whistle


Blower System), Kode Etik, Perilaku

Forum Lintas pelaku (Multistakeholder Forum)

untuk
dan

antara PLN,

1. Evaluasi dilakukan oleh Tim Independen


2. Evaluasi dilakukan secara berkala (paling tidak setahun
sekali)
3. Pemberian reward & punishment berdasarkan hasil evaluasi

Apabila dapat
memenuhi indikator,
maka direkomendasikan

Tim Independen menyampaikan rekomendasi kepada BOD


PLN untuk menetapkan unit masuk dalam PLN BERSIH

VI

Penetapan sebagai Unit


Kerja berpredikat PLN
BERSIH

1. Penetapan dan pemberian Predikat PLN BERSIH oleh Dirut


PLN
2. Penetapan Unit sebagai anggota PLN BERSIH dilaksanakan
pada Hari Listrik Nasional (Oktober)

PT PLN
(PERSERO)
KANTOR PUSAT

PEDOMAN
PLN BERSIH

No. Dokumen
Revisi
Tanggal
Halaman

PPB - 001
00
01 JUNI 2013
7 dari 10 halaman

11. PEMBINAAN DAN PENGAWASAN


Pembinaan :
Memonitor Unit dalam implementasi
Program menuju PLN BERSIH
Hadir dalam kegiatan yang diadakan
oleh Unit yang terkait dengan
Program PLN BERSIH

Pengawasan/pemantauan :
Menerima keluhan dan laporan dari
pihak eksternal maupun internal
dalam implementasi program PLN
BERSIH
Bekerjasama dengan pihak pihak
eksternal dalam proses pengawasan

Unit Kerja
berpredikat
PLN BERSIH

Catatan :
Apabila dari laporan hasil pengawasan terbukti adanya peristiwa/kejadian yang
menggugurkan kriteria/parameter, maka predikat PLN BERSIH pada Unit Kerja
tersebut segera dicabut

12. Tata Kelola


PT PLN (Persero) memastikan ketersediaan sumberdaya yang diperlukan untuk menetapkan,
menerapkan, memelihara dan meningkatkan system PLN Bersih, . Sumberdaya termasuk
sumberdaya manusia dan ketrampilan khusus, sarana operasional, teknologi dan sumberdaya
keuangan.
Peran, tanggungjawab dan kewenangan ditentukan, didokumentasikan dan dikomunikasikan
guna memfasilitasi system PLN Bersih yang efektif.
Struktur Organisasi PLN Bersih dapat dilihat pada lampiran 1 ,

PT PLN
(PERSERO)
KANTOR PUSAT

PEDOMAN
PLN BERSIH

No. Dokumen
Revisi
Tanggal
Halaman

PPB - 001
00
01 JUNI 2013
8 dari 10 halaman

13. Pelatihan
Pelatihan merupakan hal penting untuk mendapatkan komitmen dan dukungan dari pegawai
dan mitra bisnis. PLN Memastikan bahwa :
Seluruh pegawai PLN , Anak Perusahaan dan Perusahaan asosiasi mendapatkan pelatihan
terkait PLN Bersih.
Jika memungkinkan pelatihan juga diberikan kepada mitra kerja.
.
Pelatihan Mencakup :
Program Orientasi Pegawai Baru.
Orientasi harus memberikan informasi yang jelas dan sedini mungkin apa yang
menjadi nilai-nilai inti (Core Values) , prinsip prinsip usaha melawan korupsi ,
kode perilaku , dan peraturan - peraturan perusahaan yg berkaitan dgn tindakan
korupsi dan dijadikan focus utama orientasi mengenai budaya organisasi.
CEO memberikan pengarahan terkait kebijakan bisnis melawan korupsi.
Pegawai baru harus mendapatkan informasi tentang WHISTLEBLOWER SYSTEM
, termasuk perlindungan saksi dan sanksi.
Pegawai baru menandatangani Pakta Integritas dan buku saku CoC dengan
perusahaan pada akhir program orientasi.
Pelatihan untuk Pegawai Tetap.
Pelatihan harus menjelaskan etika , kode perilaku , peraturan perusahaan yang
terkait dgn upaya bisnis melawan korupsi .
Pelatihan sekaligus menjadi wahana komunikasi untuk memperbaiki dan
internalisasi CoC juga berfungsi sebagai proses menciptakan kepemilikan bersama
terhadap proses dari hasil budaya perusahaan.
Pakta Integritas dijadikan bagian integral pelatihan dan pengembangan yang
diperbaharui pada pelatihan pengembangan yg sejalan dgn keperluan kenaikan
jenjang karir pegawai.
Pembekalan Pra Pensiun
Untuk pegawai yg akan pension , dibekali juga pelatihan terkait prinsip-prinsip bisnis
melawan korupsi.
Pelatihan berdasarkan siklus kepegawaian tercantum pada gambar 1 dibawah :

PT PLN
(PERSERO)
KANTOR PUSAT

PEDOMAN
PLN BERSIH

No. Dokumen
Revisi
Tanggal
Halaman

PPB - 001
00
01 JUNI 2013
9 dari 10 halaman

Gambar 1 : Pelatihan Berdasarkan Siklus Kepegawaian

ETIKA PROFESI

PEMBEKALAN AWAL

KULIAH UMUM

INAGURASI

INTERNALISASI
RUTIN

EE

PEMBEKALAN
PRA PENSIUN

COACHING

PAKTA
INTEGRITAS

PISAH SAMBUT

OJT / MENTORING
CHANGE
AGENTS
PENILAIAN
KINERJA

LEDAERSHIP
PROGRAM
PISAH SAMBUT

Head Hunter

REKRUTMEN D3/S1/S2

PRA PEGAWAI

PEG. BARU

PROMOSI/MUTASI

PENSIUN

14. Komunikasi
Komunikasi merupakan factor kunci suksesnya program PLN Bersih
Dalam kaitannya dengan program PLN Bersih maka dilakukan komunikasi internal antara
berbagai tingkat dan fungsi organisasi serta menanggapi komunikasi dari pihak luar yang
terkait.
Komunikasi Internal.
Setiap pelaporan, tanggapan, keluhan dan saran-saran perbaikan dikelola oleh GM/KDIV
kemudian diteruskan kepada Steering Committee
untuk ditindak lanjuti langkah
penyelesaiannya.
Infomasi yang datang dari manajemen ke unit kerja dapat melalui media yang ada.
Komunikasi Eksternal.
Program PLN bersih perlu dikomunikasikan keluar, maka perlu dipertimbangkan komunikasi
yang efektif dan disampaikan atas nama perusahaan.
Mekanisme komunikasi dan internalisasi tercantum pada gambar 2.

PT PLN
(PERSERO)
KANTOR PUSAT

No. Dokumen
Revisi
Tanggal
Halaman

PEDOMAN
PLN BERSIH

PPB - 001
00
01 JUNI 2013
10 dari 10 halaman

Gambar 2 : Komunikasi & Internalisasi Berdasarkan Metode & Media

CORPORATE IDENTITY : ARTIFAK


WEBSITE

POSTER/BANNER

Reminder/Flyer

LAGU/WARNA

SLOGAN

Kalender/Agenda

SOUVENIR

SIGNBOARD

LOGO/SIMBOL

YEL-YEL
DESAIN KANTOR

DESAIN TEMPAT
KERJA

EFEKTIFITAS PENANAMAN
NILAI & PEMBANGUNAN
BUDYA
Leadership

Above the Line

Role

Modeling
Terarah
Terstruktur
Konsistensi
Kesinambungan
Momentum Small Wins
Memanfaatkan berbagai
media (sosial media)
Keluasan penyebaran

Below the Line

SOP

MOTIVASI

ROLE MODEL

EVENT-EVENT

SISTEM REWARD

TRAINING

BUKU BERKAH/BUKU
SAKU

RITUAL

15. WHISTLEBLOWING SYSTEM


Sebagai komitmen perusahaan dalam mewujudkan PLN Bersih maka DIRUT membuat
Surat Edaran Direksi PT PLN (Persero) No. 021,E/D|R/2O12tangga l2 Desember 2012
tentang Sistem Pelaporan Pelanggaran (Whistle Blowing System).
Maksud diberlakukannya Edaran ini adalah untuk menyelenggarakan SPP yang memberikan
kepastian dan keyakinan bahwa laporan yang disampaikan akan ditindaklanjuti oleh Direksi
sekaligus memberikan keamanan pelapor pelanggaran dan penerima laporan melalui jaminan
kerahasiaan pelapor, penyediaan perlindungan pelapor dan insentif untuk pelapor yang
memberikan laporan dengan benar dan dapat ditindaklanjuti.
Tujuan diberlakukannya Edaran ini adalah mengalirnya laporan yang dapat ditindaklanjuti
dari para pelapor baik pelapor internal maupun eksternal.
Selain itu manajemen juga membangun ECC (Employee Care Centre) yg berfungsi sebagai
saluran komunikasi Jika menemui dilema etis, pegawai (tahu/terlibat/mendengar) dapat

PT PLN
(PERSERO)
KANTOR PUSAT

PEDOMAN
PLN BERSIH

No. Dokumen
Revisi
Tanggal
Halaman

PPB - 001
00
01 JUNI 2013
11 dari 10 halaman

meminta nasihat kepada saluran konsultasi internal. PLN berkepentingan agar dilema etis ini
dapat dicegah &diselesaikan, sebelum menjadi masalah yang lebih besar.
16. PENGENDALIAN GRATIFIKASI
Untuk lebih memperkuat program PLN bersih maka perusahaan telah menerbitkan buku
Pedoman Memahami Gratifikasi. . Buku pedoman tersebut dibuat dengan semangat
menjaga integritas bisnis PLN, sekaligus sebagai pedoman bagi seluruh jajaran PLN dalam
memahmi definisi , konsep gratifikasi, dan mengetahui bagaimana menyikapi sebuah
gratifikasi , serta membentengi pegawai PLN agar terhindar dari praktek gratifikasi illegal
yang dilarang oleh peraturan perundang-undangan.
17. PELAPORAN
Laporan mencakup antara lain jumlah pelanggaran terdeteksi, sanksi yang diterapkan dan
transaksi yang bermasalah karena insiden penyuapan. Pelaporan lainnya dapat mencakup
survei persepsi dan sikap karyawan untuk program PLN Bersih , hasil survey ILP , jumlah
gratifikasi yg dilaporkan , jumlah keluhan dan pengaduan melalui ECC dan whistle-blowing .