Anda di halaman 1dari 17

BAB II

PEMBAHASAN KEGIATAN
II.1. Tabel Kegiatan
TABEL KEGIATAN POKOK
No
1

Tanggal

Uraian Kegiatan

*
JOK

17 Januari

Perkenalan dengan kepala Pekon

( jam )
19.00-21.00

2013

Tanjung jaya

WIB

Pembuatan buku tamu perangkat desa

(2 jam )
13.00-15.00

18 Januari
2013

Waktu
24

20

WIB
Pengenalan Program kerja kepada

(2 Jam)
19.00-22.00

tokoh masyarakat Pekon Tanjung Jaya

WIB

19 Januari

Survey lokasi di pedukuhan Muara

(3jam)
07.00-12.00

2013

Kelapa

WIB

Berkonsultasi dengan Bidan Pekon

(5jam)
13.00-16.00

Tanjung jaya mengenai progja

WIB

Rapat progja dengan kelompok

(3 jam)
19.00-22.00

90

125

33

30

WIB
4

20 Januari

Rapat dengan Perkumpulan pemuda

(3 jam)
13.00-16.00

2013

Pekon Tanjung jaya

WIB

Survey lokasi di pedukuhan seranggi

(3 Jam)
16.00-18.00

30

20

WIB
5

21 Januari

Rapat progja dengan kelompok

2013
6

(2jam)
19.00-22.00

30

WIB

22 Januari

Survey Lokasi dan berkonsultasi

(3 jam)
08.00-14.00

2013

dengan masyarakat pedukuhan

WIB

sukajaya

(6jam)

114

Rapat progja dengan kelompok

19.00-22.00

30

WIB
7

23 Januari

Survey lokasi ke SD swasta 2 badak

2013

(3jam)
08.00-12.00

24

WIB
Mengunjungi puskesmas rawat inap

(4jam)
09.00-14.00

limau dan berkonsultasi dengan dokter

WIB

puskesmas rawat inap limau


Rapat progja dengan kelompok

(5jam)
23.00-01.00

20

20

WIB
8

24 Januari

Rapat progja dengan kelompok

(2 jam)
20.00-22.00

2013

WIB

25 Januari

(2 jam)
09.00-12.00

Pembuatan SK Perangkat Desa

2013

20

30

WIB
(3 jam)

10

12

13

15

16

26 Januari

Penanganan P3K untuk masyarakat

23.00-02.00

2013

tentang bahaya makanan beracun

WIB

28 Januari

Persiapan sosialisasi kesehatan di SD

(3 jam)
10.00-14.00

2013

swasta 2 seranggi

WIB

Rapat progja dengan kelompok

(4 jam)
19.00-22.00

membahas progja kesehatan di SD

WIB

29 Januari

swasta 2 seranggi
Sosialisasi kesehatan ke SD swasta 2

(3 Jam)
08.00-12.00

2013

seranggi

WIB

31 Januari

Penyebaran Undangan Penyuluhan

(4 jam)
12.30-17.30

2013

tentang pentingnya pendidikan dan

WIB

kesadaran hukum sejak dini


Persiapan penyuluhan pentingnya

(5 jam)
19.00-21.00

pendidikan dan kesadaran hukum

WIB

sejak dini
Penyuluhan pentingnya pendidikan

(2 jam)
08.00-12.00

1 Februari

30

40

30

40

25

20

40

17

18

19

2013

dan kesadaran hukum sejak dini ke sd

WIB

swasta 2 Seranggi
Rapat progja dengan kelompok untuk

(4jam)
19.00-23.00

Febaruari

penentuan pemenang lomba maulid

WIB

2013
3 Februari

Rapat progja dengan kelompok

(4 Jam)
19.00-22.00

2013

membahas progja perbaikan jalan

WIB

4 Februari

(3 jam)
Perbaikan jalan di pedukuhan sukajaya 07.00-15.00

2013
21

22

23

24

25

26

27

28

30

200

WIB

6 Februari

(8 jam)
Pembuatan Buku Anggaran Desa akhir 09.00-12.00

2013

tahun

WIB

Membantu pembuatan proposal

(3 jam)
13.00-18.00

pembangunan (Gerbang Helau)

WIB

Penyuluhan tentang anti korupsi di sma

(5 jam)
08.00-11.00

7 Februari

40

2013

WIB

8 februari

Rapat progja dengan kelompok

(3 Jam)
19.00-22.00

2013

membahas pelatihan kewirausahaan

WIB

9 Februari

Pelatihan kewirausahaan dan

(3 jam)
09.00-17.00

2013

pembuatan keripik pisang

WIB

10

Rapat dengan tokoh-tokoh dan

(8 jam)
09.00-12.00

Februari

masyarakat desa tanjung jaya untuk

WIB

2013
11

membahas progja
(3 jam)
Penyuluhan bahaya rokok dan narkoba 09.00-12.00

Febaruari

untuk kelas 6 di SD 2 swasta seranggi

WIB

2013
12

Rapat progja dengan kelompok

(3 jam)
19.00-22.00

Februari

membahas penyuluhan hukum

WIB

2013
13

Penyebaran undangan penyuluhan

(2 jam)
08.00-10.00

Februari

hokum

WIB

30

50

30

30

80

120

30

20

20

29

30

31

32

2013
14

Penyuluhan hukum

(2 Jam)
13.00-16.00

Februari

WIB

2013
15

(3jam)
09.00-12.00

Penyuluhan kewirausahaan

Februari

WIB

2013
Rapat progja kelompok membahas

(3 jam)
20.00-00.00

pembuatan jamban umum

WIB

16

Pembuatan jamban umum di

(4 jam)
08.00-17.00

Februari

pedukuhan sukajaya

WIB

2013
17

Rapat penyelenggaraan posyandu

(9 jam)
09.00-15.00

Februari

dengan ibu camat dan bidan

WIB

Pembuatan jamban umum di

(6 jam)
08.00-15.00

pedukuhan sukajaya

WIB

Pengawasan kegiatan kampanye

(7 jam)
15.00-17.00

2013

75

75

40

90

24

42

40

WIB
33

18

Monitoring pembuatan keripik pisang

Februari

(2 jam)
09.00-15.00

60

WIB

2013
Pemasaran keripik pisang

(6 Jam)
09.00-14.00

40

WIB
34

19

Pemasaran keripik pisang

Februari

20

50

WIB

2013

35

(4 Jam)
09.00-14.00

Rapat progja dengan kelompok

(5jam)
19.00-22.00

membahas badan usaha keripik pisang

WIB

Pemasaran keripik pisang

(3 jam)
09.00-14.00

Februari

30

50

WIB

2013
Rapat progja dengan kelompok

(5jam)
19.00-21.00

20

36

membahas progja pengukuran dan

WIB

peningkatan gizi anak PAUD Tunas

(2 jam)

21

Bangsa
Pengukuran dan Peningkatan gizi anak 07.00-10.00

Februari

PAUD Tunas Bangsa

WIB

Pembuatan nama jalan pekon tanjung

(3jam)
13.00-17.00

jaya

WIB

Rapat progja dengan kelompok

(4 jam)
19.00-21.00

membahas penyuluhan tentang gizi

WIB

22

anak dan ibu hamil serta vitamin a


Penyelenggaraan posyandu dan

(2 jam)
08.00-12.00

Februari

penyuluhan tentang gizi anak dan ibu

WIB

2013

hamil serta vitamin a


Pembuatan nama jalan pekon tanjung

(4 jam)
13.00-17.00

jaya

WIB

Rapat bersama masyarakat untuk

(4 jam)
13.00-17.00

membahas pembentukan KUB

WIB

2013

37

38

39

23

(4 jam)
Pemasangan nama jalan pekon tanjung 14.00-16.00

Februari

jaya

WIB

2013
24

Rapat bersama masyarakat untuk

(2 jam)
10.00-15.00

Februari

membahas KUB dan monitoring

WIB

2013
TOTAL

pembuatan keripik pisang

(5 jam)
283 JAM

30

40

20

20

16

100

30

30

TABEL KEGIATAN TAMBAHAN


N
o
1

Tgl/bln

pukul

* Jenis Program

20 Januari

09.00

Menghadiri dan berpartisipasi acara adat Pekon

2013

Tanjung Jaya

12.00
WIB

Jumla
h Jam
(3jam)

21 Januari

08.00

2013

Mengikuti acara tradisi adatpedukuhan seranggih (4jam)

12.00
WIB
3

23 Januari

19.00

Rapat pembahasan acara mauled nabi dengan

2013

risma

(4 jam)

23.00
WIB
4

24 Januari

09.00

2013

Mengahadiri acara mauled nabi di pekon badak

(4jam)

(4jam)

13.00
WIB
5

25 Januari

13.00

Rapat bersama para pemuda membahas mauled

2013

nabi

17.00
WIB
6

27 Januari

07.00

Kerjabakti di lingkungan muara kelapa

(4 Jam)

2013

-11.00

30 januari

WIB
08.00

Kerjabakti di pedukuhan seranggi

(3 Jam)

2013

-11.00

31 Januari

WIB
12.30

Penyebaran undangan mauled nabi dan

(5 jam)

2013

penarikan sumbangan warga

17.30
WIB
9

2 Febaruari

09.00

Pelaksanaan lomba mauled nabi di sdswasta 2

2013

Seranggi

12.00
WIB

(3 jam)

10

14.00

Kerja bakt imembersihkan masjid untuk mauled

nabi

(3 Jam)

17.00
WIB
11

3 Februari

08.00

2013

Pelaksanaan mauled nabi di pekon tanjung jaya

(4 jam)

(4 jam)

12.00
WIB
12

5 Februari

08.00

Pembuatan kotak sampah untuk SD 2 swasta

2013

seranggi

12.00
13

8 februari

WIB
09.00

2013

Kerjabakti di pedukuhan sukajaya

(3 jam)

12 Februari

WIB
07.00

Senam bersama siswa-siswa sd swasta 2

(2 jam)

2013

Seranggi

12.00
14

09.00
WIB
15

21 Februari

10.00

Mengajar di sd 2 swasta badak/seranggi

(2jam)

2013

Mengajar ke sd 2 swasta badak/seranggi

(3 jam)

WIB
19.00

Rapat dengan kelompok membahas perpisahan

(2jam)

dengan SD 2 swasta 2 seranggi

12.00
16

22 Februari

WIB
07.00

2013

10.00

17

21.00
WIB

18

23 Februari

08.00

2013

Perpisahan dengan sd 2 swasta badak/seranggi

(5 jam)

Perpisahan dengan pemuda pekon tanjung jaya

(5 jam)

(2 jam)

13.00
WIB
19.00

19

24.00
WIB
20

25 Februari

07.00

Perpisahan dengan masyarakat pekon Tanjung

2013

Jaya

09.00
WIB
TOTAL

69
JAM

II.2. Pembahasan Kegiatan


1.

Survey dan Observasi Lapangan


Pelaksanaan program KKN Tematik dilakukan selama 40 hari dimulai dari tanggal 17
Januari 2013 hingga 25 Februari 2013. Seminggu pertama digunakan untuk survey dan
observasi lapangan.
Dari survey yang dilakukan, didapatkan bahwa sebagian besar pekerjaan masyarakat
Pekon Tanjung Jaya adalah berkebun, sedangkan sebagian lagi bekerja sebagai nelayan.
Untuk kendala selama mencari mata pencaharian warga Pekon Tanjung Jaya tidak
menghadapi terlalu banyak kesulitan. Yang menjadi masalah hanya tingkat
kesejahteraan masyarakat yang bekerja sebagai nelayan masih kurang jika

dibandingkan oleh masyarakat yang bekerja sebagai petani (berkebun). Hal itu mungkin
disebabkan oleh kurangnya inovasi dan kreatifitas warga dalam mengolah ikan.
Biasanya ikan yang didapat langsung dijual tanpa diolah terlebih dahulu. Kalaupun
diolah hanya dijadikan ikan asap. Sedangkan saat ini ikan sedang sulit ditangkap
sehingga banyak nelayan yang memilih untuk tidak melaut.
Permasalahan lainnya yang kami temukan ketika survey adalah buruknya infrastruktur
dari Pekon Tanjung Jaya. Hal ini dapat terlihat dari jalan menuju Dusun Sukajaya yang
ada di gunung serta Dusun Muara Kelapa di daerah pesisir. Di dusun Sukajaya akses
jalan masih sangat buruk. Jalanan masih berupa tanah sehingga ketika hujan warga
yang tinggal di atas gunung kesulitan untuk beraktifitas. Ketika hujan, banyak anak
sekolah yang dari gunung tidak dapat berangkat ke sekolah karena jalan yang tidak
memadai. Begitu pula ketika ada yang sakit dari gunung, maka warga akan
berbondong-bondong menggotong orang yang sakit dengan menggunakan kain,
terbayang ketika hujan maka keadaan jalan yang masih berupa tanah sangat
menyulitkan. Di Dusun Muara Kelapa jalanan sudah berupa aspal tetapi banyak jalanan
yang sudah rusak dan berlubang sehingga jalan terputus dan tergenang air ketika hujan.
Selain itu tidak ada penunjuk jalan dan gang di sepanjang Pekon Tanjung Jaya.
Di bidang kesehatan, hukum, maupun administrasi negara tidak ditemukan adanya
permasalahan. Tingkat kesehatan masyarakat sudah cukup baik, dapat dilihat dari
rendahnya keberadaan penyakit endemis di Pekon ini menurut data yang di dapat dari
Puskesmas Rawat Inap Kecamatan Limau. Sedangkan tingkat kesadaran hukum
masyarakat juga sudah cukup baik, terlihat dari minimnya tingkat kejahatan dan
kriminalitas di Pekon Tanjung Jaya. Untuk administrasi negarajuga sudah cukup baik.
Dilihat dari perangkat desa yang sudah cukup aktif, walaupun dengan berbagai
keterbatasan. Mungkin yang menjadi kendala adalah tidak adanya balai desa sehingga
untuk aktivitas perangkat desa agak kesulitan.
Permasalahan yang cukup mencolok adalah keadaan sekolah yang kurang memadai. Di
Pekon Tanjung Jaya hanya terdapat satu Sekolah Dasar yaitu SD 2 Seranggi. Keadaan
SD ini sangat kurang jika dilihat dari sarana dan prasarana. Tenaga pengajar sangat
terbatas. Jumlah guru yang sedikit dan rumah guru yang jauh dari SD menjadi kendala
karena seringkali guru datang terlambat atau bahkan tidak datang jika cuaca buruk. Hal

ini jelas membuat murid-murid mengalami kesulitan dalam belajar. Selain itu
sekolahini tidak dilengkapi dengan tempat sampah dan wc. Sehingga sampah hanya
dibuat di belakang sekolah dan siswa harus menumpang ke rumah warga jika ingin ke
wc.
2.

Sosialisasi
Sembari melakukan survey, kami mengunjungi beberapa rumah warga untuk
memperkenalkan diri dan mulai merancang apa yang akan kami lakukan untuk
membantu warga Pekon Tanjung Jaya. Sosialisasi secara resmi rancangan kerja kepada
tokoh-tokoh masyarakat dan tokoh-tokoh adat Pekon Tanjung Jaya kami lakukan di
minggu pertama. Dalam sosialisasi kami menyampaikan titik berat kami pada
Kewirausahaan terutama di Dusun Muara Kelapa yang sebagian besar masyarakatnya
bekerja sebagai nelayan. Hal ini sesuai dengan tema yang kami angkat yaitu
Pengembangan wilayah pesisir. Selain itu ada beberapa rencana programkerja lainnya
yang kami sampaikan terkait dengan bidang ilmu yang kami dalami.

3.

Pembahasan Program Pokok

A.

Penyuluhan Sikat Gigi dan Cuci Tangan di Sekolah Dasar


Penyuluhan cara menyikat gigi dan mencuci tangan yang benar dilakukan pada tanggal
29 Januari 2013. Penyuluhan ini dilakukan mulai dari pukul 08.00 sampai dengan pukul
12.00. Sekolah tidak memiliki lapangan untuk anak-anak berkumpul sehingga
penyuluhan dibagi menjadi tiga gelombang. Gelombang pertama untuk anak-anak kelas
satu dan dua dilaksanakan mulai dari pukul 08.00 sampai pukul 09.00, gelombang
kedua untuk anak-anak kelas tiga dan empat mulai pukul 09.30 sampai 10.30, serta
gelombang ketiga untuk anak-anak kelas lima dan enam mulai pukul 11.00 sampai
pukul 12.00. Dalam penyuluhan seluruh anak ikut aktif dalam mempraktikkan cara
menyikat gigi dan cuci tangan yang baik. Dewan guru juga turut membantu
untukemngumpulkan dan mengatur anak-anak terutama anak kelas satu dan dua. Selain
penyuluhan dan pelatihan sikat gigi dan cui tangan, anak-anak juga diberikan kuis-kuis
yang berhadiah agar mereka semaki semangat mengikuti penyuluhan.

B.

Penyuluhan pentingnya pendidikan dan kesadaran hukum sejak dini ke sd swasta 2


Seranggi

Penyuluhan ini kembali dilakukan di SDS 2 Seranggi. Kali ini penyuluhan dilakukan
pada tanggal 1 Februari 2013 mulai dari pukul 08.00 hingga pukul 12.00. Penyuluhan
ini diberikan untuk meningkatkan kesadaran pentingnya pendidikan serta kesadaran
hukum sejak masih di bangku SD. Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah
Menengah Atas (SMA) di Kecamatan Limau letaknya cukup jauh dari Pekon Tanjung
Jaya, sehingga keinginan untuk melanjutkan sekolah anak-anak SD harus ditumbuhkan
sejak awal dengan harapan tidak adanya anak putus sekolah di Pekon Tanjung Jaya.
Sedangkan penyuluhan kesadaran hukum mulai ditanamkan agar anak-anak tidak
berbuat kenakalan yang beresiko membuat mereka terkena sanksi pidana. Target utama
dari penyuluhan ini adalahanak-anak kelas enam SD, karena di usia tersebut menurut
kami mereka sudah mulai mudah mendapatkan pengaruh dari luar sehingga penyuluhan
ini diharapkan dapat dijadikan modal pertahanan diri mereka agar tidak mudah
terpengaruh hal-hal negatif dari lingkungan sekitar.
Walaupun target utamanya adalah murid kelas enam, tetapi penyuluhan diberikan juga
kepada seluruh kelas. Khusus untuk anak kelas satu hingga tiga penyuluhan dibentuk
menjadi permainan agar anak-anak menjadi lebih bersemangat belajar.
C.

Perbaikan Jalan di Dusun (Pedukuhan) Sukajaya


Salah satu masalah yang cukup terlihat adalah buruknya infrastruktur di Pedukuhan
Sukajaya. Jalan yang masih berupa tanah sangat menghambat aktivitas warga di
Pedukuhan Sukajaya mulai dari mencari nafkah, bersekolah, hingga untuk pelayanan
kesehatan. Karena itu, kami melakukan kerja bakti perbaikan jalan di Pedukuhan
Sukajaya pada tanggal 4 Februari 2013. Kerja bakti perbaikan jalan ini dilaksanakan
mulai pukul 07.00 hingga pukul 15.00. Dalam perbaikan jalan ini, kami mengajak
pemuda-pemuda pekon untuk membantu. Total pemuda yang membantu berjumlah 15
orang. Selama perbaikan jalan tidak ada kendala yang cukup berarti. Kendala yang
dihadapi hanya kurangnya orang sehingga pekerjaan cukup memakan waktu.

D.

Pelatihan kewirausahaan dan pembuatan keripik pisang


Kegiatan ini dilakukan tanggal 9 Februari 2013 mulai dari pagi pukul 09.00 hingga
pukul 17.00. Pelatihan ini bertujuan untuk memberikan keterampilan kepada ibu-ibu di
Pedukuhan Muara Kelapa selain membuat ikan asap.

Setelah survey, ternyata dusun Muara Kelapa memiliki sebuah mesin pembuat bakso
yang belum pernah dipakai. Awalnya kami berencana untuk mendorong semangat ibuibu Muara Kelapa untuk memproduksi bakso ikan, akan tetapi alat tersebut ternyata
membutuhkan ikan dalam jumlah yang cukup besar dan tegangan listrik yang cukup
tinggi. Sedangkan saat ini ikan yang berhasil ditangkap nelayan di Pedukuhan Muara
Kelapa sedang menurun sehingga kami mencari alternatif usaha yang lain. Akhirnya
pelatihan yang diberikan berupa pelatihan pembuatan keripik pisang. Pemilihan
keterampilan ini berdasarkan mudahnya mendapatkan bahan pokok berupa pisang dan
mudah pula pembuatannya. Pelatihan dan pembuatan keripik pisang ini dilakukan di
salah satu rumah warga di dusun Muara Kelapa yang cukup luas.
Pada tanggal 15 Februari 2013 kami memberikan penyuluhan pentingnya
kewirausahaan. Penyuluhan ini diberikan setelah pelatihan dengan maksud agar ibu-ibu
tetap mau melanjutkan usaha keripik pisang yang telah kami berikan. Kami juga
memaparkan cara pemasaran sehingga keripik yang diproduksi dapat laku terjual. Kami
juga membuatkan label untuk ditempelkan di bungkus keripik yang diproduksi.
Setelah pelatihan pembuatan keripik pisang, kami beberapa kali memantau
perkembangan produksi keripik pisang dan ikut membantu pemasaran ke beberapa
warung di sektar Pekon Tanjung Jaya. Selama kegiatan berlangsung kami tidak
menemukan kendala karena ibu-ibu di Pedukuhan Muara Kelapa sangat antusias dan
mudah diajak untuk bekerja sama.
E.

Penyuluhan Hukum tentang Tata Cara Melapor ke Polisi


Kegiatan ini diadakan pada tanggal 14 Februari 2013. Penyuluhan hukum ini didasari
atas kurangnya pengetahuan warga tentang tata cara melapor ke polisi yang benar.
Penyuluhan ini disampaikan kepada beberapa bapak-bapak perwakilan dari masingmasing dusun. Penyuluhan dimulai pada pukul 13.00 hingga pukul 16.00 di salah satu
ruang kelas SDS 2 Seranggi. Selama penyuluhan berlangsung, bapak-bapak perwakilan
masing-masing dusun tampak dengan saksama medengarkan presentasi yang
disampaikan oleh Farid Anfasa dan Indra Saputra dari fakultas Hukum jurusan Pidana.
Selain itu, bapak-bapak tersebut aktif bertanya sehingga penyuluhan berjalan dengan
lancar.

F.

Pembuatan Jamban Umum


Pembuatan jamban umum dilaksanakan selama 2 hari yaitu pada tanggal 16 dan 17
Februari 2013. Pembuatan jamban ini diadakan pedukuhan Sukajaya yang di atas
gunung karena masyarakatnya rata-rata membuang air besar di kali. Hal tersebut tentu
tidak sehat dan mencemari air kali. Karena hal tersebutlah kami memutuskan untuk
membuat dua jamban umum di Pedukuhan Sukajaya. Bahan-bahan untuk membangun
sebagian merupakan swadaya masyarakat dan sebagian lagi dari dana sumbangan yang
telah dikumpulkan. Dalam pembuatan jamban ini kendala yang cukup terasa adalah
lokasi pedukuhan yang terletang di gunung dengan keadaan jalan yang masih kurang
layak sehingga pengangkutan bahan cukup sulit untuk sampai ke lokasi pembangunan.

G.

Pengawasan Kegiatan Kampanye


Masyarakat Tanjung Jaya akan melakukan pemilihan kepala pekon pada tanggal 25
Februari 2013. Karena itu, pada tanggal 17 Februari 2013 ada tiga calon kepala pekon
yang berkampanye. Pengawasan kegiatan kampanye ini bertujuan untuk menciptakan
pemilihan yang jujur dan adil. Kami membagi diri menjadi tiga kelompok dan
mengikuti tiga calon kepala pekon serta mengawasi mereka dalam berkampanye.

H.

Pengukuran dan Peningkatan Status Gizi anak PAUD


Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 21 Februari 2013 mulai pukul 07.00 hingga
10.00. Pengukuran dilaksanakan di PAUD Tunas Bangsa. Jumlah murid PAUD tersebut
ada 24 anak dengan anak yang aktif datang sekitar 18 anak. Dari hasil pengukuran
didapatkan anak-anak PAUD Tunas Bangsa tidak ada yang mengalami malnutrisi, baik
kekurangan maupun kelebihan berat badan. Selain pengukuran, kami juga melakukan
peningkatan status gizi dengan membagikan susu kepada murid-murid PAUD Tunas
Bangsa tersebut. Dalam pelaksanaan kegiatan ini tidak terdapat hambatan yang berarti.
Mungkin ada beberapa anak yang agak pemalu sehingga harus dibujuk terlebih dulu
untuk aktif mengikuti kegiatan, selebihnya kegiatan berjalan dengan lancar.

I.

Pembuatan Papan Nama Jalan


Pembuatan nama jalan dilakukan selama dua hari yaitu tanggal 21 dan 22 Februari
2013, sedangkan tanggal 23 Februari 2013 dilakukan pemasangan papan nama jalan
tersebut. Dalam pembuatan papan nama jalan ini kami dibantu oleh warga sekitar
dalam mengumpulkan papan dan kayu. Kendala yang kami hadapi adalah cuaca yang

kurang mendukung. Hal tersebut yang menyebabkan setelah papan nama jalan selesai
dibuat kami tidak dapat langsung bergerak memasang papan nama jalan tersebut.
Akhirnya kami melakukan pemasangan papan jalan di hari berikutnya. Selebihnya
pembuatan papan jalan tidak mengalami kesulitan sama sekali karena warga turut
membantu dalam mengumpulkan bahan-bahan yang dibutuhkan.
J.

Penyelenggaraan Posyandu dan Penyuluhan Kesehatan


Penyelenggaraan Posyandu dan penyuluhan ini dilaksanakan pada tanggal 22 Februari
2013 dari pukul 08.00 hingga pukul 12.00. Posyandu dan Penyuluhan ini dilaksanakan
di rumah kepala desa karena belum adanya balai desa. Dalam penyelenggaraan
Posyandu kami dibantu oleh Ibu Bidan Poppy dari Pekon Badak dan kader-kader
Posyandu setempat. Ibu-ibu yang datang membawa anaknya untuk diimunisasi atau
sekedar ditimbang ada sekitar 30 orang, sedangkan ibu hamil yang datang untuk
berkonsultasi sekitar 10 orang. Setelah penyelenggaraan Posyandu kami memberika
penyuluhan kepada ibu-ibu peserta Posyandu. Penyuluhan yang diberikan meliputi tiga
materi yaitu mengenai Gizi ibu hamil, menyusui, dan gizi anak; Vitamin A; serta ASI
Eksklusif dan Inisiasi Menyusu Dini. Dalam penyuluhan ibu-ibu tampak antusias
mengikuti terutama saat kami tunjukkan video Inisiasi Menyusu Dini (IMD). Bahkan
sebagian ibu yang hamil berencana untuk melakukan IMD. Kendala yang kami hadapi
adalah sulitnya mencari jadwal untuk penyelenggaraan Posyandu. Hal ini dikarenakan
bidan Yuli, bidan yang ditempatkan di Pekon Tanjung Jaya, sedang sakit dan harus
operasi ke Bandar Lampung, sehingga akhirnya kami dibantu oleh bidan Poppy dari
Pekon Badak. Selain itu beberapa bayi menangis saat penyuluhan sehingga suasana
sempat kurang kondusif, tetapi situasi dapat segera dikendalikan dan penyuluhan
berjalan dengan lancar hingga selesai.

K.

Rapat Bersama Mayarakat untuk Pembentukan KUB


Setelah pelatihan dan pembuatan keripik pisang, kami selanjutnya mengajak
masyarakat Tanjung Jaya terutama yang terdapat di Pedukuhan Muara Kelapa untuk
membuat Kelompok Usaha Bersama (KUB). Hal ini kami susun dan bicarakan dengan
ibu-ibu Muara Kelapa tanggal 23 dan 24 Februari 2013. Kegiatan ini berisikan
penjelasan mengenai definisi dan keuntungan pembentukan KUB. Setelah itu kami juga
membantu ibu-ibu membentuk struktur organisasi KUB mulai dari ketua hingga
komponen lainnya. Kendala yang kami dapatkan hampir tidak ada. Mungkin yang

membuat sedikit sulit adalah kurangnya pengetahuan ibu-ibu mengenai susunan


keorganisasian.
L.

Membantu Administrasi Desa


Seperti yang sudah disampaikan sebelumnya bahwa Pekon Tanjung Jaya masih belum
memiliki balai desa, sehingga dalam pengurusan administrasi desa masih agak rumit.
Sebagian dari kami yaitu Ali Imron dan Maya Utami dari Administrasi Negara
membantu perangkat desa dalam pembuatan buku tamu perangkat desa, pembuatan SK
perangkat desa, Pembuatan Buku Anggaran Desa Akhir Tahun, serta pembuatan
proposal pembangunan Gerbang Helau. Dalam kegiatan tidak ada hambatan yang kami
dapatkan.

4.

Pembahasan Program Tambahan


Dalam pelaksanaan KKN Tematik di Pekon Tanjung Jaya kami juga membuat beberapa
Progam Tambahan yaitu:

A.

Mengikuti Acara Adat Setempat


Pada tanggal 20 dan 21 Januari 2013 kami disambut dengan acara adat di Pekon
Tanjung Jaya. Acara adat di tanggal 20 kami berpartisipasi bersama seluruh warga,
sedangkan pada tanggal 21 kami bersama-sama pemuda pekon melakukan tradisi
mencuci tikar bersama di pantai.

B.

Penyelenggaraan Perlombaan dalam Rangka Peringatan Maulid Nabi


Pada tanggal 2 Februari 2013 kami menyelenggarakan perlombaan untuk anak-anak
SDS 2 Seranggi dalam rangka memperingati Maulid Nabi. Ada tiga jenis lomba yaitu
lomba adzan, lomba hafalan surat, dan lomba kaligrafi. Setiap anak wajib mengkuti
satu mata lomba sehingga seluruhanak dapat berpartisipasi. Anak-anak SD tampak
bersemangat mengikuti lomba. Banyak bahkan diantara mereka yang sudah mulai
berlatih

sejak jauh-jauh hari. Pengumuman pemenang kami sampaikan di acara

peringatan mauld nabi keesokan harinya.


C.

Peringatan Maulid Nabi


Tanggal 3 Februari 2013 Peringatan Maulid Nabi dilaksanakan mulai dari pukul 08.00
hingga pukul 12.00. Acara ini diadakan di Masjid Pekon Tanjung Jaya. Acara ini
berisikan Ceramah yang disampaikan oleh ustadz Pahlawan Usman, doa bersama, serta

pengumuman dan pembagan hadiah lomba Maulid Nabi yang dilaksanakan pada hari
sebelumnya. Kegiatan ini tidak ada kendala yang cukup berarti. Mungkin yang menjadi
kendala hanya kedatangan warga yang diluar jadwal sehingga ketika acara sudah
dimulai banyak warga yang baru datang.
D.

Kerja Bakti
Kami mengadakan kerja bakti di setiap dusun, Sekolah Dasar,dan di masjid. Kerja bakti
ini kami lakukan agar masyarakat lebih sadar akan pentingnya kebersihan lingkungan
sekitar dan mempererat tali silaturahmi. Khusus kerja bakti di SD, kami juga
membuatkan tempat sampah karena seperti yang sudah kami jelaskan bahwa dari hasil
survey lokasi Sekolah Dasar di Pekon Tanjung Jaya tidak memiliki tempat sampah.
Dalam kegiatan ini kami mengalami sedikit hambatan ketika kerj bakti dilaksanakan di
Pedukuhan Muara Kelapa dan Sukajaya karena pada pagi hari di Pedukuhan Muara
Kelapa banyak bapak-bapak yang sedang bekerja di pantai, sedangkan di Pedukuhan
Sukajaya bapak-bapaknya kebanyakan sudah di kebun. Tapi kami cukup merasa
terbantu oleh pemuda-pemuda pekon terutama saat kerja bakti di Masjid. Sedangkan
kerja bakti di SDS 2 Seranggi, anak-anak tampak bersemangat membersihkan sekolah
mereka.

E.

Senam Tanggamus
Pada tanggal 12 Fberuari 2013 kami mengadakan senam bersama anak-anak SDS 2
Seranggi. Kami mengajarkan senam Tanggamus kepada adik-adik mulai dari kelas tiga
hingga kelas enam. Kegiatan ini bertempatkan di halaman rumah kepala desa
dikarenakan sekolah tidak memiliki lapangan. Kami menjadi instruktur senam, selain
itu kami juga memutar video senam menggunakan LCD sehingga murid-murid lebih
tertarik. Murid SDS 2 Seranggi tampak sangat aktif mengikuti senam yang kami
ajarkan.

F.

Mengajar di Sekolah Dasar


Seperti yang telah kami paparkan bahwa SDS 2 Seranggi sangat kekurangan tenaga
pengajar. Menurut Ibu Maimunah, kepala sekolah SDS 2 Seranggi, sekolah sangat
kekurangan guru terutama di hari Jumat dan Sabtu. Guru aktif disana hanya berjumlah
tujuh orang dengan seorang kepala sekolah. Terkadang beberapa guru tidak masuk
sehingga ada guru yang harus mengajar di dua kelas. Hal ini tentu membuat siswa tidak

dapat belajar dengan efektif, maka kami mengambil inisiatif untuk membantu mengajar
adik-adik di SDS 2 Seranggi.
G.

Perpisahan dengan Murid-murid SDS 2 Seranggi


Pada tanggal 23 Februari 2013 kami mengadakan perpisahan dengan murid-murid SDS
2 Seranggi. Perpisahan ini berisikan penyerahan kenang-kenangan untuk sekolah, acara
nonton bareng, games, dan pemutaran video perpisahan. Kegiatan ini sangat
mengharukan karena di akhir acara anak-anak SD menangis karena tidak ingin kami
pulang. Kami cukup kesulitan menenangkan anak-anak satu sekolah tetapi akhirnya
mereka semua berhenti menangis dan pulang ke rumah masing-masing.

H.

Perpisahan dengan Pemuda


Pada tanggal 23 Februari 2013 malam harinya kami mengadakan perpisahan dengan
pemuda. Acara ini mulai dari pukul 19.00 hingga 24.00 bertempatkan di pinggir pantai.
Kami melakukan adat setempat yaitu Bacakan. Bacakan adalah tradisi makan bersama
di pinggir pantai dengan alas makan berupa daun pisang dan nasi yang dimakan
bersama-sama.

I.

Perpisahan dengan Warga


Di tanggal 25 Februari 2013 pagi sebelum pemilihan, warga berkumpul untuk melepas
kami kembali ke Bandar Lampung. Sebagian besar ibu-ibu dan anak-anak menangis,
kami pun juga ikut menangis. Kami berharap kehahdiran kami di Pekon Tanjung Jaya
dapat memberikan manfaat dan meninggalkan kesan yang baik di masyarakat.